p-Index From 2021 - 2026
9.463
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Edukasi Elektro JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL HERITAGE At-Tafkir Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan Majalah Kedokteran Andalas Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Indonesian Journal of Innovation Studies Indonesian Journal of Public Policy Review Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Procedia of Social Sciences and Humanities Adabiyah: Jurnal Pendidikan Islam J-EDu : Journal - Erfolgreicher Deutschunterricht Jurnal Pengabdian Masyarakat Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Bahasa Daerah Indonesia Journal of Technology and System Information Indonesian Culture and Religion Issues Journal of Library and Archival Science INTERACTION Communication Studies Journal House of Wisdom: Journal on Library and Information Sciences Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Frontiers on Healthcare Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Festivalisasi dan Branding di Desa Lali Gadget Peran Agen Sosial Bahruddin, Ahmad; Hariyanto, Didik
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 2 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i2.2877

Abstract

Peran agen social sangat penting dalam proses mendirikan kampung tematik seperti di Kampung Lali Gadget. Kampung Lali Gadget (KLG) merupakan kampung tematik yang bertempat untuk wadah ramah bagi anak-anak dan tempat wisata edukasi bagi masyarakat yang terletak di Desa Pagarngumbuk, Dusun Bendet, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian ini untuk melakukan ekspolrasi pada strategi village branding sehingga dapat menjadi rujukan bagi masyarakat lainnya dalam mengembangkan potensi desa menjadi wisata berbasis masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif mengunakan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni melaukan wawancara mendalam pada penggagas dan pengembang Kampung Lali Gadget. Selain wawancara mendalam, data penelitian juga didapat dari dokumentasi kegiatan yang pernah dilakukan KLG dan juga menganalisa dengan literature yang sesuai dengan festivalisasi dan branding desa. Berdasarkan hasil analisis pada data maka dapat ditarik kesimpulan bahwa di Sidoarjo terdapat salah satu desa wisata edukasi, yakni Kampung Lali Gadget dengan konsep wisata edukasi berbasis masyarakat yang di kembangkan oleh Achmad Irfandi selaku peran agen sosial, dalam perannya merupakan agen yang terampil untuk mengubah potensi desa menjadi wisata edukasi berbasis masyarakat.
Pendampingan Maintenance Lampu Penerangan di Margi Lepen Kampung Kayutangan Heritage Mahmud, Muhamad; Tri Santoso, Redy; Wincoko; Hariyanto, Didik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No `1 (2025): Vol 3 No 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Kayutangan Heritage merupakan salah satu kawasan wisata budaya di Kota Malang yang mengandalkan keindahan tata cahaya malam hari, terutama di area Margi Lepen. Namun, keberlangsungan estetika dan keamanan kawasan tersebut sangat tergantung pada keberfungsian sistem lampu penerangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam hal maintenance (perawatan dan perbaikan) lampu penerangan agar tetap optimal dan berfungsi dengan baik. Kegiatan ini mencakup pemetaan titik lampu, pemeriksaan sistem kelistrikan, penggantian lampu yang rusak, serta pelatihan ringan bagi warga untuk melakukan perawatan mandiri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga terhadap perawatan sistem pencahayaan dan berfungsinya kembali sejumlah titik lampu yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Korelasi Ayat-ayat Musibah dan Muhasabah dalam Alquran Hariyanto, Didik; Fathurrahman, Muhammad
Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 3 No. 1 (2022): Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62109/ijiat.v3i1.3

Abstract

Tulisan ini mengangkat konsep musibah dan muhasabah dalam Islam, dengan fokus pada pemahaman musibah yang bisa berperan sebagai peringatan, hukuman, atau ujian dari Allah. Musibah, dalam perspektif Islam, dilihat sebagai bagian dari ketetapan Allah yang senantiasa akan menimpa semua manusia. Ini tercermin dalam Al-Qur'an, di mana Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakan untuk diuji, dan musibah adalah salah satu bentuk ujian-Nya. Musibah dapat berupa kesulitan, kesempitan, atau bahkan kelapangan dan kenikmatan. Pentingnya muhasabah, yaitu proses introspeksi diri, dalam menghadapi musibah tidak bisa diabaikan. Muhasabah melibatkan evaluasi terhadap amal perbuatan yang telah dilakukan, baik yang positif maupun negatif. Dengan melakukan muhasabah, seorang Muslim dapat memahami makna musibah yang mereka alami. Konsep musibah sebagai peringatan mengajarkan bahwa musibah bisa menjadi panggilan untuk bertobat dan mendekatkan diri kepada Allah. Sebagai hukuman, musibah mungkin adalah akibat dari dosa dan kedurhakaan manusia. Sementara itu, musibah juga berfungsi sebagai ujian yang dapat meningkatkan derajat keimanan dan ketakwaan seseorang. Dalam situasi musibah, muhasabah menjadi alat yang membantu individu untuk memaknai pengalaman tersebut. Ini membantu individu untuk meraih pahala, menghapus dosa, dan meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan mereka. Dengan demikian, muhasabah dan pemahaman tentang musibah menjadi bagian penting dalam praktik keagamaan seorang Muslim, memungkinkan mereka untuk tumbuh dan berkembang dalam iman mereka, terlepas dari jenis musibah yang mereka alami.
Penerapan Tadabbur Ayat-Ayat Musibah pada Masa Pandemi Hariyanto, Didik; Zulfikar, Fahmi
Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 2 No. 1 (2021): Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62109/ijiat.v2i1.12

Abstract

Abstrak Salah satu dampak pandemi Covid-19 yang sangat memprihatinkan adalah degradasi moral. Maraknya kriminalitas karena krisis ekonomi ataupun keputusasaan hidup yang mendorong kepada tingginya angka bunuh diri di masa pandemi menunjukkan adanya kesalahan dalam menyikapi bencana dunia tersebut. Salah satu faktor penyebabnya adalah luputnya mereka dari petunjuk hidup yakni Al-Quran. Al-Quran yang dengan kemukjizatannya ia selalu relevan dengan zaman, seharusnya menjadi pegangan kuat selaku muslim dalam menghadapi musibah seperti pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kandungan ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan musibah serta menjelaskan pengamalan ayat-ayat tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan dari ayat-ayat tersebut setelah ditadabburi menjelaskan kepada kita sekian banyak faedah yang sangat relevan dengan kondisi di masa pandemi. Di antaranya adalah sejarah musibah penyebaran wabah tha’un, adab-adab ketika menghadapi musibah, dan kemudahan yang datang setelah musibah. Abstract One of the devastating effects of the COVID-19 pandemic is moral degradation. The prevalence of crime since economic crisis or life’s frustation that leads to high suicide rates during the pandemic indicates an error in addressing this world catastrophe. A factor is their distance from the way of live determined by Qur`an. The Quran that with its miracles is always relevant to any age, should be a strong grip as a Muslim in facing of such a pandemic. Academic problems this research try to answer is (1) How to tadabbur Quranic verses about tragedy or catasthropes? (2) How to applicate these verses in a pandemic situation? The aims of this research is to describe contents of the Quranic verses relating with catasthropes and to explain the exercise of these verses. Chosen and used method in this research is qualitative descriptive. Finding of the research shows that contents of those verses, after tadabbur, explains to us many lessons with relevances toward situation in pandemic era. In particular, catasthrope history of tha`un, ethics towards catasthropes and convenience that come after the tragedy.
Fostering Honesty in the Digital Era: A Tafsir-Based Approach to QS. At-Taubah in Islamic Religious Education Hariyanto, Didik; Mahfud, Mahfud; Najihan, Hayy Bilhaqqi
TA`DIBUNA Vol 14 No 3 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v14i3.20001

Abstract

Abstrak Artikel ini menganalisis secara mendalam relevansi kejujuran dalam QS. At-Taubah sebagai karakter inti dalam pendidikan di era digital. Dilatarbelakangi oleh tantangan moral seperti disinformasi dan penyalahgunaan teknologi, penelitian kualitatif deskriptif-analitis ini menggunakan kajian pustaka, melibatkan tafsir klasik dan kontemporer, serta hadis. Temuan menunjukkan bahwa QS. At-Taubah: 119 memberikan panduan moral signifikan terkait kejujuran, yang esensial untuk membangun karakter siswa yang bertanggung jawab dan berintegritas di dunia nyata maupun digital. Implementasi praktis kejujuran ini dapat diintegrasikan melalui pendekatan pedagogis inovatif seperti pembelajaran berbasis proyek digital, simulasi studi kasus etika digital, dan integrasi tentang nilai kejujuran dalam kurikulum umum. Pendekatan ini didukung oleh berbagai studi yang menunjukkan bahwa integrasi nilai oleh pendidik efektif dalam mengatasi dekadensi moral, sehingga pelatihan guru secara reguler sangat penting untuk memfasilitasi integrasi nilai ini di seluruh mata pelajaran. Selain itu, pendekatan berbasis narasi dan konsep amanah, seperti kisah Ka’ab bin Malik, menjadi metode efektif dalam penanaman kejujuran. Kesimpulannya, pendidikan berbasis nilai Qur’ani, khususnya kejujuran, sangat krusial untuk membentuk generasi yang etis, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap tantangan era digital, memastikan integritas moral di tengah kemajuan teknologi. Abstract This article thoroughly analyzes the relevance of honesty in QS. At-Taubah as a core character trait in digital age education. Driven by contemporary moral challenges such as disinformation and technology misuse, this descriptive-analytical qualitative study employs a comprehensive literature review, drawing upon classical and contemporary tafsir (Qur'anic exegesis), alongside hadith. Findings indicate that QS. At-Taubah: 119 provides significant moral guidance on honesty, essential for cultivating responsible and integrated student character in both physical and digital realms. Practical implementation of this honesty can be achieved through innovative pedagogical approaches, including digital project-based learning, ethical digital case study simulations, and the integration of integrity values into general curricula. This approach is substantiated by various studies demonstrating that educators' integration of values effectively counters moral decadence, underscoring the critical need for regular teacher training to facilitate this across all subjects. Furthermore, narrative-based approaches and the concept of ‘amanah’ (trust/responsibility), exemplified by the story of Ka’ab bin Malik, prove effective methods for instilling honesty. In conclusion, Qur’anic value-based education, particularly emphasizing honesty, is crucial for shaping a generation that is ethical, responsible, and adaptable to the demands of the digital age, thereby ensuring moral integrity amidst technological advancements.
Satire dan Kritik Sosial dalam Stand-Up Roasting Mamat Alkatiri Sudjatmiko, Dimas Prasetyo; Hariyanto, Didik
Journal of Library and archival Science Vol. 1 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jip.v1i1.2744

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi elemen-elemen satir dalam materi stand-up comedy yang dibawakan oleh Mamat Alkatiri, dengan menggunakan analisis semiotik Charles Sanders Peirce untuk mendekode makna yang disampaikan. Menggunakan pendekatan kualitatif, riset ini mengidentifikasi komponen-komponen kunci dari teori segitiga makna Peirce—tanda, objek, dan interpretasi—untuk menganalisis teks dan imaji dalam komedi yang memiliki nuansa satir. Temuan menunjukkan bahwa materi Alkatiri, yang ditandai dengan teknik roasting yang menggabungkan retorika yang lugas, jujur, dan peningkatan analogi, berfungsi sebagai sarana kritik sosial. Studi ini menekankan efektivitas satire dalam stand-up comedy sebagai cermin reflektif terhadap isu-isu sosial, menyarankan potensinya sebagai alat yang kuat dalam diskursus dan kritik sosial.
Wawasan tentang Reaksi Generasi Milenial terhadap Konten Pacar Pribadi @cerminlelaki Aprillia, Titania; Hariyanto, Didik
Journal of Library and archival Science Vol. 1 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jip.v1i1.2745

Abstract

Studi ini menyelidiki penerimaan kerentanan pria yang ditampilkan dalam konten foto akun Instagram @cerminlelaki oleh para pengikut perempuan milenial, dengan menggunakan analisis penerimaan Stuart Hall. Dengan memanfaatkan wawancara kualitatif mendalam dengan lima informan perempuan milenial, penelitian ini mengungkapkan interpretasi dan tingkat penerimaan yang bervariasi di antara peserta, yang menyoroti negosiasi yang dipengaruhi oleh latar belakang sosial, budaya, pengalaman, dan lingkungan yang beragam. Temuan tersebut menekankan penerimaan yang halus terhadap kerentanan pria dalam ruang digital dan implikasinya untuk memahami dinamika gender kontemporer dan strategi komunikasi.
Analisis Framing Kompas.Com pada Komunikasi Publik Pemerintah Covid-19, Juni-Juli 2021 Aini, Nurul; Hariyanto, Didik
Journal of Library and archival Science Vol. 1 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jip.v1i1.2747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konstruksi komunikasi media berita oleh pemerintah selama pandemi Covid-19. Menggunakan metode kualitatif dan model analisis framing Zhondang Pan dan Kosicki, penelitian ini berfokus pada konten berita dari bulan Juni hingga Juli di platform media online terkemuka. Temuan menunjukkan kurangnya netralitas dalam artikel yang diterbitkan, dengan campuran sikap pro-pemerintah dan anti-pemerintah. Penentuan agenda media secara signifikan mempengaruhi pemilihan berita. Studi ini menyoroti dampak framing media terhadap persepsi publik dan pentingnya konsumsi media yang kritis selama krisis kesehatan.
Enhancing Electric Motor Control of Electric Motor Installation in Indonesian Vocational Schools Using PLC and VSD Technology with HMI Made Suginardha, I; Ima Ismara, Ketut; Supriadi, Muhammad; Hariyanto, Didik; Meunmany, Santiphap
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Edukasi Elektro Volume 9, No. 1, May 2025
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jee.v9i1.84503

Abstract

Vocational education plays a crucial role in producing skilled labor that is prepared to meet industry demands. This research aims to develop a learning medium in the form of an Automated Sorting Conveyor System based on PLC, VSD, and HMI technology to enhance the competencies of vocational high school students in the subject of Electric Motor Installation. This study employs a Research and Development approach with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Feasibility testing was conducted by subject matter experts and media experts, while effectiveness testing was performed through pre-tests and post-tests with 33 eleventh-grade students at State Vocational High School 1 South Kuta. The validation results indicate that the media was rated highly feasible by experts (media: 84.17%, material: 95.17%). The use of Automated Sorting Conveyor System has proven effective in improving student learning outcomes, with an average gain score of 0.333 for theoretical aspects and 0.335 for practical aspects. This study recommends the use of Automated Sorting Conveyor System media in the practical learning of electric motor control in vocational schools, as well as training for teachers to optimize its use.
Kebahasaan Bahasa Suroboyoan dalam Film Yowis Ben 1 Saputra, Rachmawan Dharma; Hariyanto, Didik
Jurnal Bahasa Daerah Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbdi.v1i2.2492

Abstract

Studi kualitatif ini menyelidiki fenomena linguistik bahasa Suroboyoan, dengan fokus khusus pada istilah "cok" seperti yang digambarkan dalam film Yowis Ben. Dengan memanfaatkan data primer dan sekunder, penelitian ini menggunakan model analisis teoretis Charles Sanders Peirce, dengan menekankan bentuk tanda atau simbol. Temuan menunjukkan bahwa "cok" atau "jancuk" memiliki relevansi budaya yang signifikan sebagai istilah yang akrab dan penting dalam komunikasi Surabaya, sering kali menyampaikan konotasi negatif. Makna istilah tersebut dinamis, dipengaruhi oleh penekanan pengucapan, dan dapat menyampaikan berbagai interpretasi. Meskipun dianggap kasar, penggambaran dalam film menunjukkan kompleksitas nuansa dari "cok," menampilkan beragam makna berdasarkan pengejaan individu. Studi ini berkontribusi pada pemahaman dinamika linguistik yang rumit dari bahasa daerah dalam konteks sinematik dan menegaskan perlunya interpretasi yang nuansa terhadap ekspresi linguistik dalam konteks budaya.
Co-Authors Abdul Manan Afifah, Fauziah Anis Ahmad Bahruddin, Ahmad Aini Nurul Ainur Rizki, Iqbal Akbar, Azriyansyah Fadil amelia fauziah husna, amelia fauziah An Nur, Ibbadurahman Anjarsari, Surya Aprillia, Titania Arich H. Anshorullah Arifin, M Saiful Ariyansyah Arief Hidayatullah Athoillah, Athoillah Islamy Aulia Rahman Aumas Pabuti Baghaswanta, Jeffrey Basri Hadi Baswedan, Fauzi Byant, Nadhila Annisa Darmawan, Muhammad Alif Dikdayanto, Ridho Ramadhani Djoko Laras Budiyo Taruno Dwi Prasetya, Andrean Fahlevi, Indra Fajar Muharram Farid I Hussein Fernanda, Eryansya Alga Fernando, Harben Ferry Adhi Dharma Fikrianto, Icho Ade Finny Fitry Yani Fitriana Wibowo Gunawan, Syahri Gustin, Eliana Ardelia Gustina Lubis Habibi, Risdan Dwiki Haris, Utari Kencana Hariyadi, Nanda Widyanita Herlambang SP Hidayatullah, Barriman Ima Ismara, Ketut Islamy, Athoillah Joko Susilo Khamila, Arini Hasna Khoirun Nisa Kino Kino Kino Kí¶hler, Thomas Latif, Muhamad Adul Lesmana, Sandi Putra Made Suginardha, I Maharani, Okvi Mahfud Mahfud Maritza, Belqis Destinola Mayetti Akmal Melyana, Azahra Aqita Menza , Noval Nabadi Sevi Meunmany, Santiphap Milavandia, Viranda Andri Moh. Khairudin Mubarokah, Umi Chabibah Siti Mufti, Risma Dewi Wahyu Muhamad Mahmud, Muhamad Muhammad Fathurrahman Muhammad Supriadi, Muhammad Muhammad Yani, Muhammad Muhammad, Dwi Alhadi Mulyanto, Kharisma Putri Mustaqim, Ilmawan Mutaqin Mutaqin Nadi Suprapto Nafish, Nur Arrizkin Najihan, Hayy Bilhaqqi Novi Nur Aini, Novi Nur Novialdi . Novianti, Anandita Putri Novitasari, Fara Diva Nur Fuadi, Muhammad Rofi Udin Nurhening Yuniarti Nurhening Yuniati Perdana, Rully Pradana, Argenta Diansyah PRAMONO, PUGUH Prastyo, Muhammad Fajar Dicky Pudjasetia, Faraby Alirsyad Putri, Safira Ramadhani Quynh, Nguyen Vu Rafiq, Arif Ainur Rahmawati , Neny Ramadhani, Rizky Ratti, Kara Thania Ridwan, Elent Praditya Rijal, Moch. Choirul Rinang Mariko Rismawati Yaswir Rita Fransina Maruanaya Rofi, Muhammad Hafiz Ainur Rohjai Badarudin Rosa Istanti, Panjarisa Dian Sagita, Faikatul Anggola Santiphap Meunmany Saputra, Rachmawan Dharma Savana, Ylin Diva Selina Irnleitner Septian Rahman Hakim Setiowati, Efi Sigit Yatmono Sudjatmiko, Dimas Prasetyo Syarafah, Nur Indah Teddy Surya Gunawan Totok Wahyu Abadi Tri Santoso, Redy Wei-Te, Liu Wincoko Winnuriyah, Winnuriyah Youri, Riana Yuanico Lirauka Yulkifli Yulkifli Yusri Dianne Jurnalis Yussof, Ishak Zahroudina, Dinda Zamtinah Zamtinah Zhadad, Naufal Rafi Zul Fahmi, Hafizhuddin Zulfikar, Fahmi