Permintaan daya listrik di wilayah Pandaan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perekonomian, yang membuat prediksi daya listrik menjadi sangat penting dalam mendukung perencanaan energi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban dari sektor rumah tangga, bisnis, industri, dan sosial terhadap daya terpasang (VA) di wilayah PT. PLN (Persero) ULP Pandaan pada periode 2015-2025. Selain itu, penelitian ini juga meramalkan daya terpasang untuk periode 2025–2035 dengan menggunakan kombinasi metode regresi linier berganda dibantu metode normalisasi min-max. Data yang digunakan diproses dengan normalisasi min-max dan analisis kasus lengkap untuk meningkatkan keakuratan model. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R² sebesar 0,999, dengan F = 394,485 (p = 0,003), yang mengindikasikan pengaruh signifikan dari variabel rumah tangga (β = 1,252, p = 0,028) dan bisnis (β = 0,261, p = 0,038). Proyeksi daya terpasang menunjukkan peningkatan sebesar 22% (dari 468 juta VA pada 2025 menjadi 571 juta VA pada 2035), dengan nilai MAPE sebesar 0,30%, yang mencerminkan akurasi tinggi dalam prediksi. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan perencanaan kapasitas pembangkit listrik di tingkat daerah, khususnya dalam konteks pengelolaan energi yang berkelanjutan.