Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGUATAN PROFESIONALISME GURU DI WILAYAH PERBATASAN: PELATIHAN PENGGUNAAN BOOK CREATOR DI ENTIKONG Imran, Imran; Atmaja, Thomy Sastra; Barella, Yusawinur; Chalimi, Ika Rahmatika; Budiharto, Sutoyo; Imanulyaqin, Muhammad Nur; Junaidi, Eko Wahyu; Wahyuni, Fauziah Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.46224

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di wilayah perbatasan Entikong melalui pelatihan penggunaan aplikasi Book Creator sebagai media ajar digital interaktif. Pelatihan dilatarbelakangi oleh keterbatasan infrastruktur dan akses pelatihan teknologi yang masih menjadi tantangan bagi guru di daerah 3T. Metode pelatihan mengintegrasikan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif berbasis pendekatan IPTEKS. Sebanyak 32 guru berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini, menghasilkan produk berupa media ajar digital (flip book) yang kontekstual dan aplikatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis peserta, dengan tingkat kepuasan rata-rata sebesar 76%. Selain itu, pelatihan ini juga membangun kesadaran guru tentang pentingnya pengembangan profesional yang berkelanjutan dan integrasi nilai-nilai lokal dalam pembelajaran digital. Temuan ini menegaskan urgensi pelatihan kontekstual berbasis praktik sebagai strategi pemberdayaan guru di wilayah perbatasan.
Strategi Guru Dalam Menanamkan Interpersonal Skill Peserta Didik Pada Pembelajaran Sejarah di Kelas XI IPS SMA Katolik Sungai Ambawang septiani, angela; Chalimi, Ika Rahmatika; Firmansyah, Haris
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans play an important role as the main character in maintaining the stability of relationships in the social sphere. Students will later face the reality that exists in the social sphere so that it is important to build interpersonal skills in students. This study aims to determine the teacher's strategy in instilling interpersonal skills in students which will be carried out through history learning in class XI of SMA Katolik Talino Sungai Ambawang. This study uses a qualitative research type with a case study approach. Data collection includes interviews, documentation and observations where the interviews were conducted with teachers and also class XI students. The stages in data analysis consist of data collection, reduction, presentation and conclusions. The validity of this data uses source triangulation and technique triangulation. The results of the study show: First, there are 5 aspects in analyzing students' interpersonal skills, namely having the ability to take the initiative, an open attitude, an assertive attitude, providing emotional support and resolving conflicts. Second, there are two influencing factors, namely external factors originating from the family and school environment and internal factors originating from the individual (intelligence, personality and physical condition). Third, the role of history teachers in building interpersonal skills is to provide discussion space, form groups and maximize RPP. So it is concluded that instilling interpersonal skills in students starting from the surrounding environment such as emotional support from family and also school is the role of teachers in maximizing RPP so that interpersonal skills can be honed
Perkembangan Tradisi Ningih pada Masyarakat Suku Dayak Darok Desa Bantai Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau Tahun 2000-2010 Ambun, Ponsianus; Chalimi, Ika Rahmatika; Rustiyarso, Rustiyarso
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asal usul dan tahapan pelaksanaan tradisi Ningih pada masyarakat suku Dayak Darok, Desa Bantai, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, serta dinamika perkembangannya dalam kurun waktu sepuluh tahun, yaitu dari tahun 2000 hingga 2010. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi; (a) pemilihan topik, (b) heruistik, (c) verifikasi, (d) interpretasi, dan (e) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Asal usul tradisi Ningih berasal dari Rukut'n Toyat'n (Adat Sebelumnya), yang berdasarkan kepercayaan masyarakat, menyakini bahwa padi memiliki jiwa atau roh yang hidup dan harus dihormati. (2) Tahapan pelaksanaan tradisi Ningih terdiri dari beberapa tahap, yaitu Ngu'duw, Ngisi Langka, Mpokat'n Botuh, Mpokat'n Data, dan Panta. Setiap tahapan menggunakan alat peraga seperti Bota Po'di, Joruw, Dout'n Gombi, Dout'n Lopiak, 1 mangkok nasi, 1 butir telur, 1 ekor ayam, 1 botol Tuak, Acjat'n, Simpuw, perkakas pertanian, dan Botuh Ngoso. (3) Dinamika perkembangan tradisi Ningih selama kurun waktu sepuluh tahun menunjukkan adanya berbagai perubahan, yang dipengaruhi oleh konflik antara adat dan agama, serta keterbatasan masyarakat dalam beradaptasi untuk melaksanakan tradisi seperti sebelumnya. Sebagai respon, masyarakat mulai menggunakan peralatan yang lebih sederhana agar tradisi Ningih tetap dapat dilestarikan.
PENGEMBANGAN VIRTUAL REALITY SITUS SEJARAH KOTA SINGKAWANG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL Chalimi, Ika Rahmatika
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v17i3.87688

Abstract

The development of Virtual Reality (VR) as an educational media for local history in Singkawang City aims to enhance history teaching and learning. This study addresses challenges in history education, such as limited resources and lack of interactivity in traditional methods. Virtual reality provides an innovative solution by allowing students to explore historical sites in Singkawang virtually, enriching their understanding through immersive experiences. This method increases student interest and engagement while helping them appreciate Singkawang's historical and cultural heritage. Using the ADDIE model, the research highlights the design and initial evaluation of virtual reality content focused on historical sites in Singkawang City. Early responses from students and educators show a positive impact on learning outcomes, highlighting virtual reality"™s potential as a media in local history learning.
Pentingnya Pengembangan Attitude Untuk Meningkatkan Kompetensi Kepribadian Guru di SMA Negeri 1 Mempawah Wiyono, Hadi; Warneri, Warneri; Chalimi, Ika Rahmatika; Purwaningsih, Endang; Okianna, Okianna; Budiman, Jumardi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.894

Abstract

Pengabdian tentang Pentingnya Pengembangan Attitude Untuk Meningkatkan Kompetensi Kepribadian Guru Di SMA Negeri 1 Mempawah bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi Kepribadian guru di SMA Negeri 1 Mempawah. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat diselenggarakan di ruang kelas SMA Negeri 1 Mempawah, Kabupaten Mempawah pada tanggal 14 Juli 2023. Pertemuan ini dihadiri oleh 47 orang guru-guru SMA Negeri 1 Mempawah. Kegiatan tersebut berisi antara lain: Materi pertama berisi pemaparan materi pentingnya pengembangan attitude untuk meningkatkan kompetensi kepribadian guru. Pada Pemateri kedua dilakukan pemberian contoh masalah sikap guru kepada Peserta Didik dan demonstrasi menentukan cara menyelesaikan kasus/masalah. Kegiatan pelatihan dilakukan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan guru-guru SMA Negeri 1 Mempawah dalam meningkatkan atitude guru. Penyuluhan dirasakan memiliki manfaat yang sangat berarti terutama dalam meningkatkan atitude yang baik dalam meningkatkan kompetensi kepribadian.
Pengaruh Penggunaan Mode Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Kemampuan Berfikit Kritis Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 2 Sanggau Laraswati*, Winda; Ulfah, Maria; Mirzachaerulsyah, Edwin; Chalimi, Ika Rahmatika
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.28153

Abstract

Pengaruh Penggunaan Mode Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Kemampuan Berfikit Kritis Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 2 Sanggau
Pengaruh Penerapan Strategi Firingline Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Sejarah Kelas X SMA Islam Bawari Pontianak Januarti*, Kartika; Firmansyah, Andang; Putri, Astrini Eka; Chalimi, Ika Rahmatika
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.27693

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pada penerapan strategi pembelajaran firingline terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran sejarah kelas X di SMA Islam Bawari Pontianak. Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian kali ini ialah metode eksperimen dengan bentuk penelitian quaisy experimental design dengan desain nonequivalent control group design. Sumber data yang digunakan ialah kelas X Ilmu-Ilmu Sosial pada SMA Islam Bawari Pontianak yang terdiri dari tiga puluh peserta didik yang masing-masing terdiri dari lima belas peserta didik untuk satu kelas. Pada penelitian kali Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik komunikasi tidak langsung dengan perantara alat berupa angket, sedangkan alat pengumpulan data yang digunakan antaralain pedoman observasi, angket dan dokumentasi. Adapun angket yang akan digunakan terdiri dari angket pre-test dan post-test. Pengaruh strategi pembelajaran firingline diukur menggunakan uji-t independent sample test. Hasil awal yang didapat pada pre-test atau sebelum digunakannya strategi pembelajaran firingline diperoleh nilai sebesar 69,00, yang berarti strategi pembelajaran tersebut dapat di kategorikan cukup baik untuk digunakan. Dan didapatkan hasil kedua atau post-testsetelah digunakannya strategi pembelajaran firingline diperoleh hasil sebesar 79,86, yang artinya strategi pembelajaran tersebut dapat dikategorikan baik untuk diterapkan. Berdasarkan pernyataan diatas, dapat ditarik kesimpulanmaka terdapat pengaruh pada penerapan strategi pembelajaran firingline pada motivasi belajar peserta didik di kelas X SMA Islam Bawari Pontianak.Kata Kunci :Firingline, Strategi Pembelajaran, Motivasi Belajar
Efektivitas Media Film Battle Of Surabaya Terhadap Sikap Nasionalisme Peserta Didik Pada Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya Putri*, Wella Prasetya; Chalimi, Ika Rahmatika; Putri, Astrini Eka; Firmansyah, Andang; Firmansyah, Haris
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.27092

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas media film Battle of Surabaya terhadap sikap nasionalisme peserta didik pada pembelajaran sejarah kelas XI SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan bentuk Quasi Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah peserta didik kelas XI IIS SMA Kemala Bhayangkari. Terdapat dua sampel pada penelitian, yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diambil dengan teknik Probability Sampling jenis Simple Random Sampling. Data penelitian diperoleh melalui angket, observasi serta dokumentasi. Analisis dari perolehan data penelitian menggunakan uji regresi linear sederhana, uji T-Test independent dan uji effect size. Hasil dari penelitian menunjukkan, pertama sikap nasionalisme peserta didik sebelum menggunakan media film Battle of Surabaya sebenarnya sudah ada namun hanya sebagian dari enam indikator sudah dimiliki peserta didik dengan diperoleh hasil rata-rata Pretest kelas eksperimen sebesar 123.32, dan untuk Pretest kelas kontrol sebesar 109.25. Kedua, sikap nasionalisme peserta didik sesudah menggunakan media film Battle of Surabaya kelas eksperimen hasil rata-rata angket mengalami peningkatan Post Test sebesar 123.55 sedangkan untuk Post Test kelas kontrol sebesar 106.70. Ketiga, hasil uji hipotesis memakai T-Test independent didapatkan nilai signifikansi (sig.2 tailed) 0.000 0.05, maka diartikan penggunaan media film Battle of Surabaya efektif terhadap sikap nasionalisme dan berdasarkan perhitungan uji effect size sikap nasionalisme peserta didik menggunakan media film Battle of Surabaya adalah 1,132.
Pemanfaatan Museum Provinsi Kalimantan Barat Sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Pontianak Kumala Dewi, Ratih; Chalimi, Ika Rahmatika; Firmansyah, Haris
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13777

Abstract

Penelitian ini didorong pada kurang optimalnya pemanfaatan sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini untuk memaksimalkan ketersediaan sumber belajar pada wilayah sekolah yaitu museum Provinsi Kalimantan Barat. Metode kualitatif dimanfaatkan pada penelitian ini dengan berfokuskan pada pengetahuan mendalam terkait fenomena pengalaman realitas yang dirasakan individu serta menjelaskan dan mencerna sesuatu yang tidak terlihat dari pengalaman subjektif individu yang mencakup analisis data. Aktivitas analisis yang dilaksanakan peneliti meliputi: wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa museum Provinsi Kalimantan Barat memaikan peran penting dalam mempertahankan warisan budaya dan sejarah sebagai sumber pembelajaran sejarah. Dengan adanya museum Provinsi Kalimantan Barat ini, peserta didik dapat mengetahui dan memahami peninggalan lokal yang tersedia di Kalimantan Barat dan bangga dengan budaya yang ada serta dapat melestarikan sejarah lokal
PERGESERAN MAKNA TRADISI TEMU MANTEN PADA PERKAWINAN ADAT JAWA DI DUSUN WONOSARI DESA TEBANG KACANG KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Ermawati, Eka; Chalimi, Ika Rahmatika; Firmansyah, Haris
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v11i1.52052

Abstract

AbstractMarriage is a form of sacred bond in unifying relationships,namely the relationshipbetween men and women and also a bond in uniting two different families.in Javanesetraditional it has a unique traditional, namely Temu Manten. This study aimed to describethe shift in the meaning of Temu Manten in Javanese traditional marriages in WonosariHamlest, Tebang Kacang Village, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency. This studyused a qualitative method with a descriptive-ethnographic approach. Data collectiontechiques used were observation guidelines, interview guidelines, and documentationtools. The data analysis during collection, data presentation or data display, and drawingconclusions or verification. Validation data used were the source and techniquetriangulation. Based on research conducted by Temu Manten Tradition, starting from theprocession of the Bride and Groom, Balangan Gantal, Wiji Dadi, Sindur, Dulangan,Kacar-Kucur, and Sungkeman procession. There was a shift in meaning in bridalprocession, which originally used Kembar Mayang and now it does not use it. And in WijiDadi procession, which originally used Kembar Mayang and now it does not use it. Andin Wiji Dadi procession, where the groom"™s feet are washed by his family, now his wifewashes his feet. The conclusion in this study is that those who experience a shift inmeaning in the procession of the bride and groom which originally used KembarMayang, now does not use it. And in Wiji Dadi procession, the firsh one who washes thethe feed of the groom"™s family and now his feed are washed by his wife.Keywords: Tradition, Wedding, Java.