Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN MENULIS EKSPOSISI BAHASA JAWA RAGAM KRAMA: STUDI KASUS PADA SISWA KELAS X A SMA MUHAMMADIYAH 5 KARANGANYAR Rosita, Desi; Rakhmawati, Ani; Anindyarini, Atikah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 1, No 1 (2017): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v1i1.47205

Abstract

This research aims at describing: 1) the perception teacher of learning writing expository; 2) the planning of writing exspository teaching learning; 3) the implementation of learning writing expository; 4) the obstacles in writing exspository teaching learning; and 5) the effort of solving problems in writing expository teaching learning. The method used is qualitative descriptive method. The sources of data include places and event, informants, and documents. The data collecting technique was conducted through observation, interview, and document analysis. Data triangulation and method triangulation were used in data validity test. Data analysis technique applied interactive analysis model. The researches result showed that: 1) the teacher perception of learning writing expository by theories and practice; 2) the planning of the writing expository teaching was prepared in line with that made by MGMP at Regency level; 3) the implementation of writing expository was conducted by lecturing method and humor strategy; 4) the obstacles faced in learning writing expository are: a) infrastructure haven't been optimally provided; b) the studenst got difficulties in writing essay; c) the students are less active in learning; d) students difficult to choose word in speech level krama; e) limited time; f) the lower participation of students caused monotone of learning; 4) there were some ways to overcome the problems: a) providing sufficient infrastructure at schools; b) giving additional tasks to write at home; c) giving more question to students of learning writing expository; d) the students making a structure text before to applicated in paragraph expository; e) the teacher used the time very well; f) the teacher used a humor strategy of learning writing expository.
“Ki Ageng Kebo Kenanga ” di Desa Pengging Boyolali dan Relevansinya sebagai Materi Ajar di SMA Aristyowati, Wuri; Anindyarini, Atikah; Rahadini, Astiana Ajeng
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 2 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i2.65617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi unsur struktural, tanggapan dan pendapat pembaca, serta kesesuaian cerita Ki Ageng Kebo Kenanga  sebagai bahan ajar cerita rakyat bahasa Jawa di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dengan tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Adapun uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Simpulan dari penelitian ini yaitu Cerita rakyat Ki Ageng Kebo Kenanga  mengandung unsur struktural yaitu tema yang digunakan adalah mengenai perjuangan Ki Ageng Kebo Kenanga. Menggunakan alur maju dan terdapat 3 latar yakni latar tempat, waktu, dan sosial. Tokoh utamanya yaitu Ki Ageng Kebo Kenanga. Adapun amanatnya adalah jadilah seseorang yang tidak sombong. Tanggapan para pembaca mengenai cerita tersebut yaitu ceritanya sangat menarik karena memiliki unsur sejarah, silsilah leluhur, dan perjuangan hidup dari Ki Ageng Kebo Kenanga. Berdasarkan relevansi cerita rakyat Ki Ageng Kebo Kenanga  di Desa Pengging sebagai materi ajar di SMA, cerita rakyat ini sangat cocok untuk dijadikan materi ajar di SMA dan sesuai dengan kompetensi dasar yang ada.
Analisis Kelayakan Buku Teks Mumpuni Basa Jawi Kurikulum 2013 Kelas X SMA/MA/SMALB/SMK/MAK Adiniry, Betari Pelangi; Anindyarini, Atikah; Rahadini, Astiana Ajeng
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 1 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i1.65237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kelayakan isi, (2) kelayakan penyajian, dan (3) kelayakan bahasa buku teks Mumpuni Basa Jawi kurikulum 2013 kelas X SMA/MA/SMALB/SMK/MAK terbitan Tiga Serangkai. Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi (content analysis) yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kelayakan isi pada buku teks tersebut masih terdapat kekurangan pada kedalaman materi, pemilihan wacana, teks, gambar, dan ilustrasi, dan pelatihan, penugasan, dan penilaian, sehingga buku termasuk dalam kategori cukup layak dan memperoleh presentase sebesar 71% (2) kelayakan penyajian sudah baik disajikan pada buku tersebut, kekurangan pada buku yaitu tidak adanya peta konsep pada tiap wulangan dan penulisan daftar pustaka, sehingga buku termasuk dalam kategori layak dan memperoleh presentase sebesar 85% (3) kelayakan bahasa masih terdapat kekurangan pada poin kesesuaian buku teks dengan tingkat perkembangan intelektual peserta didik, serta keterbacaan pesan baik dari segi penulisan, aksara Jawa, dan ragam bahasa, sehingga buku teks termasuk ke dalam kategori cukup layak dan memperoleh presentase sebesar 72%. Berdasarkan hasil kesimpulan disarankan untuk guru agar lebih selektif dalam pemilihan buku teks serta siswa agar lebih cermat dan kritis mempelajari materi dalam buku teks.
ANALISIS KESANTUNAN DALAM TEKS PAWARTA PADA MAJALAH PANJEBAR SEMANGAT TAHUN 2015 DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR MENELAAH TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP Pratiwi, Mashita Dian; Anindyarini, Atikah; Rahmat, Rahmat
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 1, No 1 (2017): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v1i1.47214

Abstract

The purposes of this research are to describe:(1) form of politeness in news text in the Panjebar Semangat Magazine in 2015; (2) the relevance of news text in Panjebar Semangat magazine for teaching material’s review news text for 8th grade students of Junior High School/ Secondary School.Based on this research, it can be concluded that: (1) form of politeness in ten news text Panjebar Semangat Magazine consist of politeness principle and the most widely found is sympathy maxim, and the generosity maxim could not be found. For politeness scale, the most widely found is indirect scale, and the least used is optionally scale. On violation of the principle of politeness, the most widely found is aprobiation maxim and the least are generosity maxim and sympathy maxim, (2) politeness analysis in news text Panjebar Semangat magazine in 2015 are relevance to be used as teaching materials on news text review for 8th grade students of junior high school.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DIALOG SESUAI UNGGAH-UNGGUH BASA DAN SIKAP SANTUN Anisa, Leliana; Anindyarini, Atikah; Rahmat, Rahmat
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 3, No 1 (2019): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v3i1.48401

Abstract

This research was aimed to improve student’s ability in writing appropriate with unggah-ungguh basa and well-mannered attitude in class VII E of  SMP 5 Madiun, using guided discovery learning model. This class action research was conducted in two cycles, which every cycles consisted of action planning, action, observing, and reflecting. The subject of the research were the students of class VII E SMP Negeri 5 Madiun which consist of 34 students. The sources of the data were from the teacher, the students, and teaching-learning process. The technique of collecting data used were test, observation, interview, and documentation. Triangulation technique, which were triangulation data and triangulation method, was used  to test the validity of the data. The technique to analize the quantitative data was statistic descriptive comparative technique, whereas to analize qualitative data was critical analysis technique. The research model used spiral model (planning, acting, observing, and reflecting). The result of this research showed that after implemented guided discovery learning model, students’s ability in writing appropriate with unggah-ungguh basa and well-mannered attitude have changed to be better. Based on the test of students’s ability in writing appropriate with unggah-ungguh basa, the percentage of the class passing grade increased from 37,5% in pre-cycle, became 66,7% in cycle 1 and 79,2% in cycle 2 from the total of 24 students. Meanwhile the improvement of well-mannered attitude based on observation and questionnaire about well-mannered attitude, was 41,7% during pre-cycle, then improved to 70,8% in cycle 1 and 87,5% in cycle 2. Based on the result and the discussion of the research, the conclusion that can be drawn is that the implementation guided discovery learning model can improve students’s ability in writing appropriate with unggah-ungguh basa and well-mannered attitude in class VII E of SMP 5 Madiun.
Kajian Sosiologi Sastra dalam Naskah Drama Prasetyaku Karya Rudyaso Febriadhi dan Relevansinya dengan Materi Ajar Bahasa Jawa Sekolah Menengah Pertama Evaludy, Prysila Damai; Anindyarini, Atikah; -, Rahmat
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 2 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i2.65720

Abstract

Abstrak Sosiologi sastra merupakan kajian yang digunakan untuk penelitian yang berkaitan dengan masyarakat dalam karya sastra. Naskah drama Prasetyaku karya Rudyaso Febriadhi, mengandung aspek-aspek dari sosiologi sastra di dalamnya. Aspek sosiologi sastra yang terkandung dalam naskah drama Prasetyaku meliputi aspek kekerabatan, aspek pendidikan, aspek moral, aspek sosial, aspek politik, dan aspek cinta kasih. Penelitian ini tidak hanya menyajikan aspek sosiologi sastra saja di dalamnya, tetapi juga menyajikan struktur intrinsik di dalamnya. Struktur intrinsik tersebut mencakup tema dan amanat, tokoh dan penokohan, alur, latar, konflik atau tikaian, dan cakapan. Selain aspek-aspek sosiologi sastra dan struktur intrinsik yang terkandung dalam naskah drama Prasetyaku, naskah ini juga direlevansikan dengan materi ajar bahasa Jawa kelas IX KD 3.3 menelaah teks sandiwara Jawa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian yang meggunakan pendekatan sosiologi sastra ini tergolong dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif.
Kohesi Gramatikal dan Leksikal dalam Geguritan Karya Mbah Brintik pada Majalah Panjebar Semangat Tahun 2016 dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Jawa di SMA Bagaskara, Rizaldi Wahyu; Anindyarini, Atikah; Sulaksono, Djoko
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 1 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i1.66427

Abstract

Karya sastra merupakan sebuah hasil karya yang umumnya tidak terikat aturan. Contoh karya sastra salah satunya adalah geguritan. Geguritan adalah puisi modern yang penulisannya menggunakan bahasa Jawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif di bidang bahasa yang berfokus pada kohesi leksikal dan gramatikal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan bentuk kohesi leksikal dan gramatikal dalam geguritan karya Mbah Brintik yang dimuat oleh majalah Panjebar Semangat edisi tahun 2016 serta relevansinya sebagai bahan ajar bahasa Jawa untuk SMA. Data berupa kata, frasa, dan klausa pada geguritan yang mengandung kohesi leksikal dan gramatikal bersumber dari geguritan karya Mbah Brintik dalam majalah Panjebar Semangat edisi tahun 2016. Data relevansi bersumber dari informan yang terdiri dari guru bahasa Jawa dan siswa kelas XII SMA Negeri 6 Surakarta serta ahli bahasa. Teknik pengambilan subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik analisis dokumen dan wawancara. Uji validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data dan teori. Teknik analisis data dalam pelitian ini meliputi tiga komponen yaitu tahap reduksi data, sajian data yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi, kemudian penarikan simpulan. Penelitian ini menunjukkan beberapa hasil kohesi leksikal dan gramatikal dalam geguritan karya Mbah Brintik yang dimuat oleh majalah Panjebar Semangat edisi tahun 2016. Pertama terdapat kohesi leksikal yang terdiri dari repetisi, sinonimi, antonimi, hiponimi, dan kolokasi. Kedua terdapat kohesi gramatikal yang terdiri dari referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar bahasa Jawa dalam kompetensi dasar menelaah teks geguritan sebagaimana termuat dalam kurikulum 2013 provinsi Jawa Tengah untuk mata pelajaran muatan lokal bahasa Jawa SMA kelas XII. Penerapan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah di Jawa Tengah sebab objek dalam penelitian ini menggunakan bahasa Jawa dialek Solo-Jogja yang merupakan bahasa baku dari bahasa Jawa.
Hermeneutika Bahasa dalam Identitas dan Ideologi Pada Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Tahun 2025 : Hermeneutics of Language in Identity and Ideology in the 2025 State Address of the President of the Republic of Indonesia Alfi Syahidah Dyah Puspitasari; Riyan Prasetyo; Arviah Putri Ayuningtyas; Jovita Ratu Parosa; Fotina Alya Nur Mahira; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v9i2.108917

Abstract

This research begins with the issue of the assumption of language neutrality in scientific and political discourse, particularly in state speeches, which in practice contain certain identity and ideological constructions. This study aims to analyze how metaphors and modalities function in constructing collective identity representations and affirming the ideological orientation of the state through the language of state speeches. The research uses an interpretive qualitative approach by combining linguistic hermeneutics and Fairclough's Critical Discourse Analysis model. The research data consists of the text of the state speech of the President of the Republic of Indonesia at the Annual Session of the People's Consultative Assembly (MPR) and the joint session of the House of Representatives (DPR) and the Regional Representative Council (DPD) in 2025, obtained through official text documentation. Data analysis was carried out in stages at the textual level, discourse practice, and social practice. The results show that metaphors are used to frame social reality and state policy in a normative and persuasive manner, while modalities play a role in establishing the authority of the speaker and legitimizing the position and institutional actions of the state. The integration of hermeneutics and Critical Discourse Analysis allows for the disclosure of ideological meanings that are not visible on the surface of the text, while simultaneously revealing the power relations at work in the production of state discourse. This study concludes that language in state speeches is not neutral, but rather functions as an ideological instrument in the formation of meaning, identity, and political legitimacy
PERSEPSI GURU TERHADAP SASTRA ANAK DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN LITERASI MEMBACA: STUDI KUALITATIF TENTANG KEBUTUHAN DAN PRAKTIK DI SEKOLAH DASAR Umi Khomsiyatun; Andayani; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jvtg3572

Abstract

Abstract: This study aims to explore elementary school teachers' perceptions of the development and utilization of digital children's literature in supporting students' reading literacy. Using a descriptive qualitative approach, this study involved 12 teachers from five elementary schools in Banyumas Regency, Central Java, who were involved in a trial of the use of digital books based on reading literacy. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that teachers are in dire need of digital teaching materials that are interesting, contextual, and appropriate to children's development, to replace the limitations of conventional printed books. In practice, teachers use digital books to increase reading interest, expand vocabulary, and build students' critical thinking skills through multimodal and interactive reading experiences. However, teachers face significant challenges, such as limited digital infrastructure, low technological literacy, and suboptimal pedagogical training in the use of digital media. These findings emphasize the importance of systematic and collaborative support between content developers, policy makers, and teachers in creating a sustainable and inclusive digital literacy ecosystem. Keyword: Teacher Perception, Digital Children's Literature, Reading Literacy, Qualitative Study, Elementary School. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru sekolah dasar terhadap pengembangan dan pemanfaatan sastra anak digital dalam mendukung literasi membaca siswa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini melibatkan 12 guru dari lima sekolah dasar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang terlibat dalam uji coba penggunaan buku digital berbasis literasi baca. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat membutuhkan bahan ajar digital yang menarik, kontekstual, dan sesuai perkembangan anak, guna menggantikan keterbatasan buku cetak konvensional. Dalam praktiknya, guru menggunakan buku digital untuk meningkatkan minat baca, memperluas kosakata, dan membangun kemampuan berpikir kritis siswa melalui pengalaman membaca yang multimodal dan interaktif. Namun demikian, guru menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, serta belum optimalnya pelatihan pedagogis dalam penggunaan media digital. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sistematis dan kolaboratif antara pengembang konten, pemangku kebijakan, dan guru dalam menciptakan ekosistem literasi digital yang berkelanjutan dan inklusif. Kata Kunci: Persepsi Guru, Sastra anak Digital, Literasi membaca, Studi Kualitatif, Sekolah Dasar  
ANALISIS MUATAN NILAI FILOSOFIS DALAM PENGEMBANGAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH: KAJIAN FILSAFAT M. Furqon Al Maarif; Santika Dewi Lestari; Inggrid Amanda Muharramah; Sarwiji Suwandi; Atikah Anindyarini
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1758

Abstract

Indonesian language education in schools not only develops linguistic skills but also integrates ethical values to shape students’ character. This study examines how ethical content is embedded within Indonesian language curricula across elementary, junior high, and senior high school levels from a philosophical perspective, focusing on the dimensions of logic, ethics, and aesthetics. Using a qualitative approach with literature review, this analysis finds that the 2013 Curriculum (K13) explicitly incorporates moral and ethical values through core competencies and character education, while the Merdeka Curriculum emphasizes the Profil Pelajar Pancasila (Pancasila Student Profile) to foster virtuous character, critical thinking, and cultural appreciation. Logical reasoning is cultivated through language activities (e.g., argumentative writing and critical reading), ethical values are imparted via character-infused learning objectives and respectful communication norms, and aesthetic appreciation is developed through engagement with literary works. The integration of these philosophical dimensions in Indonesian language learning is intended to produce students who are not only linguistically competent but also morally upright and appreciative of cultural beauty. The findings highlight that effective Indonesian language teaching harmonizes truth-seeking (logic), goodness (ethics), and beauty (aesthetics) as fundamental educational values.
Co-Authors -, Rahmat Ade Yugha Nusastri Adiniry, Betari Pelangi Ahmad Dwi Romadhoni Alfi Syahidah Dyah Puspitasari Alfien, Moh. Fajrul Amir Fuady Andayani Andayani Andayani Ani Rakhmawati Anisa, Leliana Aristyowati, Wuri Arumsari, Galuh Sekar Arviah Putri Ayuningtyas Astiana Ajeng Rahadini Aswindra, Arsha Ayuningtyas, Dea Rahmanita Bagaskara, Rizaldi Wahyu Budhi Setiawan Budi Waluyo Budiyono *, Budiyono desi rosita, desi Dewi, Lutfhiana Yunita Dimas Putra Dwipa Dini, Conix Faqihana Djoko Sulaksono Edy Suryanto Edy Suryanto Edy Suryanto Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Evaludy, Prysila Damai Faqih, Gunawan Ibnu Febry, Dea Muthia Fernanda, Marshanda Tiffany Firdani, Lusiana Fotina Alya Nur Mahira Hadiyah Hadiyah Hadiyah Hadiyah Hadiyah Hadiyah, Hadiyah Hamam Supriyadi Handoko, Hana Febriyanes Haryanti, Putri Hermawan, Muhammad Alfian Heru Susanto Inggrid Amanda Muharramah Janah, Ni’matun Januarti, Vitalia Jovita Ratu Parosa Kedhaton, Alfiah Kenes Sekar Kenfitria Diah Wijayanti Kumala Sari, Vita Andarinata Kundharu Saddhono Kusumastutik, Dila Retno Laila Fitri Nur Hidayah Laila Fitri Nur Hidayah Luvi Kurnia Permana M. Furqon Al Maarif Maaliki. H, Maulana Danar Maretta, Arina Dicka Merry Lapasau Muftihah, Nani Mulyani, Rahmatika Niken Estirohmawati Nisak, Alfi Choirun Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nusantari, Septirini Sekar Pratiwi, Mashita Dian Puspariani, Arum Putri, Tiara Yustina Raheni Suhita Rahmandhani, Fahriza Rahmat Rahmat Ratnasari, Dea Nova Riyan Prasetyo Rohmah, Fatikhatur Ryan Hidayat Saddhono, Kunddharu Sahidillah, Muhammad Wildan Salma Fauziah Raudatul Jannah Santika Dewi Lestari Santoso, Eka Nurwaselina Santoso Sarwiji Suwandi Sella Permata Sari Sholihah, Mutiatus Slamet . Slamet Slamet Sukarno Sukarno Sumaiyah Menjamin Sumarwati Sumarwati Sumarwati Sumarwati Sumarwati, Sumarwati Suryanto, Edy Suwandi, Sarwiji Terara, Benanda Tesa Tri Hartini Tri Hartini Umi Khomsiyatun Utama, Sunu Setiawan Wiguna, Firman Fajar Wijayanti, Kenfitria Diyah Winda Dwi Lestari Wisudawan, Tino Widya Zulianto, Sugit