Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Biosense

LITERATUR REVIEW: SENYAWA AKTIF TUMBUHAN YANG EFEKTIF SEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT TANAMAN Nadia; Chatri, Moralita; Advinda, Linda; Putri, Dwi Hilda
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i1.5028

Abstract

Abstrak Perlunya pengendalian penyakit tanaman yang ramah lingkungan mendorong dikembangkannya fitopestisida berbahan aktif senyawa tanaman. Senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan minyak atsiri terbukti efektif mengendalikan patogen tanaman sekaligus mengurangi efek negatif pestisida kimia. Senyawa tersebut berasal dari bagian tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga dan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel terkait efektivitas senyawa aktif pada tanaman sebagai pestisida nabati. Perancangan menggunakan literatur review yang dikumpulkan melalui mesin pencari seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Kriteria artikel yang digunakan adalah artikel terbitan tahun 2019 hingga 2024 yang membahas tentang penggunaan pestisida tanaman untuk mengendalikan penyakit tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa aktif pada tanaman dapat menghambat pertumbuhan patogen dengan berbagai cara, misalnya dengan merusak membran sel patogen, mengganggu metabolisme, dan menghentikan beberapa enzim. Oleh karena itu, pestisida nabati dapat digunakan untuk pertanian organik dan kelestarian lingkungan.
ANALISIS KERAPATAN VEGETASI HUTAN DI GUNUNG PADANG UNTUK MEMAHAMI EKOSISTEM Nurlita, Dwi; Irma Leilani Eka Putri; Moralita Chatri
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 2 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i2.5124

Abstract

Kerapatan adalah jumlah dari individu setiap spesies yang ditemukan dalam petak contoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tumbuhan serta kerapatan vegetasi yang ada digunung padang, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan menggunakan analisis vegetasi di lapangan yaitu pendekatan transek kuadrat plot bertingkat. Plot bertingkat (Nested Quadrat) ditempatkan secara acak sebanyak 10 plot menyesuaikan dengan kondisi lokasi pengambilan data. Hasil menunjukkan bahwa plot 2 × 2 m didominasi oleh Poaceae, dengan Ehrharta erecta sebagai spesies terbanyak. Plot 5 × 5 m didominasi oleh Acanthaceae dan Arecaceae, dengan Megaskepasma erythrochlamys, Myristica fragrans, dan Piper aduncum memiliki kerapatan tertinggi (0,8000). Sementara itu, plot 10 × 10 m didominasi oleh Malvaceae, dengan Hibiscus tiliaceus sebagai spesies utama. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan tata guna lahan, dengan area berkerapatan tinggi lebih sesuai untuk pertanian dan area berkerapatan rendah lebih cocok untuk pemukiman atau industri.
REVIEW ARTIKEL: TINJAUAN KOMPARATIF METODE DIAGNOSTIK GAGAL GINJAL: DARI KLINIS KONVENSIONAL HINGGA KECERDASAN BUATAN Azzahra, Zakila; Farma, Siska Alicia; Chatri, Moralita
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5231

Abstract

Kidney failure is one of the global health issues with a continuously increasing prevalence. Early identification of this disease is very important to avoid more severe kidney damage. Various diagnostic methods have been developed to detect kidney failure, both through laboratory techniques, medical imaging, and new sensor-based and artificial intelligence technologies. This article discusses the comparison of several commonly used methods in the identification of kidney failure. In this article, the comparison aims to provide an overview of the effectiveness of various methods in diagnosing kidney disease and how the combination of several approaches can enhance the quality of detection and management of kidney disease. The results of this comparison are expected to provide useful insights for the development of more effective diagnostic methods in detecting early-stage kidney failure, which in turn can reduce the global burden of kidney disease.
POTENSI ISOLAT Pseudomonas BERFLUORESEN DALAM MENGHASILKAN ASAM SIANIDA (HCN) UNTUK APLIKASI AGENS HAYATI aulia, fadila; Advinda, Linda; Chatri, Moralita; Farma, Siska Alicia
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan beberapa isolat Pseudomonas berfluoresen dalam menghasilkan asam sianida (HCN) sebagai indikator potensi agens hayati. Lima isolat diuji, yaitu Pf Cas 3, Pf Cas, Pf LAH T2, Pf LAH, dan Pf LAH S1, serta satu kontrol tanpa inokulum. Pengujian dilakukan menggunakan indikator asam pikrat–Na₂CO₃ dan pengukuran nilai absorbansi dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 625 nm. Hasil menunjukkan bahwa isolat Pf Cas 3, Pf Cas, dan Pf LAH T2 menghasilkan HCN dengan nilai absorbansi masing-masing 0,021; 0,014; dan 0,012. Sementara Pf S32 dan Pf LAH S1 menunjukkan hasil negatif dengan nilai absorbansi rendah (0,003 dan 0,002). Kontrol menunjukkan nilai 0,00. Isolat Pf Cas 3 dikategorikan paling potensial untuk dikembangkan sebagai agens hayati penghasil HCN dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan.
UJI ANTAGONIS BAKTERI ENDOFIT Pseudomonas BERFLUORESEN TERHADAP RALSTONIA SOLANACEARUM PENYEBAB LAYU TANAMAN TOMAT DAN NILAM Nazri, Laila Mardhiyah; Putri, Dwi Hilda; Advinda, Linda; Nuraini, Fauzi Eka; Handayani, Dezi; Chatri, Moralita
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6876

Abstract

Penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tomat dan nilam karena mampu menurunkan produktivitas secara signifikan. Penggunaan agen hayati seperti pseudomonas berfluoresen menjadi alternatif pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan antagonis tujuh isolat bakteri endofit pseudomonas berfluoresen yang berasal dari akar pisang buai dalam menghambat pertumbuhan R. solanacearum yang menginfeksi tomat dan nilam. Penelitian memakai pendekatan deskriptif-kuantitatif dan dilaksanakan di Laboratorium Biologi FMIPA UNP pada Agustus–November 2025. Isolat pseudomonas berfluoresen dan R. solanacearum diremajakan pada media selektif, kemudian diuji antagonismenya menggunakan metode swab pada medium MHA. Suspensi patogen distandarkan pada McFarland 0,5, sedangkan isolat antagonis diinokulasikan secara titik. Zona hambat yang terbentuk setelah inkubasi 24 jam diukur menggunakan jangka sorong dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kemampuan penghambatan antar isolat. Pada patogen tomat, isolat PfB305, PfB309, PfB311, dan PfB322 menghasilkan zona hambat yang relatif besar, sedangkan PfB32, PfB51, dan PfB52 tidak menunjukkan aktivitas antagonis. Pada patogen nilam, tiga isolat yang sebelumnya tidak aktif pada patogen tomat justru menghasilkan zona hambat, sementara empat isolat lainnya tidak membentuk zona hambat. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pseudomonas berfluoresen dipengaruhi oleh spesifisitas isolat terhadap patogen serta potensi produksi metabolit antibakteri
Co-Authors . Mansyurdin Abdul Razak Abdul Razak Achyar, Afifatul Afdarina, Oksa Afifa Akhyar Ahmad Subari Alhusaeri Siregar, Bayo Almiah, Mina Amalia, Irna Amri Bakhtiar Annisa Tulhasanah Arlina, Sistika Atifah, Yusni Aulia, Fadila Auliani Arafah Ayunda Intan Kartika Az – Zahra Nabillah Azizah, Salum Azwir Anhar Azzahra, Zakila Azzahra, Zulia Putri Beni Gusnadi Billa Firdaus Tanjung, Shalsa cynthia perdana putri Dania Putri, Echy Des M Des M Des M Des Des M. Des M. M. Dezi Handayani Dian Intan Rahmadhni Dilla, Aprina Dina Sukma Dinda Alde Rahmadhani Rahmadhani Domisofa, Melani Dr. Des M.S Dr. Irdawati M. Si Dwi Hilda Putri Dwi Hisana, Rahaditha Edwin Edwin Eldyana Rahayu Putri Elsa Yuniarti Eria Marina Sepriyani Erwina Simanullang fadia salsabil arsy FAJRINA, SUCI Farras, Fadhila Annisa Fatri Juni Ardisa Febriani Dika Suryendra Fevria, Resti Ficil Mikaf Filza Yulina Ade Fransisco, Sandi Fronica, Imelda Ghiffari, Muhammad Handayani , Dezi Hani Fitriani Heffi Alberida Helendra Helsa Rahmatika Herina, Nandia Idos Susila Ningsih Ilfia Islamiati Putri Imelda Nasrul, Putri Insyira, Cleoraissa IRDAWATI Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati M.Si Irdawati Zalni Irma Leilani Eka Putri Jumjunidang Jumjunidang Kardiman, Reki Kartika Sari Khairani, Annisa Khotimah, Anggun Khumaira, Kayla Anaya Kurnia Illahi, Rani Kurnia Wulansari Larashinda, Mentari Latif, Zalik Muhammad Linda Advinda Linda Advinda Lufri Lufri Mades Fifendy Mantoviana, Tiffany Mardiana Ikhwan Marisa Marisa Marsha Utami Mayarlis Mei Niarti Meriza Fatma Mesy Maisarah Miftahul Jannah Milka Saputri Monica , Indiastri P Muhardini, Mike Muhyiatul Fadilah Muhyiatul Fadilah Mukhlis Mukhlis N.Sri Hartati Nabilah, Rezi Nadia Naldi, Henra Nanang Taryana Natasya Hersila Nazhifah, Naura Nazri, Laila Mardhiyah Niken Maharani Putri Norman, Mayanda Nuraini, Fauzi Eka Nurlita, Dwi Olan Tri Sinaga Perri Adnadi Pratama Putra, Abil Pratama, Sandi Fransisco Puspa Anggraeni Putri Putri Widianti Putri, Amaliani Putri, Aulia Devani Putri, Irma Leilani Putri, Irma Leilani Eka Putri, Ulfa Dwi Rahmawati Darussyamsu Rahmi Holinesti Rahmi, Elva Reki Kardiman Relsas Yogica, Relsas Resti Yulia Riana Aftafia Rizka Putri Alti Roza, Sri Yenica Rusendra, Nabilla Makra Sabrina Mandai, Della Saputra, M. Rizki Sari Yulianti Sari, Poni Delita Selaras, Ganda Hijrah Sholichin, Muhamad Silvi Lathifah SRI RAHAYU Sri Widyaningsih Suci Fajrina Suci Fajrina Syahrastani, Syahrastani Syahrul Rahmi, Anisa Syamsurizal Syamsurizal - - Syamsurizal Syamsurizal Syamsurizal Syamsurizal Tita Yunia Zalni Tomi Apra Santosa Santosa Vauzia Vauzia M.Si Vauzia Vauzia Vauzia, Vauzia Vauzia, Vauzia Via Susana Gusni Violita Violita Violita Violita Violita Violita Violita Viona, Alda Wawan Sujarwo Wulansari, Kurnia Yanti Srinita Utami Yesti Yesti Yosi Safritry Yulanda Saputri Zaharani, Arum Zahratul Aini