p-Index From 2021 - 2026
6.913
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Journal Of Cultural Studies Jurnal Pendidikan Seni Rupa Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Corak : Jurnal Seni Kriya Jurnal Kajian Bali Jurnal Sosioteknologi ANDHARUPA MUDRA Jurnal Seni Budaya PRABANGKARA Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni Jurnal Bahasa Rupa Panggung Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Visualita : Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Jurnal Nawala Visual VCD (Journal of Visual Communication Design) Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Jurnal Cahaya Mandalika International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Amarasi : Jurnal Desain Komunikasi Visual Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Jomantara International Journal of Art and Culture Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Jurnal: International Journal of Engineering and Computer Science Applications (IJECSA) Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS) Panggung Jurnal Bahasa Rupa Global Art Creativity Conference Jurnal Bahasa Rupa
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL PADA EVENT KEEP ON STAGE DI PREGINA SHOWBIZ BALI Pranawa, I.G.A.Ngurah Bagus Rama; Nuriarta, I Wayan; Swandi, I Wayan
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 5 No 02 (2024): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v5i02.3894

Abstract

Keep on Stage is a concept for a music performance event that is designed by Pregina Showbiz Bali with the intent to conserve the spirit to keep doing live performances on a stage. But, the Keep on Stage event does not yet have any visual identity to present itself to the public. Therefore, Keep on Stage needs a visual identity design that is strong so It can be recognized and remembered. This design uses the creation method developed by Hawkins on the book “Creating Through Dance” that is Exploration, Improvisation, and Formation. This design also uses method of collecting data like interview, observation, literature study, and documentation. This design creates brand visual identity like logo and illustration assets that is apllicated on promotion media like Instagram post, Billboard, T-Banner, T- Shirt, and Nametag. The idea of conserving the spirit of music performance that Pregina Showbiz Bali wants to show through Keep on Stage event are presented on the visual identity that have been designed.
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI PUBLIK TENTANG FUNGSI DAN LAYANAN PERUM BULOG KANTOR WILAYAH BALI SEBAGAI PERUSAHAAN LOGISTIK PANGAN Permatahati, Ayu Leony Mahadewi Putri; Swandi, I Wayan; Udayana, Anak Agung Gde Bagus
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 6 No 1 (2025): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v6i1.4740

Abstract

Public education media plays an important role in conveying information to the public effectively, especially regarding government agency and company services that have a direct impact on public welfare. Perum Bulog Kanwil Bali as a food logistics company has a strategic function in maintaining the availability and stability of food prices in the Bali region. However, the lack of public understanding of Bulog's role and services creates a need for educational media that can convey information clearly and attractively. This study aims to design public education media that educates the public about the functions and services of Perum Bulog Kanwil Bali, especially in the management of food logistics such as procurement, distribution, and storage of staple foods. The methods used in designing this media include analyzing the information needs of the community, reviewing literature, and applying the principles of visual communication design. The resulting media include infographics, animated videos, and digital campaigns that can be accessed through various platforms.
Ideologi Visual Media Representatif Konstruksi Citra Budaya Bali Swandi, I Wayan; Nuriarta, I Wayan; Julianto, I Nyoman Larry
PANGGUNG Vol 33 No 2 (2023): Ideologi, Identitas, dan Kontekstualitas Seni Budaya Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i2.2623

Abstract

Bali dikenal sebagai daerah tujuan pariwisata yang berbudaya. Padahal di abad ke-17, Bali dikenal sebagai pulau kejam dengan masyarakatnya yang suka menjarah kapal karam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kritis konstruksi citra Bali oleh kolonial Belanda dengan memanfaatkan peran media-media representatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif kritis. Hasilnya menunjukan bahwa media-media representatif seperti brosur, folder, dan desain sampul buku yang dibuat oleh kolonial Balanda telah berhasil mengkonstruksi citra budaya Bali. Dengan menghadirkan ilustrasi perempuan, patung, upacara Ngaben, dan keindahan alam Bali, citra yang melekat pada pulau Bali sampai saat ini adalah sebagai pulau surga terakhir. Bali memiliki berbagai daya tariknya tersendiri untuk dikunjungi baik keindahan alam maupun tradisi yang masih dijaga kuat. Ideologi visual yang dimunculkan adalah ideologi ketenangan, kenyamanan, dan keindahan pulau Bali. Bali adalah surga terakhir bagi para wisatawan Barat. Kata Kunci: Ideologi Visual, Budaya Bali, Kajian Budaya, Desain Komunikasi Visual
SACRED NARRATIVES UNVEILED: EXPLORING THE SYMBOLISM OF LINTANG GOWANG IN WAYANG KAMASAN PAINTINGS AT BALE KAMBANG TAMAN GILI KERTHA GOSA Cahyadi, I Wayan Agus Eka; Adnyana, I Wayan; Mudra, I Wayan; Wasista, I Putu Udiyana; I Wayan Swandi
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v4i1.1293

Abstract

This study addresses the need for more documentation systematically analyzing the significance of wayang kamasan illustrations in Bale Kambang Taman Gili Kertha Gosa. Despite historical actors passing away and lacking comprehensive studies on these illustrations, the article examines the iconographic meaning of lintang gowang. Researchers are intrigued by this phenomenon, especially considering the absence of empirical evidence supporting the conscious self-beheading capacity, a crucial aspect from a medical perspective. The incorporation of limb offerings and blood rituals in Hinduism strengthens the motivation to explore the illustration's meaning, particularly in evolving offering traditions in Bali. This visual narrative holds distinct significance, requiring extensive scholarly inquiry. Using an iconographic approach, qualitative research reveals narrative motifs in Tantri Kamandaka stories and tantra yana teachings involving head offerings, symbolizing a surrender act reaching the pinnacle of consciousness. The dramatized beheading and voluntary surrender underscore the doctrinal essence of self-offering, transcending dualities and the human ego, aiming for the highest consciousness levels.
Pengabdian Masyarakat di Desa Temesi, Gianyar: “Mural Temesi Mewali ka Guru” (Kembali ke Jati Diri Untuk Membangun Ekonomi Desa Temesi) Subtema Mural “Karang Desa” Wibawa, Arya Pageh; Swandi, I Wayan; Trinawindu, Ida Bagus Ketut; Janottama, I Putu Arya; Putraka, Agus Ngurah Arya; Putra, Gede Bayu Segara; Indira, Wahyu; Artha, I Gede Agus Indram Bayu; Wirawan, I Gusti Ngurah; Swandi, I Made Dwiarya
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v3i1.3572

Abstract

Desa Temesi merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Desa Temesi merupakan salah satu yang menjadi desa binaan PKK Provinsi Bali dengan tema “Aku Hatinya PKK” dan “Desa Peduli Gigi (Deligi)” menuju Bali Bebas Karies tahun 2030. Pada tanggal 15 maret 2023 telah dilaksanakan pembukaan melukis mural yang dihadiri oleh dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual dan dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar. Pelaksanaan melukis mural ini dimulai dari tanggal 15 sampai 24 maret, selama 10 hari. Tujuan dari program mural ini adalah untuk memperindah dan menambah wawasan masyarakat tentang potensi yang ada di Desa Temesi. Tema besar dari mural yang akan dibuat adalah “Mural Temesi Mewali ka Guru” (kembali ke jati diri untuk membangun ekonomi Desa Temesi). Tema ini teebagi menjadi tiga subtema yaitu karang desa, karang awak, dan karang umah. Karang desa memiliki arti mengangkat potensi-potensi yang ada dan dimiliki oleh Desa Temesi seperti berbagai tumbuhan yang unik, kehidupan masyarakat, lingkungan, obyek wisata, dan sebagainya yang digambarkan dalam mural. Mural dapat diartikan sebagai cara menggambar atau melukis diatas permukaan luas yang bersifat permanen lainnya. Tahapan kegiatan ini adalah persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mural diharapkan dapat memperindah Desa.
Kajian Literatur Sistematis Desain User Interface dan User Experience Media Animasi Dalam Meningkatkan Konsentrasi Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Ersania, Ayu Bella; Julianto, I Nyoman Larry; Swandi, I Wayan
Jurnal Sosioteknologi Vol. 24 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2025.24.1.3

Abstract

This systematic literature review investigates the role of User Interface (UI) and User Experience (UX) in animated learning media for enhancing the concentration of children with intellectual disabilities. Drawing from 30 selected publications, the study highlights previous findings that well-designed digital media can significantly improve learning outcomes for children with special needs. Using inclusive criteria, the researchincorporates observations of learning environments and interviews with educators at SLB Negeri 2 Denpasar. The effectiveness of UI/UX elements is assessed through the Questionnaire for User Interface Satisfaction (QUIS) and the User Experience Questionnaire (UEQ). Key insights emphasize the impact of intuitive and engaging design in sustaining concentration and aiding comprehension. The study offers practical guidelines for developing accessible and effective learning tools, underscoring the importance of inclusive design practices in special education and providing a valuable foundation for future educational technology advancements.
THE VALUE OF SUBAHNALE IDENTITY IN THE DIGITAL DESIGN MATARAM CITY REGIONAL ELECTION MASCOT Hasbullah, Hasbullah; Swandi, I Wayan; Udayana, Anak Agung Gde Bagus; Dewi, Alit Kumala
Proceeding Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference Vol. 4 (2024): Proceedings Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/bbwp.v4i1.489

Abstract

Subahnale’s existence is not only in digital mascot designs but is widely used by the younger generation in illustration designs and others. However, what values are contained in Subahnale’s motives in communicating in the Mataram city elections? This research aims to examine the value of Subahnale’s identity in the digital design of the Mataram City Pilkada mascot. Using qualitative methods, data collection was carried out through interviews, visual analysis of Subahnale motifs, and literature reviews and was based on Roland Barthes' semiotic theory. The research results show that Subahnale’s mascot design will increase its aesthetic appeal. Subahnale is digitally relevant in modern visual communication, demonstrating emotional value that encourages community involvement and strengthens local identity. The implications of the results of this research strengthen the political value of branding in safe, honest, and fair regional election activities.
Cultural Promotion Through Digital Media: Showcasing Sasak Women Sumadewa, I Nyoman Yoga; Artayasa, I Nyoman; Remawa, Anak Agung Gede Rai; Swandi, I Wayan
International Journal of Economic, Finance and Business Statistics Vol. 2 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijefbs.v2i3.2085

Abstract

The role of women in the Sasak Tribe, apart from being a housewife, also has an important role in their social life. The role of Sasak women starts from childhood, becoming a skilled girl. This is a provision, because Sasak women are required to not only be good at taking care of the household and family, but also contribute to the family economy. Packaging Sasak women in the form of digital works so that the values contained are easy to accept among the current generation with an approach to the community or research target is carried out in various ways. The digital character is designed with full of values, in which it also includes forms of local wisdom from the point of view of life and local cultural wisdom in the form of daily habits and behavior in social interactions. The creation of this work uses the design thinking method of empathize, define, ideate, prototype, and test that is a process of realization of the phenomena that occur in society today, especially Sasak women, aesthetic elements that appear in this work such as the use of several accessories that add aesthetics and must be worn by Sasak women when attending events.
Komunikasi Visual Kajang Dalam Upacara Ngaben di Bali Swandi, I Wayan; Nuriarta, I Wayan
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bahasa Rupa April 2023
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v6i2.1313

Abstract

Kajang is one of the essential elements in Balinese death rites. Kajang, as a symbol, has visual communication because it is a representation of the meanings of life. This research aims to classify the Kajang's appearance and interpret the Kajang's rerajahan from a visual communication perspective as the ceremony's spirit. The benefit of this research is that it can be used as a reference in classifying the visual appearance of awnings and is useful for understanding the meaning of awnings, so that awnings can be widely recognized by the Balinese people. The research method used is a critical qualitative method with the point of view of cultural studies.The results show that in the Hindu tradition, especially in Bali, Kajang is written in the Modre script and the Swalalita script and then placed on the curvature of the person to be incised. The types of Kajang in the composition of Ulaka Warih Ida Bhatara Dalem Benculuk Tegeh Kori, namely; (1) Kajang Klasa Walaka, (2) Kajang Pemijilan Walaka, (3) Kajang Kawitan Walaka, (4) Kajang Recedana Walaka, and (5) Kajang Sari/ Siwa Walaka. Kajang in Balinese Hindu tradition is a symbol (pengawak) of the spiritual and physical bodies of people who have died. In visual communication, Kajang is an illustration that explains a narrative of life. Religiously, the Kajang is a religious symbol with the meanings of human life.
ANALISIS MAKNA DAN BENTUK BUSANA ADAT DAHA DAN TRUNA DESA BUNGAYA KARANGASEM Elsye Andriani Delfi; I Wayan Mudra; I Wayan Swandi
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v23i3.4473

Abstract

Busana adat daha  dan truna Desa Bungaya adalah busana yang wajib digunakan saat upacara Dewa Yadnya yang biasanya  berlokasi di Pura Bale Agung Desa Bungaya Karangasem. Busana adat daha dan truna ini merupakan salah satu bagian unik dari adat dan tradisi yang sudah diwariskan turun-temurun oleh leluhur di Desa Bungaya. Busana adat ini secara visual nampak sangat sederhana namun memiliki filosofi yang  erat kaitannya dengan nilai-nilai dalam agama. Oleh karena itu bentuk yang menyusun busana ini memiliki makna yaitu makna konotatif dan denotatif. Makna dalam satu bentuk atau bentuk lainnya, menyampaikan pengalaman sebagian besar umat manusia di semua masyarakat dan  bentuk menjadi begitu penting karena mampu mempengaruhi perasaan estetis para penikmat seni ketika pertama melihat suatu karya seni rupa. Adapun tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang bagaimana unsur pada desain mode yang terkandung didalamnya yaitu bentuk dalam busana adat daha dan truna di Desa Bungaya yang mengandung suatu makna. Penulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan kepustakaan. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, didapat kesimpulan yaitu unsur bentuk dalam busana adat daha dan truna terdapat bentuk geometris, non geometris dan bentuk siluet yang menyusun busana adat dan dalam bentuk tersebut mengandung makna konotatif dan denotatif.
Co-Authors Alit Kumala Dewi Alvin Raditya Sutopo Anak Agung Bagus Aditya Keshawa Putra Anak Agung Bagus Wirawan Anak Agung Gde Bagus Udayana Anak Agung Gede Aris Septiana Putra Artadi, I Made Pande Artawan, Cokorda Alit Artha, I Gede Agus Indram Bayu Arya Pageh Wibawa Ayu Krisna Gayatri Sari Dewi BAYU PRAMANA, I MADE BAYU SEGARA PUTRA, GEDE BRENDA MEIDYTA SARI, BRENDA MEIDYTA BRYANT ALFREDO, BRYANT christofer satria Debora Okdila Santoso Denise Kusuma Dewi, Ayu Krisna Gayatri Sari Elsye Andriani Delfi Elvian Andreani, Ni Putu Ersania, Ayu Bella Ervin Feliana Faisal, Yusuf faran, sefri FENTINNIA YASODHARA, FENTINNIA Garwa, I Ketut Hasbullah - Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hutomo Setia Budi I Gede Anjas Kharismanata I Gede Mudana I Gusti Ngurah Agung Mahaputra I Made Agung Windu Sancaya I Made Agung Windu Sancaya I Made Dwiarya Swandi I Nengah Wirakesuma I Nyoman Artayasa I Nyoman Larry Julianto I Nyoman Larry Julianto I Nyoman Larry Julianto I Nyoman Lodra I Nyoman Widhi Adnyana I Nyoman Yoga Sumadewa I Nyoman, suardina I Putu Agus Aditya Mega Putra I Putu Bagus Jayadaru I Putu Tony Aditya I Wayan Adnyana I Wayan Adnyana I Wayan Mudra, I Wayan I Wayan Nuriarta I Wayan Putra Adhi Prayoga Ida Bagus Ketut Trinawindu Janottama, I Putu Arya Kadek Dwiyani Kharismanata, I Gede Anjas Made Gana Hartadi Markadi, Bhimo Wicaksono MENDY HOSANA M., MENDY HOSANA Mendy Hosana, Mendy Ni Luh Sustiawati Ni Made Chandra Oktavia Devi Permatahati, Ayu Leony Mahadewi Putri Pradnya Ananda, I Made Mardawa Pranawa, I.G.A.Ngurah Bagus Rama Pratama, Nicholas Wila Adi Purnama Adi Wirawan Raharja, I Gede Mugi Ratna Anggraini Ratna Cora Sudharsana, Tjok Istri Remawa, Anak Agung Gede Rai Santosa, Hendra Sarjani, Ni Ketut Pande Seanny Kurniawati Halim Sony Prasetya Wanandi Sophia Lerina Chandra Suteja, I Kt Swandi, I Made Dwiarya Try Adi Stanaya, I Komang Udayana, Anak Agung Gede Bagus Vincentius Michael Sugiharto virginia puspadewi hadinoto Vonny Taniwijaya Wahyu Indira Wasista, I Putu Udiyana Wayan Karja Wina Pertiwi putri Wardani Wirawan, I Gusti Ngurah WULAN PURNAMASARI, WULAN Yogantara, Wayan Arfian YONANDO YONANDO, YONANDO