p-Index From 2021 - 2026
8.867
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam IKRA-ITH EKONOMIKA Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan FiTUA : Jurnal Studi Islam Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan ALACRITY : Journal Of Education Basica Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Lingua Franca Journal of Innovation Research and Knowledge Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Al Basirah Social Science Academic El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies Nestor Tanjungpura Journal Of Law POLIGRID ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Adh Dhiya Journal of The Quran and Tafseer Studies Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Penafsiran Tentang Keadilan Dalam Tafsīr Al-Munir dan Tafsir Al-Azhar akhandi, farhan; Firdaus N.R, Arif Firdaus; Murdianto
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol22.2024.241-253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penafsiran tentang keadilan dalam Tafsir Al-Munir dan Tafsir Al-Azhar. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik, yaitu memahami ayat-ayat al-Qur'an yang berkaitan dengan tema keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1. Tafsir Al-Munir dan Tafsir Al-Azhar memiliki kesamaan dalam metode penafsiran, yaitu menggunakan metode tahlili (analitis). Namun, terdapat perbedaan dari sisi latar belakang penafsir, di mana Tafsir Al-Munir ditulis oleh ulama Suriah sedangkan Tafsir Al-Azhar ditulis oleh ulama Indonesia. 2. Kedua penafsir memiliki pandangan yang sama tentang konsep keadilan dalam al-Qur'an, yaitu keadilan adalah salah satu tujuan utama syariat Islam yang harus ditegakkan dalam kehidupan. Keadilan mencakup berbagai aspek, seperti keadilan dalam hukum, ekonomi, sosial, dan politik. 3. Perbedaan mendasar terletak pada penafsiran ayat-ayat tentang keadilan. Tafsir Al-Munir cenderung lebih fokus pada aspek hukum dan moral, sedangkan Tafsir Al-Azhar lebih menekankan pada aspek sosial-ekonomi dalam mewujudkan keadilan.
Strategi Pengembangan Industri Kreatif Lintas Sektoral di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur Rohmanu, Abid; Murdianto, Murdianto; Jamianto, Jamianto; Prasasti, Bagio; Sumarsono, Cokro Wibowo; Fikriawan, Suad; Hariyanto, Wahid; Supriati, Eny; Antikasari, Tiara Widya; Mintyastuti, Dyah Sri
Cakrawala Vol. 16 No. 2: Desember 2022
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v16i2.465

Abstract

Riset ini bertujuan mengetahui bagaimana pengembangan nilai rantai kegiatan produksi, strategi kemitraan, dan prosedur pengembangan industri kreatif kriya kulit lintas sektor di Ponorogo.Metode penelitian menggunakan riset pengembangan yang dilaksanakan di wilayah Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan industri kreatif diawali dari penyediaan bahan baku berkualitas dengan harga kompetitif. Peningkatan mekanisme modern pemotongan hewan, penyamakan modern, pembinaan tenaga profesional melalui pelatihan vokasional dan pengembangan program studi kriya kulit pada Sekolah Menengah Kejuruan. Pengembangan model kemitraan dengan pelibatanfour helix of innovation didasarkan pada kesadaran bersama dan ko-operasi (cooperation). Pengembangan kemitraan industri kreatif dibangun berdasar pada isu dan problem yang berkembang di Ponorogo. Pengembangan manual prosedur meliputi, prosedur penyiapan bahan baku, produksi, dan pemasaran baik yang bersifat online maupun offline.
Konsep Hedonisme dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Al-Maraghi Nissa, Sabilla Ainun; Faridah, Faridah; Murdianto, Murdianto
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.210

Abstract

This study looks at the idea of hedonism from Tafsir Al-Maraghi's point of view, as well as what it means and what its implications are in the Koran. The excess or overspending of the riches and blessings sent by God is the hedonism discussed in this study. Stated differently, hedonism is sometimes referred to as consumptiveness or wastefulness. Known for its comprehensive and topical analysis of the Koran and social life, Tafsir Al-Maraghi is a well-known tafsir that can offer significant insights on this particular theme. The objective of this study is to examine Tafsir Al-Maraghi's definition of hedonism, with particular attention on how pertinent verses from the Koran are interpreted. This study makes use of library research or research from libraries. This kind of library research uses written resources such as books, documents, and the like as its primary source of data. The Al-Maraghi commentary book by Ahmad Musthafa Al-Maraghi serves as the primary source for this study. The findings of the study demonstrate that hedonism is a reprehensible characteristic that stems from liver illness and negatively affects both social and personal life. The significant significance of the concept of hedonism is revealed by Al-Maraghi's interpretation, which links it to the ideas of monotheism, asceticism, and qona'ah. It also emphasizes how crucial it is to abstain from hedonism in order to preserve the world and the afterlife.
Konsep Manajemen Pendidikan Islam Perspektif Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir Parwanto; Murdianto; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep manajemen pendidikan islam perspektif kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir berdasarkan Surat Al-Kahfi menurut Buya Hamka. Penelitian ini menggunakan metode telaah pustaka dengan analisis data deskriptif analitis. Dari penelitian yang sudah dilakukan didapati ada delapan konsep yang di sebutkan oleh Buya Hamka yaitu sarana prasarana, jumlah peserta didik, jangka waktu yang ditempuh, waktu istirahat, kondisi murid ketika masuk, membuat kesepakatan dengan peserta didik, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperbaiki kesalahan dan mengeluarkan peserta didik yang melakukan pelanggaran berat.
Konsep Kejujuran dalam Al-Qur’an (Studi Penafsiran Lafadz Al-Sidq dalam Tafsir Al-Azhar) Nugroho, Sidiq; Sulthoni, Akhmad; Murdianto, Murdianto
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Isy Karima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/bunyanalulum.v1i1.236

Abstract

Kejujuran merupakan nilai moral fundamental yang mencerminkan integritas dan kualitas moral individu serta masyarakat. Di era yang kompleks ini, kejujuran berperan penting dalam mengatasi berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan budaya. Penelitian ini mengkaji penafsiran lafadz al-sidq dalamTafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Penelitian ini mengkaji metode penafsiran Al-Qur'an yang digunakan oleh Buya Hamka serta makna lafadz al-sidq dalam Al-Qur'an. Buya Hamka menerapkan pendekatan komprehensif dalam tafsirnya, menggabungkan metode tartîb utsmânî, tafsîr bi al-Iqtirân, tafsîr bi al-ma'tsûr, dan tafsîr bi al-ra'y. Corak penafsirannya didominasi oleh lawn adâbiî wa ijtimâ'î, dengan penggunaan bahasa yang sederhana dan jelas, menjadikan tafsirnya mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat. Studi ini juga menganalisis makna lafadz al-sidq dalam Al-Qur'an, yang mencakup delapan aspek penting dalam kehidupan seorang Muslim. Makna-makna ini meliputi hubungan antara iman dan amal, pentingnya memilih teman yang jujur, balasan bagi orang jujur, teladan kejujuran para nabi, karakteristik orang beriman yang jujur, pengakuan terhadap kebenaran Allah, kejujuran dalam perkataan, dan sikap jujur dalam menghadapi ujian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejujuran merupakan nilai fundamental dalam Islam yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan.
Tolong Menolong dalam Kebaikan dalam Al-Qur’an (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Ta’awun dalam Tafsir Al-Munir) Ahmad Maghrobi, Zendi; Iqbal, Ipmawan Muhammad; Murdianto, Murdianto
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Isy Karima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/bunyanalulum.v1i1.238

Abstract

Tolong menolong merupakan salah satu prinsip dasar dalam ajaran Islam yang menekankan pentingnya kerjasama dan solidaritas antar sesama manusia. Penelitian ini mengkaji konsep tolong-menolong (ta’awun) dalam Islam berdasarkan penafsiran Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir. Menggunakan metode library research dengan pendekatan tematik, penelitian ini bertujuan memahami penafsiran ayat-ayat ta’awun dan implementasinya. Sumber utama adalah Tafsir Al-Munir, didukung kitab tafsir lain, jurnal, dan buku terkait. Analisis deskriptif digunakan untuk mengkaji penafsiran dan implikasinya. Hasil menunjukkan bahwa Syekh Wahbah Az-Zuhaili menafsirkan ta’awun sebagai tolong-menolong dalam kebaikan dan ketaatan pada syariat, bukan dalam dosa. Konsep ini terkait erat dengan takwa dan ketaatan kepada Allah. Penafsiran mencakup konteks historis dan dampak sosial ta’awun dalam memperkuat persatuan umat. Implementasi ta’awun meliputi saling membantu dalam kebaikan, menghindari kerjasama dalam keburukan, mengajak partisipasi masyarakat, membantu dengan ikhlas, bekerja sama, memberi bantuan moral dan praktis, membangun persatuan, berbagi ilmu, mendamaikan perselisihan, dan memperkuat persaudaraan Muslim.
Karakteristik Kebijaksanaan Menurut Al-Qur’an: Studi Komparasi Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah Khanif, Moch. Fahmi; Iqbal, Ipmawan Muhammad; Murdianto, Murdianto
Adh Dhiya | Journal of The Quran and Tafseer Studies Vol. 1 No. 2 (2024): adh Dhiya
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/adhy.v1i2.120

Abstract

The memorization of wisdom in the Qur'an is mostly addressed to prophets and apostles, namely wisdom which means al-Sunnah, knowledge of halal and haram, about secrets that are not known to ordinary people. Based on the background that has been described above, the author is interested in further examining the comparison of the interpretation of the meaning of wisdom in Tafsir Al-Azhar and Tafsir Al-Misbah. This research aims so that we can know the meaning of wisdom and know the differences and similarities in the interpretation of the meaning of wisdom in Al-Azhar and Al-Misbah commentaries. This research uses library research method, which is by collecting data and information related to wisdom. The data analysis technique used in this research is qualitative with muqarin (comparative) approach. The result of this research is Hikmah, which means wisdom. There is only one similarity in the interpretation of wisdom according to Buya Hamka and M. Qurash Shihab, namely, interpreting that what is meant by wisdom in the verse is the prophethood of prophet David and the book revealed to him, as well as the miracles that accompany it. The difference in interpretation between the two mufassirs explains the secrets of this life to the ummah and is the science of practice and scientific deeds, among others what is listed in the books of the taurat and the gospel.
Realize digital transformation in higher education Nida, Sofwatun; Murdianto; Setiyawan, Adhi; Sihono; Zefrizen, Arif
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol. 10 No. 2 (2025): Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v10i2.141-154

Abstract

This article examines the implementation of a technology-based PAI learning model at UNU Yogyakarta to meet the demands of the digital era. This study aims to describe the strategy for integrating technology into PAI learning and analyze its contribution to the effectiveness of the learning process. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews, participant observation, and documentation. The results of the study show that UNU Yogyakarta has successfully implemented an integrated digital learning model in the Islamic Religious Education (PAI) course . This system integrates the LMS platform, 2D and 3D-based animated video media for delivering materials , as well as digital application-based interactive quizzes for weekly formative evaluations. The use of digital technology has been shown to increase student learning engagement by 78%, based on the results observation of learning activities in the LMS, as well as improving critical thinking skills through case study-based assignments analyzed in online groups , finally the PAI learning technology integration model at UNU Yogyakarta is not only oriented towards technical aspects and learning efficiency, but also optimizes the strengthening of Islamic character.
Human's Relation with Others and the Universe in the Novel Syahadat Cinta by Taufiqurrahman Al-Azizy Murdianto, Murdianto; Taidah, Titin Nur
Lingua Franca Vol. 2 No. 1 (2023): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/lingua_franca.v2i1.2391

Abstract

Novel Syahadat Cinta by Taufiqurrahman Al Azizy is to photograph how humans relate to nature in depth. This research seeks to reveal the relationship between humans and fellow humans and the universe in the novel Syahadat Cinta by Taufiqurrahman al-Azizy. This research is a literature study (library research) with a mimetic approach. The data of this research is the relationship between humans and the universe. The data source for this research is the novel Syahadat Cinta by Taufiqurrahman Al-Azizy. Data collection techniques use documentation. At the same time, the data analysis technique uses content analysis. The results of this study indicate that The novel Syahadat Cinta by Taufiqurrahman Al-Azizy has the content of educating human relations with fellow human beings by cultivating good manners, being devoted to both parents, loving each other, apologizing, being generous and sincere. Educating human relations with the universe in the novel Syahadat Cinta by Taufiqurrahman Al-Azizy includes maintaining beauty and cleanliness and preserving ecosystems.
Hegemony, Discourse, and Power Relations in Intra-Campus Student Organizations in Mojok.Co’s Satirical Journalism Murdianto, Murdianto; Kirom, Ahmad
Lingua Franca Vol. 4 No. 2 (2025): Bahasa dan Sastra
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/lingua_franca.v4i2.8776

Abstract

This study examines hegemonic power relations within intra-campus student organizations in Indonesia by analyzing senior–junior interactions as represented in satirical journalistic content published by Mojok.co between January 2024 and August 2025. Using a qualitative library research design and content analysis, the study is theoretically grounded in Michel Foucault’s concept of power–knowledge relations and Antonio Gramsci’s theory of hegemony. The findings demonstrate that power operates predominantly through symbolic and discursive mechanisms rather than overt coercion, where seniority is constructed as a legitimate source of authority that enables seniors to define organizational norms and moral values such as loyalty, discipline, and obedience. These values are internalized by junior members through everyday discourse and organizational rituals, resulting in the normalization of hierarchical relations and the perception of domination as a form of consensus. The study concludes that intra-campus student organizations function not only as spaces for leadership development but also as arenas for the reproduction of hegemonic power, in which regeneration processes tend to perpetuate inequality by reproducing existing senior–junior hierarchies rather than fostering critical and egalitarian organizational practices.
Co-Authors -, Tiara Widya Antikasari - A'yun, Qurrota Abdulkadir Sunito, Melani Abid Rohmanu Adianty, Meliza Eka Adinda Muthiah Rana Ahmad Maghrobi, Zendi akhandi, farhan Aktris Nuryanti, Aktris Al Briham Jarmal Al Faaruuq, Umar Amrulloh, Muhamad Anitasari, Lia At Thoriq, Ibnu Nurjiin Brury Aziza, Humairo Azizah, Suci Midsyahri Diah Ayu Lestari, Diah Ayu Dio Renaldi Faeyza Ardhimas Wahyudya Fajri, Fadhilah Maulida Farida Aryani Faridah Faridah Febrina Melinda Nur Adawiyah Fikriawan, Suad Firdaus N.R, Arif Firdaus Hana Indriana Hanafi, Wahyu Hariyanto, Wahid Huky Arvi Loany Iqbal, Ipmawan Muhammad Jamianto, Jamianto Jasmine , Lidia Faiza Joko Hendra Saputra Kamilah, Azka Azzuhriya Khanif, Moch. Fahmi Khotimah, Robiatun Husnul Kirom, Ahmad Kusumawati, Anak Agung Eka Dharma Mahmudi Siwi Mega Atika Meliza Eka Adianty Mintyastuti, Dyah Sri Mulya, Prana Muti’ah, Khansa Shohabiyatul Nadham Kharismawan, Kevin Nanik Setyowati Nisa, Tri Ratna Chaniyatun Nissa, Sabilla Ainun Noor Miyono Nugroho, Sidiq Nur Cholilah Junita Dalimunthe Nurika Nuralifah Parwanto pengelola, pengelola Prasasti, Bagio Prasetyo, Ady Pratiwi, Andini Wulan Putra, Rizki Aditya Putra, Wahyu Hanafi Rahmadin, Tiara Putri Randi Firman Syah Rijal, Saadul Rilus Kinseng rohman, maulana Rokhani, Siti Saharuddin Samsudin Samsudin Saputra, Joko Hendra Sari, Nur Maulida Selviana, Yolanda Setiyawan, Adhi Sihono Sirajun Nasihin, Sirajun Siti Rokhani Sofwatun Nida, Sofwatun Sri Ismawati Suhartini, Endang Sulthoni, Akhmad Sumarsono, Cokro Wibowo Suparyani, Suparyani Supriati, Eny Susanna Syah, Muhammad Ramdhani Al Azraq Syah Syamsul Muqorrobin, Syamsul Taidah, Titin Nur Thessa Ayuningtias Thessa Ayuningtias, Thessa Toikun, Toikun Toikun Tubagus Wahid Fairuzziyad Rofif Wathoni, Syamsul Witasari, Rinesti Yovitha Yuliejantiningsih Zachari, A. 'Ainun Zeva Zachari, A. `Ainun Zeva Zachari, A‘ Ainun Zeva Zefrizen, Arif