Claim Missing Document
Check
Articles

Pengejawantahan Proteksi Diri terhadap Bahaya Napza melalui Pengetahuan Telaah Unsur Zat Beserta Sasana Olah Pernafasan di Smk Dwijendra Denpasar Anak Agung Gde Oka Widana; Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy; Ni Wayan Desi Bintari; Diah Prihatiningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9650

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan masa paling rawan dan sensitif terhadap perkembangan zaman. Karenanya perlu adanya pembekalan pengetahuan lebih holistik dan mendalam, sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sosial di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan, mempraktekkan serta membangun sistem proteksi diri bagi siswa SMK Dwijendra Denpasar terhadap bahaya NAPZA. Kegiatan dilaksanakan dengan cara bimbingan serta penyuluhan. Peserta kegiatan ini secara kuantitas berjumlah 24 orang siswa, yang didominasi oleh peserta didik perempuan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menunjukkan hasil bahwa: (1) Peserta pengabdian masyarakat di SMK Dwijendra Denpasar didominasi oleh perserta didik perempuan dalam rentang usia 17 tahun, (2) Pengejawantahan proteksi diri terhadap bahaya NAPZA dapat diimplementasikan dengan baik melalui sasana olah pernafasan guna memanajemen stres, dan (3) Pengujian sampel urine menunjukkan hasil jika siswa di SMK Dwijendra Denpasar dinyatakan bebas dari kandungan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Pengejawantahan proteksi diri terhadap bahaya NAPZA melalui sasana olah pernafasan dan pengujian sample urine berjalan dengan lancar dan menunjukkan hasil yang baik dengan tingkat responsibility yang tinggi. Kata Kunci: NAPZA, Unsur Zat, Sasana Olah Pernafasan  ABSTRACT Adolescence is the period most vulnerable and sensitive to the times. Therefore it is necessary to have a more holistic and in-depth provision of knowledge, as a provision in living social life in society. This service activity aims to introduce, practice and build a self-protection system for Dwijendra Denpasar Vocational School students against the dangers of drugs. Activities carried out by means of guidance and counseling. The participants in this activity were 24 students in quantity, which were dominated by female students. The implementation of this community service shows the results that; (1) Community service participants at Dwijendra Denpasar Vocational School are dominated by female students within the age range of 17 years, (2) self-protection against the dangers of drugs can be properly implemented through breathing exercise centers to manage stress, and (3) Urine sample testing shows results if students at Dwijendra Denpasar Vocational School are declared free from the content of narcotics, psychotropics and other addictive substances. The manifestation of self-protection against the dangers of drugs through breathing exercises and urine sample testing runs smoothly and shows good results with a high level of responsibility. Keywords: Drug, Substance Elements, Ethics of Breathing
IDENTIFIKASI RESIDU PESTISIDA ORGANOFOSFAT DAN KARBAMAT PADA BUAH DAN SAYUR YANG DIJUAL DI PASAR BADUNG DESA DAUH PURI KANGIN DENPASAR BALI TAHUN 2019 Nyoman Sudarma; Ni Luh Nova Dilisca Dwi Putri; Diah Prihatiningsih
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v4i1.1181

Abstract

Pestisida memiliki peranan penting dalam bidang pertanian.Jenis pestisida yang banyak digunakan adalah pestisida golongan organofosfat dan karbamat. Pestisida mengkontaminasi tanaman hasil pertanian berupa residu yang dapat terkonsumsi oleh konsumen. Residu pestisida tidak hanya menempel pada tanaman hasil pertanian, akan tetapi dapat diserap oleh akar dan batang dari tanah sehingga dapat terakumulasi pada umbi, batang, daun, dan buah. Residu pestisida dapat menyebabkan efek tidak langsung terhadap konsumen, akan tetapi dapat menimbulkan efek jangka panjang terhadap kesehatan, diantaranya gangguan syaraf dan metabolisme enzim.Pasar Badung merupakan pasar terbesar di Bali dan merupakan pusat perdagangan termasuk sayur dan buah yang didatangkan berbagai daerah baik dalam Bali maupun luar Bali. Mengingat sayur dan buah merupakan kebutuhan pangan masyarakat sehingga perlu dilakukan analisis terhadap residu pestisida yang menempel karena dapat mempengaruhi kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi residu pestisida golongan organofosfat dan karbamat pada sayur dan buah yang dijual di pasar Badung sehingga kadarresidu pestisida dapat dibandingkan sesuai dengan Batas Maksimum Residu (BMR) yang diijinkan menurut SNI 7313:2008 mengenai Batas maksimum residu pestisida pada hasil pertanian. Sampel sayur dan buah yang diidentifikasi sebanyak 15 yaitu sawi hijau, sawi putih, brokoli, kembang kol, wortel, kacang panjang, bayam, buncis, tomat, pokcay, selada, lemon, kentang, apel, dan anggur. Identifikasi residu pestisida dilakukan dengan alat GC-MS. Berdasarkan hasil identifikasi, ke lima belas sampel sayur dan buah tidak ada mengandung pestisida baik golongan organofosfat maupun karbamat.Kepada masyarakat disarankan agar masyarakat tetap waspada dalam mengkonsumsi maupun mengolah sayur maupun buah.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ni Komang Yuscika Devi; Ni Luh Gede Puspita Yanti; Diah Prihatiningsih
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.514

Abstract

Abstrak Kadar hemoglobin dalam darah merupakan indikator laboratorium yang digunakan untuk mengetahui prevalensi anemia pada ibu hamil. Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan utama di negara berkembang dengan tingkat kesakitan yang tinggi pada ibu hamil. Anemia dalam kehamilan dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya tidak mengkonsumsi cukup zat besi. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kadar hemoglobin sebelum dan setelah pemberian tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gianyar II. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen. Sampel yang digunakan sebanyak 35 ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil pemeriksaan hemoglobin ibu hamil trimester III sebelum mengkonsumsi tablet Fe memiliki rerata (mean) sebesar 10,95 g/dL, kadar minimum 9,6 g/dL dan kadar maksimum 12,1 g/dL. Hasil pemeriksaan hemoglobin ibu hamil trimester III sesudah mengkonsumsi tablet Fe memiliki rerata (mean) sebesar 11,61 g/dL, kadar minimum 10,1 g/dL dan kadar maksimum 13,2 g/dL. Hasil analisa data menunjukkan terdapat perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gianyar II dengan p-value sebesar 0.000 yang berarti p value < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian tablet Fe dapat membantu peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci: Hemoglobin, ibu hamil, tablet Fe
OPTIMALISASI PERAN PETUGAS KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DALAM PENCEGAHAN NARKOBA SERTA PENCATATAN RIWAYAT KESEHATAN Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; Anak Agung Gde Oka Widana; Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Januari 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i1.2405

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat STIKes Wira Medika Bali di STT Taman Sri Wedari Badung, ini bertujuan untuk meningkatkan peran petugas kesehatan untuk peningkatan mutu pelayanan dalam pencegahan narkoba serta pencatatan Riwayat kesehatan. Peserta pengabdian masyarakat adalah remaja yang berasal dari berbagai sekolah menengah maupun sekolah tinggi yang tergabung di STT Taman Sari Wedari. Kegiatan diawali dengan pengisian kuisioner pre-test pengetahuan baya penyalahgunaan narkoba serta pencatatan Riwayat kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan oleh narasumber dan dilakukan Kembali pengisian kuisioner post-test. Hasil dari pengisian kuisioner setelah dilakukan penyuluhan mengalami peningkatan yaitu sebesar 97,32% siswa memahami tentang bahaya akibat penyalahgunaan dan pemeriksaan narkoba serta mengalami peningkatan sebesar 7,8 mengenai pencatatn Riwayat kesehatan. Selama melakukan penyuluhan siswa sangat antusias dalam mendengarkan pemateri, untuk itu diharapkan kegiatan ini digalakkan khususnya di dunia Pendidikan.
Optimalisasi Peran Usaha Kesehatan Sekolah Dalam Mewujudkan Siswa Bebas Napza Di Smk Kesehatan PGRI Denpasar Ni Wayan Desi Bintari; Prihatiningsih, Diah; Purwanti, Ika Setya; Devhy, Ni Luh Putu; Widana, Anak Agung Gde Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i2.474

Abstract

Peredaran dan penyalahgunaan NAPZA di Bali pada tahun 2018 dilaporkan mencapai 500 orang. Hal tersebut menjadi permasalahan serius yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, sekolah dan orang tua. Dalam mewujudkan siswa bebas NAPZA peran sekolah dalam memberikan promosi kesehatan sangat penting. Promosi kesehatan dapat dilakukan oleh kader kesehatan UKS sebagai contoh (role model) yang mampu menyampaikan terkait bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada teman sebayanya. Upaya strategis tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan UKS SMK Kesehatan PGRI Denpasar terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA serta memberikan pengenalan terhadap pemeriksaan narkoba dengan metode strip test sehingga dapat membantu mengoptimalkan peran UKS dalam mewujudkan siswa bebas NAPZA. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi pemeriksaan NAPZA oleh tim penyuluh kepada kader kesehatan SMK Kesehatan PGRI Denpasar sebanyak 20 orang pada 7-9 Desember 2022. Hasil pengabdian masyarakat ini diketahui terdapat peningkatan pengetahuan kader kesehatan UKS terhadap gambaran, dampak penyalahgunaan dan teknik pemeriksaan NAPZA. Berdasarkan hasil analisa statistik dengan uji Wilcoxon diketahui terdapat perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan nilai signifikansi sebesar <0,001. Siswa kader kesehatan UKS SMK Kesehatan PGRI Denpasar juga mampu mempraktekkan secara berkelompok tahapan pemeriksaan NAPZA golongan amphetamine, morfin dan tetrahidrokanabinol dengan metode strip test melalui pendampingan tim penyuluh. Melalui pembekalan materi-materi tersebut kepada siswa diharapkan mampu mendukung optimalisasi peran UKS dalam mewujudkan siswa-siswi bebas NAPZA. Kata kunci : Narkoba, psikotropika, promosi kesehatan, strip test
Hubungan Antara Kadar Merkuri Dalam Darah Dengan Jumlah Total Leukosit Pada Komunitas Ibu-Ibu Di Muara Angke Timorensa, Katharina Novika; Prihatiningsih, Diah; Sudarma, Nyoman; Prasetya, Didik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i2.540

Abstract

Paparan merkuri merupakan isu kesehatan global yang signifikan, terutama di daerah pesisir seperti Muara Angke, yang terdampak pencemaran akibat aktivitas manusia dan konsumsi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat hubungan antara kadar merkuri dalam darah dan jumlah total leukosit pada komunitas ibu-ibu di Muara Angke. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik quota sampling, melibatkan 25 responden dari komunitas ibu-ibu PKK RW 01 Muara Angke. Kuota ditetapkan untuk mencerminkan proporsi kelompok dalam populasi. Kadar merkuri diukur dengan metode ICP-MS menggunakan alat Agilent 7700 X, sementara jumlah total leukosit diukur dengan Fluorescence Flow Cytometry menggunakan alat Sysmex XN-550. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk analisis data. Hasil menunjukkan rata-rata kadar merkuri dalam darah sebesar 6,36 µg/L (rentang 3,2 hingga 16,7 µg/L) dan rata-rata jumlah total leukosit sebesar 9,24 x 10³/uL (rentang 6,3 hingga 18,5 x 10³/uL). Uji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,233 dengan nilai p = 0,262, yang menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara kadar merkuri dan jumlah total leukosit di komunitas tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dampak kesehatan paparan merkuri di komunitas lokal dan menekankan pentingnya pemantauan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.   Kata Kunci: Merkuri, Jumlah Total Leukosit, Muara Angke
The Relationship Between Adolescent Social Determinants Factors at the Various Parental Activities on Self-Efficacy for Choosing Healthy Foods Abadi, Moh Fairuz; Wati, Ni Made Nopita; Prasetya, Didik; Prihatiningsih, Diah; Idayani, Sri; Mirayanti, Ni Ketut Ayu; Pamungkas, Mohammad Adreng
Public Health of Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024): July - September
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v10i3.814

Abstract

Background:Adolescent self-efficacy in choosing healthy foods is closely related to the incidence of obesity. According to WHO data, the obesity rate among children and adolescents increased from 18% to 19.3% between 2016 and 2021, and this rising trend is also observed in Indonesia. Understanding the factors that influence adolescents' eating habits is essential for comprehending their behavior in selecting healthy foods and designing effective interventions to promote healthier eating habits among this age group. Objective:This study aimed to determine the level of adolescent self-efficacy in choosing healthy foods and to examine the relationship between various social determinants such as gender, class, age, and parental activities and adolescent self-efficacy in selecting healthy foods. Additionally, this study tested parental activities as a moderating variable for factors significantly influencing adolescent self-efficacy in choosing healthy foods. Methods:A quantitative descriptive design was employed for this study. The population consisted of high school students, with a total of 408 respondents selected through non-probability cluster sampling. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate regression statistical tests. Results:The findings revealed that 57.8% of respondents exhibited a moderate level of self-efficacy in choosing healthy foods, 35.5% showed a strong level of self-efficacy, and 6.6% demonstrated a low level of self-efficacy. Age was the only variable significantly influencing adolescents' ability to choose healthy foods, with a significance level of 0.039 (P < 0.05). Parental activities were not found to significantly moderate the relationship between age and the level of self-efficacy in choosing healthy foods. Conclusion:Age is a significant factor influencing adolescent self-efficacy in choosing healthy foods. However, parental activities do not significantly moderate the relationship between age and adolescent self-efficacy in food selection. Keywords:Adolescent, Feeding Behavior, Meals, Parents, Social Determinants of Health.
Deteksi dini infeksi saluran kemih dan kesadaran napza di SMA PGRI 4 Denpasar Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; Ika Setya Purwanti; Anak Agung Gde Oka Widana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25919

Abstract

Abstrak Infeksi saluran kemih (ISK) adalah masalah kesehatan yang sering muncul akibat kebiasaan buruk dalam menjaga kebersihan diri, khususnya di area urogenital. Remaja berisiko lebih tinggi terkena ISK karena sering mengabaikan kebersihan pribadi. Selain itu, penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) juga menjadi ancaman serius bagi remaja. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA PGRI 4 Denpasar bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pencegahan ISK dan bahaya Napza. Program ini bekerja sama dengan SMA PGRI 4 Denpasar sebagai mitra utama dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan demonstrasi pemeriksaan ISK dan Napza. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 33,33% siswa memiliki pengetahuan cukup dan 50% memiliki pengetahuan kurang tentang ISK, sementara 50% siswa memiliki pengetahuan cukup dan 16,67% memiliki pengetahuan kurang tentang Napza. Setelah kegiatan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan: 91,67% siswa memiliki pengetahuan baik tentang ISK (peningkatan 116%) dan 100% memiliki pengetahuan baik tentang Napza (peningkatan 67%). Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program PKM dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai ISK dan Napza. Peningkatan pengetahuan ini berbanding lurus dengan peningkatan kesadaran siswa, karena pemahaman yang lebih baik biasanya meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku positif. Kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menghindari penyalahgunaan Napza meningkat sejalan dengan pengetahuan mereka yang lebih baik setelah mengikuti program ini. Implikasi dari program ini menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencegahan masalah kesehatan remaja, serta pentingnya dukungan dari keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan remaja.Kata kunci: pengetahuan; kesadaran; napza;  ISK; remaja Abstract Urinary tract infections (UTIs) are a common health issue often resulting from poor personal hygiene, especially in the urogenital area. Adolescents are at a higher risk of developing UTIs due to frequently neglecting personal hygiene. Additionally, substance abuse (narcotics, psychotropics, and other addictive substances) poses a serious threat to adolescents. The Community Service Program (PKM) at SMA PGRI 4 Denpasar aims to increase adolescents' knowledge and awareness of UTI prevention and the dangers of substance abuse. This program collaborates with SMA PGRI 4 Denpasar as the main partner in educational activities, socialization, and demonstrations of UTI and substance abuse screenings. Pre-test results showed that 33.33% of students had moderate knowledge and 50% had poor knowledge about UTIs, while 50% of students had moderate knowledge and 16.67% had poor knowledge about substance abuse. After the program, post-test results showed a significant improvement: 91.67% of students had good knowledge about UTIs (a 116% increase), and 100% had good knowledge about substance abuse (a 67% increase). This improvement indicates the effectiveness of the PKM program in enhancing students' understanding of UTIs and substance abuse. The increase in knowledge is directly proportional to an increase in students' awareness, as better understanding typically enhances awareness and encourages positive behavioral changes. Students' awareness of the importance of maintaining hygiene and avoiding substance abuse increased in line with their improved knowledge after participating in this program. The implications of this program emphasize the importance of continuous education and the involvement of various parties in preventing adolescent health issues, as well as the crucial role of family and community support in creating an environment that promotes adolescent health. Keywords: knowledge; awareness; substance abuse; UTIs; adolescents
Optimalisasi Kesehatan Remaja Melalui Deteksi Dini Infeksi Saluran Kemih Di Smk Kesehatan Bali Medika Bintari, Ni Wayan Desi; Prihatiningsih, Diah; Ika Setya Purwanti, Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Devhy; Widana, A.A. G. Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.586

Abstract

Kelompok usia remaja merupakan periode masa transisi sehingga mempunyai permasalahan yang cukup kompleks. Adanya perubahan fisiologis serta perubahan hormon yang fluktuatif pada remaja menimbulkan adanya peningkatan resiko infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih merupakan masalah kesehatan karena kebiasaan yang kurang baik dan bisa menjadi faktor terjadinya infeksi saluran kemih, seperti kurang menjaga personal hygiene yang baik khususnya pada sistem urogenitalia. Berdasarkan analisa situasi tersebut pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK Kesehatan Bali Medika pada Desember 2023 dengan tujuan memberikan edukasi terkait deteksi dini ISK pada remaja. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui edukasi berupa ceramah dengan media audiovisual dan demonstrasi terkait deteksi ISK dengan pemeriksaan rapid test dipstick urine. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait gambaran umum, faktor resiko dan pencegahan kejadian ISK pada remaja yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai post test siswa. Berdasarkan hasil pre test sebanyak 15% memiliki pengetahuan yang baik, 31% cukup dan 14% kurang. Setelah peserta diberikan edukasi terjadi peningkatan hasil post test dimana sebanyak 88% siswa telah memiliki pengetahuan yang baik dan 12% memiliki pengetahuan yang cukup. Selain itu siswa juga mendapatkan pengetahuan dan pengalaman terkait pemeriksaan screening ISK beserta pengelolaan spesimen yang baik untuk pemeriksaan tersebut. Kata kunci : Infeksi saluran kemih, Personal hygiene, Uji dipstick
IDENTIFIKASI KUALITAS MATA AIR SEBAGAI SUMBER AIR MINUM TANPA PENGOLAHAN DI DESA KUKUH, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN, BALI, TAHUN 2018: IDENTIFICATION THE QUALITY OF SPRINGS AS A SOURCE OF DRINKING WATER WITHOUT PROCESSING IN KUKUH VILLAGE, MARGA DISTRICT, TABANAN REGENCY, BALI, IN 2018 Putri, Ni Luh Nova Dilisca Dwi; Sudarma, Nyoman; Prihatiningsih, Diah
Bali Medika Jurnal Vol 5 No 1 (2018): Bali Medika Jurnal Vol 5 No 1 July 2018
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v5i1.28

Abstract

Pendahuluan : Air merupakan sumber daya alam yang dilukan untuk hajat hidup orang banyak (Efendi, 2003). Berdasarkan . Men. Kes. No. 492/MENKES//IV/2010, bahwa air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan memenuhi syarat kesehatan dapat langsung diminum. Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan terbagi menjadi 8 banjar dinas, salah satunya adalah banjar dinas Tatag yang menjadi pusat dalam pemanfaatan sumber mata air minum pada wilayah desa tersebut. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif tentang uji kelayakan kualitas air berdasarkan parameter kimia dan mikrobiologi dari sumber mata air di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Hasil: Hasil identifikasi kelayakan kualitas air minum yang telah dilakukan sebanyak tiga kali pengujian, yaitu pada bulan (Mei, Juli, September) pada tahun 2018 memberikan hasil: a). Pemeriksaan parameter kimia menunjukkan bahwa seluruh parameter yang diujikan berada pada standar yang dibolehkan, sedangkan b). Pemeriksaan parameter mikrobiologi menunjukkan hasil adanya kandungan bakteri Fecal coli pada sampel mata air dengan jumlah rata-rata 100 Fecal coli/100 mL. Diskusi : Berdasarkan hasil identifikasi pada parameter kimia menunjukkan bahwa hasil identifikasi parameter kimia telah sesuai dengan standar kualitas air minum, sedangkan parameter mikrobiologi belum memenuhi standar kualitas air minum disebabkan adanya kandungan bakteri Fecal coli pada sampel mata air dengan jumlah rata-rata 100 Fecal coli/100 mL. Kata Kunci : Kualitas mata air, Parameter Kimia, Parameter Mikrobiologi. ABSTRACT Introduction: Water is a natural resource needed for the livelihood of many people. Drinking water is water with or without processing that meet health requirements and can be drunk directly, this is based on . Men Kes No. 492/MENKES//IV/2010. Kukuh Village, Marga District, Tabanan Regency is divided into 8 banjar dinas, one of which is the Banjar Tagtag, which is the center of the utilization of drinking water sources in the village area. Method: The type of research used is a descriptive study of the feasibility of water quality based on chemical and microbiological parameters on water from a spring source in Kukuh Village, Marga District, Tabanan Regency. Results: The results of the identification of the feasibility of drinking water quality that has been carried out three times tn the month of May, July, and September. The results of the identification of chemical and microbiological parameters were : a). Chemical parameters, showed that all identified parameters are at the missible level. c). Microbiological parameters showed the results of Fecal coli contents in spring samples with and an average number of 100 Fecal coli/100 mL. Discussion: The results of the identification of chemical and microbiological parameters indicated that the identification of chemical parameters were in accordance with drinking water quality standards, while the microbiological parameters did not meet drinking water quality standards, because in the water sample there was the content of Fecal coli bacteria in the spring samples with and average number of 100 Fecal coli/100 mL. Keywords : Quality of Springs, Chemical Parameters, Bacteriological Parameters
Co-Authors A.A Gde Oka Widana A.A Gde Oka Widana A.A Gde Oka Widana5 Oka Widana A.A. Gede Oka Widana AA Gde Oka Widana Abadi, Moh Fairuz Abadi, Moh. Fairuz Abdi Pertiwi, Dwi Liana Agus Ferry Sutrisna Putra, I Gusti Putu Aminah Aminah Anak Agung Ayu Eka Cahyani Anak Agung Oka Widana Andini, Ni Komang Sukra Anggraini, Desty Prastika Cahyani, Anak Agung Ayu Eka Dabi, Aberina Dewi, Luh Putu Diah Kusuma Didik Prasetya Dilisca Dwi Putri, Ni Luh Nova Fahri, Muhamad Gomes, Juvita Da Costa Gusti Ayu Kristalia Mustika Dewi I Gusti Ayu Agung Diah Dwi Sukma I Gusti Putu Agus Ferry Sutrisna I Gusti Putu Agus Ferry Sutrisna Putra I K. Putra Juliantara Ika Setya Purwanti Ika Yulfitrah James Sibarani Kariana, I Komang Kirawan, I Komang Yoki Laksmi, I Gusti Ayu Putu Satya M. FAIRUZ ABADI, M. FAIRUZ Mirayanti, Ni Ketut Ayu Nastiti, Herwin Rizky Ni Kadek Ayu Cintya Dewi Ni Komang Ayu Resiyanthi Ni Komang May Tri Arwindi Ni Komang Yuscika Devi Ni Luh Gede Puspita Yanti Ni Luh Putu Devhy Ni Luh Putu Devhy Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Devhy Ni Made Puspawati Ni Made Putri Sumyarini Ni Made Widyanthi Ni Putu Nanik Haryani Ni Wayan Desi Bintari Nopita Wati, Ni Made Nopita Wati, Ni Made Nuraini, Deswinda Fadhilah Nyoman Sudarma Nyoman Sudarma Pamungkas, Moh. Adreng Pamungkas, Mohammad Adreng Parwati, Putu Ayu Prasetya, Didik Puspita Yanti, Ni Luh Gede Putri, Maylina Putri, Ni Luh Nova Dilisca Dwi Putu Ayu Parwati Putu Gede Subhaktiyasa Putu Thrisna Dewi, Ni Luh Rastuti, Luh Putu Anik Santos, Silvino Dos Sari, Lia Cahya Sherly Novitasari Sri Idayani, Sri Sugyantari, Pande Putu Sutrisna Putra, I Gusti Putu Agus Ferry Timorensa, Katharina Novika Wangi, Ni Putu Ayu Cendana Wati, Ni Made Nopita Wati, Wayan Shinta Widana, A.A. G. Oka Widana, A.A.G. Oka Widana, Anak Agung Gde Oka Yanti, Ni Luh Gede Puspita