Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan dan Profesionalitas Guru Dengan Mutu Pendidikan di MTS Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Latief, Abdullah; Damopolii, Mujahid; Mobonggi, Arten H.
Irfani Vol. 15 No. 2 (2019): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v15i2.1166

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam tesis ini yakni (1) Apakah terdapat hubungan gaya kepemimpinan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan di MTs Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo? (2) Apakah terdapat hubungan profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan di MTs Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo?. (3) Apakah terdapat hubungan gaya kepemimpinan dan profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan di MTs Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo? Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis hubungan gaya kepemimpinan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan (2) Untuk menganalisis hubungan profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan. (3). Untuk menganalisis hubungan gaya kepemimpinan dan profesionalitas terhadap mutu pendidikan.Jenis penelitian ini tergolong penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Korelasi. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan melalui penyebaran kuesioner/angket, dan observasi, sertadokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui yaitu dengan menggunakan uji korelasi untuk menjawab hipotesis.Hasil penelitian yakni (1) berdasarkan Nilai Signifikansi antara Gaya Kepemimpinan Guru (X1) dengan Mutu Pendidikan (Y) adalah sebesar 0.000 < 0.05, yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara Kepemimpinan Guru (X1) dan Mutu Pendidikan (Y). Karena Nilai Korelasi bernilai positif maka artinya hubungan antara kedua variabel bersifat positif atau dengan kata lain semakin meningkat gaya kepemimpinan guru maka mutu pendidikan juga akan meningkat. Maka pada hipotesis 1, Ho ditolak dan Ha diterima jadi, Terdapat korelasi yang signifikan antara Gaya Kepemimpinan Guru dengan mutu pendidikan. Korelasi variabel gaya kepemimpinan guru dengan variabel mutu pendidikan didapatkan data korelasi sebesar 42.1 %. (2) Nilai signifikansi variabel Profesionalitas Guru (X2) dengan Mutu Pendidikan (Y) adalah 0.039 < 0.05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara Profesionalitas Guru (X2) dan data Mutu Pendidikan (Y). Karena Nilai Korelasi bernilai positif maka artinya hubungan antara kedua variabel bersifat positif atau dengan kata lain semakin meningkat profesionalitas guru maka mutu pendidikan juga akan meningkat.
Fungsi Manajemen dalam Pengelolaan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Umum Anuli, Yahya Yunus; Damopolii, Mujahid
Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah AL-jauhari
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/jiaj.v8i2.3723

Abstract

The curriculum as an educational programme (ideal curriculum) emphasises the operational learning process and becomes an important component in the national education system which is interrelated in an integrated manner to achieve national education goals. The purpose of this article is to analyse the management function in the management of independent learning curriculum learning in public schools. The approach used in this research is a qualitative approach. The results show that management functions can be distilled into three main functions, namely planning, implementation, and supervision. The stages of curriculum implementation: (1) Programme development, including annual, semester or quarterly, monthly, weekly, and daily programs. In addition, there is also a guidance and counseling program or remedial program; (2) Implementation of learning. That is the process of interaction between learners and their environment so that there is a change in behavior for the better; (3) Evaluation, a process carried out throughout the process of implementing the curriculum quarterly or semester as well as formative or summative final assessment includes an overall assessment as a whole for the purposes of evaluating curriculum implementation.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI METODE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS V SDN 4 LIMBOTO Muluto, Fitri Yanti; Damopolii, Mujahid; Akolo, Ingka Rizkyani
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.17316

Abstract

AbstractThis study aims to improve the science learning outcomes of fifth-grade students of SD Negeri 4 Limboto through the application of learning with the group investigation method on the material of light and its properties. This study uses the type of Classroom Action Research (CAR) with a group investigation method approach. The data collection techniques used in this study are observation, documentation, and tests (evaluation). Then the collected data will be analyzed based on the achievement of classical learning completeness with an average completeness achievement of 85%. The results of the study indicate that the application of learning with the Group Investigation method can improve the science learning outcomes of fifth-grade students of SD Negeri 4 Limboto on the material of light and its properties. The average value of student learning outcomes experienced a significant increase, namely from the pre-cycle of 54.52 with a completeness of 23.81%, increasing in the first cycle to 79.28 with a completeness of 71.43%, and in the second cycle reaching 88.57 with a completeness of 90.48%. In addition to improving cognitive aspects, this method also has a positive impact on students' affective and social aspects, such as active participation in discussions, courage to express opinions, ability to work together, and a sense of responsibility. Therefore, learning using the Group Investigation method can be used as an effective alternative learning strategy to improve the quality of learning outcomes while developing students' social skills.Keywords: Group Investigation, Learning Outcomes, Science AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 4 Limboto melalui penerapan pembelajaran dengan metode group investigation pada materi cahaya dan sifat-sifatnya. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan metode group investigation. Adapun teknink pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan tes (evaluasi). Kemudian data yang telah dikumpulkan akan dianalisis berdasarkan capaian ketuntasan belajar klasikal dengan capaian ketuntasan rata-rata 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan metode Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 4 Limboto pada materi cahaya dan sifat-sifatnya. Nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan signifikan, yaitu dari pra siklus sebesar 54,52 dengan ketuntasan 23,81%, naik pada siklus I menjadi 79,28 dengan ketuntasan 71,43%, dan pada siklus II mencapai 88,57 dengan ketuntasan 90,48%. Selain peningkatan aspek kognitif, metode ini juga berdampak positif terhadap aspek afektif dan sosial siswa, seperti keaktifan dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab. Dengan demikian, pembelajaran dengan metode Group Investigation dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas hasil belajar sekaligus membangun keterampilan sosial siswa.Kata Kunci: Group Investigation, Hasil Belajar, IPA
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MEDIA LINGKAR CUACA AJAIB DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI CUACA KELAS III SDN 2 BULANGO TIMUR Lawani, Nur Ain; Damopolii, Mujahid; Hiola, Zohrawaty
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.17597

Abstract

AbstractThis study aims to improve learning outcomes through the application of the magic weather circle media to improve learning outcomes in science learning on weather material in class III of SDN 2 Bulango Timur. The type of research used is classroom action research. The subjects in this study were 1 class teacher and 17 class III students and the object in this study was the application of the android-based magic weather circle media to improve learning activities. The results of the study showed an increase in student understanding through the magic weather circle learning media. Pre-cycle data, initially showed the percentage of students whose understanding was only 33.35% increasing to 67.38% in cycle I increasing again in cycle II by 86.72% thus the difference in comparison from pre-cycle - cycle I is 40.33% the difference in comparison from cycle I - cycle II is 31.67% then from pre-cycle - cycle II has a difference comparison of 40.33%. Understanding is increased through the magic weather circle learning media by carrying out 2 actions in each cycle, namely cycle I as many as 2 meetings. The implementation of this learning begins with safe preparation including preparation of the media used for the lesson accompanied by researcher observations.Keywords: Learning Outcomes, Magic Weather Circle Media, Science, Weather Material AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui Penerapan media lingkar cuaca ajaib untuk meningkatkan hasil Belajar pada  pembelajaran IPAS  materi cuaca di kelas III SDN 2 Bulango Timur. Jenis penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas dan 17 orang siswa kelas III dan objek dalam penelitian ini adalah Penerapan media lingkar cuaca ajaib berbasis android untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan Terjadi peningkatan pada pemahaman peserta didik melalui media pembelajaran lingkar cuaca ajaib. Data prasiklus, awalnya menujukan presentase peserta didik yang pemahamnya hanya 33,35% meningkat menjadi 67,38% pada siklus I meningkat lagi pada siklus II sebanyak 86,72% dengan demikian selisih perbandingan dari prasiklus – siklus I yakni 40,33% selisih perbandingan siklus I –siklus II 31,67% kemudian dari prasiklus – siklus II memiliki perbandingan selisih 40,33%. Pemahaman ditingkatkan melalaui media pembelajaran lingkar cuaca ajaib dengan melakukan 2 kali tindakan pada setiap siklus, yakni siklus I sebanyak 2 kali pertemuan. Pelaksaan pembelajaran ini diawali dengan persiapan yang diaman meliputi persiapan media yang diapakai untuk pelajaran yang disertakan dengan pengamatan peneliti. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Lingkar Cuaca Ajaib, IPAS, Materi Cuaca