Claim Missing Document
Check
Articles

EEG Power Analysis of Children with Autism Spectrum Disorders (ASD) Based on EIBI Curriculum Levels Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Setiawan, Rudi; Sopandi, Asep Ahmad; Efrina, Elsa; Kusumastuti, Grahita
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 4 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.4.2211

Abstract

Early Intervention Behavioral Therapy as a method has been shown to aid children diagnosed with Autism in adjusting behavior through Applied Behavior Analysis. While there are three levels of ABA, EIBI does not provide a concrete metric of what separates between the individual levels. The current study focuses on differentiating the electrical patterns found in EEG in children and plans to explore how EIBI can serve across the ABA spectrum. The electrodes F3, F4, C3, C4, P3, P4, O1, and O2 were used to capture the EEG signals and were utilized in estimating the power, spectral density using the Welch method. It was observed during the statistical examination that there existed differences in the results of power across the frequency band amongst the groups. The higher levels of Alpha lead us to believe that there was better emotional management. The chronic group was shown to have more prominent Delta power reflecting weakened control. Comparatively, beginning level’s theta power was found to be higher across all groups showcasing change in attention requiring tasks. Due to greater focus being placed on the lower range frequency activity there existed no noteworthy changes in the Beta and Gamma portions. These findings highlight the role of EIBI in neuromodulation in the Alpha and Delta bands, and its application in the enhancement of emotional and neurological stability. EEG is an effective measure as it quantifies EIBI outcomes. Further studies should examine the long-term effects and enhance curriculum concepts to increase the efficacy of the interventions.
Validasi buku referensi asesmen gaya belajar anak gangguan spektrum autism (GSA) pasca pengukuran Quantitative Electroencephalography (QEEG) Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Setiawan, Rudi; Sopandi, Asep Ahmad; Fatmawati, Fatmawati; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Iswari, Mega; Marlina, Marlina; Safaruddin, Safaruddin
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 4 (2022): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020221191

Abstract

Pengukuran Quantitative Electroencephalography (QEEG) adalah metode untuk mempelajari gambaran aktivitas listrik yang terekam di otak secara objektif. Berdasarkan beberapa riset terkait QEEG, gaya belajar ditunjukkan oleh adanya dominansi belahan/bagian otak tertentu yang akan mempengaruhi proses belajar. Guna meningkatkan ketercapaian intervensi EIBI, disusunlah suatu buku sebagai referensi guru dalam melakukan asesmen gaya belajar anak GSA yang mengadopsi pendekatan hasil pengukuran QEEG. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kesesuaian komponen buku berdasarkan hasil validasi dari tenaga ahli. Komponen validasi buku pedoman ini, meliputi isi, konstruk dan bahasa (keterbacaan) dengan melibatkan tenaga ahli (validator) sebanyak 11 orang Kepala sekolah dan Guru SekolahLuar Biasa melalui proses Focus Group Discussion (FGD). Skala validitas yang digunakan ialah skala likert 5 poin. Poin 5 untuk indikator sangat tepat dan poin 1 untuk indikator sangat tidak tepat. Hasil analisis padaPercentage of Agreement (R) dan Cronbach's Alphauntuk validasi isi, yakni 4,13±0,28 (sangat valid), R=77% dan α = 0,940 (Excellent Reliability). Pada komponen validasi konstruk menunjukkan rerata 4.20 (sangat valid), R=75% dan α = 0,896 (Good Reliability). Lalu, pada validasi bahasa diperoleh 4,23±0,13 (sangat valid), R=75% dan α = 0,967 (Excellent Reliability). Jadi, disimpulkan bahwa buku sangat valid dan dapat diimplementasikan sebagai bahanreferensi asesmen gaya belajar GSA.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Orton Gillingham bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan (Single Subject Research Kelas VI di SLB Serasi Payakumbuh) Zulfarahmi, Vivi; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Sopandi, Asep Ahmad; Arnez, Gaby; Yuliana, Syari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3803

Abstract

This research began from a problem experienced by a sixth-grade student with mild intellectual disabilities who was unable to read at the beginning level, especially words with the KV-KVK pattern. The student could only read KV syllables and KV-KV patterned words. To address this issue, the Orton Gillingham method was used, which has been proven to enhance early reading skills. This study aims to improve beginning reading abilities through the Orton Gillingham method for students with mild intellectual disabilities. This research used a quantitative approach with a Single Subject Research (SSR) design of the A-B type. The subject was one student with mild intellectual disability. The independent variable was the Orton-Gillingham method, while the dependent variable was the student's early reading ability. Data were collected through tests and analyzed visually using graphs. The results showed an improvement from 30% during the baseline phase (three sessions) to 100% by the end of the intervention phase (seven sessions). Thus, the Orton-Gillingham method was effective in improving early reading skills in a student with mild intellectual
EFEKTIVITAS MEDIA KOMIK STRIP DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MEMBACA PEMAHAMAN LITERAL BAGI ANAK KESULITAN MEMBACA Zhafirah, Rifdah; Marlina, Marlina; Damri, Damri; Sopandi, Asep Ahmad; Handayani, Endang Sri; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Taufan, Johandri; Arnez, Gaby
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 3 (2025): September (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i3.855

Abstract

The problem underlying this research is that many students are still unable to understand the reading they read. So, with the child's inability to read literal comprehension affects the child's learning outcomes. The purpose of this study was to determine the effectiveness of interactive digital comic strip media to improve literal reading comprehension for children with reading difficulties. The study was conducted using an experimental research type in the form of a single subject study with an A-B-A design. The data analysis technique was in the form of visual graphics and the research instruments were in the form of oral and written tests. Where in the baseline data collection (A) is the child's initial ability to read literal comprehension, Intervention (B) is the ability to read literal comprehension when the treatment was given, and the second baseline data (A2) is the child's ability to read literal comprehension when the treatment was withdrawn. The results of the study showed that there was a significant increase in the ability to read literal comprehension after being given treatment in the form of interactive digital comic strip media. This shows that interactive digital comic strip media is effective for use in learning literal reading comprehension for children who have reading difficulties. Improvements occurred both in terms of the amount of information understood, the ability to remember the contents of the reading, and the accuracy of answering literal questions.
Meningkatkan Kemampuan Memasang Celana Melalui Teknik Modelling Bagi Siswa Down Syndrome di Kelas II SLB N 1 Panti Afnika, Selvia; Sopandi, Asep Ahmad; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Arnez, Gaby; Muspita, Rila
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134233

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan siswa down syndrome yang ditemukan di kelas II SLBN 1 Panti yaitu permasalahan pada kemampuan memasang celana masih memerlukan bantuan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah teknik modelling mampu untuk meningkatkan kemampuan memasang celana bagi siswa down syndrome. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain berbentuk A-B. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa down syndrome di kelas II SLBN 1 Panti. Selanjutnya pengumpulan data dengan tes perbuatan dan teknik analisis data. Hasil analisis sebanyak 10 kali pengamatan data yang diperoleh yaitu pada baseline (A) 41,66%, 50%, 50%, 50%. Dan pada pengamatan pada kondisi intervensi (B) yaitu 58,33%, 50%, 58,33%, 66,66%, 83,33%, 83,33%. Dapat disimpulkan hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik modelling mampu meningkatkan kemampuan memasang celana bagi siswa down syndrome.
Pelatihan Penggunaan Instrumen Identifikasi M-CHAT dan CARS bagi Guru Sekolah Luar Biasa Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Marlina, Marlina; Sopandi, Asep Ahmad
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02900

Abstract

Guru sebagai tenaga profesional perlu memiliki kemampuan melakukan identifikasi kepada peserta didiknya. Identifikasi merupakan proses menemukenali yang memiliki gangguan tertentu, khususnya anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA). Keterbatasan guru dalam melakukan identifikasi pada anak GSA berpengaruh pada program pembelajaran yang akan diberikan. Melalui pelatihan penggunaan instrumen identifikasi M-CHAT dan CARS bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) membantu proses identifikasi bagi anak GSA. Pengumpula data dilakukan dengan melakukan pretest dan postest untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam melakukan identifikasi menggunakan instrumen M-CHAT dan CARS. Kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam melakukan identifikasi pada anak GSA. 
Peran Guru Pembimbing Khusus pada Anak Disleksia di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Yunita, Melisa; Ardisal, Ardisal; Sopandi, Asep Ahmad
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 1 No. 1 (2017): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh temuan dilapangan saat proses pembelajaran guru kelas menerangkan materi pelajaran dengan cepat, tidak ada pengulangan materi, sedangkan di kelas terdapat disleksia, sehingga anak merasa bingung. Sedangkan guru tidak terfokus pada anak yang mengalami kesulitan, karena guru kelas harus membagi perhatiannya kepada semua anak. Peran GPK dibutuhkan untuk membimbing anak. Tujuan penelitian ini melihat tentang peran GPK dalam proses pembelajaran pada anak disleksia di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif SD Negeri 15 Ulu Gadut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah GPK. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara teknik dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GPK melaksanakan tugasnya. GPK melaksanakan identifikasi, asesmen dan GPK berkerjasama dalam pengembangan kurikulum sekolah. GPK menjalin kerjasama dengan kepala sekolah, guru kelas, orang tua, dan lembaga terkait. GPK membimbing anak dalam proses pembelajaran dan memberikan layanan khusus pada anak disleksia.
Meningkatkan Kemampuan Matematika Penjumlahan 1-50 melalui Media Blokjes Braille Bagi Anak Tunanetra Firdaus, Wafi Maulana; Mahdi, Arisul; Damri, Damri; Sopandi, Asep Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14623

Abstract

Artikel ini membahas tentang peningkatan kemampuan penjumlahan 1-50 menggunakan media blokjes pada anak tunanetra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR). Dengan desain A-B-A. Data dianalisis dengan analisis visual grafik. Teknik dalam pengumpulan data berupa tes dan alat pengumpulan data soal tes. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa tunanetra di Kelas 6 SD di SLBN 1 Harau. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi baseline (A1) yang dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan dan memperoleh hasil 40%,40%,40%. Pada kondisi Intervensi (B) yang dilakukan sebanyak tujuh kali pengamatan dengan memperoleh persentase 53%,80%,80%, 86%,93%,93%,93%. Pada kondisi baseline (A2) yang dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan siswa memperoleh persentase 93%,93%,93%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kemampuan penjumlahan bilangan 1-50 meningkat menggunakan media pembelajaran blokjes bagi anak Tunanetra.
Efektivitas Permainan Bowling untuk Meningkatkan Kemampuan Pengurangan Pada Anak Tunagrahita Ringan Andef, Inneke Muarta; Mahdi, Arisul; Sopandi, Asep Ahmad; Kusumastuti, Grahita; Tsaputra, Antoni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang efektivitas permainan bowling untuk meningkatkan kemampuan pengurangan pada anak tunagrahita ringan. Jenis penelitian yang dipakai yaitu eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) memakai desain A-B-A. Hasil pemungutan data dari 15 pertemuan pada tiga kondisi yaitu baseline (A1) didapatkan data stabil 20% dan mendatar (+). kondisi intervensi (B) didapatkan data stabil 90% dan meningkat (+). Kondisi baseline (A2) didapatkan data stabil 100% dan meningkat (+). Hasil data membuktikan permainan bowling efektif untuk meningkatkan kemampuan pengurangan bilangan 10 sampai 1 bagi anak tunagrahita ringan kelas VI SD.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Menggunakan Media Board Game pada Anak Disabilitas Rungu Diana, Putri; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Sopandi, Asep Ahmad; Yuliana, Syari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bahwa dengan menggunakan board game sebagai media pembelajaran bisa meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada peserta didik dengan hambatan pendengaran di SLB Al-Azhar Bukittinggi. Metodologi yang diterapkan adalah Single Subject Research (SSR) memakai desain A-B-A, dan data dianalisis menggunakan grafik visual. Pada pengamatan awal baseline (A1), kemampuan pengenalan huruf konsonan perolehan data 35%, 35% dan 35% yang menunjukkan perlunya intervensi. Setelah penerapan board game, terjadi peningkatan signifikan selama fase intervensi (B) dengan perolehan data 40%, 45%, 50%, 65%, 85%, 90% dan 90%. Pada kondisi baseline (A2) diperoleh data 90%, 90% dan 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa board game efektif sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif, yang membantu peserta didik disabilitas rungu dalam mengenal huruf konsonan. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan bahwa media pembelajaran inovatif board game dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan proses belajar peserta didik disabilitas rungu dalam mengenal huruf konsonan, serta memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Co-Authors Adinda Fania Afnika, Selvia Agustin, Nur Hairra Aisyi Hurun Ein Amelia, Riska Fitri Amsyaruddin, Amsyaruddin Andef, Inneke Muarta Annisa Annisa Aprimadona, Wela Ardisal Ardisal Armaini Armaini Astaningsih, Dwi Bella, Shinta Budi, Setia Cassandra Edward Damri Damri Deri April Ningsih Deska Dwi Rahma Anggraini Diana Putri Edward, Cassandra Elfina, Maria Elita, Riza Elsa Efrina Elsa Efrina Endang Sri Handayani Faradisya, Popy Purna Fathiasari, Saina Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Firdaus, Wafi Maulana Fitra, Bunga Rahmah Fitriza Yunisa Gaby Arnez Grahita Kusumastuti, Grahita Havivah Fadillatul. H Hendra Wijaya Wijaya Indri Yulianti Intania, Intania Irdamurni Jaya Saputra Johandri Taufan Jon Efendi Jon Efendi Kasiyati Kasiati Kasiyati Kasiyati Kedhaton, Ayu Sekar Kesya, Azzahra Berliana Khairunisa, Widya Kurniati Kurniati Kurniati Kurniati Lestari, Kasih Indah Lusi Afrila M. Arief Wicaksana P Mahdi, Arisul Mardani, Rada Maria Elfina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlini Marlini Mega Iswari Miftahul Jannah Miftahur Rizka Nafami Kartika Nasliah, Syafwatun Nasution, Syahputra Neno Azni Khamil Nera Lestari Nugraha, Danu Dwi Nurul Nafisah Nurwijayanti Pajariah, Pajariah Pangestu, Dewo Popy Purna Faradisya Putri Diana Putri Sabila Putri Yunisya Putri, Riska Alwasih Putri, Serliya Qalby, Suci Raudatul Rahma Anggraini, Deska Dwi Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia Rahmi, Annisa Yulia Rice Apriliani Rila Muspita Riza Elita Rizka, Miftahur Rizki Khairani Rudi Setiawan Rudi Setiawan Safaruddin Safaruddin Safna, Faiqah Dzakiyatus Salsabila, Azila Saputra, Jaya Selvi Nofianti Serliya Putri Shinta Bella Sisviona, Tika Sri Wahyuni Suzana, Veronica Syari Yuliana, Syari Triswandari, Retno Tsaputra, Antoni Vocia, Widari Wandari, Fauziyah Tabitha Wardani, Dedi Nurdiana Kusuma Welly Manovy Weni Putri Aulia Whiend Indani Putri Agacha Wijaya, Hendra Wijaya Wiwit Dwi Yuliana Yuliana Putri Yuliana Putri Yuliana, Wiwit Dwi Yunisa, Fitriza YUNITA, MELISA Yunita, Melisa Zarratul Khairi Zhafirah, Rifdah Zulfarahmi, Vivi Zulham Zulham Zulmiyetri Zulmiyetri