p-Index From 2021 - 2026
8.865
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Bioscience WAPFI (Wahana Pendidikan Fisika) Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Inspirasi Pendidikan Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Journal of Natural Science and Integration Journal of Science Education Research PENDIPA Journal of Science Education JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Basicedu International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan JURNAL PENELITIAN BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran BIOCHEPHY: Journal of Science Education Indonesian Journal of Teaching in Science PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Jurnal Basicedu Gunung Djati Conference Series Jurnal Penelitian ICONESTH JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Jurnal Pengabdian Isola Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Bioedukatika

Analisis kelayakan kearifan lokal ikan larangan sebagai sumber belajar IPA Ilhami, Aldeva; Riandi, Riandi; Sriyati, Siti
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.465 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v6i1.9564

Abstract

Pembelajaran IPA tidak dapat dipisahkan dengan konteks lingkungan termasuk di antaranya kearifan lokal. Kawasan ikan larangan merupakan salah satu kearifan lokal yang terletak di Sumatera Barat yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan kawasan ikan larangan sebagai sumber belajar IPA. Populasi penelitian adalah siswa dan guru  di SMPN 2 Gunung Omeh, Kabupaten Lima puluh Kota. Sampel penelitian berjumlah 27 orang siswa dan 3 orang guru IPA. Teknik pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu siswa yang mengikuti pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal ikan larangan.  Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Angket terdiri dari lima aspek di antaranya kemudahan akses, keamanan, efisiensi waktu, biaya dan kesesuaian dengan materi ajar. Data dianalisis dengan menghitung jawaban angket responden kemudian dipersentasekan. Hasil penelitian menunjukkan kawasan ikan larangan memiliki persentase aspek kemudahan akses sebesar 71%, keamanan sebesar 75%, efisiensi waktu sebesar 50%, biaya sebesar 75% dan kesesuaian dengan materi ajar sebesar 89%. Simpulan penelitian bahwa kawasan ikan larangan tergolong kategori layak sebagai sumber belajar IPA. Rekomendasi penelitian ini adalah agar guru IPA dapat memanfaatkan kearifan lokal tersebut untuk pembelajaran IPA supaya lebih bermakna bagi siswa. Feasibility analysis of local wisdom ikan larangan as a science learning source. Science learning cannot be separated with the environmental context including local wisdom. Ikan larangan is one of the local wisdom located in West Sumatra related to environmental conservation. The purpose of this study is to determine the feasibility of Ikan larangan area as a source of science learning. The population and sample of the study were students and teachers at SMPN 2 Gunung Omeh Kabupaten Limapuluh Kota. The sample selection used purposive sampling technique which is the students followed the science learning based on the local wisdom of the Ikan larangan which numbered  27 students and 3 science teachers. The data collection instrument used a questionnaire. The questionnaire consisted of five aspects such as ease of access, security, time efficiency, cost and conformity with teaching materials. The data were analyzed by calculating of responden’s answers and then they were converted to percentage. The results showed that the Ikan larangan area has percentage of accessibility aspect 71%, security 75%, time efficiency50%, cost 75% and suitability with teaching materials 89%. The conclusion of this researchis the ikan larangan area was suitable for science learning. The implication of this research is that the science teacher can utilize the local wisdomfor science learning to create meaningful learning for the students.
Penerapan analogi pada perkuliahan genetika untuk menumbuhkan keterampilan penalaran ilmiah (scientific reasoning) Yuyun Maryuningsih; Topik Hidayat; Riandi Riandi; Nuryani Y Rustaman
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.437 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v6i2.9429

Abstract

Keterampilan penalaran ilmiah yang merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang perlu dilatihkan pada mahasiswa calon guru untuk materi-materi genetika yang bersifat abstrak seperti topik materi genetik dan pindah silang. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan dalam perancangan program perkuliahan genetika, untuk mengetahui penggunaan strategi dan metode yang tepat dalam beberapa materi genetika. Implementasi pembelajaran genetika dengan analogi diujikan secara terbatas pada tiga puluh tujuh mahasiswa Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah genetika. Analogi dilakukan pada topik materi genetik dan pindah silang. Penerapan analogi pada model DNA dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat digunakan dalam pembuatan model DNA dan analogi pada pindah silang dengan menggunakan lilin malam/plasticine. Profil keterampilan penalaran ilmiah siswa diukur secara skoring pada model DNA untuk topik materi genetik dan pindah silang. Data dianalisis secara kualitatif untuk melihat profil siswa dalam penalaran ilmiah. Hasil dari penelitian ini bahwa penggunaan analogi dalam pembelajaran genetika dapat diterapkan pada topik materi genetik dan pindah silang.Analogies application of genetic course to arise scientific reasoning skills. Scientific reasoning skills were high-level thinking skills that need to be trained in prospective teacher students for abstract genetic material such as the topic of genetic material and crossovers. This research was a preliminary study in the design of the genetic lecture program, to find out the use of appropriate strategies and methods in some genetic material. The implementation of genetic learning by analogy was limitedly tested on thirty-seven Biology Education students who took genetics courses. The analogy was done on the topic of genetic material and crossovers. The application of analogies to DNA models using materials that can be used in making DNA models and analogies to crossovers using night candles/plasticine. Profiles of students' scientific reasoning skills are measured scoring on DNA models for the topic of genetic material and crossovers. Data were analyzed qualitatively to see students' profiles in scientific reasoning. The results of this study that the use of analogies in genetic learning could be applied to the topic of genetic material and crossovers.
TPACK perception analysis of teachers in facing 21st-century learning Handi Suganda; Riandi Riandi; Widi Purwianingsih
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v9i2.17788

Abstract

This study aims to analyze and identify teachers 'perceptions of TPACK that can influence teachers' knowledge and understanding of 21st-century learning. The research method used in this research is the survey method with a cross-sectional research design. The research subjects consisted of 25 biology teachers with different teaching experiences ranging from learning experience ages less than 5 years to more than 15. The results showed that biology teachers with TPACK perceptions were quite good. Teachers 'perceptions of 21st-century learning are constrained by aspects of understanding students' abilities on creativity and critical thinking indicators. The consideration of teaching according to the skills demands of the 21st century is quite good. Teachers with low teaching experience still have less understanding of the latest learning technology. Each range of teacher teaching experiences has different abilities and perceptions and considerations of 21st-century learning that can become the foundation of teachers in implementing learning in the 21st century that puts forward the 4Cs aspect.
Analisis kelayakan kearifan lokal ikan larangan sebagai sumber belajar IPA Aldeva Ilhami; Riandi Riandi; Siti Sriyati
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.465 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v6i1.9564

Abstract

Pembelajaran IPA tidak dapat dipisahkan dengan konteks lingkungan termasuk di antaranya kearifan lokal. Kawasan ikan larangan merupakan salah satu kearifan lokal yang terletak di Sumatera Barat yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan kawasan ikan larangan sebagai sumber belajar IPA. Populasi penelitian adalah siswa dan guru di SMPN 2 Gunung Omeh, Kabupaten Lima puluh Kota. Sampel penelitian berjumlah 27 orang siswa dan 3 orang guru IPA. Teknik pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu siswa yang mengikuti pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal ikan larangan. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Angket terdiri dari lima aspek di antaranya kemudahan akses, keamanan, efisiensi waktu, biaya dan kesesuaian dengan materi ajar. Data dianalisis dengan menghitung jawaban angket responden kemudian dipersentasekan. Hasil penelitian menunjukkan kawasan ikan larangan memiliki persentase aspek kemudahan akses sebesar 71%, keamanan sebesar 75%, efisiensi waktu sebesar 50%, biaya sebesar 75% dan kesesuaian dengan materi ajar sebesar 89%. Simpulan penelitian bahwa kawasan ikan larangan tergolong kategori layak sebagai sumber belajar IPA. Rekomendasi penelitian ini adalah agar guru IPA dapat memanfaatkan kearifan lokal tersebut untuk pembelajaran IPA supaya lebih bermakna bagi siswa.Feasibility analysis of local wisdom ikan larangan as a science learning source. Science learning cannot be separated with the environmental context including local wisdom. Ikan larangan is one of the local wisdom located in West Sumatra related to environmental conservation. The purpose of this study is to determine the feasibility of Ikan larangan area as a source of science learning. The population and sample of the study were students and teachers at SMPN 2 Gunung Omeh Kabupaten Limapuluh Kota. The sample selection used purposive sampling technique which is the students followed the science learning based on the local wisdom of the Ikan larangan which numbered 27 students and 3 science teachers. The data collection instrument used a questionnaire. The questionnaire consisted of five aspects such as ease of access, security, time efficiency, cost and conformity with teaching materials. The data were analyzed by calculating of responden answers and then they were converted to percentage. The results showed that the Ikan larangan area has percentage of accessibility aspect 71%, security 75%, time efficiency50%, cost 75% and suitability with teaching materials 89%. The conclusion of this researchis the ikan larangan area was suitable for science learning. The implication of this research is that the science teacher can utilize the local wisdomfor science learning to create meaningful learning for the students.
Citizen science project’s contributions to species literacy for pre-service biology teacher Ipin Aripin; Topik Hidayat; Nuryani Rustaman; Riandi Riandi
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v10i1.21646

Abstract

This study aims to describe the contribution of the Citizen Science Project (CSP) program to the species literacy of pre-service biology teachers. Using a quasi-experimental method with a Citizen Science (CS) approach, this study involved 82 participants from two campuses who were recruited voluntarily in two different projects. A total of 68 participants were involved in Project I (monitoring of insect pollinators of mango (Mangifera indica) inflorescence) and 14 participants were involved in Project II (monitoring of butterflies in citrus (Citrus amblycarpa) plantations). Species literacy test and a questionnaire were used as data collection instruments. The species literacy test consists of 14 items of species identification questions for Project I and 12 items of species identification questions for Project II. The questionnaire was used to determine the perception and evaluate the learning outcome (LO) of the CSP program. The data were analyzed statistically and described according to the research findings. The results showed that species literacy in pre-service biology teachers improved in the moderate category. Most participants perceived that the CSP program could improve knowledge, attitudes, and skills about species. The LO evaluation of the CSP program showed that the indicator of participants' interest in science and environment increased higher than the others. The program can be used as an alternative in increasing species literacy in the public.
Co-Authors A Widodo A. Suhandi Achmad Samsudin Ade Yulianto Adnan Muchsin Afridha Laily Alindra agustina, tri wahyu Aisyah Zumira Aji Solehudin Aldeva Ilhami Andhika Baruri Anisa Anisa Anna Argiyanti Anna Permanasari Annisa Latifah Nur'aeni Annisa Nurramadhani Annisa Rahmawati Any Fitriani Arfiyana Destaria Tarmizi Ari Widodo Ari Widodo Ari Widodo Arif Hidayat Arrifa, Filza Huaina Asep Kadarohman Asep Supriatna Azura Salsabila B Supriatno Bambang Suprianto Bambang Supriatno Bambang Supriatno Budi Manfaat Budi Manfaat Chika Raritzah Putri Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina D N Juita Dadang Sudirno Dandan Luhur Saraswati Dede Salim Nahdi Diana Ayu Rostikawati Diana Rochintaniawati Dieni Asma Mardiyah Dindin Nasrudin Donna Karolina Br Surbakti Dwie Saptarani E Ervina E. C. Prima Eka Cahya Prima Eliyawati Eliyawati Enok Maryani Evi Roviati Evi Suryanti Firman, Harry Fitriani Nurzeha Fransisca Sudargo Ghina Nur Inayah Ghina Rohmatulloh Ghullam Hamdu Handi Suganda Harry Firman Hazrati Ashel Heli Siti Halimatul Hendra Yulisman I Y N Hizqiyah Ida Kaniawati Ilhami, Aldeva Indri Andriyatno Indrie Prihastuti Intan Khairani Intania Zainul Nurul Huda Ipin Aripin Ipin Aripin Ipin Aripin Ivo Novidsa Kestianty, J. Kindy, N. Kurnia Utami Liliasari . Marfuatun . Meili Yanti Mestika Sekawinahyu Minnathul Khasanah Mivtha Citraningrum Mr Sumar Hendayana Mrs Siti Sriyati Muhyiatul Fadilah Muslim Muslim N. Novia, N. Nahadi Najihah Fakhirah Siregar Nastitisari Dewi Nastitisari Dewi Nisa Ayunda Rahmi Mutia Nisrina Nur Rahmi Nor Hidayati Nova Vivi Clara Saputri Novia Novia Novia Novia Novianawati, Noor Novidsa, I. Nugroho, Oktian Fajar Nurhasanah, Zakia Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuwangi, Pohaci Puspa oktariani Oktian Fajar Nugroho P. Sinaga Purwaningsih, Widi Purwianingsih, W. Putri Amelia Solihah Putri Angjelina Rahmi Zulva Ratih Mar'atus Sholihah Resmi Ningrum Rhodentia Sri Hastuti Tamba Ridho Ilafi Sukma Rifda Tanfiziyah Rini Solihat Rizki Maulana Ashidiq Rohwan Maulana Luthfi Rukayadi, Y. S Hendayana S Sriyati S Syamsu Santi Setiani Hasanah* Siti Sriyati Siti Tahany Rifa Faidah Sjaeful Anwar Sri Maryanti Sri Redjeki Surtikanti Hertien Koosbandiah, Surtikanti T. Liana Taj Rosyidah Taufik Rahman Taufik Rahman Rahman Tina Rizqiyati Rohimah Topik Hidayat Vitta Yaumul Hikmawati Wahyu Sopandi Wahyu Surakusumah Widi Purwianingsih Widya Cristanti Wiwit Yuli Lestari YAYAN SANJAYA Yohanes Freadyanus Kasi Yuyu Rahayu Yuyun - Maryuningsih Yuyun Maryuningsih Yuyun Maryuningsih Zakia Nurfadilah Zakia Nurhasanah Zevira Fransisca Aurora Zulkarnaen Zulkarnaen