Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi PhET Interactive Simulation dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Persamaan Garis Lurus Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Muhammad Erfan; Mohammad Archi Maulyda
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2022): Juni
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v5i2.1935

Abstract

The concept of a linear equation is an initial concept that must be mastered by prospective elementary school teachers. This study aims to improve the understanding of the concept of linear equations for elementary school teacher candidates by implementing PhET Interactive Simulation. This research is a quasi-experimental study with a pre-test-post-test control group design. The sample in this study was class 2F as the experimental class, namely the class that learned the concept of linear equations using PhET Interactive Simulation and class 2H as the control class, namely the class that learned the concept of straight-line equations conventionally (lectures or online meetings). Data on the concept understanding of linear equations were obtained by test and analyzed by independent sample t-test and normalized gain test. The results showed that the experimental class showed a significant increase in understanding the concept of linear equations compared to the control class. The average value of students' conceptual understanding on linear equations in the experimental class is higher than the post-test average in the control class, so PhET Interactive Simulation is effective in improving students' understanding of straight-line equations concepts.
Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Materi Bangun Datar Siswa Kelas III SD Negeri 1 Cakranegara Ni Made Puja Swari Indriani; Nurul Kemala Dewi; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.548

Abstract

Kurangnya keragaman media pembelajaran mengurangi minat belajar siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan berbagai media pembelajaran termasuk media teknologi. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran power point interaktif pada materi bangun datar kelas III, mengetahui kelayakan media pembelajaran power point interaktif  materi bangun datar siswa kelas III SD Negeri 1 Cakranegara. Jenis penelitian ini adalah Research and Development menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu  Analysis, Design, Development. Implementation, Evaluation. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Cakranegara. Alat pengumpulan data menggunakan kuisoner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Powerpoint interaktif yang dikembangkan dinyatakan “sangat layak”. Validasi media memperoleh rata-rata skor sebesar 90 % dan validasi materi memperoleh rata-rata skor sebesar 90 %. Respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 94 % dan repson siswa pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 95 %. Berdasarkan skor yang diperoleh, maka media pembelajaran power point interaktif materi bangun datar “sangat layak” diterapkan pada siswa kelas III SD Negeri 1 Cakranegara.
KETERAMPILAN MENULIS MAHASISWA PGSD MELALUI IMPLEMENTASI TEMPLATE MAKALAH SEBAGAI PEDOMAN PENYUSUNAN Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v8i1.10255

Abstract

Keterampilan mahasiswa PGSD FKIP Universitas Mataram dalam menyusun dan menulis makalah masih rendah. Penyebabnya adalah mahasiswa belajar secara otodidak melalui makalah yang kualitasnya masih bersifat probabilistik karena tidak adanya pedoman/petunjuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis mahasiswa melalui implementasi Template Makalah sebagai pedoman penyusunan. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One-Shot Case Study. Sampel berjumlah 31 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data keterampilan menulis dikoleksi dari makalah yang telah disusun oleh masing-masing kelompok berdasarkan 3 kriteria. Kriteria-kriteria tersebut adalah identitas, sistematika, dan bagian teks utama. Data dianalisis dengan statistik deskriptif untuk mengukur proporsi dan rata-rata. Kami menemukan bahwa keterampilan mahasiswa dalam menulis makalah berada pada kategori baik. Dari 17 subkriteria yang menjadi dasar penilaian, hanya 4 subkriteria yang masih belum dikuasai karena berada pada kategori kurang dan sangat kurang. Tigabelas subkriteria lainnya sudah mencapai kategori cukup, baik, dan sangat baik. Proporsi subkriteria dengan kategori sangat baik predominan (41.18%), dan diikuti oleh proporsi subkriteria dengan kategori baik sebesar 29.41%. Fakta ini menunjukkan bahwa implementasi template makalah efektif dalam memfasilitasi mahasiswa dalam melatih kemampuannya menulis makalah. Jika ada tugas untuk menulis makalah, maka media ini dapat digunakan agar mahasiswa tidak hanya dilatih untuk menemukan sendiri konsep-konsep tertentu, namun juga sekaligus melatih keterampilan menulis mereka
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MUATAN IPA KELAS V SDN 40 AMPENAN Yati Kurniati; Muhammad Erfan; Tursina Ratu
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar muatan IPA siswa kelas V SDN 40 Ampenan tahun ajaran 2020/2021. Jenis dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan bersifat kausal komparatif (Ex Post Facto). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V (lima) SDN 40 Ampenan. Metode pengumpulan data menggunakan Angket penggunaan model pembelajaran group investigation dengan skala likert dan dokumentasi hasil belajar siswa pada muatan IPA. Uji instrumen penelitian menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, regresi sederhana, uji t, dan uji koefisien determinan (R2) yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini yaitu hasil uji-t dengan nilai p-value 0.002 pada taraf signifikansi 0.05 (0.002 < 0.05) dengan nilai thitung 3.491 > ttabel 2.048. Pada hasil analisis regresi diperoleh nilai R kuadrat sebesar 30,3%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar muatan IPA siswa kelas V SDN 40 Ampenan.
IDENTIFIKASI SPESIES KUPU-KUPU DI TAMAN NARMADA LOMBOK BARAT Adinda Paramita; Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekayaan spesies Hexapoda: Lepidoptera di Taman Narmada, Mataram, Lombok Indonesia. Pengambilan data di lapangan dilaksanakan selama delapan hari yaitu dari tanggal 23-30 Mei 2022 dengan tiga tipe habitat yaitu di pinngir kolam ikan, kebun dan semak. Metode penangkapan yang digunakan adalah Jaring serangga (sweepnet). Hasil yang ditemukan, didapat 7 spesies dengan 14 individu yaitu Lycaenid, Satyrinae, Periadae, P. mathias, G. agamemnon, Nimfalid, P. agela. Dari ketujuh spesies tersebut dapat menjadi media pembelajaran dalam mengenalkan struktur anatomi dan fungsi dan bagian-bagian tubuh hewan dalam hal ini spesies kupu-kupu.
Kemampuan Mahasiswa PGSD dalam Melakukan Analisis Data Berbantuan Program Statistical Product And Service Solutions (SPSS) Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.192

Abstract

Melakukan analisis data secara manual dengan bantuan kalkulator saintifik atau Ms. Excel cenderung melelahkan dan memiliki potensi human error yang cukup besar, terutama ketika datanya banyak dan melakukan uji hipotesis. Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Mataram difasilitasi dengan belajar menggunakan SPSS untuk menanggulangi dua kekurangan tersebut. Sebagai bentuk assesmen dan mendapatkan data dasar agar dapat merancang pembelajaran yang lebih baik, kami melakukan penelitian dengan tujuan menganalisis keterampilan mahasiswa dalam melakukan analisis data menggunakan SPSS. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang sedang memprogramkan mata kuliah Statistik Pendidikan. Sampel ditentukan secara purposive sampling. Data dikoleksi selama bulan Mei – Juni 2021. Data kemampuan mahasiswa dikumpulkan melalui hasil tugas. Tingkat kemampuan ditentukan berdasarkan derajat penguasaan dengan kisaran 0 – 100 dan nilai A – E. Nilai ini diinterpretasi menjadi 5 kategori. Data lain yang dikoleksi adalah respon mahasiswa terhadap pengalaman belajar yang mereka rasakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan derajat penguasaan, rata-rata dan proporsi. Temuan dari penelitian ini adalah mahasiswa mampu melakukan analisis data berbantuan SPSS dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiwa sudah siap menyelesaikan skripsi dari aspek analisis data.
ANALISIS KUALITAS SOAL KEMAMPUAN MEMBEDAKAN RANGKAIAN SERI DAN PARALEL MELALUI TEORI TES KLASIK DAN MODEL RASCH Muhammad Erfan; Mohammad Archi Maulyda; Vivi Rachmatul Hidayati; Fitri Puji Astria; Tursina Ratu
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 3 No. 1: April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.365 KB) | DOI: 10.23887/ijerr.v3i1.24080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil perbandingan analisis kualitas soal kemampuan membedakan rangkaian seri dan rangkaian paralel melalui pendekatan teori tes klasik dan model Rasch dilihat dari aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal, serta daya pembeda soal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan proses pengambilan data dilakukan pada bulan Februari 2020. Data diperoleh melalui metode dokumentasi berupa 40 butir soal pilihan ganda dengan dua opsi jawaban dan diujikan kepada 195 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram. Data dianalisis dengan pendekatan teori tes klasik menggunakan SPSS 18.0 dan model Rasch dengan software Winstep. Kualitas soal dari aspek validitas dengan pendekatan teori tes klasik diperoleh 30 soal yang dikategorikan valid dan 10 soal dianggap tidak valid sedangkan dengan model Rasch diperoleh 5 soal kategorikan valid dan 35 soal dikategorikan tidak valid. Nilai reliabilitas Cronbach Alpha (KR-20) soal tes melalui pendekatan teori tes klasik adalah 0,470 (buruk) dan nilai reliabilitas Cronbach Alpha (KR-20) pada model Rasch adalah 0,640 (cukup) dengan nilai Person Reliability sebesar 0,60 (lemah) dan Item Reliability sebesar 0,97 (istimewa). Rata-rata indeks tingkat kesukaran soal pada pendekatan teori tes klasik adalah 0,631 dengan kategori sedang, sedangkan hasil analisis tingkat kesukaran berdasarkan model Rasch menunjukkan terdapat empat kategori tingkat kesulitan butir soal yaitu 7 soal yang termasuk sangat mudah, 13 soal mudah, 15 soal sulit, serta 5 soal sangat sulit. Daya pembeda butir soal dengan pendekatan teori tes klasik berada pada kategori buruk (20 item), kategori cukup 19 butir soal, serta 1 item dengan kategori baik. Daya pembeda butir soal dari pemodelan Rasch diperoleh 8 (delapan) kelompok butir soal yang didasarkan pada indeks separasi butir soal (H=8,28).
PENGEMBANGAN LKS INTERAKTIF SCIENCE LIVE WORKSHEET BERBASIS HOTS SISWA SEKOLAH DASAR Nursina Sari; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Tursina Ratu; Ni Nengah Widiartini; Muhammad Erfan
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 13, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v13i2.9400

Abstract

Abstrak: Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan salah satu media ajar yang harus dikembangkan oleh pendidik dalam upaya menunjang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar terutama mata pelajaran yang memiliki muatan IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Kevalidan, (2) Kepraktisan, serta (3) Keefektifan dari produk LKS interaktif Science’s live worksheet berbasis HOTS  dalam pembelajaran siswa di Sekolah Dasar (SD). Jenis penelitian ini adalah R&D (Research & Development) dengan mengadaptasi model dari Borg & Gall, dan menggunakan desain kelas one group pretes- posttest design. Adapun hasil pengembangan dari LKS interaktif Science’s live worksheet berbasis HOTS  menunjukkan hasil bahwa (1) Kevalidan dari produk LKS interaktif Science’s live worksheet berbasis HOTS   berhasil dikembangkan  persentase kevalidan produk sebesar sebesar 96,67%%,  yang termasuk dalam kategori “Sangat Valid” (2) Kepraktisan dari produk LKS interaktif Science’s live worksheet berbasis HOTS  dengan hasil rata-rata 98% di kategori “sangat praktis, (3) Keefektifan dari LKS interaktif Science’s live worksheet berbasis HOTS  dengan besarnya n-gain skor memperoleh 0,7 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, LKS interaktif science’s liveworksheets yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran sains di sekolah dasar.Abstract:  Student Worksheet (LKS) is one of the teaching media that must be developed by educators in an effort to support the implementation of teaching and learning activities, especially subjects that have science content. The purpose of this study was to determine: (1) Validity, (2) Practicality, and (3) Effectiveness of the HOTS-based interactive Science's liveworksheet in student learning in elementary schools. This type of research is R&D (Research & Development) by adapting the model from Borg & Gall, and using a one-group pretest-posttest design. The results of the development of the HOTS-based interactive Science's live worksheet shows that (1) The validity of the HOTS-based Science's live worksheet interactive product has been successfully developed, the percentage of product validity is 96.67%%, which is included in the "Very Valid" category (2 ) The practicality of the HOTS-based interactive Science's live worksheet with an average result of 98% in the “very practical” category, (3) The effectiveness of the HOTS-based Science's live worksheet with an average n-gain score of 0.7 is included high in the HOTS category. Thus, the interactive science's live worksheets developed are valid, practical, and effective for use in science learning in elementary schools.
Does Reward Affect the Accuracy of Pupil Perception? Lalu Hamdian Affandi; Mohammad Archi Maulyda; Muhammad Erfan; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.945 KB) | DOI: 10.30983/educative.v5i2.3169

Abstract

Accuracy of perception is the ability of individuals to recognize, organize, and interpret input from the environment and it is influenced by the level of individuals’ concentration on observing an object. When we can find out the causes of individual perceptual accuracy, we can design a learning instrument to enhance this ability. The purpose of this study is to examine the effect of r`eward on the accuracy of pupils' perceptions. The study employs a comparative experimental approach, in which 20 subjects are divided into two groups: 10 subjects were promised rewards and 10 subjects were not. The accuracy of perception is measured by the length of time used by subjects when completing two different levels of tests. The more time required by subjects to complete the test, the more inaccurate perceptions of research subjects. To test hypotheses, the researcher performed the Split-Plot Anova technique on the subject's length of time completing the tests. The result shows that the p-value is 0.115, greater than 0.05 which means that there was no influence of giving rewards on the accuracy of perception.Kecermatan persepsi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengorganisasikan, serta memaknai hal-hal yang berada di lingkungan sekitar dan dipengaruhi oleh tingkat konsentrasi individu dalam mengamati suatu objek. Ketika kita dapat mengetahui penyebab kecermatan persepsi yang dimiliki individu, kita dapat merancang sebuah instrumen pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian penghargaan terhadap kecermatan persepsi peserta didik. Penelitian yang menggunakan kaidah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen komparasi ini membagi 20 subyek ke dalam dua kelompok yaitu 10 subyek yang dijanjikan reward dan 10 subyek tidak dijanjikan reward. Kecermatan persepsi subyek diukur dengan tes yang diberikan sebanyak dua kali menggunakan instrumen yang berbeda dengan memperhatikan lama waktu subyek menyelesaikan tes. Semakin banyak waktu yang dibutuhkan oleh subyek dalam menyelesaikan tes, semakin tidak cermat persepsi subyek penelitian. Data rentang waktu subyek dalam mengerjakan tes dianalisis dengan teknik Split-Plot Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,115 lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh antara pemberian penghargaan dengan kecermatan persepsi yang dimiliki subyek.
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID PADA TEMA INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Muhammad Erfan; Muhammad Syazali; Tursina Ratu; Nursina Sari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan (game) edukasi berbasis sistem operasi Android mengenai rumah-rumah adat yang ada di Nusantara yang termasuk dalam tema Indahnya keragaman di negeriku dan sub tema Indahnya Keragaman Budaya Negeriku untuk peserta didik kelas IV (empat) sekolah dasar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan model pengembangan yang digunakan adalah 4-D dengan empat tahapan yaitu Define, Design Develop, dan Disseminate. Data mengenai kelayakan dan kepraktisan penggunaan media dilakukan secara kualitatif. Hasil pengembangan diperoleh bahwa permainan (game) edukasi tebak gambar rumah adat di nusantara layak digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah dasar kelas IV pada tema Indahnya keragaman di negeriku dengan hasil validasi dengan skor rata-rata 1.18 dengan kriteria valid dan skor rerata kepraktisan 3,34 dengan kriteria praktis.