Claim Missing Document
Check
Articles

Monitoring Penggunaan Tools Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Daring: Apakah Biayanya Mahal Bagi Mahasiswa? Muhammad Syazali; Muhammad Erfan; Hasnawati Hasnawati; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.906

Abstract

Pemanfaatan berbagai aplikasi seabgai tools untuk mendukung pembelajaran daring merupakan faktor kunci pada aspek pengajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tools yang digunakan untuk mengimplementasikan pembelajaran daring, dan (2) biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan pada mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Untuk mendapatkan data, angket diisi oleh respondent secara online melalui aplikasi google form. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis angket survey dari 112 mahasiswa PGSD Universitas Mataram, tools yang digunakan selama penerapan pembelajaran daring adalah e-learning milik Universitas Mataram, Google Classroom, Whatsapp dan Telegram. Di luar penggunaan e-learning Universitas, tools yang paling banyak digunakan adalah Google Meet untuk pembelajaran tatap muka melalui video converence dan Whatsap. Biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran daring bervariasi tiap bulannya. Sebanyak 10.7% mahasiswa mengeluarkan biaya kurang dari Rp 50.000, sebanyak 49.1% di antaranya menghabiskan biaya sebesar Rp 50.000 - < Rp 100.000, sebanyak 28.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000 - < Rp 200.000, sebanyak 3.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 200.000 - Rp 300.000 dan sisanya sebanyak 8% mahasiswa mengeluarkan biaya sebasar Rp 300.000. Kemudian ketika ditanya apakah biaya tersebut mahal atau tidak, 90.2% mahasiswa menjawab mahal.
Kemampuan Mahasiswa PGSD dalam Melakukan Analisis Data Berbantuan Program Statistical Product And Service Solutions (SPSS) Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.192

Abstract

Melakukan analisis data secara manual dengan bantuan kalkulator saintifik atau Ms. Excel cenderung melelahkan dan memiliki potensi human error yang cukup besar, terutama ketika datanya banyak dan melakukan uji hipotesis. Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Mataram difasilitasi dengan belajar menggunakan SPSS untuk menanggulangi dua kekurangan tersebut. Sebagai bentuk assesmen dan mendapatkan data dasar agar dapat merancang pembelajaran yang lebih baik, kami melakukan penelitian dengan tujuan menganalisis keterampilan mahasiswa dalam melakukan analisis data menggunakan SPSS. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang sedang memprogramkan mata kuliah Statistik Pendidikan. Sampel ditentukan secara purposive sampling. Data dikoleksi selama bulan Mei – Juni 2021. Data kemampuan mahasiswa dikumpulkan melalui hasil tugas. Tingkat kemampuan ditentukan berdasarkan derajat penguasaan dengan kisaran 0 – 100 dan nilai A – E. Nilai ini diinterpretasi menjadi 5 kategori. Data lain yang dikoleksi adalah respon mahasiswa terhadap pengalaman belajar yang mereka rasakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan derajat penguasaan, rata-rata dan proporsi. Temuan dari penelitian ini adalah mahasiswa mampu melakukan analisis data berbantuan SPSS dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiwa sudah siap menyelesaikan skripsi dari aspek analisis data.
Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Materi Bangun Datar Siswa Kelas III SD Negeri 1 Cakranegara Ni Made Puja Swari Indriani; Nurul Kemala Dewi; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.548

Abstract

Kurangnya keragaman media pembelajaran mengurangi minat belajar siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan berbagai media pembelajaran termasuk media teknologi. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran power point interaktif pada materi bangun datar kelas III, mengetahui kelayakan media pembelajaran power point interaktif  materi bangun datar siswa kelas III SD Negeri 1 Cakranegara. Jenis penelitian ini adalah Research and Development menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu  Analysis, Design, Development. Implementation, Evaluation. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Cakranegara. Alat pengumpulan data menggunakan kuisoner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Powerpoint interaktif yang dikembangkan dinyatakan “sangat layak”. Validasi media memperoleh rata-rata skor sebesar 90 % dan validasi materi memperoleh rata-rata skor sebesar 90 %. Respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 94 % dan repson siswa pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 95 %. Berdasarkan skor yang diperoleh, maka media pembelajaran power point interaktif materi bangun datar “sangat layak” diterapkan pada siswa kelas III SD Negeri 1 Cakranegara.
Monitoring Penggunaan Tools Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Daring: Apakah Biayanya Mahal Bagi Mahasiswa? Muhammad Syazali; Muhammad Erfan; Hasnawati Hasnawati; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.906

Abstract

Pemanfaatan berbagai aplikasi seabgai tools untuk mendukung pembelajaran daring merupakan faktor kunci pada aspek pengajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tools yang digunakan untuk mengimplementasikan pembelajaran daring, dan (2) biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan pada mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Untuk mendapatkan data, angket diisi oleh respondent secara online melalui aplikasi google form. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis angket survey dari 112 mahasiswa PGSD Universitas Mataram, tools yang digunakan selama penerapan pembelajaran daring adalah e-learning milik Universitas Mataram, Google Classroom, Whatsapp dan Telegram. Di luar penggunaan e-learning Universitas, tools yang paling banyak digunakan adalah Google Meet untuk pembelajaran tatap muka melalui video converence dan Whatsap. Biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran daring bervariasi tiap bulannya. Sebanyak 10.7% mahasiswa mengeluarkan biaya kurang dari Rp 50.000, sebanyak 49.1% di antaranya menghabiskan biaya sebesar Rp 50.000 - < Rp 100.000, sebanyak 28.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000 - < Rp 200.000, sebanyak 3.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 200.000 - Rp 300.000 dan sisanya sebanyak 8% mahasiswa mengeluarkan biaya sebasar Rp 300.000. Kemudian ketika ditanya apakah biaya tersebut mahal atau tidak, 90.2% mahasiswa menjawab mahal.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Luas Bangun Datar Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dengan Game Android Pythagorea Muhammad Erfan; Muhammad Syazali
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar pada mahasiswa calon guru sekolah dasar menggunakan permainan atau game Android Pythagorea. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel pada penelitian ini diambil dengan Teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas 5A sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang belajar konsep luas bangun datar dengan menggunakan game Android Pythagorea, dan kelas 5F sebagai kelas kontrol yaitu kelas yang belajar secara konvensional atau dengan ceramah. Data mengenai pemahaman konsep mahasiswa calon guru pada materi luas bangun datar diperoleh dengan tes (pre-test dan post-test) selanjutnya data dianalisis dengan uji-t independent sample dan uji gain ternormalisasi untuk melihat seberapa besar peningkatan pemahaman konsep mahasiswa calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Sehingga dari penelitian ini, game Android Pythagorea efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi luas bangun datar.
WORKSHOP TEKNIK MENENTUKAN RESEARCH GAP DAN NOVELTY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SKRIPSI MAHASISWA Hasnawati; Fitri Puji Astria; Muhammad erfan; Hikmah Ramdhani Putri
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/interaktif.v3i1.86

Abstract

Novelty is an important element in a study, including in student thesis research. However, the conditions in the field, the quality of student thesis is still lacking where the themes studied from time to time, from one generation to the next are almost the same and keep repeating, student skills in determining and selecting research themes that are new and relevant to current conditions still very low. It is rare to find elements of novelty and usefulness principles from the thesis research conducted. Students are often confused when asked about the novelty of the research they have done. Facing this, one of the initial solutions offered is to conduct a workshop on techniques for determining research gaps and the novelty of a study for students, especially 6th semester students who will propose topics or thesis titles. Reviewing various literatures to see research gaps from a major research theme will assist students in demonstrating elements of novelty or novelty from the research being conducted, thereby increasing the quality of the resulting thesis. This service activity certainly aims to provide knowledge and understanding to students about research gaps and novelty and how to determine techniques. The stages in this workshop activity are from the coordination stage, the promotion stage, the implementation stage as well as the evaluation and reporting stage. This workshop activity was carried out on Campus 2 of FKIP University of Mataram on May 27 2023. Based on the results of the pretest and posttest there was an increase in the understanding of the students participating in the workshop regarding the concept of research gap and novelty and based on the results of the participants' responses to the workshop activities carried out, the average student gave a positive response
KEKAYAAN JENIS SEMUT (Hymenoptera: Formicidae) DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) SURANADI DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN SAINS DI SD Muhammad Syazali; Mutmainnah Mutmainnah; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v3i1.576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekayaan spesies Semut (Ordo Hymenoptera) di Taman Wisata Alam (TWA) Suranadi Pulau Lombok Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif eksploratif yang menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan sampel dilakukan selama rentang bulan September 2021 di tiga tipe habitat yaitu jalur tengah, air dan pinggir hutan. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Jelajah. Metode jelajah dalam pengumpulan sampel ini dilakukan dengan menjelajahi jalur tengah, jalur air, dan jalur kiri di kawasan TWA Suranadi. Hasil penelitian menunjukkan ada 6 spesies semut dari ordo Hymenoptera. Spesies-spesies tersebut adalah Camponotus vagus, Camponotus sp (semut tukang kayu), Paraponera Clavata (Semut Peluru), solenopsis geminata (semut merah), Monomorium minimum (semut hitam kecil) dan Ochetellus glaber. Untuk relvansinya pada pembelajaran sains, terdapat dua subtema yang sangat sesuai yaitu Subtema 2 Keberagaman makhluk hidup di lingkunganku dan Subtema 1 Komponen ekosistem. Adapun subtema yang sesuai di antaranya Subtema 1 Benda hidup dan benda tak hidup di sekitarku, Subtema 2 Hewan di sekitarku (kelas 1), Subtema 1 Hewan di sekitarku (kelas 2), Subtema 2 Manfaat hewan bagi kehidupan manusia (kelas 3), Subtema 2 Pemanfaatan kekayaan alam di indonesia (kelas 4), Subtema 2 Hubungan makhluk hidup dalam ekosistem, Subtema 3 Keseimbangan ekosistem (kelas 5), Subtema 2 Hewan sahabatku, dan Subtema 3 Ayo, menjadi penemu (kelas 6).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) MUATAN IPA SISWA KELAS V DISEKOLAH DASAR Nursina Sari; Tursina Ratu; Raih Rittianti; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v3i1.776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh model pembelajaran predict observe explain (POE) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa pada muatan IPA kelas V SDN 28 Mataram. Jenis penelitian ini mengunakan penelitian Quasi Eksperimental designe dengan jumlah sampel 30 siswa kelas V di SDN 28 Mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan tes untuk mengetahui hasil belajar dan teknik analisis data yaitu uji validitas, uji reabilitas,uji normalitas,dan uji persyaratan dan uji hipotesa.Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil perhitungan pengujian hipotesis dengan bantuan program SPSS 20.00 for windows dengan menggunakan teknik uji Independent Sample T-Test pada taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai ? (3,727? 2,048), dan nilai sig ? 0,05 (0.001 ? 0,05). Maka Ho ditolak dan Ha terima. Hal ini menunjukkan, bahwa hipotesa (Ha) yang berbunyi bahwa pengaruh model pembelajaran predict observe explain (POE) terhadap kemampuan berpikir tiggkat tinggi (HOTS) siswa pada muatan IPA kelas V SDN 28 Mataram, dinyatakan diterima.
Pengembangan Media Kartu Qimono (QR Domino) Pada Pembelajaran IPA Materi Pernapasan Untuk Siswa Kelas V SDN 22 Ampenan Fiqri Insani; Muhammad Tahir; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1491

Abstract

Media dalam konteks pembelajaran tidsk sekedar difungsikan sebagai alat bantu, diluar itu media juga difungsikan sebagai sarana yang efektif untuk mengkomunikasikan informasi kepada para peserta didik. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah sebagai sarana dalam mengetahui Prosedur Pengembangan dan Kelayakan Serta Response Peserta Didik Terhadap Media Pembelajaran Kartu Qimono (QR Domino) Pada Pembelajaran IPA Materi Pernapasan Untuk Siswa Kelas V. Kebaharuan penelitian ini yakni satu set kartu Qimono yang dilengkapi dengan QR Code yang berisi informasi materi sistem pernapasan hewan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian R&D (Research And Devolopment) dengan model ADDIE dengan rincian tahapan sebagai berikut (tahap analysis: dilakukan analisis kinerja dan analisis kebutuhan terkait perlunya dikembangkan media pembelajaran, pada tahap  desain media akan menggunakan aplikasi yang sesuai, tahap development: media dicetak kemudian akan dinilai oleh ahli, tahap keempat implementation media diterapkan dalam pembelajaran di kelas dengan uji coba kelompok kecil dengan 6 orang peserta didik, tahap terakhir evaluation dimana media akan dievaluasi atau perbaikan sesuai saran). Hasil penelitian  ini menunjukkan hasil validasi oleh validator materi dengan skor rata-rata 94,7% dengan kategori sangat layak, validator media dengan skor rata-rata 95,5%, dengan kategori sangat baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil angket response peserta didik mendapatkan skor 93,33% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan keseluruhan hasil penilaian yang diberikan maka dapat disimpulkan bahawa media pembelajaran kartu Qimono dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPA materi Pernapasan di kelas V SD.
Analisis Upaya Guru dalam Menangani Learning Loss Siswa di SDN 32 Mataram Azwandi Azwandi; Muhammad Makki; Muhammad Erfan; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1493

Abstract

Learning Loss menjadi salah satu permasalahan pembelajaran yang dialami siswa sebagai dampak dari pembelajaran daring pada masa pandemi, sehingga diperlukan upaya penanganan dari berbagai pihak salah satunya guru.  Penelitian ini bertujuan untuk   melihat seperti apa yang guru lakukan dalam menangani permasalahan learning loss yang dialami siswanya.  Penelitian ini bertempat di SDN 32 Mataram dengan guru kelas 4 dan kelas 5 sebagai subjek penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualiatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, obervasi dan dokumentasi, temuan-temuan data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.  Hasil penelitian menunjukkan beberapa upaya yang dilakukan oleh guru dalam menangani learning loss yang meliputi tahap persiapan pembelajaran yang berisi penyusunan RPP, metode pembelajaran dan media pembelajaran. Selanjutnya, tahap pelaksanaan pembelajaran, meliputi pengaturan posisi duduk siswa, memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan RPP, penggunaan media dan metode pembelajaran yang interaktif. Tahapan terakhir yakni evaluasi pembelajaran meliputi pemberian tugas tambahan dan pemberian tindaklanjut berupa bimbingan tambahan. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa upaya penanganan learning loss yang dilakukan oleh guru kelas 4 dan kelas 5 SDN 32 Mataram tergolong cukup baik karena aspek-aspek pada setiap indikator pembelajaran telah terpenuhi.