p-Index From 2021 - 2026
8.711
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pelita Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Quagga Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Indonesian Journal of Biotechnology Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Pedagogi Hayati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Jurnal SOLMA Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi BULETIN AL-RIBAATH Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Community Empowerment ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Biology Learning Report of Biological Education Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan MIPA Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI ORGANOLEPTIK YOGURT NANAS BERBAGAI STARTER KOMERSIAL (ORGANOLEPTIC TEST OF PINNEAPLE YOGHURT WITH VARIOUS COMMERCIAL STARTER) Hanum Mukti Rahayu
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 2 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.965 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesukaan masyarakat terhadap yogurt nanas denganpenambahan berbagai starter komersil. Sebanyak sepuluh starter yogurt komersil digunakan dalampembuatan yogurt nanas. Pengujian pH menggunakan indikator universal dan tingkat kesukaan masyarakatdiukur menggunakan angket uji organoleptik yang diberikan kepada 32 orang panelis. Berdasarkan hasilpenelitian diketahui bahwa terdapat variasi pH pada sepuluh sampel yogurt nanas yaitu pH 4 dan 5. Hasiluji organoleptik menunjukkan bahwa warna yogurt yang paling disenangi adalah yogurt nanas denganstarter Bio Kul dan Calpico. Sedangkan rasa, aroma dan kekentalan yogurt yang paling disukai yaitu yogurtnanas dengan menggunakan starter Yag Go. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa starter Yag Goberpotensi untuk digunakan dalam proses pembuatan yogurt nanas yang akan disenangi oleh masyarakat.  Kata kunci: Yogurt, Nanas, Uji Organoleptik
PENGEMBANGAN POTENSI DESA SIAGA AKTIF DAN PENGOLAHAN PERTANIAN DI WILAYAH TERPENCIL DESA NANGA ANSAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT Abduh Ridha; Mardjan Mardjan; Hanum Mukti Rahayu
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 1 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.75 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i1.595

Abstract

West Kalimantan Health Index occupies the 28th rank of 33 Provinces across Indonesia, while Sekadau District ranks 12th out of 14 districts in West Kalimantan. This indicates that the Sekadau Regency is one of the districts that need to be considered for the development of all sectors. Setuntung and Nanga Ansar Village are two farthest and isolated village in Sakadau. The purpose of KKN-PPM implementation in Setuntung and Nanga Ansar Village was empower the community through the development of active 'Desa Siaga' and the economic sector, especially the processing of snakefruit, banana, and fishery as well as the increase of home reading activities. Implementation of activities in June-August 2016. The results showed succesful implementation of activities in health, economic, and education sectors. In helath sector, we succesfully managed an active 'Desa Siaga', formed posyandu cadres, exhibited assistant nutrition classes in infants and pregnant women in posyandu, initiated of family, schools, and households waste processing. In the economic field, we improved agricultural and fisheris productions, namely snakefruit and fishery, catfish nugget, and pekasam. In the field of education, we formed a mini library and its  cadres. Therefore, the coorperation among Belitang Government, Setuntung Village, Nanga Ansar Villages, and universities need to establish so that guidance and development of this activity is sustainable. Keywords: society empowerment, remote area, agricultures, fisheries ‘Desa Siaga’ Management
Upaya Pengembangan Pendidikan Anak Melalui Kegiatan Rumah Pintar di Desa Sungai Mawang Kabupaten Sanggau Siti Ardiyanti; Marlenywati Marlenywati; Hanum Mukti Rahayu
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1190.166 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i1.3012

Abstract

Desa Sungai Mawang merupakan salah satu desa yang ada di kabupaten sanggau, desa tersebut termasuk ke dalam kategori daerah tertinggal. Dalam bidang pendidikan, di Desa Sungai Mawang masih banyak masyarakat yang berpendidikan rendah atau hanya bersekolah kurang dari 9 tahun, bahkan sangat huruf. Selain itu, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) yang tersedia belum dapat dimaksimalkan untuk mengembangkan pendidikan anak usia dini atau bahkan belum tersedia di setiap dusun. Sementara pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting yang menjadi tolak ukur dan juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian perlu adanya pemberdayaan bagi masyarakat melalui kegiatan rumah pintar yang dilakukan utuk menuntaskan semua masalah tersebut. Tujuan memilih ini adalah ingin mendeskripsikan kegiatan rumah pintar Desa Sungai Mawang sebagai sarana belajar anak serta masyarakat Desa Sungai Mawang kabupaten Sanggau. Metode Pelaksanaan kegiatan rumah pintar dilakukan melalui Persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hadirnya rumah pintar sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat di sektor pendidikan mendukung pentingnya. Paling tidak bisa memberikan kesempatan pada masyarakat yang tidak tersentuh oleh pendidikan formal untuk bisa mendapatkan pendidikan di rumah pintar ini. Sistem penyelenggaraan rumah pintar yang sesuai dengan kebutuhan, tantangan dan kemampuan masyarakat di Desa ini dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat agar anak-anak dapat belajar, menambah pengalaman dan keterampilan yang akan berguna bagi kehidupannya. Kata kunci: Rumah Pintar, Desa Sungai Mawang, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan
Analisis Ketersediaan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran IPA (Biologi) Kelas VIII di SMP Negeri Kecamatan Capkala Ismawati Ismawati; Arif Didik Kurniawan; Hanum Mukti Rahayu
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2022): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v11i1.1587

Abstract

Hasil wawancara dengan guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri Kecamatan Capkala ditemukan keterbatasan media pembelajaran IPA (Biologi) yang dimiliki sekolah sehingga guru hanya memanfaatkan media yang tersedia dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui media pembelajaran IPA (Biologi)  yang sering digunakan dan penggunaan serta manfaat dari media pembelajaran IPA (Biologi) yang ada di SMP Negeri Kecamatan Capkala. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah guru mata pelajaran IPA dan Siswa kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling berdasarkan hasil belajar nilai. Alat pengambilan data menggunakan lembar observasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh adalah jenis media pembelajaran IPA (biologi) yang sering digunakan pada kelas VIII di SMP Negeri Kecamatan Capkala yaitu Media cetak. Adapun penggunaan dari media tersebut yang paling sering digunakan jenis media cetak. Hasil analisis angket guru terhadap pemanfaatan media pembelajaran secara keseluruhan rata-rata 90,28% dengan kategori sangat kuat dan hasil analisis angket respon siswa terhadap pemanfaatan media pembelajaran IPA (biologi) secara keseluruhan memiliki rata-rata 81,75% dengan kategori sangat kuat. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan media pembelajaran dengan kategori sangat kuat.                                               Kata Kunci: Analisis, Media pembelajaran, mata pelajaran biologi.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR IPA PADA PEMBELAJARAN E-LEARNING SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK Safitri Anggraeni; Hanum Mukti Rahayu; Anandita Eka Setiadi
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2022): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v11i1.2987

Abstract

The government's policy to eliminate face-to-face learning requires that learning be done online or e-learning. This study aims to analyze the motivation to learn science in e-learning class VII SMP Muhammadiyah 1 Pontianak. This research is descriptive qualitative, the primary data source in this study is the result of a questionnaire on learning motivation by e-learning, the secondary data source is the result of interviews with science teachers. Based on the results of questionnaires and interviews of students' learning motivation in e-learning learning shows the percentage of student motivation per category, namely the strong ability of 71.83%, moderate ability of 25.35% and very strong ability of 2.82%. The indicators that have the highest percentage value are the first activities that are interesting in learning, namely 66.44%, the second hopes and aspirations for the future are 66.42%, the third desire and desire to succeed are 64.37%, the four encouragements and needs in learning is 64.22%, and the five conducive environment is 63.7%. From the results of the study, it can be concluded that the motivation to learn science in e-learning learning for class VII students of SMP Muhammadiyah 1 Pontianak has a strong motivation category.
PROFIL MISKONSEPSI MATERI EVOLUSI SISWA KELAS XII IPA SMA DAN MA DI KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Anandita Eka Setiadi; Ari Sunandar; Hanum Mukti Rahayu; Mahwar Qurbaniah
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2022): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v11i1.3906

Abstract

Studens at Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, have difficulty in understanding the material of evolution, this is an indication that students are getting misconception, so to solve the problem we need to do an analysis. One of the instruments that can be used to identify misconception is a Three Tier Test. These research aim, to analyze student misconception on evolution material using Three Tier Test at SMA and MA in Kabupaten Kubu Raya. The method that used is descriptive method with qualitative approach. The subjects of the research were students of grade 12 IPA SMAN 1 Sungai Kakap, SMAN 3 Sungai Kakap, MAN 1 Kubu Raya, and MA Al Mustaqim, 2016/2017 in academic year, which consists 144 students. Data collecting techniques that we used was three tier tests. Results show that in SMA the average percentage of students who misconception is 32,09%, in MA the average percentage of students who misconception is 40,46%. The highest percentage of misconception is in evolutionary mechanism concept, 44.86% at SMA students and 52,96% at MA student. Misconception on Darwin's theory of evolutionary concept is 32.35% at SMA students and 26,32% at MA student. On the concept of evidence for evolution is 19.06% at SMA student and 42,11% at MA student
Kelayakan & Kepraktisan Video Saksang Sebagai Koagulan Keju Untuk Bahan Pengayaan Materi Bioteknologi Vivi Julia Kartika; Hanum Mukti Rahayu; Anandita Eka Setiadi; Agistha Wulandari
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 15, No 1 (2023): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v15i1.6325

Abstract

Kegiatan pengayaan dilaksanakan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam penguasaan materi bioteknologi yang berkaitan. Video pembuatan keju menggunakan daun saksang sebagai koagulan dapat digunakan sebagai bahan pengayaan pada materi bioteknologi siswa kelas XII MIA SMA Taman Mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan media video pemanfaatan saksang sebagai koagulan keju menggunakan aplikasi sparkol videoscribe untuk pengayaan materi bioteknologi. Metode penelitian menggunakan RD (Research and Development) dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3 tahapan yaitu: Define (Perencanaan), Design (Perancangan), dan Develop (Pengembangan). Pengumpulan data kelayakan menggunakan lembar validasi yang diisi oleh 9 validator ahli. Kepraktisan diukur menggunakan angket respon yang diisi oleh 6 siswa pada uji coba skala kecil dan 18 siswa pada uji coba skala besar. Hasil penelitian menunjukan media video yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat valid pada aspek materi (83,11%), pada aspek media (93,77%),sedangkan pada aspek bahasa terkategori valid (75,33%). Hasil uji coba skala kecil dan uji coba skala besar terkategori sangat praktis dengan presentase 89,23% dan 90,97%. Dapat disimpulkan media yang dikembangan layak dan sangat praktis dari siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DENGAN APLIKASI ARTICULATE STORYLINE UNTUK MELATIH LITERASI SAINS Witri Saidini mukti Melani; Hanum Mukti Rahayu; Ari Sunandar
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 22 No 2 (2022): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pedagogi.v22i2.1402

Abstract

This study aims to develop digital-based learning tools to train scientific literacy. The method used is the Research and Development development method. Sugiono's research model, however, usage trials, product revisions, and mass production were not carried out. The results of the validity interpretation research show that the learning device development product developed consists of language aspects 74%, material 85%, media 74%, while the practicality test obtains an average value of 77%. Interpretation of the results of student responses can be categorized as good with a value of 63% so that the learning device is said to be suitable for use by educators and students in the learning process.
Butterfly Insectarium from Three Different Ecosystems of Gunung Palung National Park as Biology Learning Resource Nurliza Nurliza; Anandita Eka Setiadi; Hanum Mukti Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2023): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i1.2508

Abstract

Gunung Palung National Park (GPNP) has butterfly diversity. However, there is a lack of information about butterflies in Gunung Palung National Park as a learning resource. This article reports on the species of butterflies in three different ecosystems from GPNP and the potential of insectariums as a source of learning biology. There are two stages of research, first to examine the species of butterflies from GPNP in the Freshwater Swamp Forest, Alluvial Forest, and Lowland Granite Forest ecosystems. Second, to examine the potential of butterflies insectariums as a learning resource. The location of the research was determined by purposive sampling. Butterflies are caught by sweeping technique. Collecting data on potential learning resources using observation, documentation, and questionnaires. The results found 119 individuals from 39 butterfies species. Based on the aspects of access, safety, time, cost, clarity of potential, suitability of learning objectives, clarity of material objectives, and clarity of information, it shows that the potential of the butterfly insectarium is worthy of being used as a learning resource, especially in biology subjects, namely Biodiversity, Classification of Living Things, Animalia, and Ecology
Isolation and Characterization of Indigenous Lactic Acid Bacteria from Pakatikng Rape, Dayak’s Traditional Fermented Food Hanum Mukti Rahayu; Anandita Eka Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2023): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i2.2801

Abstract

West Kalimantan is one of the provinces with a variety of traditional foods. One of them is pakatikng rape, a traditional Dayak fermented food made from kelampai fruit. The fermentation process involves lactic acid bacteria which act as food preservatives because they have inhibitory substances known as bacteriocins. Exploration of lactic acid bacteria in the local food fermentation process, especially in West Kalimantan, has not been widely carried out. Therefore, the purpose of this research is to obtain LAB from kelampai fruit fermentation. The research methods included fermentation of kelampai fruit, isolation of LAB, screening for acid-producing LAB, characterization of colony morphology, gram staining, endospore staining, motility test, catalase test, and antibiotic sensitivity test. The results of the study obtained nine isolates that are capable of producing acid and have general characteristics of lactic acid bacteria, namely round cell shape, gram-positive, non-endospores, non-motile and catalase negative and four isolates that are resistant to antibiotics, namely KL-10 resistant to erythromycin, KL-15 and KL-19 resistant to Ofloxacin, and KL-20 resistant to amoxicillin.
Co-Authors . Khairawati ., kusnani Abduh Ridha Adi Pasah Kahar Adi Pasah Kahar Agistha Wulandari agung setiawan Ahmad Faisal Amri Ahmad Faisal Amri Airlangga, Liyu Vani Aji Amboni Amri, Ahmad Faisal Ananda, Dea Putri Anandita Eka Setiadi Andayani, Fitri Anis Uswatun Khasanah Apriani, Resti Ari Sunandar Ari Sunandar Ari Sunandar Ari, Sunandar Arif Didik Kurniawan Arif Didik Kurniawan Arif Didik Kurniawan Asif Alexander Aulia, Fitri Dayanti Aulianti, Dita Dede Sunarya Dedeh Kurniasih Dedeh Kurniasih Delva Hernanda Diana Diana Diana Diana Eka Rahmawati Danu Putri Febriyanti, Nisa Fiqih, Febriana Nur Fitria Amalia Fitriani Fitriani Hadini, Dayang Nur Hayadi, Arif Ergi Helda Susanti Herditiya, Herditiya HUSNUL KHOTIMAH Ibrahim, Khairunnisa Ike Viki Dwi Astuti Ismawati Ismawati Julianti Julianti, Julianti Karmila Karmila Kessi Hafsah Khairul Mubarak Khasanah, Novita Uswatun Khastuti, Dilla Khoirun Nisa Khozizah Khozizah Langkah Sembiring LANGKAH SEMBIRING Linda Lostari Lostari, Linda Mahwar Qurbaniah Mahwar Qurbaniah Mahwar Qurbaniyah Mardhatillah, Machicha Icha Mardjan Mardjan Mariska, Sonia Marlenywati Marlenywati Masashi Kawaichi Mauri Adisti Mediani Meli Maria Mitha Gita Isvida Mizan, Mizan Mubarak, Khairul Muldayanti, Nuri Dewi Mutia ulyanti Mutia Muzdhalifah Nabila Nengsih Nengsih Ningsih, Sri Hadi Nur Hafiza Nurdiana Nurdiana Nurhayati , Nurhayati Nurliza Nurliza Nurul Fahriza pangesty, anggy tia Pranaka, Resky Nanda Pranata, Arya Pratama Amanda Puspita, Avisha Putri, Wahyu Aristyaning Qurbaniah, Mahwar Qurbaniah, Mahwar Raden Salwa Rahmah, Adnin Riandi, Dirga Mahardika Rifa, Maryani Sabda RINI RINI Ririn, Asma Rusiana, Maya Safitri Anggraeni Sandi, Friti May Sari, Wita Kusuma Sarinah Sarinah Selviana Setadi, Anandita Eka Setiawati, Ety Siti Ardiyanti siti Ardiyanti, siti Sonia Srihanaty Srihanaty Sudarti Sunandar , Ari Sunandar, Ari Sunandar, Ari Susilowati Susilowati Tania, Rahmayana Dwi Vivi Julia Kartika Wahyu Aristyaning Putri Widiya Puji Astuti Winda Rahman Witri Saidini mukti Melani Yekti Asih Purwestri yudiaztu panca