Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan Panjang Puntung (STUMP) Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Keseimbangan Berjalan Dan Kepercayaan Diri Pada Pasien Post Amputasi Anggota Gerak Bawah Muhammad Syaifuddin; Bhisma Murti
Jurnal Keterapian Fisik Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KETERAPIAN FISIK
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.104 KB) | DOI: 10.37341/jkf.v1i2.84

Abstract

Abstract : Long Stump (Stump), IMT, Walking Balance, Self-Confidence. Amputation can be interpreted as an act of separating the body part or all extremities. Amputation in locomotor lower reaches 85-90 % of all amputations and below-knee amputation (transtibial amputation) is a type of amputation surgery is most often performed. The loss of the lower limbs resulting in disruption of limb function, with one of which is a function of balance and also one's confidence. The study was an observational analytic research with cross sectional design. Clinical research sites in Karanganyar Jaten Kuspito sample were patients with post- amputation of the lower limbs as many as 52 people with technique Comparative study of means. Data collection techniques using questionnaires and literature. Analysis of data using linear regression . There was a positive correlation was statistically significant between the length of the stump (b1 = 0.49 ; 95 % CI ; 0.15 to 0.84 ; p = 0.006) and IMT (b2 = 0.31 ; CI 95 % ; 0.09 to 0.53; p = 0.006) with the balance to walk, there was a positive correlation was statistically significant between the length of the stump (b1 = 1.37 ; CI 95 % ; 0,41 to 2.33 ; p = 0.006) and IMT (b2 = -0.76 ; 95 % CI ; -1.37 to -0.16 ; p = 0.015) with confidence. Long stump (stump) and body mass index (BMI) was associated with a walking balance and self confidence .
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT BAYI DAN BALITA BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DEPTH FIRST SEARCH Muhammad Syaifuddin; Anton Setiawan Honggowibowo
Compiler Vol 3, No 2 (2014): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.356 KB) | DOI: 10.28989/compiler.v3i2.74

Abstract

It is a must for children (infants and toddlers) to get more attention due to their health because their body’s protections are not yet strong. This makes them susceptible for germs, bacteria, and viruses attacks. Those attacks cause disease. This disease symptom could appear all of sudden to the children. It makes their parents afraid, especially for those who have less sensitiveness for the symptom. For this reason, I make an application based on android smartphone expert system to provide information on type of disease, treatment, and prevention based on the symptoms given. This application uses forward chaining and backward chaining inference engine to make conclusion, and Depth First Search algorithms for searching the method. The result shows that this application could help parents in giving some information about common diseases attacked to infants and toddlers. This application facilitates them in delivering information which can be accessed anywhere as first aid for infants and toddlers who indicated disease.
Penerapan Metode ARAS Dalam Menentukan Calon Nasabah Pada Koperasi Tunas Mandiri Suarman Laia; Muhammad Syaifuddin; Zaimah Panjaitan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 1 (2023): EDISI JANUARI 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i1.7222

Abstract

Sejatinya dalam pemberian pinjaman kepada nasabah pada koperasi sering mengalami masalah atau risiko. Salah satu masalah terbesar dalam koperasi yaitu adanya nasabah nunggak atau kredit macet. Permasalahan tersebut merupakan salah satu permasalahan yang dialami oleh pemilik dari Koperasi Tunas Mandiri. Oleh sebab itu pemilik Koperasi Tunas Mandiri perlu menyeleksi setiap calon nasabah yang mengajukan pinjaman, penyeleksian tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya nasabah yang nungggak atau kredit macet. Melihat masalah yang di alami oleh pemilik Koperasi Tunas Mandiri maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode additive ratio assessment (ARAS). Dengan menggunakan metode tersebut nantinya setiap nasabah akan dilakukan perankingan untuk melihat nasabah yang di prioritaskan untuk diberikan pinjaman. Berdasarkan hasil penelitian ini, sistem pendukung keputusan yang dibangun berhasil melakukan perankingan untuk setiap nasabah yang mengajukan pinjaman. Dengan perankingan tersebut maka pemilik dari Koperasi Tunas Mandiri dapat melihat nasabah yang di prioritaskan untuk diberikan pinjaman.
PEMBENTUKAN BUDAYA DISIPLIN MELALUI PROGRAM PENEGAK DISIPLIN SEKOLAH DI SMAN 1 PORONG KABUPATEN SIDOARJO MUHAMMAD SYAIFUDDIN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembentukan budaya disiplin sekolah dalam menegakkan kedisiplinan siswa di SMAN 1 Porong. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran mixed method eksplanatoris sekuensial yaitu pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan teknik persentase untuk data kuantitatif dan teknik triangulasi untuk data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan budaya disiplin di SMAN 1 Porong diupayakan melalui pengondisian lingkungan disiplin dan pembentukan perilaku disiplin. Pengkondisian lingkungan disiplin dilakukan dengan cara pemberian keteladanan dalam menaati tata tertib sekolah yang diberikan oleh guru dan Penegak Disiplin Sekolah di SMAN 1 Porong; dan pengawasan terhadap kedisplinan siswa dan diadakannya evaluasi terhadap hasil pengawasan oleh guru dan para penegak kedisiplinan. Pembentukan perilaku disiplin dilaksanakan melalui pemberian penguatan dan hukuman. Penguatan dilaksanakan dengan dua pendekatan yaitu menggunakan penguatan positif melalui pemberian sambutan baik dan pujian; dan penguatan negatif melalui pemberian penugasan yang mendidik. Sedangkan pemberian hukuman pun juga menggunakan dua pendekatan yang mendidik yaitu hukuman pemberlakuan yang dilaksanakan dengan memberikan peringatan dan nasihat secara berkelanjutan sampai dengan siswa sadar untuk tidak melakukan pelanggaran peraturan sekolah lagi; dan hukuman pencabutan yang dilaksanakan melalui penghilangan hak tertentu siswa. Kata kunci: Kedisiplinan, Budaya Disiplin, dan Penegak Disiplin Sekolah
PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA DARI PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DENGAN ALASAN KEADAAN MEMAKSA AKIBAT PANDEMI COVID -19 Annisa Tassia Hutagalung; Muhammad Syaifuddin
Lex LATA Volume 5 Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/lexl.v5i2.2032

Abstract

Perlindungan hukum terhadap pekerja/buruh dimasa pandemi covid-19 sangat diperlukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah pandemi Covid-19 merupakan keadaan memaksa, bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja yang PHK, dan gambaran perlindungan hukum ke depan. Metode penelitian menggunakan metode hukum normatif dan empiris untuk menganalisis ketentuan hukum positif. Hasil penelitian bahwa Covid-19 merupakan bencana non alam nasional yang merupakan keadaan memaksa dan relatif. Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja dari PHK dengan alasan keadaan memaksa akibat pandemi covid-19 mencakup perlindungan hukum preventif sebelum PHK itu terjadi, yakni, pembinaan pekerja, merumahkan pekerja, memberi penjelasan secara transparan kepada pekerja, antara pengusaha dan pekerja melakukan perundingan dan Perlindungan Hukum Represif yaitu PHK mempengaruhi munculnya kewajiban pengusaha untuk membayar hak pekerja. Gagasan Perlindungan hukum yaitu, perlu adanya upaya oleh perusahaan atau pemerintah dalam menanggulangi dan menghindari terjadinya PHK dan perlu dituangkan dalam perjanjian kerja sesuai dengan pasal 1338 KUHPerdata asas pacta sunt servanda.
STUDI KASUS: GAMBARAN PEMBUATAN TRANSTIBIAL PROSTHESIS UNTUK SHOLAT PADA PASIEN PASCA AMPUTASI TRANSTIBIAL Muhammad Syaifuddin
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 04 Juli (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amputasi adalah terpotongnya anggota gerak ekstremitas atas atau ekstremitas bawah tubuh seseorang yang mengalami kerusakan jaringan disebabkan oleh trauma, gangren, dan atau tumor yang mengharuskan pemotongan sebagian anggota gerak tubuh untuk melindungi bagian tubuh lainnya. Amputasi tidak hanya mengurangi mobilitas tetapi dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup bagi seseorang. Seorang ortotis prostesis berperan penting membuatkan alat bantu pengganti anggota gerak tubuh/prostesis, sehingga dapat menjalankan kegiatan sehari-hari seperti sediakala. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai penggunaan transtibial prosthesis dengan tipe sendi 3R15 dalam aktivitas sholat pada pasien pasca amputasi transtibial. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus intrinsik dengan melibatkan seorang pasien laki-laki berumur 35 tahun yang telah menjalani amputasi transtibial dan menggunakan transtibial prosthesis dengan tipe sendi 3R15. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan pemantauan aktivitas sholat pasien. Hasil: Pasien yang menggunakan transtibial prosthesis dengan tipe sendi 3R15 menunjukkan kemampuan yang baik dalam melakukan gerakan-gerakan yang dibutuhkan dalam sholat, seperti berdiri, rukuk, sujud, dan duduk. Pasien melaporkan bahwa penggunaan prosthesis ini memberikan kenyamanan dan stabilitas yang memadai saat melakukan ibadah sholat. Kesimpulan: Transtibial prosthesis dengan tipe sendi 3R15 dapat memberikan dukungan dan kemampuan yang memadai bagi pasien pasca amputasi transtibial dalam menjalankan ibadah sholat. Penggunaan prosthesis ini memungkinkan pasien untuk melakukan gerakan-gerakan sholat dengan lebih mudah dan memberikan rasa nyaman serta stabilitas yang diperlukan.
Analisis relevansi project based learning dalam pembelajaran materi jenis-jenis usaha ekonomi kelompok dan keragaman sosial budaya di kelas V A SDN Bugangan 03 Muhammad Syaifuddin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi model PjBL pada materi jenis usaha ekonomi kelompok dan keragaman social budaya di kelas VA SDN Bugangan 03. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, subyek penelitian ini adalah guru kelas VA dan siswa kelas VA sebanyak 27 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu; 1) Pengumpulan data, 2) Kondensasi Data, 3) Display Data, dan 4) Penarikan Kesimpulan. Uji keabsahan data yang dilaksanakan adalah menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini bahwa model Project Based Learning memiliki relevansi dengan materi jenis suaha ekonomi kelompok dan keragaman sosial budaya, terbukti dari hasil wawancara guru dan siswa kelas V A SDN Bugangan 03 bahwa sebagian besar siswa merasa cocok dengan pembelajaran yang dilaksanakan. Selain itu, PjBL ini dianggap pembelajaran yang menyenangkan dan menantang sehingga mampu meningkatkan hasil belajarm daya pikir tingkat tinggi, dan kreativitas siswa dalam pembuatan proyek berupa kliping. Siswa juga nampak antusias dalam mengikuti pembelajaran dengan mengeksplorasi proyek yang harus diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati
BANK TANAH SEBAGAI UPAYA MENJAMIN KETERSEDIAAN TANAH DALAM RANGKA EKONOMI BERKEADILAN BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA Masayu Dewi Puspa Lestari; Muhammad Syaifuddin
Lex LATA Volume 4 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/lexl.v4i2.1894

Abstract

Tesis ini berjudul tentang bank tanah sebagai upaya menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (selanjutnya disebut UU Cipta Kerja). Yang menarik dalam Undang-Undang ini adalah adanya kebijakan pertanahan dimana negara melalui Lembaga pemerintah maupun Lembaga Independen ditunjuk untuk memiliki kewenangan melakukan akuisisi terhadap tanah terlantar atau pula bermasalah yang mana tanah ini belum dikembangkan dan memiliki potensi untuk dikembangkan agar kemudian dapat didistribusikan kembali untuk kepentingan umum dalam rangka ekonomi berkeadilan sesuai program pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dengan pendekatan filsafat, perundangan, konseptual, futuristic, dan sistematika perbandingan hukum. Teknik penarikan kesimpulan menggunakan logika berfikir abduktive. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Undang-Undang Pokok Agraria dalam Pasal 2 dan pasal 6 mengamanatkan adanya Badan Penguasaan Tanah yang mengelola tanah negara namun belum ada kebijakan pasti yang mengatur mengenai pembentukan bank tanah dalam Undang-Undang tersebut. 2) Pembentukan Bank Tanah dalam UU Cipta Kerja ini hanya berfokus pada konsep ekonomi semata dan kurang berfokus pada kepentingan rakyat (miskin). 3) Idealnya Bank Tanah yang harmonis dengan UUPA adalah dengan membentuk Bank Tanah sebagai badan hukum publik dengan prinsip dasar bahwa pemanfaatan tanah yang dikelola Lembaga tersebut harus memprioritaskan kepentingan umum dengan prinsip untuk mencapai kemammuran bagi rakyat yang sebesar-besarnya.
Pemikiran Pendidikan Islam Perspektif Ibnu Miskawaih Siti Masyfufah; Muhammad Syaifuddin
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v5i02.191

Abstract

Education is a very important part of human life. In the world of Islamic education, there are many educational figures who have succeeded in giving birth to great ideas that are still being used today, one of which is Ibn Miskawaih. The discussion of Ibn Miskawaih's Islamic education thought is very important to be studied more deeply in order to add insight and knowledge. This research uses library research method. The data sources in this research are journals, articles, websites, books, and various other information media. The data analysis technique used is content and data analysis. The problems to be answered in this study are (1) Who is Ibn Miskawaih? And (2) How is Islamic Education Thought according to Ibn Miskawaih? The results showed that Ibn Miskawaih was the most famous Islamic scientist and the first to write moral philosophy, he was also the secretary of Amirul-Umara Adhud-Daulah of the Buwaihi daulat in Baghdad, concurrently the head of the Bait al-Hikam library, a moralist, the father of Educational Psychology, a Muslim philosopher who focused his attention on Islamic ethics, historian, physician, scientist and writer. The basis of Islamic education according to Ibn Miskawaih is sharia and soul. The purpose of education according to Ibn Miskawaih is the achievement of moral glory, as well as achieving goodness and happiness. The function of education according to Ibn Miskawaih is as a means of socializing individuals, as well as humanizing humans (humanization).
Manajemen Program Tahfidz Al-Qur'an Al-Quds Samarinda Muhammad Syaifuddin; Noorthaibah; Bahrani
Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/akademika.v5i1.922

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah sejak awal berdiri pada tahun 2018, SD Islam Al-Quds Samarinda yang telah melaksanakan program Pendidikan Nasional dibawah naungan Kemendikbud RI seperti sekolah dasar pada umumnya. Namun, sekolah ini memiliki program unggulan yaitu program tahfidz Al-Qur’an. Dari program tahfidz tersebut, siswa mampu menghafalkan Al-Qur’an 1 juz setiap tahunnya. Selain itu, siswa mereka juga mampu meraih prestasi diberbagai bidang perlombaan baik tahfidz maupun perlombaan lainnya. Dan peneilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen program Tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al-Quds Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terkait manajemen program tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al-Quds Samarinda. Data tersebut di analisi dengan menggunakan teori Miles, Huberman dan Saldana yakni dengan kondensasi data, pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al-Quds Samarinda menggunakan fungsi manajemen dengan baik, yaitu dengan tahapan: 1) Perencanaan program tahfidz Al-Qur’an dengan merumuskan tujuan, perencanaan materi, perencanaan pendidik, dan perencanaan evaluasi 2) Pengorganisasian dengan membuat struktur organisasi, penempatan pada struktur organisasi program tahfidz dan alokasi sumber daya, 3) Pelaksanaan dilakukan dengan proses pembelajaran tahfidz Al-Qur’an sesuai dengan perencanaan, 4) Pengawasan dengan melakukan observasi langsung kegaitan belajar, pemantauan progress hafalan, dan melakukan evaluasi pada proses dan hasil.