Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Fisioterapi, Pemandu Wisata Desa Tuapejat Mentawai Donal Syafrianto; Ikhwanul Arifan; Naluri Denay; Ahmad Chaeroni
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.46

Abstract

Desa Tuapejat merupakan salah satu desa di kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki potensi wisata Bahari yang luar biasa. Bayaknya kunjungan wisata baik lokal maupun internasional yang datang ke Tuapejat memungkinkan untuk dikembangkannya atraksi wisata sport tourism di sepanjang pesisir pantai Tua Pejat. Pemanfaatan sumber daya alam yang ada harus sejalan dengan kemampuan sumber daya manusia dalam memandu, memberikan pertolongan serta memberikan layanan memuaskan bagi wisatawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra dalam memberikan pertolongan dasar Fisioterapi serta memiliki keterampilan kepemanduan atraksi Sport Tourism. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini adalah peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan atau cedera serta Stand Up Paddle Board. Metode yang digunakan adalah pelatihan teori dan praktek dalam memberikan layanan dasar fisioterapi dan kepemanduan atraksi sport tourism dengan stand Up Paddle. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mitra terhadap cedera, keterampilan penanganan dasar fisioterapi terhadap cedera, pengetahuan dan keterampilan olahraga Stand Up Paddle serta teknik kepemanduannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat memberikan dampak terhadap masyarakat mitra, terutama dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Dalam hal ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pemanfaatan sumber daya alam terutama wisata bahari yang dimiliki Desa Tuapejat.
Peningkatan Kapasitas Manajemen Pertandingan Sepaktakraw Berbasis Digital di PSTI Tanah Datar Padli; Syahril Bais; John Arwandi; Jeki Haryanto; Ikhwanul Arifan; Rudyanto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v4i1.49

Abstract

Olahraga merupakan salah satu bidang yang berkembang pesat di seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Indonesia. Sepaktakraw merupakan cabang olahraga yang unik dibandingkan dengan cabang olahraga lainnya. PB. Persetasi berpendapat keunikan sepaktakraw yang kita ketahui dominannya unsur senam, seni dan gerakan akrobatik sebagai dasar keterampilan menuju prestasi olahraga. Selanjutnya ada Nomor-nomor yang dipertandingkan dalam sepaktakraw adalah bertim, doble tim, beregu, doble, quadrant dalam pertandingan sepaktakraw. Dalam hal ini perlu kiranya peningkatan kapasistas manajemen pertandingan yang lebih mengarah ke informasi dan teknologi yang terupdate. Selama ini para pelaku olahraga sepaktakraw masih secara manual dalam menginput data, memasukan data melalui tulisan tangan langsung dan hasil di tempel di dinding, sehingga data dan arsip tidak tersimpan dengan baik, maka dari itu sekarang data sudah bisa disimpan di google drive. Di PB. PSTI Indonesia telah membuat sistem terbaru tahun 2021 sistem manajamen pertandingan yang tersistem melalui, aplikasi ini sudah mulai diterapkan pada PON XX tahun 2021 dan POMNAS 2022, namun perlu juga bagi pelaku-pelaku olahraga manajemen dalam pertandingan untuk memahami dan mempelajari aplikasi tersebut. Terlihat pada saat sekarang ini masih banyak para pelaku olahraga (pengurus, pelatih dan wasit) di daerah yang belum mengenal sistem ini sehingga belum memiliki kompetensi ataupun pemahaman tentang kajian manajemen Pertandingan yang terbaru, sehingga komisi pertandingan lebih mudah dalam bekerja dan para pelatih, wasit, panitia langsung mendapatkan pengetahuan yang luas tentang pelaporan secara langsung yang hanya selesai 1 jam melalui E-sistem mulai dari susunan pool, jadwal pertandingan, data-data hasil pertandingan melalui statistic exel, tersebut. yang menggunakan software dalam hal ini, maka perlu melaksanakan kegiatan sosialisasi, implementasi, dan pelatihan langsung dalam bentuk workshop kepada bidang pertandingan di PSTI Tanah Datar ini yang dilakukan akan memberikan beberapa pemahaman terkait berbagai disiplin ilmu dalam kajian ilmu manajemen pertandingan sepaktakraw.
Effects of anaerobic training on physical performance in soccer players: a systematic review Vega Soniawan; Ikhwanul Arifan
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036925000

Abstract

Soccer is a high-intensity intermittent sport characterized by repeated efforts of sprinting, jumping, and rapid directional changes, demanding highly developed anaerobic capacities. Despite growing scholarly interest in anaerobic training for soccer players, the diversity of training modalities, populations, and outcome measures has precluded definitive conclusions regarding optimal training configurations. This systematic review aimed to synthesize the available scientific evidence on the effects of anaerobic training interventions on physical performance outcomes in soccer players. Following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020 guidelines (Page et al., 2021), a comprehensive search was conducted on the Scopus database, yielding an initial pool of 931 records. After removing 15 duplicate records, 237 records were screened based on title and abstract, of which 174 were excluded. Of the 63 full-text articles assessed for eligibility, 41 were further excluded due to irrelevant study designs, non-intervention nature, or populations outside the scope. Consequently, 22 studies published between 2021 and 2025 were included in the final synthesis. The findings indicate that sprint interval training, plyometric training, and combined anaerobic training programs significantly improve repeated sprint ability, sprint speed, explosive power, and change-of-direction performance in soccer players across various age groups and competitive levels. High-intensity interval training emerges as an effective and versatile approach when individualized according to training frequency, intensity, and recovery parameters. These results have important implications for sports scientists and coaches in designing evidence-based anaerobic conditioning programs. Future research should prioritize female populations, long-term follow-up assessments, and training periodization frameworks.
Physical fitness profiles of football players across competitive levels in southeast asia: a systematic review Vega Soniawan; Ikhwanul Arifan
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036926000

Abstract

Football is the most widely practised team sport in Southeast Asia, yet regional teams continue to underperform relative to international benchmarks, and the physical fitness evidence underpinning player development remains fragmented across countries and competitive tiers. This systematic review synthesises how physical fitness has been characterised among football players in Southeast Asia and how the reported profiles differ across competitive levels. The review followed the PRISMA 2020 framework. A Boolean search of Scopus using TITLE-ABS-KEY, combining football, physical fitness and Southeast Asian country terms, retrieved 4,122 records. Eligibility was restricted to English-language journal articles published in final stage between 2021 and 2025 that reported at least one standardised physical fitness outcome for football players sampled in a Southeast Asian country; reviews, non-player populations and studies without fitness outcomes were excluded. After duplicate removal, filtering and screening, 53 reports were assessed in full text and 22 studies were included. Aerobic capacity and linear speed dominated the evidence base, whereas flexibility, balance and anaerobic power were rarely profiled, and professional and female cohorts were markedly underrepresented. The findings support level-specific testing batteries and a harmonised regional normative database, and future work should prioritise longitudinal, cross-level and female-focused designs.
Systematic review of sprint training on acceleration and maximum speed in soccer players Vega Soniawan; Ikhwanul Arifan
Journal of Educational and Learning Studies Vol 8, No 2 (2025): Journal of Educational and Learning Studies
Publisher : Global Econedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/03172

Abstract

In soccer, acceleration and top sprint speed are the basis for game-changing moves. However, the rapid introduction of various training methods has fragmented the evidence, complicating decision-making for practitioners. This systematic review synthesized controlled training research to identify which sprint-related interventions improve acceleration and top sprint speed in soccer players, and which programme features lead to the greatest improvements. The study adhered to PRISMA 2020 guidelines. A Boolean search of Scopus (20 December 2025; 2021–2025) yielded 1,105 records. After removing 15 duplicates and screening, 18 controlled intervention studies met the eligibility criteria (association football sample, sprint-oriented training, and a recorded acceleration or maximum-speed outcome). Screening was conducted by a single reviewer, and no inter-rater reliability coefficient was computed, which is acknowledged as a limitation. The MMAT (2018) was used for quality appraisal. Due to substantial heterogeneity in interventions, comparators, and outcome definitions, a narrative thematic synthesis was performed instead of meta-analysis. The two main findings were: first, resisted sprint techniques consistently improved short-distance acceleration, particularly when external load was individualized for maximum horizontal power; however, effect sizes varied across studies and were not pooled. Second, volume-matched modalities often produced similar changes, suggesting that compliance and specificity may be more important than any single method. Biological maturation also moderated adaptations. This review integrates dose-response principles for speed development and highlights the need for maturity-stratified trials that directly report maximal-velocity outcomes.
Aerobic-oriented training and maximal oxygen uptake in soccer players: a systematic review with narrative synthesis of intervention studies Vega Soniawan; Ikhwanul Arifan
Journal of Educational and Learning Studies Vol 8, No 2 (2025): Journal of Educational and Learning Studies
Publisher : Global Econedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/03222

Abstract

Aerobic capacity is essential for repeated high-intensity actions, recovery between efforts, and running performance in soccer. This systematic review and narrative synthesis examined recent evidence on aerobic-oriented training interventions and maximal oxygen uptake (VO₂max) in soccer players. Following the PRISMA 2020 framework, a Boolean search of Scopus identified 778 records, with 224 records remaining after automated eligibility screening and deduplication. Eligible studies were English-language journal articles published between 2021 and 2025 involving prospective training interventions of at least four weeks with an explicit aerobic component and pre- and post-intervention VO₂max assessment. Twenty-three studies met the inclusion criteria. Participants ranged from 14 to 60 per study, predominantly male players aged 14–28 years, from academy to semi-professional levels. Methodological quality was assessed using the MMAT 2018, with all studies scoring ≥60% and 15 (65%) classified as high quality. Due to substantial heterogeneity in VO₂max assessment methods, comparators, and outcome reporting, a meta-analysis was not feasible. Interval-based training, particularly high-intensity interval training and small-sided games, accounted for approximately two-thirds of the evidence. All studies reported significant within-group improvements in VO₂max, although evidence of superiority between modalities was limited. Improvements were commonly observed following 4–12 weeks of training performed 2–3 times per week at near-maximal intensities. Overall, the findings support flexible selection of aerobic training modalities while emphasizing intensity as a key component of prescription. Future research should improve randomisation, blinding, and standardized effect-size reporting.
The effect of variations in passing drill form on soccer passing ability at the arafah youth soccer academy Miftahul Rahman; Masrun Masrun; Ardo Okilanda; Roma Irawan; Ikhwanul Arifan
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30037004000

Abstract

Passing accuracy is a core technical skill in youth soccer, yet the magnitude of improvement following structured passing-drill programs depends on training content, dose, measurement, and contextual factors. This study examined pre-post changes in passing performance after a four-week structured passing-drill program among 15 male U-14 to U-16 players at a soccer school in Payakumbuh, Indonesia. A single-group pretest-posttest pre-experimental design was used. Passing performance was assessed with the Johnson Soccer Test before and after 16 training sessions conducted four times per week. Reported mean performance increased from 14.3 (SD = 1.988) to 17.3 (SD = 2.225), a mean change of 3.0 points (20.98%). The reported paired-samples t-test was t(14) = 17.75, p < .001. Using the reported t statistic and n = 15, the derived standardized paired effect is Cohen's dz = 4.58; this value should be verified against the raw paired scores before final submission. The findings indicate substantial pre-post improvement, but the absence of a control group, small single-club sample, repeated testing, maturation, and other uncontrolled factors prevent a causal conclusion. The results therefore provide preliminary evidence supporting further controlled evaluation of structured passing-drill programs in adolescent soccer.
Pengaruh Variasi Latihan Passing Terhadap Akurasi passing Pemain Sepakbola SSB Gor-Gor Kecamatan Ranah Batahan masharil wahyuda; Roma Irawan; Vega Soniawan; Ikhwanul Arifan
Jurnal Gladiator Vol 6 No 5 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2479011

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan variasi latihan passing terhadap tingkat ketepatan operan (passing) para pemain sepak bola di SSB Gor-Gor, Kecamatan Ranah Batahan. Menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 20 orang pemain sebagai sampel. Pengumpulan data ketepatan passing dilakukan melalui instrumen tes short pass. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji- berbantuan SPSS, serta uji N-Gain. Temuan penelitian memperlihatkan peningkatan nilai rata-rata (mean) dari 105,74 pada tahap pre-test menjadi 111,86 pasca pelaksanaan 16 sesi latihan. Hasil uji- mencatatkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001 yang berada di bawah taraf nyata , yang mengindikasikan adanya perbedaan bermakna antara hasil pengukuran awal dan akhir. Di samping itu, analisis N-Gain mendapati 18 pemain berada dalam kategori tinggi dan 2 pemain pada kategori rendah. Secara keseluruhan, studi ini membuktikan bahwa latihan variasi passing berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan akurasi operan pemain SSB GOR-GOR Kecamatan Ranah Batahan, sehingga temuan ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif acuan program latihan yang terstruktur bagi para pelatih. Kata Kunci: variasi latihan, passing, akurasi passing, sepakbola, SSB.
Co-Authors - Rudyanto ., Argantos Adam Afdhal, Muhammad Afrinaldi, Tomy Afrizal Afrizal Afrizal S Afrizal S Afrizal.S, Afrizal.S Afrizon, Doni aida, ahmad nanda Al Fajar, Khafi Fitra Al Ihsan, Herari Almenteros, Aldo Alnedral Alnedral, Prof Andika, Ari Ardo, Okilanda Argantos, Argantos Arwandi, John Arwandi, John Aryadie Adnan Asnur, Ihsan Aziz, Ishak Azkarullah, Ibnu Azzare, Qais Althaf Bafirman HB Barlian, Prof Eri Berlian, Eri Bram Sujadesman Bram Sujadesman Cahyani, Viona Rahma Chaeroni, Ahmad Chan, A Apri Satriawan DESI PURNAMA SARI Devi Pilsa Saputra Dicky Surya Pratama Donal Syafrianto Donie, Donie Edmizal, Eval Edo Wahyu Jefri Antoni Eko Purnomo Eri Barlian fadel hendratama, fadel hendratama Fakhrur Rozi, Muhammad Farida Hanum Fernandes, Oca Fitrah, Aidil Gafar, M.Afdal Hendra Saputra Hermanzoni, Hermanzoni Irawadi, Hendri Irfan Oktavianus Jeki Haryanto Kasman, Ilham Fernando Larissa, Sarah Lesmana, Heru Syarli Lesmana, Heru Syarli M Ridwan M. Ridwan Maidarman, Maidarman Mairifendi, Martio Martio Mardela, Romi mardesia, pringgo Mardiansah, Aris masharil wahyuda Masrun Masrun masrun Masrun, Marsun Miftahul Rahman MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Farid Al Abid Muhammad Rifki MUHAMMAD TEGUH, MUHAMMAD Muhammad, Marie Naluri Denay Nasrullah, Fanji Nova Kurniawan Padli Padli Padli, Dr. Padoyan, Neti Larap pasha, aulia rahma Pasya, Muhammad Permata Sari, Anggun Pratama, Rahmatul Rezil Purnama Sari, Desi Putra, Fernando A. putra, jefry aprizal Putra, Juanda Putra, Teguh Sukma Putra, Wahyu Ramadhan Qadafi, Muhammad Qodriatul Ramadani, Yogi Ramadhan, Daffa Ikli Randi Pratama, Randi Razandra Zhafran Reviza, Kevin Sandika Rezki Pratama Ridwan, M. Ridwan riyadi, abdi Rizal, Nes Rizaldi, Khairul Robby Perdana Roma Irawan Ronni Yenes Rozi, Muhammad Fahkrur Rudyanto Ryandinata, Muhammad S, Frizal Salsabilla, Hasbi saputraa, edoo Sarangi, Ade Fitrandi Sari Mariati Sari, Deva Wulan Sazeli Rifki, Muhamad Siregar, Yusuf Ependi Subagia, Rizki Sujadesman, Bram Syafrianto, Syafrianto Syahril Bais Syaiful, Wandi Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Tofikin, Tofikin Tribuana, Muhammad Roland Umar . Umar Nawawi Umar Umar Vega Soniawan Yanuar Kiram Yendrizal, Yendrizal yenes, ronny Yogi Arnaldo Putra Yogi Setiawan yudhi, alex aldha zaki ramadan ZERLINDO, MUHAMMAD Zikri, Muhammad Zikri Muhammad Zul Adri