Claim Missing Document
Check
Articles

Keefektifan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V SD pada Pembelajaran IPAS Yolenta Varista Te’a; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Yolenta Varista Te’a; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada kegiatan pembelajaran IPAS siswa sekolah dasar kelas V. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan langsung kepada siswa dengan menggunakan lembar observasi atau dengan cara memantau aktivitas belajar siswa pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas V SDK Gurusina yang berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dapat diamati dari hasil evaluasi peningkatan yang dilakukan pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan siswa antara siklus I (59%) dan siklus II (80%). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran kontekstual sangat penting untuk melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran IPAS kelas lima.
Penggunaan Media Papan Tebak Aku untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas V SD Yovita Maria Pawe; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka; Yovita Maria Pawe; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan numerasi siswa melalui penggunaan media papan tebak aku. Jenis penelitian yang diterapkan yakni Penelitian Tindakan Kelas mencakup II siklus. Pada setiap siklus memiliki tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ialah siswa kelas V SDK Majamere berjumlah 19 orang dengan objek yang diteliti yaitu tingkat kemampuan numerasi siswa dengan menggunakan media papan tebak aku. Metode pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi dan tes, dengan instrumen berupa soal tes uraian. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui capaian belajar siswa berupa rata-rata juga persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I nilai tingkat kemampuan numerasi siswa tergolong rendah dibuktikan dengan rata-rata 43,11 dan persentase ketuntasan 26,31%. Sedangkan siklus II rata-rata siswa menjadi 66,89 dan persentase ketuntasan 84,21%. Sehingga disimpulkan penggunaan media papan tebak aku dikatakan efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Penggunaan Media Papan Tebak Aku untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas V SD Yovita Maria Pawe; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka; Yovita Maria Pawe; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan numerasi siswa melalui penggunaan media papan tebak aku. Jenis penelitian yang diterapkan yakni Penelitian Tindakan Kelas mencakup II siklus. Pada setiap siklus memiliki tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ialah siswa kelas V SDK Majamere berjumlah 19 orang dengan objek yang diteliti yaitu tingkat kemampuan numerasi siswa dengan menggunakan media papan tebak aku. Metode pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi dan tes, dengan instrumen berupa soal tes uraian. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui capaian belajar siswa berupa rata-rata juga persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I nilai tingkat kemampuan numerasi siswa tergolong rendah dibuktikan dengan rata-rata 43,11 dan persentase ketuntasan 26,31%. Sedangkan siklus II rata-rata siswa menjadi 66,89 dan persentase ketuntasan 84,21%. Sehingga disimpulkan penggunaan media papan tebak aku dikatakan efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Penggunaan Media Poster untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III SD Viviana Meo Longa; Maria Desidaria Noge; Yosefina Uge Lawe; Viviana Meo Longa; Maria Desidaria Noge; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.6

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat baca siswa kelas III di salah satu sekolah dasar di wilayah timur Indonesia melalui penggunaan media poster. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 7 orang, dan objek dari penelitian ini adalah untuk mengukur minat baca siswa sebelum dan sesudah penerapan media poster dalam pembelajaran. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket minat baca siswa dan pedoman observasi. Alat penelitian yang digunakan adalah angket minat baca siswa yang dibagikan kepada setiap siswa untuk memeriksa daftar pernyataan yang sesuai dengan minatnya. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor hasil tes setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 rata-rata minat baca siswa meningkat sebesar 64% pada siklus 2, dengan 76,71% berada pada kategori baik. Rata-rata peningkatan minat baca siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 12,71%, secara keseluruhan 42,85% pada siklus 1 meningkat menjadi 71,42% pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media poster efektif dalam meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
MENGOPTIMALKAN PERAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN ASPEK LITERASI MEMBACA SISWA SDK NARU Kresensia Nio; Hildegardis Longa; Jumita Ratnasari Umbu Tego; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Februari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i2.6592

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis sebagai pusat sumber belajar dalam mendukung peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai sumber belajar dalam meningkatkan aspek literasi membaca siswa di SDK Naru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi siswa, guru, kepala sekolah, dan pengelola perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SDK Naru belum berfungsi secara optimal akibat keterbatasan sarana prasarana, belum tersedianya ruang khusus perpustakaan, koleksi bahan bacaan yang terbatas dan kurang mutakhir, serta pengelolaan perpustakaan yang belum profesional. Selain itu, pemanfaatan perpustakaan belum terintegrasi secara sistematis dalam kegiatan pembelajaran sehingga minat baca siswa masih rendah. Pembahasan menunjukkan bahwa optimalisasi peran perpustakaan dapat dilakukan melalui pembenahan fasilitas, pengadaan koleksi bacaan yang relevan dan variatif, peningkatan kompetensi pengelola perpustakaan, penyusunan tata tertib, serta integrasi program literasi dengan kegiatan pembelajaran. Dengan dukungan seluruh warga sekolah, perpustakaan berpotensi menjadi pusat literasi yang efektif dalam meningkatkan minat baca, kemampuan membaca, dan kemandirian belajar siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI PADA SISWA KELAS II UPTD SD INPRES MALAFAI Christina Ngadha; Pelipus Wungo Kaka; Yohanes Vianey Sayangan; Dek Ngurah Laba Laksana
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17546

Abstract

This study aims to determine the improvement of reading ability through the media of picture word cards with inquiry learning strategies in grade II students of UPTD SD Inpres Malafai. This type of research is classroom action research (PTK) which consists of three components, namely 1) planning, 2) action and observation and, 3) reflection which in implementation and observation are carried out simultaneously. The subjects in this study are 12 students in grade II UPTD SD Inpres Malafai. The object of this research is to improve reading ability through the media of picture word cards with inquiry learning strategies. The data collection method uses the test method. The instrument used is a test question. The data in this study was analyzed using quantitative descriptive statistics. The results of this study showed that after the administration of actions for two cycles, the average score of the test results for the use of picture card media with the Inquiry approach strategy to improve reading ability in grade II students of UPTD SD Inpres Malafai increased. In the first cycle, an average score of 60, a percentage of 60%, was at the criteria of sufficient and classically or the number of students who completed as many as 5 people was 41.57%. In the second cycle, an average score of 75.83% was obtained at the sufficient criterion and classically increased to 83.33%. Thus, it can be concluded that the application of pictorial word card media with inquiry teaching strategies can improve the reading ability of grade II students of UPTD SD Inpres Malafai classically by 41.76%.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA MELALUI PROGRAM READING CAMP DI SDK NUABOSI Yosefa Kafasin Owa; Pelipus Wungo Kaka; Yohanes Vianey Sayangan; Maria Patrisia Wau
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas IV SDK Nuabosi melalui Program Reading Camp. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Tujuan dari metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu untuk meningkatkan dan memperbaiki mutu proses belajar mengajar di kelas serta membantu memberdayakan guru dalam memecahkan masalah pembelajaran di sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Subjek data dalam penelitian ini adalah kelas IV SDK Nuabosi sebanyak 17 orang, yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dengan menerapkan Program Reading Camp pada siklus I hanya memperoleh nilai rata-rata 68,71 dan dalam pelaksanaan siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 83,76, berarti mengalami peningkatan yaitu kurang lebih 15,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan Program Reading Camp dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas IV SDK Nuabosi.  
PENERAPAN BAHAN BACAAN RAMAH ANAK BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BACA TULIS SISWA KELAS IV SDK NGEDUKELU Walona, Yohanes Brchaman; Kaka, Pelipus Wungo; Lawe, Yosefina Uge; Qondias, Dimas
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.43178

Abstract

This study aims to improve the reading and writing skills of fourth-grade students at Ngedukelu Elementary School through the implementation of child-friendly reading materials based on ethnoscience. Literacy is a key foundation for student learning success in elementary school. However, initial observations indicate that most students still experience difficulties in reading comprehension, expressing ideas, and writing coherently. The reading materials used to date are general and lack contextualization with local culture or daily life. Therefore, this study offers an innovative solution by integrating the local wisdom of the Ngada community, particularly the Ngadhu-Bhaga tradition, into child-friendly reading materials that are appropriate for students' cognitive and psychological development. The research method used was Classroom Action Research (CAR), with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 14 fourth-grade students at Ngedukelu Elementary School. The research instruments included observation sheets, a reading interest questionnaire, and a literacy test. Data were analyzed descriptively using quantitative and qualitative methods to determine improvements in students' reading and writing skills. The results showed significant improvements in both quantitative and qualitative aspects. In the pre-cycle, the average student reading and writing literacy score was 65.7, with a classical completion rate of 21.4%. After implementing ethnoscience-based reading materials in cycle I, the average score increased to 70.0, with a classical completion rate of 64.3%. In cycle II, reading achieved 85.7% completion, and writing reached 78.6%. Qualitative improvements were evident in students' increased motivation to read, active involvement in group discussions, and ability to write summaries and simple texts in their own words. Thus, this study demonstrates that implementing ethnoscience-based child-friendly reading materials is effective in improving elementary school students' reading and writing literacy. The novelty of this research lies in its holistic focus on reading and writing literacy and specific local contextualization, thus making a significant contribution to the development of local culture-based literacy relevant to students' lives.
IMPLEMENTASI GEMA DIGILIB 4.0: GAMIFIKASI LITERASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI MASYARAKAT DESA RAKATEDA II, KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA Kaka, Pelipus Wungo; Ferdiansyah; Kadek Wirahyuni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51233

Abstract

The Student Organization Capacity Building Program (PPK Ormawa) through Gema Digilib 4.0 was implemented in Rakateda II Village as an effort to improve community digital literacy based on local wisdom. Problems faced by the community include low interest in reading, limited access to literacy materials, and low utilization of digital technology for educational activities. This program aims to improve the community's digital literacy skills while preserving local culture through the digitization of local wisdom-based content. The implementation method was carried out in a participatory manner through field surveys, observations, Focus Group Discussions (FGDs), and in-depth interviews with the community and village government. The program was implemented through pioneering, development, and independence stages which included the development of the Gema Digilib 4.0 platform, digital literacy training, development of gamification features, the formation of a village literacy community, and community mentoring. The program results showed an increase in community participation in digital literacy activities, increased interest in reading among children and adolescents, increased productive use of digital technology, and the digitization of local culture in Rakateda II Village as an effort to preserve culture. In addition, the formation of a village literacy community supports the sustainability of the program independently in the community. Thus, Gema Digilib 4.0 can be a solution for strengthening community-based digital literacy and sustainable local wisdom in rural areas.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SDI BAJAWA Pelipus Wungo Kaka; Yohana Irmawati; Maria Anjelina Lelu; Maria Dominika Bhebe Bay; Maria Antonilda Demu; Yuliana Apriani Itu Amu
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Februari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i2.6594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II SDI Bajawa dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi seluruh siswa kelas II yang berjumlah 27 siswa, dengan hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa 10 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kesulitan membaca dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan bentuk kesulitan meliputi salah melafalkan kata, membaca terbata-bata, penghilangan huruf, kesulitan membedakan huruf yang mirip, serta kurang memperhatikan tanda baca. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 10 siswa tersebut, 4 siswa mengalami hambatan pada aspek pengenalan huruf, 3 siswa pada aspek fonologis, 2 siswa pada kemampuan menggabungkan suku kata menjadi kata dan kalimat sederhana, serta 1 siswa pada aspek prosodi membaca, yang mengindikasikan bahwa kesulitan membaca permulaan bersifat beragam. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sekolah menerapkan kegiatan literasi pagi selama 15 menit serta bimbingan belajar membaca permulaan melalui kolaborasi guru, mahasiswa, dan orang tua. Hasil penerapan strategi pembelajaran menunjukkan bahwa seluruh 10 siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan membaca telah mampu membaca, disertai peningkatan pada kemampuan pengenalan huruf, kemampuan fonik, kelancaran membaca, serta kepercayaan diri siswa
Co-Authors Agustina Hermenti Wunu Anastasia Dhone Andi Nafsia Antonia Jelaha Antonilda Anu Arif Rahman Hakim Awe, Ermelinda Yosefa Azi, Kristina Menge Bajo, Yohanes Baka, Maria Yasinta Balandis, Lidwinda Valeri Bhena, Maria Melania Oktaviana Bhoko, Vinsensia Bunga, Karin Warita Christina Ngadha Claudia Yda Coo, Reldiana Lidivika Dhone, Wilhelmina Dimas Qondias Dimas Qondias Dionisius Toy Dopo, Florentianus Dopo, Trivonia Due, Maria Yasintha Dugo Towary, Maria Y. Deu Elisabet Tantiana Ngura Elisabeth Tantiana Ngura Fachry Abda El Rahman Ferdiansyah Ferdinandus Bate Dopo Flafianus Seso Florentina Oje Fransiska Liku Fransiska Saveriana Ndek Fransiska Saveriana Ndek Hildegardis Longa Inggo, Maria Srimaya Ito, Yohana Klaudia Jaa, Maria Jelaha, Antonia Jumita Ratnasari Umbu Tego Kadek Wirahyuni Kaju, Brayen Moses Abram M Karmelita Roswinda Meo Maku Kresensia Nio Kristina Eno Loda Kristina Tona Kua, Maria Yuliana Kugu, Yustina Paulina Laksana, Dek Ngurah Laba Lalo, Libertus Libertus Lalo Lidvina Wero Lidwinda Valeri Balandis Liza, Maria Benedikta Loko, Oliva Lusia Florida Dhiu Magdalena Boa Ari Magdalena Doza Manggus, Meliana Yosefa Mara Oktaviani Pio Maria Alexandra Itu Maria Alexandra Itu Maria Angela Marici Tanggo Maria Anjelina Lelu Maria Antonilda Demu Maria Carmelita Tali Wangge Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Dominika Bhebe Bay Maria Editha Bela Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Moi Maria Ermelinda Mugi Maria Fenansia Watu Maria Florentina Mau Maria Goreti Marsuni Maria Jaa Maria Jesinia Ewo Maria Magdalena Dhera Maria Melania oktaviana Bhena Maria Oktavia Wawo Maria Oktaviana Rau Maria Patrisia Wau Maria Srimaya Inggo Maria Stefania Weo Maria Y. Deu Dugo Towary Maria Yasinta Baka Marsianus Meka Marsianus Meka Marsianus Meka Marsuni, Maria Goreti Matilda Dhiu Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Moi, Maria Ferdiana Mugi, Maria Ermelinda Nae, Rikardus Ferinius Nenu, Maria Agnes Roswita Ngadha, Christina Ngurah Mahendra Dinatha Niki, Wilfridus Fifentius Nurwijayanti Owa, Yosefa Kafasin Petronela Dewita Ngula Pio, Maria Oktaviani Prisko Yanuarius Djawaria Pare Prudensia Ngao Roja Renata Rita Rosana Lado Rosalia Lende Saga, Maria Regina Bewa Selo, Maria Kristina Seso, Flafianus Simpronius Atnasius Goa Ta'i, Yasinta Tanggo, Maria Angela Marici Tawa, Elisabeth Susanti Tegu, Yohana Ivantiana Tekla Rikarda Lengi Teku, Maria Selviana Theresia Ia Trivonia Dopo Vinsensia Bhoko Viviana Meo Longa Viviana Meo Longa Walona, Yohanes Brchaman Wani, Bernabas Wawo, Maria Oktavia Weo, Maria Stefania Wilfridus Muga Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Yanuarius Sebastianus Lobo Yanuarius Sebastianus Lobo Yasinta Maria Fono Yasinta Ta'i Yju, Yohana Yohana Irmawati Yohana Ivantiana Tegu Yohana Rasdiyanti Yohanes Vianey Sayang Yohanes Vianey Sayangan Yohanes Vianney Sayangan Yohans Fransiskus Mite Ngole Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yosefa Kafasin Owa Yosefa Kafasin Owa YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Yuliana Apriani Itu Amu Yulius Sumarlan Yunita Paulina Ngguwa