p-Index From 2021 - 2026
11.815
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing elementary students’ numeracy skills through a Ngadhu Bhaga ethnomathematics-based learning approach Melkior Wewe; Maria Editha Bela; Maria CT Wangge; Wilibaldus Bhoke
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v6i1.998

Abstract

Background: Numeracy is an essential skill that enables students to interpret and apply numerical information in everyday life. However, mathematics learning often lacks connections to students’ cultural contexts, limiting the development of numeracy skills. Aims: This study aims to examine the effectiveness of the Ngadhu Bhaga ethnomathematics-based learning approach in enhancing elementary students’ numeracy skills and to explore students’ learning experiences, teachers’ perceptions, and teacher–student interactions during its implementation. Method: This study employed a mixed-methods design with a post-test control group experiment. The participants were 40 fifth-grade students from Regina Pacis Bajawa Elementary School, Indonesia. Quantitative data were collected using numeracy tests, while qualitative data were obtained through questionnaires, interviews, and classroom observations. Results: The findings show that students who learned through the Ngadhu Bhaga ethnomathematics-based approach achieved higher numeracy scores than those who learned through conventional instruction. The approach also promoted active participation, strengthened teacher–student interaction, and increased students’ engagement in mathematics learning. Conclusion: Integrating local cultural contexts through the Ngadhu Bhaga ethnomathematics approach can effectively support the development of elementary students’ numeracy skills and create a more meaningful learning environment
Integrating collaborative learning and realistic mathematics education throught techonology enhanced student worksheets Tali Wangge, Maria Carmelita; Bhoke, Wilibaldus; Pantaleon, Kristianus Viktor; Vilmit Ndao, Yosefa; Kapoh, Jeane Rosalia; Lujur, Veronika; Bai Rema, Iventius; Megu, Bonifasius
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 2 (2026): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i1.29292

Abstract

Purpose: This study aims to develop and validate technology-enhanced student worksheets that integrate collaborative learning and Realistic Mathematics Education (RME) to support meaningful mathematics learning at the junior high school level. The study responds to the need for instructional materials that move beyond routine exercises by fostering conceptual understanding, collaborative problem-solving, and students’ ability to connect mathematical concepts with real-life contexts. Method: This research employed a design-based research approach within a Research and Development framework. The development process consisted of six stages: needs analysis, instructional design, expert validation, limited classroom trials, product revision, and implementation. The participants included junior high school students and mathematics teachers. Data were collected using expert validation sheets, classroom observation protocols, student response questionnaires, and assessments of learning outcomes. Qualitative and descriptive quantitative analyses were used to evaluate the validity, practicality, and effectiveness of the developed worksheets. Findings: The findings indicate that the technology-enhanced collaborative worksheets demonstrate a high level of validity in terms of content relevance, instructional structure, and language clarity. Results from classroom trials show increased student engagement, improved collaborative interaction, and enhanced mathematical understanding, particularly in problem-solving and mathematical communication. Students were able to actively participate in group discussions and construct mathematical knowledge through contextual learning activities. Significance: This study contributes to mathematics education by providing empirically grounded instructional materials that integrate collaborative learning, RME principles, and technology-enhanced design. The findings offer practical implications for educators and curriculum developers in designing student-centered mathematics learning resources and support the broader application of design-based research in mathematics education.
ANALISIS KULTUR SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI UPTD SDI WAEWARU Maria Antonia Meo; Wilibaldus Bhoke; Florentina Oje; Fernidita Kristiani Gedhi; Maria Anita Ringa
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kultur sekolah dalam membentuk kedisiplinan peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kultur sekolah dalam pembentukan kedisiplinan peserta didik di UPTD SDI Waewaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama dua minggu di UPTD SDI Waewaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur sekolah diterapkan melalui budaya senyum, salam, dan sapa, pengondisian awal sebelum pembelajaran, pelaksanaan upacara bendera, pembinaan penggunaan atribut seragam, serta pembiasaan menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah. Kultur tersebut membantu peserta didik membangun sikap tertib, sopan, bertanggung jawab, dan menghargai aturan. Meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum sepenuhnya disiplin, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu mendukung pembentukan karakter disiplin. Dengan demikian, kultur sekolah berperan penting dalam memperkuat kedisiplinan peserta didik di UPTD SDI Waewaru.
Systematic Literature Review: Efektivitas Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika terhadap Kepercayaan Diri Siswa Teofania Kristina Lola; Maria Editha Bela; Melkior Wewe; Wilibaldus Bhoke
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4184

Abstract

Indonesia sebagai Negara multikultural memiliki potensi besar dalam mengintegrasikan budaya lokal kedalam pembelajaran matematika melalaui pendekatan etnomatematika. Pendekatan ini tidak hanya membantu memahami konsep abstrak tetapi juga berpotensi meningkatakan aspek afektif, khususnya efisiasi diri siswa. Namun, penelitian sebelumnya lebih banyak menekankan hasil belajar komunitif, sementara kajian sistematis mengenai pengaruh etnomatematika terhadap kepercayaan diri masih terbatas dan menunjukan hasil yang beragam berdasarkan konteks dan jenjang pendidikan seperti kemampuan penalaran numerasi, kemampuan berpikir kritis, kemampuan literasi matematika, kemampuan pemecahan masalah, dan kemampuan komunikasi matematis untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran matematika berbasis etnomatematika terhadap kepercayaan diri siswa melalui Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, DOAJ, ERIC, dan SINTA, menghasilkan 120 artikel awal. Setelah proses seleksi (penghapusan duplikasi, penyaringan judul dan abtrak, serta penilaian kelayakan), diperoleh 20 artikel yang dianalisis secara naratif. Hasil menunjukan bahwa etnomatematika secara konsisten meningkatkan kepercayaan diri dari siswa, ditandai dengan meningkatnya keyakinan diri, partisipasi aktif, dan menurunnya kecemasan matematika. Efektivitasnya bervariasi menurut jenjang pendidikan dan konteks budaya, serta lebih optimal ketika dikombinasikan dengan model pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning dan Project Based Learning. Selain sebagai luaran, kepercayaan diri juga berperan sebagai media autor dalam peningkatan hasil belajar matematika. Temuan ini menunjukan bahwa etnomatematika tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga meningkatkan aspek afektif siswa khususnya efisiasi diri melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Kajian ini menegaskan pentingnya efisiasi diri sebagai luaran pembelajaran sekaligus mendorong integrasi budaya lokal dan pembelajaran aktif agar lebih inklusif dan memberdayakan. Dengan demikian, etnomatematika merupakan pendekatan yang relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan aspek afektif siswa.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK ORGANIK SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN Yuliani Susanti Moi; Wilibaldus Bhoke; Kristina Milo
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v4i2.6604

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi masalah lingkungan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan memanfaatkannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengolah sampah organik menjadi kompos padat dan pupuk organik cair sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan pupuk, evaluasi, dan monitoring bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sampah berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran, dan limbah dapur dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pupuk. Kompos yang dihasilkan bertekstur remah, berwarna cokelat kehitaman, dan tidak berbau busuk, sedangkan POC memiliki aroma asam khas fermentasi. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Disimpulkan bahwa pengolahan sampah organik mampu mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk bermanfaat bagi pertanian masyarakat. Penerapannya dapat dilakukan secara mandiri, sederhana, murah, dan berkelanjutan oleh warga di lingkungan sekitar mereka sendiri.
Co-Authors Agustina Hermenti Wunu Anastasia Ndelos Jawa Andi Nafsia Anu, Maria Kalista Api, Jefrianus Ari, Sofia Awe, Ermelinda Yosefa Bai Rema, Iventius Bara, Florentina Elvin Bara, Florintina Elvin Beatriks Sare Bernadus Agustinus Dhaga Wewu Bili Dama, Yohanes Florianus Dimas Qondias Dionisius Toy Elisabeth Tantiana Ngura Ewol, Novalia Sudiatik Fachry Abda El Rahman Fernidita Kristiani Gedhi Finu, Maria Dafrosa Florentina Elvin Bara Florentina Oje Florianus Lahur Florintina Elvin Bara Fransiska Liku Goan, Bonevantura Hari, Christina Lusiana Harti, Maria Dolfina Hilarion Jogo Jodo, Dominikus Kaka Kapoh, Jeane Rosalia Karmelita Roswinda Meo Maku Katarina Kedhi Katharina Kedhi Kedhi, Katharina Key, Katarina Karmelita Kezia Kresensia Lusi Konstantinus Dua Dhiu Kristina Eno Loda Kristina Milo Kristina Tona Kristiyanti Kurnia Dhajo Kua, Maria Yuliana Lahur, Florianus Laksana, Dek Ngurah Laba Lewa, Yusta Selvianjeli Liku, Fransiska Lindang, Roswita Lola, Teofania Kristina Lujur, Veronika Lusi, Kezia Kresensia Magdalena Boa Ari Magdalena Doza Maria Anita Ringa Maria Antonia Meo Maria Bonifasia Pita Kosu Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria CT Wangge Maria Dafrosa Finu Maria Desidaria Noge Maria Editha Bela Maria Editha Bela Maria Efriliana Diru Maria Hermelinda Meo Maria Kalista Anu Maria Kristina Selo Maria Oktaviana Rau Maria Patrisia Wau Maria Rofina Soge Maria Yoanita Ngina Marselina Wea Marsianus Meka Marsianus Meka Mastika Yasa, Putu Agus Eka Mastika Yasa, Putu Agus Eka Mbela, Natalia Megu, Bonifasius Meka, Marsianus Melkior Wewe Melkior Wewe Melkior Wewe Melkior Wewe Melkior Wewe Meo, Maria Hermelinda Natalia Mbela Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndao, Yosefa Vilmit Ngao, Priska Ngeo, Matilde Ngina , Maria Yoanita Noa, Priska Ermelinda Novalia Sudiatik Ewol Nurwijayanti Oskarina Gelo Pantaleon, Kristianus Viktor Pare Ariance Tanggu Pelipus Wungo Kaka Prudensia Ngao Roja Putrini, Maria Anjelina Raden Mohamad Herdian Bhakti Rasdiyanti, Yohana Rema, Iventius Bai Resi, Marselina Ruba, Yunita Rufina Sare, Beatriks Selo, Maria Kristina Suka, Felista Ripo Tai, Yosefa Veniranda Tali Wangge, Maria Carmelita Tanggu, Pare Ariance Tawa, Maria Goreti Tekla Rikarda Lengi Teofania Kristina Lola Theresia Ia Tua, Maria Esterina Veronika Meo Vilmit Ndao, Yosefa Wale, Lafisius Tena Wangge, Maria C.T Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge Wani, Bernabas Wea, Marselina Wea, Rosadalima Wewe, Melkior Wewe, Melkior Wewe Woli, Roslinantia Yasinta Maria Fono Yoanita Ngina, Maria Yohana Rasdiyanti Yohanes Florianus Dama Yohanes Vianey Sayangan Yohans Fransiskus Mite Ngole YOSEFINA UGE LAWE . Yuliani Susanti Moi Yulius Sumarlan Yunita Paulina Ngguwa Yunita Rufina Ruba