p-Index From 2021 - 2026
11.815
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ETNOMATIKA NGADA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL SISWA KELAS VII SMP Yoanita Ngina, Maria; Bhoke, Wilibaldus; Editha Bela, Maria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasikan modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP yang valid dan praktis. Pengembangan modul ajar ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dokumentasi, wawancara, dan angket/instrumen. Berdasarkan hasil analisis data penilain kevaildan modul ajar dilihat dari lembar validasi ahli materi dan ahli desain diperoleh rata-rata skor sebesar 4,4 dengan kriteria “Baik”. Berdasarkan hasil analisis data penilaian kepraktisan modul ajar yaitu dilihat dari angket respon guru dan angket respon siswa diperoleh rata-rata skor sebesar 4,42 dengan kriteria ”Baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI DI SISWA SDK SUPILAPE Putrini, Maria Anjelina; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior Wewe
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5761

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di luar lingkungan kampus. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa dengan kemampuan rendah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi serta observasi, yang hasilnya kemudian disimpulkan. Berdasarkan penelitian, Program Kampus Mengajar Angkatan 7 terbukti efektif dalam meningkatkan numerasi serta literasi siswa di Sekolah Dasar Katolik Supilape, sebagaimana terlihat dalam hasil penelitian dan pembahasan. Mahasiswa berperan aktif dalam mendampingi siswa dan bekerja sama dengan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program yang dilaksanakan ialah pojok baca dan jam tambah numerasi, mendapat respons positif dari guru dan siswa karena membantu meningkatkan pemahaman materi dengan metode yang lebih interaktif dan menarik. Efektivitas program ini terlihat dari hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pada pretest, 58% siswa memiliki kemampuan literasi dalam kategori cukup, sementara 41% belum tuntas dalam numerasi. Setelah program dijalankan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 72% siswa berada dalam kategori baik untuk literasi dan 60% dalam kategori cukup untuk numerasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan dalam program berjalan efektif, membantu siswa memahami materi secara lebih baik. Hal ini juga membuktikan bahwa pendampingan oleh mahasiswa dan kerja sama dengan guru pada pembelajaran berdampak positif pada perkembangan akademik siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V SDK MABHAMBAWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VI Goan, Bonevantura; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17547

Abstract

Penelitian bertujuan  guna mengetahui kemampuan siswa menyelesaikan soal  numerasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa kelas V SDK Mabhambawa melalui program kampus mengajar angkatan 6 yang meliputi pemahaman konsep bilangan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dengan subyek penelitian adalah siswa kelas V SDK Mabhambawa yang terdiri atas 18 siswa dengan instrumen soal AKM 20 nomor dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melihat hasil AKM dan wawancara Penelitian dengan Analisis data mencakup tahap dan pengumpulan data, redeksi data, penyajian informasi dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan peneliti ialah Materi yang dikuasai oleh semua siswa ialah materi membandingkan dua pecahan, termasuk membandingkan bilangan cacah dan pecahan berada pada kategori tinggi dengan persentase 89%. Sedangkan untuk kategori materi yang merasa sulit dikerjakan oleh siswa ialah materi tentang Mengidentifikasi ciri-, ciri segibanyak, segitiga, segiempat, serta lingkaran berada pada kategori rendah dengan persentase 28%. Jika dilihat dari rata-rata hasil numerasi AKM kelas dengan jumblah18 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan pendekatan yang komprehensif dan sinergi antara berbagai pihak sangat perlu untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa secara optimal. Penelitian yang telah dilakukan bisa dijadikan acuan bagi guru serta pihak sekolah dalam mengembangkan strategi  pembelajaran agar semakin efektif guna meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Kesimpilan  yang didapatkan menjadi dua yaitu materi yang dikuasi dan yang sulit untuk siswa, penilaian ini didasarkan pada indikator numerasi dalam AKM yang menunjukan jika kemampuan numerasi siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 67%.  
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL KELAS VIII DI SMPN SATAP 3 SOA Ari, Sofia; Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge; Bhoke, Wilibaldus Bhoke; Bela, Maria Editha
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5764

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan modul matematika berbasis discovery learning untuk materi Aritmetika Sosial. Modul ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa SMP dalam memahami konsep Aritmetika Sosial dengan cara yang interaktif dan berbasis penemuan. Pengembangan modul menggunakan model ADDIE yang melibatkan lima tahap: analisis kebutuhan pembelajaran, perancangan struktur modul, pengembangan modul yang divalidasi oleh ahli, implementasi melalui uji coba di kelas, dan evaluasi efektivitas modul berdasarkan hasil validasi dan uji coba. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 87,98%, yang dikategorikan valid, berdasarkan penilaian oleh satu ahli materi dan dua ahli desain. Uji coba di kelas dengan 20 siswa menghasilkan skor kepraktisan sebesar 38,72%, yang dikategorikan praktis. Dengan hasil ini, modul berbasis discovery learning tersebut dinyatakan valid dan praktis, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Modul ini dirancang untuk mendukung siswa dalam memahami materi secara aktif dan mandiri, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar mereka pada materi Aritmetika SosialKata kunci: tiga hingga lima kata aritmatika sosial, discovery learning, pengembangan modul
Inquiry-based student worksheets to support numeracy skills Bhoke, Wilibaldus
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 15 No 1 (2024): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v15i1.22346

Abstract

Background: This study was motivated by the difficulties students face in understanding the concepts taught in the topics of Integers and Decimals.Aim: The research aimed to determine the impact on students' numeracy skills after utilizing Student Worksheets (SW) with an Inquiry-Based Learning Model in Grade V at SDI Lengkosambi.Method: A quasi-experimental design with pre-test and post-test was employed. Data were collected through numeracy tests conducted before and after the implementation of the SW.Results: The findings revealed a significant improvement in students' numeracy skills. The average numeracy score increased from 60% before using the SW to 80% after its implementation. Additionally, the numeracy test scores showed an increase from 42% in the initial AKM Numeracy test to 50% in the final AKM Numeracy test.Conclusion: The use of SW with an Inquiry-Based Learning Model effectively enhanced students' numeracy skills. This improvement indicates that students became more enthusiastic about learning and were better able to solve numeracy-related problems.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR NUMERASI MELALUI METODE PROBLEM-BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN DAMU Api, Jefrianus; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan numerasi siswa dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning atau PBL) pada peserta didik kelas V di SDN Damu. Penelitian memanfaatkan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang diselenggarakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas V SDN Damu, dengan jumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa pengaplikasian metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) mampu menaikkan keterampilan numerasi peserta didik. Fakta tersebut didukung oleh hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata skor nilai 51,06 dengan peserta didik mencapai ketuntasan 52% atau 12 siswa kemudian meningkat pada siklus II dengan presentase 75% atau 17 siswa yang tuntas dan memperoleh rata-rata 82,17, dan motivasi belajar siswa juga meningkat. Sebagai kesimpulan, dapat dikatakan bahwasanya model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) efektif dalam meningkatkan keterampilan numerasi peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN REFUSI PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI BERBASIS PENDEKATAN KONTEKISTUAL UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RIUNG Wale, Lafisius Tena; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran “Papan Refusi” pada materi Relasi dan Fungsi berbasis pendekatan kontekstual bagi siswa SMP Negeri 2 Riung. Pengembangan media ini dilakukan karena kebutuhan akan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Relasi dan Fungsi yang sering dianggap sulit. Pendekatan kontekstual dipilih untuk menghubungkan materi matematika dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran “Papan Refusi” yang dapat membantusiswa dalam memahami konsep relasi dan fungsi melalui aktivitas yang menyenangkan dan menantang. Uji coba terbatas dilakukan di SMP Negeri 2 Riung, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, serta respon positif dari siswa dan guru terhadap penggunaan media ini. Melaluli penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran “Papan Refusi” berbasis pendekatan kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Relasi dan Fungsi di SMP Negeri 2 Riung. Melalui tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, media ini terbukti berhasil menarik perhatian siswa dan memfasilitasi mereka dalam memahami konsep-konsep matematika yang sering dianggap sulit. Media pembelajaran “Papan Refusi” berbasis pendekatan kontekstual efektif digunakan dalam proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 2 Riung.
Pelatihan Penyusunan Instrumen Asesmen Numerasi Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Untuk Siswa Kelas Awal Bhoke, Wilibaldus; Wea, Marselina
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i3.234

Abstract

Assessment is an essential aspect of the learning process, especially at the early elementary school level. In line with the implementation of the Minimum Competency Assessment (AKM), teachers are required to be able to design contextual numeracy assessment instruments that align with students’ cognitive development and integrate HOTS-based approaches as well as local cultural elements. This study aims to describe the process and outcomes of mentoring programs in developing numeracy assessment instruments for early grade elementary school teachers. The method used is qualitative with a literature review approach, supported by findings from various previous mentoring practices. The results show that mentoring through workshops, simulations, gamification, and the use of digital technology can enhance teachers’ ability to create valid, contextual, and formative-aligned numeracy assessment items. Teachers also demonstrated increased understanding of numeracy literacy concepts and were able to produce instruments suitable for both diagnostic and summative assessments. Collaborative and participatory mentoring further strengthened teacher confidence and fostered the formation of professional learning communities. Mentoring is proven to be highly effective in improving the quality of numeracy assessment at the elementary level, both in terms of technical aspects of item development and pedagogical approaches used. It is recommended that mentoring be carried out continuously, with support from educational institutions and competent facilitators, and extended to other literacy domains. In this way, teachers can optimally contribute to achieving the goals of the Pancasila Student Profile and promoting more equitable quality basic education.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CALISTUNG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI SMP NEGERI 2 MAUPONGGO Ngao, Priska; Bela, Maria Editha; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bhoke, Wilibaldus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah menerapkan model pembelajaran calistung guna meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dengan menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mauponggo. Data penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengamati proses penerapan model pembelajaran calistung, dan pendekatan kuantitatif untuk menghitung hasil dari program calistung efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan nilai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dari pre-test ke post-test. Perolehan nilai AKM dari pre-test literasi 44 % dan post-tes literasi 80%. Sedangkan perolehan nilai AKM pre-test numerasi 22% dan post-test sebesar 65%. Selain itu proses pembelajaran menunjukan adanya perubahan positif dalam motivasi belajar siswa, keaktifan selama proses pembelajaran, dan pemahaman siswa terhadap materi dasar literasi dan numerasi. Hasil ini mengidentifikasi bahwa model pembelajaran calistung dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pencapaian siswa.
Profil Kemampuan Literasi Numerasi, Digital dan Budaya Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri Riominsi Rasdiyanti, Yohana; Wangge, Maria Carmelita Tali; Wewe, Melkior; Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4699

Abstract

This study aims to determine: 1) the profile of the numeracy literacy ability of the fourth grade students of UPTD SD Negeri Riominsi, 2) the profile of the digital literacy ability of the fourth graders of the UPTD SD Negeri Riominsi, 3) the profile of the cultural literacy ability of the fourth graders of the UPTD SD Negeri Riominsi. The results showed that the fourth grade students' numeracy literacy skills were still in the low category with a percentage of 25%. For the digital literacy ability of fourth graders is also still in the low category. This is obtained from data from interviews and observations made by researchers, namely the digital literacy ability of fourth graders as much as 25%. Meanwhile, for cultural literacy skills, when viewed from the data from interviews and observations made by researchers, as much as 25%, this shows that the cultural literacy skills of fourth graders are still in the low category. Based on the results of data analysis there is an increase from 25% to 50%.
Co-Authors Agustina Hermenti Wunu Anastasia Ndelos Jawa Andi Nafsia Anu, Maria Kalista Api, Jefrianus Ari, Sofia Awe, Ermelinda Yosefa Bai Rema, Iventius Bara, Florentina Elvin Bara, Florintina Elvin Beatriks Sare Bernadus Agustinus Dhaga Wewu Bili Dama, Yohanes Florianus Dimas Qondias Dionisius Toy Elisabeth Tantiana Ngura Ewol, Novalia Sudiatik Fachry Abda El Rahman Fernidita Kristiani Gedhi Finu, Maria Dafrosa Florentina Elvin Bara Florentina Oje Florianus Lahur Florintina Elvin Bara Fransiska Liku Goan, Bonevantura Hari, Christina Lusiana Harti, Maria Dolfina Hilarion Jogo Jodo, Dominikus Kaka Kapoh, Jeane Rosalia Karmelita Roswinda Meo Maku Katarina Kedhi Katharina Kedhi Kedhi, Katharina Key, Katarina Karmelita Kezia Kresensia Lusi Konstantinus Dua Dhiu Kristina Eno Loda Kristina Milo Kristina Tona Kristiyanti Kurnia Dhajo Kua, Maria Yuliana Lahur, Florianus Laksana, Dek Ngurah Laba Lewa, Yusta Selvianjeli Liku, Fransiska Lindang, Roswita Lola, Teofania Kristina Lujur, Veronika Lusi, Kezia Kresensia Magdalena Boa Ari Magdalena Doza Maria Anita Ringa Maria Antonia Meo Maria Bonifasia Pita Kosu Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria CT Wangge Maria Dafrosa Finu Maria Desidaria Noge Maria Editha Bela Maria Editha Bela Maria Efriliana Diru Maria Hermelinda Meo Maria Kalista Anu Maria Kristina Selo Maria Oktaviana Rau Maria Patrisia Wau Maria Rofina Soge Maria Yoanita Ngina Marselina Wea Marsianus Meka Marsianus Meka Mastika Yasa, Putu Agus Eka Mastika Yasa, Putu Agus Eka Mbela, Natalia Megu, Bonifasius Meka, Marsianus Melkior Wewe Melkior Wewe Melkior Wewe Melkior Wewe Melkior Wewe Meo, Maria Hermelinda Natalia Mbela Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndao, Yosefa Vilmit Ngao, Priska Ngeo, Matilde Ngina , Maria Yoanita Noa, Priska Ermelinda Novalia Sudiatik Ewol Nurwijayanti Oskarina Gelo Pantaleon, Kristianus Viktor Pare Ariance Tanggu Pelipus Wungo Kaka Prudensia Ngao Roja Putrini, Maria Anjelina Raden Mohamad Herdian Bhakti Rasdiyanti, Yohana Rema, Iventius Bai Resi, Marselina Ruba, Yunita Rufina Sare, Beatriks Selo, Maria Kristina Suka, Felista Ripo Tai, Yosefa Veniranda Tali Wangge, Maria Carmelita Tanggu, Pare Ariance Tawa, Maria Goreti Tekla Rikarda Lengi Teofania Kristina Lola Theresia Ia Tua, Maria Esterina Veronika Meo Vilmit Ndao, Yosefa Wale, Lafisius Tena Wangge, Maria C.T Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge Wani, Bernabas Wea, Marselina Wea, Rosadalima Wewe, Melkior Wewe, Melkior Wewe Woli, Roslinantia Yasinta Maria Fono Yoanita Ngina, Maria Yohana Rasdiyanti Yohanes Florianus Dama Yohanes Vianey Sayangan Yohans Fransiskus Mite Ngole YOSEFINA UGE LAWE . Yuliani Susanti Moi Yulius Sumarlan Yunita Paulina Ngguwa Yunita Rufina Ruba