Articles
Pelatihan Perawatan Sepeda Motor PGM FI (Programmed Fuel Injection) bagi Siswa SMKN 1 Kec. Luak Kab. 50 Kota
Nuzul Hidayat;
M Yasep Setiawan;
Ahmad Arif;
Wanda Afnison;
Irma Yulia Basri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 19, No 3 (2019): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1559.87 KB)
|
DOI: 10.24036/sb.0290
Perkembangan teknologi tersebut telah mencakup di segala bidang aspek kehidupan masyarakat. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan salah satu perkembangan yang sangat pesat, di mana era ini membawa iklim yang semakin terbuka untuk saling bekerja sama dan saling melengkapi.Masalah yang paling menonjol adalah praktek pada mata pelajaran Teknik Sepeda Motor, selain kekurangan dalam alat dan bahan praktek juga dihadapkan dengan kondisi alat dan bahan praktek yang sudah using (out of date) dari sisi teknologi, akibatnya siswa ketika lulus ilmu mereka jauh ketinggalan dengan yang dibutuhkan dunia kerja.Dari kendala yang dialami oleh siswa SMKN 1 SMKN 1 Luak Kab. Lima Puluh Kota maka TIM PKM Jurusan teknik Otomotif Universitas Negeri Padang, melihat ada peluang untuk melakukan pengabdian untuk membantu memberikan solusi dengan permasalahan yang ada yakninya memeberikan pelatihan tentang Pelatihan Perawatan Sepeda Motor PGM FI (Programmed Fuel Injection), kegiatan yang di tawarkan adalah memberikan keterbaruan ilmu bagi siswa dalam menyelesaikan praktek dengan menggunakan tipe kendaraan sepeda motor yang sudah berbasis teknologi full elektronik secara komputerisasi.Metode pendekatan yang digunakan ada dua yaitu dengan metode classroom dan practice. Dimana kegiatan akan dilakukan secara tatap muka dengan beberapa kali pertemuan dan untuk tindak lanjut akan dilakukan dengan pembimbingan. Kedepannya akan di tunjuk beberapa guru yang sudah cukup mampu dan cakap dalam melakukan pembimbingan.
Pelatihan Servis Sepeda Motor Injeksi Mekanik Bengkel Konvensional di Kabupaten Solok Selatan
Hendra Dani Saputra;
Erzeddin Alwi;
Wanda Afnison
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 19, No 1 (2019): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (971.917 KB)
|
DOI: 10.24036/sb.0220
Tingginya tingkat penjualan sepeda motor di Indonesia masih memberikan banyak permasalahan bagi pelaku bisnis otomotif, dalam hal ini ketersediaan bengkel servis yang mumpuni dengan perkembangan teknologi otomotif saat ini. Banyak di temui bengkel yang belum paham akan teknologi sepeda motor khususnya teknologi Injeksi. Bengkel servis sepeda motor dan pelaku bisnis konvensional merupakan kelompok yang sangat rentan termakan dampak lambannya proses transfer teknologi ini. Berdasarkan Observasi yang dilakukan kendaraan roda 2 (sepeda motor) merupakan moda transportasi utama yang menopang kegiatan keseharian warga dan penopang perekonomian warga dalam mengirim hasil produk pertanian di kenagarian kapau alam pauh duo di kabupaten Solok selatan. Oleh karena itu diperlukan bengkel servis teknologi terbaru (injeksi) agar kondisi sepeda motor tetap dalam kondisi fit dan prima. Bengkel sepeda motor yang ada rata-rata mereka memiliki permasalahan yaitu sulitnya bagi mereka untuk mendapatkan Up-date teknologi terbaru sepeda motor, sehingga apabila ada kerusakan pada kendaraan keluaran terbaru (5 tahun terakhir) mereka lebih memilih untuk menolak. Ini terjadi lantaran memang para mekanik bengkel bukanlah orang yang memiliki latar belakang pendidikan seorang mekanik. Program pelatihan bertujuan untuk memberikan transfer of knowledge kepada mekanik, terutama teknologi terbaru sepeda motor. Sehingga output yang dihasilkan berupa kualitas pelayanan dan kompetensi mekanik menjadi lebih baik
PENGARUH DIAMETER VARIASI THROTTLE BODY TERHADAP DAYA, TORSI DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR BEAT PGM-FI 110 CC TAHUN 2014
Remon Lapisa;
Rizky Rahman;
Irma Yulia Basri;
Wanda Afnison
Ensiklopedia Education Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33559/eer.v4i3.1544
This study is to find out how the diameter of the throttle body is 22mm, 24mm, and 26mm. Regarding torque, power, and exhaust emissions on the Beat-PGM FI 110 cc motorcycle in 2014. This was done as an effort to improve engine performance. This study uses an experimental approach. Data retrieval directly from motorcycles which measured torque and power using a dynamometer, as well as a gas analyzer aims to test exhaust emissions resulting from testing each type of throttle body. The results of the tests carried out with variations in the diameter of the throttle body 22 mm, 24 mm, and 26 mm showed the best torque results obtained on the 24 mm throttle body, which was 7.765 N.m at 6000 rpm. This means that the torque has increased by 5.8% from the test results using a standard throttle body. The best power results obtained on a 24 mm throttle body is 6.6075 HP at 7,000 rpm. This means that the power has increased by 4.5% from the test results using a standard throttle body. The best emission results obtained on a 24 mm throttle body, namely CO decreased by an average of almost close to 50% as well as HC.Keywords: Throttle Body, Torque and Power, Exhaust Emissions, EFI
Pembuatan dan Penyediaan Alat Pengiris Bawang Merah untuk Pengusaha Skala Mikro di Kenagarian Talang Babungo, Kabupaten Solok, Sumatra Barat
Anna Niska Fauza;
Wanda Afnison;
Randi Purnama Putra;
Purwantono Purwantono;
Andre Kurniawan;
Hendri Nurdin
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.3773
Bawang merah merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak dihasilkan di Indonesia. Salah satu daerah dengan hasil panen bawang merah yang cukup tinggi adalah Kenagarian Talang Babungo, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Saat ini, sudah mulai berkembang pengusaha-pengusaha berskala mikro dalam memproduksi makanan olahan bawang merah, yaitu bawang merah goreng. Hal ini telah menjadi salah satu sumber mata pencarian masyarakat di daerah tersebut. Bawang merah goreng menunjukkan potensi yang besar sebagai produk olahan pertanian dengan nilai jual yang tinggi. Selain itu, bawang merah goreng sangat populer di kalangan masyarakat karena keefektifan dan kekhasan cita rasanya. Namun, proses pembuatan bawang merah goreng di Kenagarian Talang Babungo masih dilakukan secara manual dan menggunakan alat sederhana. Sehingga, hal ini mengakibatkan rendahnya produktivitas kerja dan produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, Teknik Mesin Universitas Negeri Padang memberikan solusi kepada pengusaha bawang merah dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Tim Pengabdian merancang dan menyediakan mesin pengiris bawang merah melalui penggunaan teknologi tepat guna. Mesin pengiris bawang merah dirancang dengan menggunakan teknologi sederhana dan sistem operasional yang mudah digunakan. Mesin pengiris bawang dirancang menggunakan penggerak motor listrik dengan kapasitas produksi yang cukup besar, yaitu 20–30 kg/jam. Selain itu, mesin pengiris bawang merah memiliki keunggulan dalam pengaturan ketebalan pemotongan bawang merah yang dikehendaki. Diharapkan, melalui penyediaan mesin pengiris bawang merah yang inovatif tersebut akan mampu meningkatkan produktivitas kerja pengusaha bawang merah di Kenagarian Talang Babungo dengan estimasi ± 400% peningkatan hasil produksi dibandingkan dengan metode pengirisan secara manual. Hal ini juga akan mendorong peningkatan roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
ANALISIS POTENSI SUMBER ENERGY BARU PADA ALIRAN GAS BUANG KENDARAAN
Wanda Afnison;
Febri Prasetya;
Wagino Wagino;
Farid Maulana Hardi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i2.543
Aliran gas buang pada kendaraan memiliki potensi untuk kemudian dimanfaatkan kembali menjadi sumber energy baru pada kendaraan. Potensi energy ini dapat berupa pemanfaatan panas (thermal), tekanan (pressure) dan kecepatan aliran gas buang. Pada artikel ini khusus membahas dimana posisi konsentrasi pressure, velocity dan temperature gas buang yang terjadi. Data ini kemudian dapat dijadikan acuan dalam merancang dan menentukan jenis dan tipe mekanisme pemanen energy gas buang pada kendaraan. Input variable penelitian ini Temperature gas buang yang akan memasuki exhaust manifold diatur 15000K, tekanan gas buang yang memasuki exhaust manifold diatur 2 bar atau 200000 Pa, inlet mass flow 0.01kg/s, inlet volume flow 0.001m3/s, inlet velocity 3.143m/s, Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan dari segi aspek velocity aliran tertinggi dapat kita manfaatkan pada posisi pengukuran pada titik ukur 3, untuk temperature tertinggi dapat kita lihat pada titik ukur 2. Pada aspek pressure aliran gas buang dapat kita lihat terletak pada posisi pengukuran 4. Data simulasi diatas dapat dijadikan rujukan peneliti selanjutknya dalam menrancang mekanisme pemanfaatan aliran gas buang pada kendaraan baik itu yang berorientasi thermat (temperature), aliran (pressure dan velocity).
Analisis Penggunaan Variasi Turbo Cyclone Terhadap Performa Kendaraan
Hasnul Fikri;
Wanda Afnison;
Wagino Wagino;
Hendra Dani Saputra
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (756.62 KB)
|
DOI: 10.24036/jtpvi.v1i1.18
Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya kendaraan dengan usia pakai dan pola perawatan yang tidak rutin yang berakibat turunannya performa dan emisi yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Turbo Cyclone terhadap performa kendaraan serta simulasi bentuk aliran udara yang melewati Turbo Cyclone. Peneliti menggunakan variasi berupa Turbo Cyclone merek Jet Ranger dan JSC. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan 3 kali pengujian pada masing – masing variabel, kendaraan yang digunakan yaitu Honda Beat PGM-FI. Variabel penelitian yaitu Turbo Cyclone Jet Ranger dan Turbo Cyclone JSC, performa kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan Turbo Cyclone menyebabkan torsi dan daya maksimum berkurang jika. Emisi gas buang menggunakan Turbo Cyclone Jet Ranger dan tanpa Turbo Cyclone. Penggunaan bahan bakar spesifik terbaik dengan memasang Turbo Cyclone JSC. The background of this research is the large number of vehicles with long service life and non-routine maintenance patterns which result in decreased performance and increased emissions. This study aims to determine the effect of using a Turbo Cyclone on vehicle performance and to simulate the shape of the airflow passing through the Turbo Cyclone. The researcher used variations in the form of Turbo Cyclone, Jet Ranger and JSC brands. This study used an experimental method which was tested 3 times on each variable, the vehicle used was the Honda Beat PGM-FI. The research variables are Turbo Cyclone Jet Ranger and Turbo Cyclone JSC, vehicle performance. The results showed that the use of Turbo Cyclone causes maximum torque and power to decrease if. Exhaust emissions use Turbo Cyclone Jet Ranger and without Turbo Cyclone. Best use of specific fuel by installing Turbo Cyclone JSC.
PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PADA KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA MATA PELATIHAN PEMBUBUTAN TEKNIK PEMESINAN
Yoga Volanda Saputra;
Eko Indrawan;
Wanda Afnison;
Randi Purnama Putra
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i3.577
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan yang terfokus pada praktik kerja yang berfungsi penunjang keahlian di bidang studi hal ini sangat penting untuk dimiliki sebagai standar kompetensi memasuki suatu industri. Praktek Kerja Industri (PKL) atau yang juga dikenal sebagai magang adalah bagian integral dari pendidikan vokasi atau pendidikan tinggi di mana siswa atau mahasiswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengalaman kerja nyata di industri terkait dengan bidang studi mereka. SMK Semen Padang sebagai salah satu lembaga pembelajaran yang bernaung sebagai yayasan pembelajaran Semen Padang sebagai jurusan Teknik Mesin juga mengerjakan kewajiban magang sebagai muridnya yang sudah memasuki kelas XI menuju kelas XII. Murid yang telah melaksanakan praktek kerja industri akan dinilai. Penelitian ini menggunakan konsep korelasional berjenis penelitian kuantitatif, data yang diperlukan menggunakan kuisonerer dan dokumentasi lalu diolah melalui SPSS 4. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya kontribusi antar pengalaman kerja pada kemampuan akademik murid Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Semen Padang merujuk sebanyak 13,35% dalam kategori rendah dan 86,65 % ada faktor lain yang mempengaruhi terhadap kemampuan akademik. Terdapat kontribusi antara Keahlian kerja terhadap kemampuan akademik murid Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Semen Padang. Hal ini terbukti dari analisa korelasi didapatkan dari nilai hasil uji korelasi (r) sebanyak 0,2755. Hal ini memperlihatkan perolehan nilai r hiitung > r tabel sebanyak 0,116. Kelak dapat disimpulakn bahwa 0,2755 > 0,116 kelak Ha terima dan Ho tertolak.
Air conditioning system maintenance and repair training for youth of Karang Taruna
Wanda Afnison;
Primawati Primawati;
Wagino Wagino;
Nuzul Hidayat;
Dieter Rahmadiawan
Community Empowerment Vol 8 No 7 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/ce.8745
This work reports on social service activities at the Department of Automotive Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang. This activity is targeted at out-of-school youth in Karang Taruna. The service is carried out in order to increase knowledge and skills in repairing and maintaining the Air Conditioner (AC) system in cars. Through this program, it is hoped that new experiences and knowledge can benefit the people of Karang Taruna. This program is carried out by delivering the basic theory of the car air conditioner working system. The activity is carried out using an AC system trainer. The participants were given an understanding of the methodology, the system of the refrigerants, and how to maintenance or repair the car's air conditioning system. The success rate of this activity is evidenced by the results of the post-test, in which an increment in the average score of 14.4 points.
PRAKTIKALITAS VIDEO PEMBELAJARAN INVENTOR DI SMK NEGERI 1 PADANG
Nikolas Verdian Guci;
Budi Syahri;
Bulkia Rahim;
Wanda Afnison
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i4.624
Penelitian ini membahas tentang praktikalitas video pembelajaran inventor pada mata pelajaran Gambar Teknik Manufaktur (GTM) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 1 Padang. Penelitian ini akan mengungkapkan tingkat praktikalitas dari penggunaan video pembelajaran baik oleh guru maupun siswa setelah menggunakan video pembelajaran ini didalam proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang guru dan 33 orang siswa. Lembaran angket digunakan sebagai istrumen dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data respon guru dan respon siswa terkait dengan praktikalitas video. Data yang didapatkan diolah dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif dengan mengacu kepada langkah-langkah sistematis pengujian praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian guru mata pelajaran dan peserta didik, hasil praktikalitas video pembelajaran inventor yang dikembangkan dalam penelitian ini memperoleh nilai akhir sebesar 0,79 dari guru mata pelajaran dan 0,77 dari peserta didik. Dengan data yang diperoleh tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran yang dihasilkan dalam penelitian ini dianggap praktis untuk digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran inventor.
Upaya Peningkatan Produktifitas Petani Desa Saureinu Melalui Program Pelatihan Perawatan Mesin Pertanian
afnison, wanda;
Rahmadiawan, Dieter;
Yeni Putri, Elviza;
Yuliady, Ilham;
Rahmadani, Rahmadani;
Fernandez, Donny
J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment
Publisher : Edutech Journals
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58536/j-cose.v2i1.110
Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim PKM melaksanakan kegiatan pelatihan perawatan mesin pertanian di Desa Saureinu. Materi pelatihan meliputi pengenalan konsep mesin 2 tak, 4 tak, system pengapian pada motor bakar, system pemindah tenaga dan trouble shooting engine. Peserta mendapatkan materi teori dan praktik terkait perawatan dan perbaikan mesin pertanian. Selain mendapatkan materi pelatihan, petani juga mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki mesin yang mereka miliki. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini menargetkan petani mampu melakukan perawatan, analisa kerusakan dan perbaikan ringan pada mesin pertanian. Pada kegiatan ini juga diberikan informasi terkait perawatan berkala pada mesin, penggantian pelumasan, system pendingin pada mesin sehingga masa pakai mesin jadi lebih panjang. Berdasarkan hasil evaluasi pada akhir kegiatan diperoleh peningkatan pemahaman peserta dalam aspek prinsip kerja mesin 2 tak, 4 tak serta peningkatan kompetensi peserta dalam melakukan perawatan mesin. Berdasarkan hasil post test di akhir kegiatan diperoleh peningkatan pemahaman peserta terkait materi pelatihan sebesar 30%. Hasil ini diharapkan menjadi modal awal bagi peserta dan perangkat desa untuk mengembangkan kompetensi ini pasca kegiatan.