Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS EMISI SO2 HASIL PEMBAKARAN BATUBARA PADA PLTU JENEPONTO Lathif Talayansa; Sri Widodo; Anshariah Anshariah
Jurnal Geomine Vol 5, No 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.991 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i2.131

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan bakar batubara menghasilkan emisi dari hasil pembakaran batubaranya, salah satunya adalah SOx. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran emisi SO2 yang dihasilkan dari hasil pembakaran batubara. Metode yang digunakan adalah pengamatan langsung pada Continuous Emission Monitoring System (CEMS). Data-data yang diperlukan adalah nilai emisi SO2 yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada unit 1 dan unit 2 PLTU Jeneponto. Dan hasil penelitian selama 3 (tiga) bulan diketahui besaran emisi SO2 maksimum yang dihasilkan adalah 372,28 mg/m3. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa emisi SO2 yang dihasilkan layak dari segi lingkungan karena emisi SO2 yang dihasilkan tidak melewati baku mutu emisi SO2 yang ditetapkan dalam PERMEN NEGARA LH no. 21 TAHUN 2008 untuk kegiatan PLTU Batubara yaitu sebesar 750 mg/Nm3. 
Desulfurisasi Dan Deashing Pada Batubara Menggunakan NaOH Dan HCL Sebagai Leaching Agent Sri Widodo; Sufriadin Sufriadin; Erwin Suhendar
Jurnal Geomine Vol 7, No 1 (2019): Edisi April 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.892 KB) | DOI: 10.33536/jg.v7i1.342

Abstract

Penelitian mengenai desulfurisasi dan deashing pada batubara, selain untuk meningkatkan kualitas batubara juga merupakan usaha untuk mengurangi unsur-unsur yang menjadi penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Sampel batubara pada penelitian ini berasal dari batubara Desa Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Desulfurisasi dan deashing batubara Tondongkura pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan NaOH dan HCl sebagai leaching agent. Untuk mengetahui pengaruh dari beberapa faktor dalam proses leaching, maka percobaan dilakukan dalam beberapa variabel, yaitu waktu, suhu, ukuran partikel, konsentrasi larutan NaOH, dan konsentrasi HCl. Hasil percobaan menunjukkan kadar total sulfur awal dari 3,67% turun hingga 2,93%, atau persentase penurunan maksimum total sulfur sebesar 20,03%, sedangkan persentase maksimum penurunan kadar abu sebesar 12,29%, atau dari kadar abu awal 27,44% turun hingga 24,06%. HCl digunakan sebagai leaching agent pada leaching tahap kedua pada batubara yang sebelumnya dileaching menggunakan larutan NaOH pada kondisi optimum. Dari hasil percobaan didapatkan maksimum persentase penurunan total sulfur sebesar 42,51%, yaitu dari total sulfur awal sebesar 3,67% diturunkan hingga 2,11% dan kadar abu sampel pada awalnya sebesar 27,44% diturunkan hingga 22,04%, atau persentase maksimum penurunan kadar abu sebesar 19,67%.
ANALISIS PENGARUH PENAMBANGAN EMAS TERHADAP KONDISI TANAH PADA PERTAMBANGAN RAKYAT POBOYA PALU, PROVINSI SULAWESI TENGAH Rahmah Hidayanti Andi Wawo; Sri Widodo; Nurliah Jafar; Firman Nullah Yusuf
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.358 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.141

Abstract

Pertambangan Rakyat Poboya merupakan salah satu penambangan emas tradisional yang dalam proses pengolahannya menggunakan teknik amalgamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan merkuri terhadap lingkungan sekitar Pertambangan Rakyat Poboya. Metode  penelitian yang  digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Setelah itu, nilai kandungan merkuri dibandingkan dengan standar konsentrasi normal merkuri dalam tanah dan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi normal merkuri dalam tanah terdapat di ST.04 dengan kandungan merkuri sebesar 0,0714 ppm, untuk kandungan merkuri yang masuk dalam konsentrasi kritis yaitu  terdapat pada ST.1 0,4077 ppm,  sedangkan sampel tanah yang sangat tinggi melebihi dari konsentrasi kritis yaitu terdapat pada ST.2(A) 2,3742, ST.3. 8,2526 dan ST.2(B) 114,0101. Dari penelitian ini dapat disimpulkan tanah yang berada disekitar pertambangan rakyat telah mencemari lingkungan hal ini dapat dilihat pada ST.2(A), ST.2(B) dan ST. 3, sedangkan tanah yang berada dekat sungai masuk dalam konsentrasi normal yaitu pada ST.4.
EVALUASI WAKTU DUMPING DAN MANUVER KE PRIMARY CRUSHER PADA TAMBANG EMAS BATU HIJAU, PROV. NUSA TENGGARA BARAT Roby Mardiyan Safitra; Sri Widodo; Agus Ardianto Budiman
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.528 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.139

Abstract

Waktu dumping dan manuver merupakan bagian terpenting dari cycle time jika waktu dumping dan manuver besar maka cycle time juga akan besar artinya produksi akan berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi data dumping dan manuver ke primary chusher. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan mengevaluasi data historycal selama tahun 2016 untuk mengetahui sejauh mana plan sudah tercapai kemudian dilakukan pengambilan data terbaru di lapangan kuantitatif dan kualitatif untuk pemecahan masalah bagi perusahaan. Data yang dibutuhkan adalah data waktu dumping dan manuver (queue time, backing time dan tipping time) serta event yang biasa terjadi. Dari hasil penelitian total waktu selama tahun 2016 adalah 3,07 menit diatas plan 1,45 menit. Total ada 11.809 kali haul truck dumping dengan plan dumping dan manuver yang tercapai sebesar 10,54%, lose time 69,76 % dan high lose time sebesar 19,71%. Komponen berpengaruh yakni backing dengan frekwensi 168 dan rata-rata 1,45 menit, tipping frekwensi 149 dan rata-rata 1,19 menit dan queue frekwensi 1 dan rata-rata 0,4 menit. Data terbaru yang biasa terjadi di lapangan menghasilkan rata-rata 2,48 menit, total ada 228 kali event yang mempengaruhi keseluruhan waktu dumping dan manuver. Rekomendasi plan baru bagi perusahaan dari data terbaru di lapangan menghasilkan waktu secara normal berada di 1,78 menit. Plan bisa dipercepat menjadi 1,58 menit berdasarkan jumlah record truck terbanyak atau menjadi 1,45 menit sesuai plan dengan meminimalisir event-event yang menyebabkan waktu dumping dan manuver menjadi besar. 
KAJIAN SISTEM PENYALIRAN PADA TAMBANG TERBUKA KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Syarifuddin Syarifuddin; Sri Widodo; Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 5, No 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.817 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i2.132

Abstract

Salah satu kegiatan penting yang dilakukan pada usaha pertambangan adalah sistem penyaliran tambang. Tujuan penelitian adalah untuk mengendalikan air limpasan yang masuk kebukaan tambang agar proses penambangan tidak terganggu. Adapun metode yang digunakan untuk menghitung curah hujan rata-rata  dan volume air limpasan yang masuk ke sumuran serta luas kolam pengendapan yang dibutuhkan, yaitu dengan menggunakan metode distribusi Gumber, metode monobe, dan untuk perhitungan debit limpasan menggunakan metode empiris dan rasional. Dari hasil penelitian curah hujan rata-rata maksimum pada lokasi penelitian yaitu 781,1mm/tahun, curah hujan rencana diambil periode ulang dua tahun sebesar 86,48mm/hari serta debit limpasan maksimum yang masuk diestimasikan sebesar 116,136m3/jam yang akan masuk ke sump. Jumlah air tambang perhari yang dapat diatasi 528 m3/jam dengan pompa yang digunakan satu   unit (1) dengan kapasitas 25liter/second. Jadi untuk mengendalikan air limpasan yang masuk kebukaan tambang dibutuhkan kapasitas kolam sebagai tempat pengendapan sebesar 900m3 dengan waktu pengerukan partikel kolam pengendapan maksimal dapat dilakukan setiap 307 hari sekali.
ANALISIS KARAKTERISTIK LIMBAH PENGOLAHAN EMAS DAN POTENSI PEMICU AIR ASAM TAMBANG PADA PERTAMBANGAN RAKYAT KELURAHAN POBOYA KAB. DONGGALA, PROV. SULAWESI TENGAH Abdullah Kilian; Sri Widodo; Nurliah Jafar
Jurnal Geomine Vol 6, No 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.558 KB) | DOI: 10.33536/jg.v6i2.208

Abstract

Pengolahan emas menggunakan merkuri di Poboya menyebabkan timbulnya limbah yang dapat mengakibatkan masalah lingkungan di daerah sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi air asam tambang yang berasal dari limbah pengolahan emas. Metode yang digunakan yaitu dengan karakterisasi mineralogi dan geokimia. Hasil penelitian menunjukkan terdeteksi adanya mineral sulfida pada setiap sampel yaitu rambergit (FeMnS) dan violarit (FeNi2S4), serta mineral sulfida sekunder yaitu melanterit (FeSO4.7H2O) dan retgersit (NiSO4.6H2O). Kehadiran mineral sulfida pada sampel berpengaruh terhadap pembentukan air asam tambang. Hasil Pengujian terhadap semua sampel terdeteksi unsur- unsur yang banyak terkandung dalam air asam tambang seperti seperti besi (Fe) sebesar 6.975,88?g/g sampai 15.755,67?g/g dengan ambang batas 20?g/g, mangan (Mn) sebesar 202,66?g/g sampai 372,92?g/g dengan ambang batas 0,15?g/g, dan seng (Zn) sebesar 4,98?g/g sampai 75,04?g/g dengan ambang batas 0,06?g/g, semua unsur tersebut telah melebihi ambang batas menurut Badan Standarisasi Nasional (SNI, 2004). Hasil penelitian menunjukkan limbah pengolahan emas di lokasi penelitian berpotensi menimbulkan air asam tambang.
ANALISIS PROKSIMAT TERHADAP KUALITAS BATUBARA DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Abd Razak Kadir; Sri Widodo; Anshariah Anshariah
Jurnal Geomine Vol 5, No 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.253 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i2.128

Abstract

Salah satu dampak merugikan pada pemakaian batubara dalam industri adalah tingginya kandungan pengotor yang terdapat dalam batubara.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase hasil analisis proksimatpada batubaradan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai kaloripada batubara. Dilakukan dengan cara mengambil sampel batubara yang akan dianalisis, dari sampel yang ada kemudian dipreparasi untuk menghasilkan sampel siap uji. Dari hasil uji analisis proksimat yang dilakukan dari lima sampel persentase yang didapatkan pada sampel pertama adalah kandungan air15,82%, abu2,90%, zat terbang 42,85%, karbon padat 38,6%dengan nilai kalori 5683 Kcal/kg, sampel kedua kandungan air 18,65%, abu 3,65%, zat terbang 41,76, karbon padat 36,1% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg, sampel ketiga kandungan air 16,89%, abu 2,90%, zat terbang 42,06, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5635 Kcal/kg, sampel keempat kandungan air 18,48%,abu 3,65%, zat terbang 41,40, karbon padat 36,4% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg dan sampel kelima dengan kandungan air 15,82%, abu 3,09% zat terbang 42,91%, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5643 Kcal/kg. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa semakin tinggi kandungan airdan abumaka nilai kalori pada batubara akan semakin turun, dan pengaruh zat terbang menunjukan bahwa kadungan zat terbang yang rendah memiliki nilai kalori yang rendah. 
ANALISIS CAPITAL BUDGETING UNTUK MENILAI KELAYAKAN INVESTASI DALAM USAHA PENAMBANGAN BATUBARA PADA PT. TUAH GLOBE MINING PROVINSI KALIMANTAN TENGAH M. Rezky Agung Setiawan; Sri Widodo; Nur Asmiani
Jurnal Geomine Vol 6, No 1 (2018): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.389 KB) | DOI: 10.33536/jg.v6i1.176

Abstract

Perencanaan finansial yang baik memungkinkan tingkat kerugian menjadi lebih kecil dan besaran keuntungan serta pengembalian modal dapat diperkirakan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu menganalisis kelayakan usaha penambangan batubara yang akan dilakukan oleh PT. Tuah Globe Mining. Metode analsis kelayakan investasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR). Data-data penelitian meliputi harga per ton batubara, biaya kapital (investasi) serta biaya operasional penambangan batubara. Dari hasil penelitian dengan memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran dalam tiap kegiatan yang dilakukan didapatkan nilai NPV yaitu US$ 109.212.640,12 dan nilai IRR yaitu 46%. Nilai NPV yang lebih besar dari satu (NPV1) menyatakan bahwa proyek penambangan batubara laak untuk dilakukan. Nilai IRR yang lebih besar dari suku bunga yang digunakan yaitu 12% (IRR12%) menyatakan bahwa proyek penambangan batubara sangat layak untuk dilanjutkan.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMIS UNTUK PENENTUAN PENGADAAN ALAT ANGKUT DAN ALAT MUAT PADA KEGIATAN PENAMBANGAN NIKEL SULAWESI TENGGARA Marwan Syah; Sri Widodo; Nur Asmiani
Jurnal Geomine Vol 6, No 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.621 KB) | DOI: 10.33536/jg.v6i2.213

Abstract

Dalam kegiatan penambangan sangat diperlukan analisis kelayakan ekonomis untuk mendapatkan nilai ekonomis dari pengadaan alat muat dan alat angkut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung biaya beli, sewa alat muat dan alat angkut serta menganalisis nilai ekonomis antara beli, sewa dari alat muat dan alat angkut. Dalam penelitian ini, data yang digunakan berupa data target produksi, harga beli, harga sewa alat angkut dan alat muat, biaya produksi, biaya maintenance dan gaji operator, kemudian diolah menggunakan persamaan Net Present Value untuk mendapatkan nilai ekonomis biaya beli, sewa alat muat dan alat angkut. Dari hasil analisis diperoleh harga beli alat muat dump truck Hino 500 FM260 per unit sebesar Rp. 1.000.000.000 dan alat angkut excavator Komatsu PC200 per unit sebesar Rp. 1.675.000.000, excavator Volvo EC330B per unit sebesar Rp. 2.200.000.000, sedangkan harga sewa alat muat dump truck Hino FM260 per unit sebesar Rp. 549.600.000 dan alat angkut excavator Komatsu PC200 per unit sebesar Rp. 577.500.000, excavator Volvo EC330B per unit sebesar Rp. 735.000.000. Maka diperoleh nilai NPV alternatif beli sebesar Rp. 20.708.505.510 dan nilai NPV alternatif sewa sebesar Rp. 9.709.878.363. Dari hasil tersebut dinyatakan bahwa kedua alternatif layak dijalankan karena telah memenuhi syarat kelayakan investasi berdasarkan NPV.
ANALISIS REKLAMASI TAMBANG BATUKAPUR DI KECAMATAN BUNGORO KABUPATEN PANGKEP PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Nurul Isma Yogie Wirdaningsi Adi; Sri Widodo; Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 5, No 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.366 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i2.129

Abstract

Untuk memanfaatkan lahan bekas tambang dengan baik maka dibutuhkan penerapan reklamasi dengan baik dan benar sehingga dapat menunjang kesejahteraan masyarakat sekitar area tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki tahapan proses reklamasi yang dilakukan di Desa Biringere Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian langsung dengan ikut terlibat dalam kegiatan sehari-hari penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian yang digunakan adalah tahapan kegiatan reklamasi dan jenis tanaman yang digunakan. Dari hasil penelitian dapat diketahui tahapan reklamasi yang dilaksanakan adalah mulai persiapan lokasi, revegetasi, pemeliharaan, dan pemantuan kemudian jenis-jenis tanaman yang digunakan adalah pohon bitti, pohon jati dan pohon pule. Kendala yang dihadapi dalam kegiatan reklamasi adalah banyaknya lahan yang kosong pada area penanaman dan banyaknya tanaman-tanaman yang ditanam secara tidak teratur. Berdasarkan hasil penelitian maka kesimpulannya yaitu perbaikan dilakukan dengan memanfaatkan area penanaman dengan cara melakukan pola penanaman yang teratur. 
Co-Authors - Sulistiyawati A. Dirwan A. Mustofa A. Noor Setyo HD A.Noor Setyo HD, A.Noor Abd Razak Kadir Abdullah Kilian Achmad Sumitro Ade Rifaldi Adityo Noor Setyo Hadi Darmo Agung Suryadi Agus Ardianto Budiman Ahmad Faisal Alfian Nawir Alia Bihrajihant Raya Amalya Puspitasari Andi Nurul Isma Yogie Wirdaningsi Adi Anshariah, Anshariah Any Suryantini Ari Astuti Arief Nashrullah Arif Nurwasikto Arif Nurwaskito Arif Nurwaskito Aris Priyatmoko Aryanti V A Aryanti Virtanti Anas Asta Arjunoarwan Hatta Budi Santoso Budi Setiawan Budiarto Tedy Agung C. Catur Pramono Chanif - Cryzna Rizky Hermawan Desy Puspita Devia Fairus Bilqis Didik Sumanto Dwi Wahyu Retnaningtyas Elsi Dwi Hapsari Erwin Suhendar Fadhillah Ayu Pratiwi Firman Nullah Yusuf Fuad Hilmy Habibie Anwar Hanny Putri Ariani Haryanti Fitri Hasbi Bakri Hasyim Tri Gustomo Herindiyati Herindiyati Husniyatun Nisrina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Justitia Julita Indarwati Indarwati Indra Wahyudin Irzal Nur, Irzal Khoiriyah - Kisman Kisman Kun Suharno Kun Suharno Lakon Utamakno Lathif Talayansa M. Rezky Agung Setiawan M.S.Priyono Nugroho Machmudah - Machmudah Machmudah Marwan Syah Maryam - Maryatun Masyhuri Masyhuri Meinarni Thamrin Miftahkul Khoir Muhamad Galih Ardiyanto Muhammad - Ramli Muhammad - Ramli Naomi Falirat Naufal Widiyatama Aslam Nazarudin Rif’at Rasyidi Nikmatul Khayati Nirmana Fiqra Qaidahiyani Nur Asmiani Nurliah Jafar Nurliah Jafar Prasetyawati Umar, Emi Purwanto Purwanto Rahmah Hidayanti Andi Wawo Ratih Hardini Kusuma Putri Ricky Dwi Akhsanul Rini Novrianti Sutardjo Rizki Amalia Roby Mardiyan Safitra Samto Hadi Sandi Setya Wibowo Sigit Mujiarto Siti Maesaroh Sofyan P. Warsito Sri Peni Wastutiningsih Sufriadin, Sufriadin Suparmi Suparmi Syamsul Fahmi Syamsunasir Syarifuddin Syarifuddin Transtoto Handadhari Trisiwi Wahyu Widayati Wahyudin Wahyudin Wijiyanto - Xander Salahudin Yosepha, Sri Yanthy Yulinaus Mendaun