Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Alih Fungsi Lahan Pertanian pada Kawasan Rawan Bencana di Kota Batu Reza, Mohammad; Surya, Batara; Akil, Arifuddin; Nasution, Muhammad Arief; Muhibuddin, A.; Saleh, Haeruddin; Manaf, Murshal; Barkey, Roland Alexander
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i2.29343

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian di Kota Batu menjadi kawasan permukiman dan wisata telah meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir, terutama di kawasan rawan bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perubahan penggunaan lahan di Kota Batu pada periode 2013-2023, dengan menggunakan metode kualitatif berbasis analisis spasial melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan luas lahan pertanian di kawasan rawan bencana. Perubahan ini tidak hanya meningkatkan potensi kerugian lingkungan dan risiko bencana tetapi juga mengancam keberlanjutan ketahanan pangan lokal yang menjadi penyangga kehidupan masyarakat. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan tata ruang berbasis risiko yang lebih terintegrasi untuk mengelola tekanan alih fungsi lahan. Selain itu, diperlukan kebijakan mitigasi bencana yang lebih komprehensif guna mengurangi dampak dari pembangunan yang tidak terkendali. Studi ini memberikan rekomendasi strategis untuk mendukung tata kelola lahan yang berkelanjutan, pengelolaan risiko bencana yang lebih efektif, serta pelestarian fungsi ekologis dan ekonomi kawasan pertanian di Kota Batu.
MODELING AND ANALYSIS OF THE STRUCTURE OF THE MITRA SMART CITY PALOPO GENERAL HOSPITAL BUILDING (RSU) BASED ON SAP 2000 Kastono; Murshal Manaf; Muh.Mulawarman; Gunawan Tari
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 8 (2025): JULY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i8.802

Abstract

The modeling and analysis of building structures in this research aims to provide information about modeling techniques and structural analysis of multi-storey buildings that function as hospitals. Buildings standing with medium soil conditions (stiff soil profile) in Palopo City are included in the moderate earthquake area. Structural modeling and analysis was made using the SAP2000 program to obtain the magnitude of the loads acting on the building structure. The building dimensions are determined based on the condition of the columns, beams and plates based on the provisions of SNI 2847:2013. The results of the structural analysis show that the B80 beam element and C30 column element have a load case deviation of 12-16 mm and a load combination of 32-36 mm. The maximum deviation in terms of each floor is based on the earthquake load referring to SNI 1726:2012. The results of this research have been adapted to applicable regulations to produce a safe and comfortable building as a city hospital.
TINJAUAN KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM DI JALAN ARTERI PRIMER KOTA PALOPO: (Studi Kasus : Trayek Mancani, Pontap, Dangerakko Songka Kota Palopo) Hasbi, Hasbi; Manaf, Murshal
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v9i2.228

Abstract

Abstrak: Tinjauan kinerja pelayanan angkutan umum di jalan arteri primer Kota Palopo (Studi Kasus : Trayek Mancani, Pontap, Dangerakko Songka Kota Palopo). Transportasi mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, karena transportasi mempunyai pengaruh besar terhadap perorangan, masyarakat, pembangunan ekonomi, dan social suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna Angkutan umum Kota PalopoTrayek Mancani, Pontap, Dangerakko Songka Kota Palopo dan untuk mengetahui adanya pengaruh pelyanan terhadap tingkat kepuasan peumpang, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teknik surfei langsung dan wawancara menggunakan kuisioner dan menganalisis menggunakan alat analisis regresi linear. Berdasarkan hasil analisis regresi linear diperoleh hasil penelitian bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Angkutan umum Kota Palopo Trayek Balandai-Palopo, direkomendasikan untuk waktu pelayanan dapat ditambah dengan konsekuensi adanya subsidi tambahan/insentif untuk angkutan kota yang beroperasi hingga malam hari dan fasilitas yang meningkatkan kenyamanan perjalan angkutan umum seperti tempat duduk atau kaca jendela perlu menjadi pertimbangan untuk meningkatkan ketertarikan pelanggan lebih memanfaatkan jasa angkutan kota . Abstract: Overview of the performance of public transportation services on the primary arterial roads of Palopo City (Case Study: Mancani, Pontap, Dangerakko Songka routes, Palopo City). Transportation has an important role in human life, because transportation has a major influence on individuals, society, economic and social development of a country. This study aims to determine the level of satisfaction of users of public transportation in Palopo City, the Mancani, Pontap, Dangerakko Songka route, Palopo City and to determine the effect of service on the level of passenger satisfaction. linear regression. Based on the results of linear regression analysis, it was found that service quality has a positive and significant influence on customer satisfaction on public transportation in Palopo City, the Balandai-Palopo route, it is recommended that service time can be increased with the consequence of additional subsidies/incentives for city transportation that operates until the evening. and facilities that increase the comfort of public transportation trips such as seats or window panes need to be considered to increase customer interest in using city transportation services.
TRANSFORMASI SPASIAL PENGGUNAAN LAHAN KECAMATAN MODAYAG - MODAYAG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR 2013-2019 Suriandjo, Hendrik Suryo; Manaf, Murshal; Malonda, Ayesha A.L.; Umboh, Karry E.H.; Tampinongkol, Ronald R.; Wulur, Yogini A.
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v9i2.245

Abstract

Abstrak: Transformasi Spasial penggunaan lahan di Kecamatan Modayag-Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengalami perubahan yang cukup signifikan pada selang 2013 – 2019. Salah satu hal yang memicu terjadinya hal ini adalah posisi Kecamatan Modayag-Modayag Barat yang berbatasan dengan beberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara, diantaranya Kabupaten Bolaang Mongondow, Kotamobagu dan Kabupaten Minahasa Selatan, sehingga memiliki daya tarik wilayah tersendiri. Tujuan dari Penelitian ini untuk menganalisis dan mengidentifikasi lahan yang mengalami transformasi dan yang mengalami penambahan luasan terbesar, termasuk mengidentifikasi lahan apa yang terkonversi menjadi permukiman. Data yang digunakan adalah shapefile Tutupan lahan tahun 2013 dan shapefile tutupan lahan tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif lewat pendekatan analisis spasial GIS menggunakan ArcGis versi 8.0, dan tools pendukung analisis perubahan lahan. Penelitian ini dapat disimpulkan : 1). Konversi lahan terbesar dan mengalami peningkatan terjadi pada kebun campuran ke hutan sebesar 452 Ha atau 46%, kebun campuran ke perkebunan sebesar 188,45 Ha atau sebesar 19%, dan Kebun Campuran ke Tegalan/ladang sebesar 161,68 Ha atau sebesar 19%, 2). Konversi lahan permukiman mengalami peningkatan dan mengurangi luasan danau 0,01 Ha atau atau 0,002%, Hutan Lahan Kering sebesar 1,13 Ha atau 0,009%, Perkebunan sebesar 45,4 Ha atau 1,40%, dan juga sudah mengkonversi lahan sawah 5,04 Ha atau 1,87%. Kata kunci: Transformasi Spasial; Konversi Lahan; GIS Abstract: Spatial transformation of land use in the Modayag-Modayag Barat District, Bolaang Mongondow Timur Regency, underwent a significant change between 2013 - 2019. One of the things that triggered this was the position of the Modayag-Modayag Barat District which borders several regencies and cities in North Sulawesi Province, including Bolaang Mongondow Regency, Kotamobagu City and South Minahasa Regency, so that they have their own regional appeal. The purpose of this study is to analyze and identify land that is undergoing transformation and which has experienced the largest increase in area, including identifying what lands have been converted into settlements. The data used are the 2013 land cover shapefile and the 2019 land cover shapefile. The research method used is quantitative through a GIS spatial analysis approach using ArcGIS version 8.0, and supporting tools for land change analysis. This research can be concluded: 1). The largest land conversion and an increase occurred in mixed gardens to forest by 452 ha or 46%, mixed gardens to plantations by 188.45 ha or 19%, and mixed gardens to dry fields/fields by 161.68 ha or 19%. 2). Residential land conversion has increased and reduced the lake area by 0.01 Ha or or 0.002%, Dry Land Forest by 1.13 Ha or 0.009%, Plantation by 45.4 Ha or 1.40%, and has also converted rice fields 5, 04 Ha or 1.87%. Keywords: Spatial Transformation; Land Conversion; GIS
Strategi Pengelolaan Limbah pada RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Amirudin, Tedy; Pallu, Muhammad Saleh; Muhibuddin, Ahmad; Syafri; Manaf, Murshal
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i3.31945

Abstract

Pengelolaan limbah rumah sakit merupakan tantangan penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama karena limbah medis dan nonmedis mengandung zat berbahaya dan infeksius. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengelolaan limbah rumah sakit yang efektif dan berkelanjutan, dengan fokus pada rumah sakit umum daerah di wilayah perkotaan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian literatur terhadap sumber-sumber ilmiah, regulasi, dan dokumen teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan limbah mencakup ketidakefisienan sistem pengolahan air limbah, kurangnya pemilahan limbah sejak di sumber, keterbatasan sarana pengangkutan dan penyimpanan, lemahnya sistem kelembagaan dan prosedur operasional, serta rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Temuan juga menunjukkan bahwa rumah sakit menghadapi kendala teknis dan administratif dalam menjamin pengolahan limbah yang sesuai standar lingkungan. Strategi yang diusulkan meliputi penguatan sistem pengolahan limbah, pemilahan limbah sejak awal, penyediaan sarana yang memadai, pelatihan rutin bagi petugas, serta kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan limbah berbahaya. Penelitian menekankan pentingnya pendekatan terpadu, komitmen kelembagaan, dan dukungan kebijakan untuk mewujudkan pengelolaan limbah rumah sakit yang adaptif dan berkelanjutan.
Zonasi Sekolah Dalam Upaya Pemerataan Akses Pendidikan : Analisis Keruangan Pada Sebaran Sekolah Menengah Atas di Kota Parepare Taufiq, Muh; Manaf, Murshal; Alimuddin, Ilham
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3810

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan keruangan (spatial approach) lengkap: 1) Spastial Pattern Analisyst dengan metode Complete Spatial Randomness (CSR) dari tolls Analisyst Nearest network (ANN), 2) Voronoi Analisyst, 3) Breaking Point Analisyst, 4) Service  Area Analisyst, dan 5) Location-Allocation Models, untuk menganalisis kontribusi penerapan sistem zonasi sekolah terhadap pemerataan akses pendidikan secara spasial di Kota Parepare, model spasial zonasi sekolah untuk pemerataan akses pendidikan di Kota Parepare, dan kontribusi zonasi sekolah terhadap pembentukan struktur ruang di Kota Parepare. Sistim Zonasi sekolah berkontribusi positif dalam mendistribusikan responden peserta didik pada wilayah administratifnya dan liputan zonanya masing-masing. Pola random dari distribusi sekolah SMA Negeri di Parepare dengan rerata jarak 1.794,89 meter, pola cluster dari distribsi spasial untuk cluster pemukiman dengan jarak rata-rata 345.7139 Meter, dan pola cluster dari distribusi responden peserta didik SMA dengan jarak rata-rata 113.9075 Meter, menunjukkan adanya equalitas dan opportunitas spasial yang baik, diperkuat dengan mayoritas objek berada pada jangkauan dibawah 3000 Meter dari pusat zona. Secara demografis dan Angka Partisipasi Sekolah, Kota Parepare membutuhkan 2 hingga 4 buah sekolah SMA untuk mengakomodir 12,847 jiwa penduduk usia 15-19 tahun dari data penduduk tahun 2021, sementara kenyataannya Kota Parepare memiliki 31 buah SMA/SMK sederajat, sehingga banyak diantaranya kekurangan peserta didik dan akhirnya tutup. Sementara itu deliniasi zona dengan pertimbangan spatial analisyst complit  dengan Voronoi Analisyst, Breaking Point Analisyst, Service Area Analisyst, dan Location-Alocation model menghasilkan distribusi liputan zona  seluas 1.883.177 M2  untuk zona UPT SMAN 1 Parepare, 46.829.400 M2 untuk zona UPT N 2 Parepare, 31.960.090 M2 untuk zona UPT SMAN 3 Parepare, dan 16.196.590 M2 untuk Zona UPT N 4 Parepare. Sistim zonasi juga berperan terhadap pembentukan struktur ruang di Kota Parepare pada fungsi kegiatan kota terutama pada karakteristtik struktur layanan fasilitas pendidikannya dengan cakupan layanan fasilitas yang terdiri dari 4 pusat zona SMA Negeri yang melayani 13 SMP Negeri, dan 95 sekolah dasar dalam hirarki layanannya. Dalam menghubungkan pusat-pusat layanan dan cluster pemukiman menuju ke pusat zona, struktur jaringan transportasinya menghasilkan 10 koridor rute transportasi untuk perencanaan jaringan transportasi penunjang mobilitas harian pelajar dalam mendukung sistim zonasi sekolah SMA Negeri di Kota Parepare. By using a complete spatial approach: 1) Spatial Pattern Analysis with Complete Spatial Randomness (CSR) method from tolls Analyst Nearest network (ANN), 2) Voronoi Analyst, 3) Breaking Point Analyst, 4) Service Area Analyst, and 5) Location-Allocation Models, to analyze the contribution of the application of the school zoning system to spatial distribution of access to education in Parepare City, school zoning spatial model for equal distribution of access to education in Parepare City, and the contribution of school zoning to the formation of spatial structure in Parepare City. The school zoning system contributes positively in distributing student respondents in their respective administrative area and zoning coverage. The random pattern of the distribution of public senior high school in Parepare with an average distance of 1,794.89 meters, the cluster pattern of spatial distribution for residential clusters with an average distance of 345, 7139 meters, and the cluster pattern of the distribution of respondent to high school student with an average distance of 113, 9075 meters. It indicates the existance of good spatial equality and opportunism, It is reinforced with the majority of objects located at ranges below to 3000 meters from the center of the zone. Demographically and school enrollment rates, Parepare needs 2 to 4 high school to accommodate 12.847 people aged 15 to 19 years from the average population in 2021, while in reality the city of Parepare has 31 senior high school and vocational high school, so that many of them lack students and eventually close. Meanwhile, the delineation of zones with consideration of spatial analysis is complete with Voronoi analysis. Breaking Point Analysis, Service Area Analysis, and Location-Allocation model resulted in a zone coverage distribution of 1,883,177 M2 for the UPT SMAN 1 Parepare zone, 46,829,400 M2 for the UPT N zone 2 Parepare, 31,960,090 M2 for the UPT SMAN 3 Parepare zone, and 16,196,590 M2 for the UPT N 4 Parepare zone. Zoning system also plays a role in the formation of spatial structure in the city of Parepare on the function of urban activity especially in the characteristics of its education facility service structure with a facility service coverage consisting of 4 senior high school zone centers serving 13 public junior high school, and 95 primary school  in the service hierarchy. In connecting service centers and residential cluster to the zone center, the transportation network structure produces 10 transportation route corridors for transportation networking planning to support student’s daily mobility in supporting the zoning system of the senior high school in the city of Parepare
Determinan Faktor Berpengaruh dan Perencanaan Kebijakan Terhadap Optimalisasi Distribusi Pelayanan Pendidikan Sekolah Menengah Di Kota Makassar Mahar, Muh; Manaf, Murshal; Hamka, Husain
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3862

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kehidupan masyarakat serta berperan untuk meningkatkan kualitas hidup. Pendidikan sangat penting karena merupakan dasar untuk pengembangan pola berpikir konstruktif dan kreatif. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor yang dominan berpengaruh terhadap optimalisasi distribusi sekolah SMA/SMK Negeri di Kota Makassar, serta sistem faktor berpengaruh di atas dalam kebijakan dan perencanaan optimalisasi distribusi pelayanan sekolah SMA/SMK Negeri di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang dilakukan dengan menyebar angket kepada sejumlah SMA dan SMK di kota makassar dengan jumlah sampel sebanyak 190 orang. Adapaun jenias variabel yang dibuatkan angket antara lain aksesibilitas, Kependudukan, Lingkungan, fasilitas dan distribusi sistem pelayanan Pendidikan Pendidikan. Hasil analisis yang diperoleh bahwa faktor yang dominan berpengaruh terhadap optimalisasi distribusi pelayanan Pendidikan SMA/SMK Negeri di Kota Makassar adalah fasilitas, selain itu terkait distribusi pelayanan Pendidikan SMA/SMK Negeri di Kota Makassar perlu dilakukan pembenahan lebih lanjut. Education is one of the most important aspects  in the development of people's live and it plays a role in improving the quality of life. Education is very curcial because it is the basis for the development of constructive and creative thinking patterns. Therefore the research was prepared with the aim of analyzing the dominant factor that influence the optimization of the distribution of Senior High  School/Vocational High School in Makassar City, and explaining how the factor system influence the above in policy and planning for optimizing the distribution of Senior High  School/Vocational High School service in Makassar City. This type of research is quantitative which was carried out by distributing questionnaire to a number of senior high school and vocational school in the city of Makassar with a total sample of 190 people. The typ eof variables that was  made into the questionnaire including  accessibility, population, environment, facilities and distribution of education service system. The result of the analysis showed that the dominant factor affecting the optimization of the distribution of Senior High School/Vocational High School education service in Makassar City was the facility. In addition, the distribution of education for Snior High School and Vocational High School in Makassar City needs further improvement..
Tingkat Kerawanan, Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur Mappatarai, Mappatarai; Manaf, Murshal; Alimuddin, Ilham
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 2 (2024): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i2.4500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan dan mengkaji upaya mitigasi dan Adaptasi bencana banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang di dalamnya mencakup penelitian survei berupa data dari hasil temuan berupa observasi lapangan. Teknik analisis yang digunakan yakni overlay terhadap data atribut yaitu kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, buffer sungai, dan penggunaan lahan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir, serta dilakukan analisis deskriptif kualitatif untuk mengkaji upaya mitigasi dan adatasi bencana banjir. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Kota Malili memiliki tingkat kerawanan banjir yang beragam: 84,52% wilayah dengan risiko rendah, 14,37% dengan risiko sedang, dan 1,11% dengan risiko tinggi. Faktor-faktor seperti kemiringan lereng, jenis tanah, jarak dari sungai dan penggunaan lahan yang penentu tingkat kerawanan banjir yang terjadi. Sedangkan upaya mitigasi dan adaptasi dilakukan melalui pendekatan terintegrasi, termasuk normalisasi sungai, zonasi area rawan bencana, dan sosialisasi. Strategi mitigasi disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan melibatkan pengelolaan kawasan sungai, sistem drainase, desain arsitektur, evakuasi, peringatan dini, regulasi zonasi, dan kesadaran masyarakat. Keberhasilan bergantung pada kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder This study aims to analyze the vulnerability level and examine the efforts of mitigation and adaptation for flood disasters in Malili City, East Luwu Regency. This research employs a qualitative descriptive method, encompassing survey research that includes data from field observations. The analysis technique used is an overlay on attribute data, such as slope gradient, rainfall, soil type, river buffer, and land use, to analyze the level of flood vulnerability. Additionally, a qualitative descriptive analysis is conducted to study the efforts of mitigation and adaptation for flood disasters. The results show that the Malili City area has varying levels of flood vulnerability: 84.52% of the area with low risk, 14.37% with medium risk, and 1.11% with high risk. Factors such as slope gradient, soil type, distance from the river, and land use determine the level of flood vulnerability. Mitigation and adaptation efforts are implemented through an integrated approach, including river normalization, zoning of disaster-prone areas, and socialization. Mitigation strategies are tailored to the level of vulnerability and involve the management of river areas, drainage systems, architectural design, evacuation, early warning, zoning regulations, and community awareness. The success depends on the cooperation between the government, the community, and stakeholders.
TINJAUAN KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM DI JALAN ARTERI PRIMER KOTA PALOPO: (Studi Kasus : Trayek Mancani, Pontap, Dangerakko Songka Kota Palopo) Hasbi, Hasbi; Manaf, Murshal
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.143 KB) | DOI: 10.37971/radial.v9i2.228

Abstract

Abstrak: Tinjauan kinerja pelayanan angkutan umum di jalan arteri primer Kota Palopo (Studi Kasus : Trayek Mancani, Pontap, Dangerakko Songka Kota Palopo). Transportasi mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, karena transportasi mempunyai pengaruh besar terhadap perorangan, masyarakat, pembangunan ekonomi, dan social suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna Angkutan umum Kota PalopoTrayek Mancani, Pontap, Dangerakko Songka Kota Palopo dan untuk mengetahui adanya pengaruh pelyanan terhadap tingkat kepuasan peumpang, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teknik surfei langsung dan wawancara menggunakan kuisioner dan menganalisis menggunakan alat analisis regresi linear. Berdasarkan hasil analisis regresi linear diperoleh hasil penelitian bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Angkutan umum Kota Palopo Trayek Balandai-Palopo, direkomendasikan untuk waktu pelayanan dapat ditambah dengan konsekuensi adanya subsidi tambahan/insentif untuk angkutan kota yang beroperasi hingga malam hari dan fasilitas yang meningkatkan kenyamanan perjalan angkutan umum seperti tempat duduk atau kaca jendela perlu menjadi pertimbangan untuk meningkatkan ketertarikan pelanggan lebih memanfaatkan jasa angkutan kota . Abstract: Overview of the performance of public transportation services on the primary arterial roads of Palopo City (Case Study: Mancani, Pontap, Dangerakko Songka routes, Palopo City). Transportation has an important role in human life, because transportation has a major influence on individuals, society, economic and social development of a country. This study aims to determine the level of satisfaction of users of public transportation in Palopo City, the Mancani, Pontap, Dangerakko Songka route, Palopo City and to determine the effect of service on the level of passenger satisfaction. linear regression. Based on the results of linear regression analysis, it was found that service quality has a positive and significant influence on customer satisfaction on public transportation in Palopo City, the Balandai-Palopo route, it is recommended that service time can be increased with the consequence of additional subsidies/incentives for city transportation that operates until the evening. and facilities that increase the comfort of public transportation trips such as seats or window panes need to be considered to increase customer interest in using city transportation services.
TRANSFORMASI SPASIAL PENGGUNAAN LAHAN KECAMATAN MODAYAG - MODAYAG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR 2013-2019 Suriandjo, Hendrik Suryo; Manaf, Murshal; Malonda, Ayesha A.L.; Umboh, Karry E.H.; Tampinongkol, Ronald R.; Wulur, Yogini A.
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.602 KB) | DOI: 10.37971/radial.v9i2.245

Abstract

Abstrak: Transformasi Spasial penggunaan lahan di Kecamatan Modayag-Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengalami perubahan yang cukup signifikan pada selang 2013 – 2019. Salah satu hal yang memicu terjadinya hal ini adalah posisi Kecamatan Modayag-Modayag Barat yang berbatasan dengan beberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara, diantaranya Kabupaten Bolaang Mongondow, Kotamobagu dan Kabupaten Minahasa Selatan, sehingga memiliki daya tarik wilayah tersendiri. Tujuan dari Penelitian ini untuk menganalisis dan mengidentifikasi lahan yang mengalami transformasi dan yang mengalami penambahan luasan terbesar, termasuk mengidentifikasi lahan apa yang terkonversi menjadi permukiman. Data yang digunakan adalah shapefile Tutupan lahan tahun 2013 dan shapefile tutupan lahan tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif lewat pendekatan analisis spasial GIS menggunakan ArcGis versi 8.0, dan tools pendukung analisis perubahan lahan. Penelitian ini dapat disimpulkan : 1). Konversi lahan terbesar dan mengalami peningkatan terjadi pada kebun campuran ke hutan sebesar 452 Ha atau 46%, kebun campuran ke perkebunan sebesar 188,45 Ha atau sebesar 19%, dan Kebun Campuran ke Tegalan/ladang sebesar 161,68 Ha atau sebesar 19%, 2). Konversi lahan permukiman mengalami peningkatan dan mengurangi luasan danau 0,01 Ha atau atau 0,002%, Hutan Lahan Kering sebesar 1,13 Ha atau 0,009%, Perkebunan sebesar 45,4 Ha atau 1,40%, dan juga sudah mengkonversi lahan sawah 5,04 Ha atau 1,87%. Kata kunci: Transformasi Spasial; Konversi Lahan; GIS Abstract: Spatial transformation of land use in the Modayag-Modayag Barat District, Bolaang Mongondow Timur Regency, underwent a significant change between 2013 - 2019. One of the things that triggered this was the position of the Modayag-Modayag Barat District which borders several regencies and cities in North Sulawesi Province, including Bolaang Mongondow Regency, Kotamobagu City and South Minahasa Regency, so that they have their own regional appeal. The purpose of this study is to analyze and identify land that is undergoing transformation and which has experienced the largest increase in area, including identifying what lands have been converted into settlements. The data used are the 2013 land cover shapefile and the 2019 land cover shapefile. The research method used is quantitative through a GIS spatial analysis approach using ArcGIS version 8.0, and supporting tools for land change analysis. This research can be concluded: 1). The largest land conversion and an increase occurred in mixed gardens to forest by 452 ha or 46%, mixed gardens to plantations by 188.45 ha or 19%, and mixed gardens to dry fields/fields by 161.68 ha or 19%. 2). Residential land conversion has increased and reduced the lake area by 0.01 Ha or or 0.002%, Dry Land Forest by 1.13 Ha or 0.009%, Plantation by 45.4 Ha or 1.40%, and has also converted rice fields 5, 04 Ha or 1.87%. Keywords: Spatial Transformation; Land Conversion; GIS