p-Index From 2021 - 2026
5.922
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pendidikan Vokasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Penelitian Humaniora APTEKINDO Agrointek Journal of Visual Art and Design Fashion and Fashion Education Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini KELUARGA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Home Economics Journal PRODUCTUM : Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Jurnal Sinergitas PkM & CSR Kurios KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Menara Perkebunan JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Jurnal Da Moda JITU : Journal Informatic Technology And Communication Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Jurnal Mandiri IT TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Jurnal Tata Rias (JTR) Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat International Journal of Theory and Application in Elementary and Secondary School Education (IJTAESE) Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif Jurnal Tata Rias (JTR) Jurnal Busana dan Budaya Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Busana Kasual Dengan Teknik Zero Waste Pattern Cutting Berkonsep Sustainable Fashion Fadillah, Tsania Cantika; Budiastuti, Emy; Wening, Sri
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 42 No. 1 (2025): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v42i1.8630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk busana yang dapat menjadi salah  satu solusi mengurangi limbah sisa hasil produksi busana dengan menerapkan konsep  sustainable fashion yaitu teknik zero waste pattern cutting. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design,  Develop, Disseminate). Subyek penelitian ini adalah mahasiswa tata busana Universitas Negeri  Malang dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Hasil penelitian sebagai  berikut: (1) Pengembangan produk ini melalui beberapa tahap yaitu: tahap Define, pada tahap  ini dilakukan peneliti adalah menemukan masalah mengenai busana yang terjadi saat ini  dilingkungan mahasiswa, tahap Design, tahap ini adalah menemukan cara yang efektif dan  efisien untuk mengembangkan rancangan produk yang sesuai dengan data-data yang diperoleh  pada tahap pendefinisiam, tahap Develope, pada tahap ini adalah untuk melakukan evaluasi  produk oleh pada judgement expert, tahap Disseminate, tahap ini adalah melihat respon  mahsiswa terhadap prdoduk yang sudah dikembangkamn. (2) Berdasarkan hasil validasi  judgement expert produk yang dikembangakn sudah layak dan sesuai dengan konsep  sustainable fashion dengan menerapkan teknik zero waste pattern cutting. (3) Berdasarkan  hasil olah data respon konsumen mahasiswa, produk busana ini mendapat skor 91% dengan  kategori “Sangat Baik” yang menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respon positif  terhadap produk yang dikembangkan dan setuju bahwa busana ini dapat digunakan menjadi  alternatif solusi produk busana yang dapat mengurangi limbah produksi busana saat ini. @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}@font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-469750017 -1040178053 9 0 511 0;}@font-face {font-family:Gadugi; panose-1:2 11 5 2 4 2 4 2 2 3; mso-font-alt:"Noto Serif Yezidi"; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-2147483645 33554432 12288 0 1 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:0pt; mso-ligatures:none; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
DAPATKAH POHON KELAPA SAWIT PULIH PASCA PENGAMBILAN SUMBER EKSPLAN? Rahma Pratiwi, Dian; Wening, Sri; Ernayunita, Ernayunita; Nazri`, Erwin
WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit Vol. 30 No. 2 (2025): Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.war.warta.v30i2.189

Abstract

Perbanyakan kelapa sawit melalui kultur jaringan memerlukan pohon ortet unggul sebagai sumber eksplannya. Penggunaan sumber eksplan berupa daun muda lebih diminati karena jumlahnya melimpah, tersusun atas jaringan yang meristematik, serta kondisinya lebih steril. Namun pemotongan sumber eksplan di dekat daerah meristem juga memiliki risiko seperti serangan hama dan penyakit akibat luka terbuka hingga potensi kematian tanaman. Pohon ortet yang dijadikan sampel terdiri dari tiga kategori umur yakni 5, 10, dan 18 tahun. Pengamatan pohon ortet pasca pengambilan sumber eksplan bertujuan untuk mengetahui proses pemulihan sejak adanya pelukaan hingga tumbuh menjadi tanaman yang normal kembali serta berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses pemulihan tersebut. Proses pemulihan tajuk diawali dengan pembentukan pelepah-pelepah abnormal terlebih dahulu yang berjumlah 9-11 pelepah, kemudian berangsur pulih seiring waktu untuk membentuk pelepah normal. Proses pemulihan pada tanaman muda relatif lebih cepat dibandingkan dengan tanaman tua. Pada tanaman berusia 5 tahun tanaman sudah terlihat normal setelah 9 bulan, sedangkan pada tanaman berusia 10 tahun proses pemulihan memerlukan waktu 14 bulan. Proses pemulihan umumnya memerlukan waktu setidaknya dua tahun, sehingga resampling dari pohon ortet yang sama sebaiknya dilakukan di tahun ketiga setelah pengambilan sebelumnya. Proses pemulihan tajuk memerlukan waktu yang relatif lama karena dipengaruhi beberapa faktor seperti aktivitas single shoot apical meristem (SAM) untuk produksi primordia daun, serta ketersediaan karbon yang meliputi penyerapan dan translokasi untuk pertumbuhan tanaman.
Tingkat preferensi wanita obesitas pada busana kerja berbahan kain tradisional lurik Putri Marganing Utami; Sri Wening; Emy Budiastuti; Moh. Adam Jerusalem
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 6 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v6i2.22207

Abstract

Obesitas menjadi masalah tersendiri bagi wanita yang bekerja kantor, sebab mereka kesulitan mendapatkan busana yang cocok untuk dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan busana kerja berbahan lurik untuk wanita obesitas, (2) mengetahui tingkat preferensi wanita obesitas pada busana kerja berbahan lurik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Research & Development dengan desain 4D. Subjek penelitiannya adalah dosen dan karyawan di lingkungan Fakultas Teknik UNY. Instrumen yang digunakan angket tertutup. Teknik analisis data yang dilakukan adalah statistik deskriptif. Penelitian ini menghasilkan busana kerja berbahan lurik dengan penempatan motif pada bagian sisi secara vertikal, berbahan katun dan berwarna gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat preferensi wanita obesitas pada busana kerja berbahan lurik paling besar pada aspek pemilihan siluet busana yaitu 28,90%, kemudian pemilihan warna 23%, diikuti pemilihan bahan 20,60%, pemilihan motif 14,5% dan yang terakhir adalah pemilihan tekstur sebesar 13%. Busana kerja berbahan lurik dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menciptakan visual badan yang lebih ramping sehingga diharapkan menjadi solusi untuk wanita obesitas untuk meningkatkan rasa percaya diri. Wanita obesitas dapat menggunakan model busana kerja tersebut sebagai solusi agar penampilannya terlihat lebih menarik.                                  Obesity is a problem for women who work in an office, because they have difficulty getting clothes that fit them. This study aims to: (1) produce work clothes made of striated for obese women, (2) determine the level of preference of obese women on work clothes made of striated. This type of research is a Research & Development research with a 4D design. The research subjects were lecturers and staff at the Faculty of Engineering, UNY. The instrument used was a closed questionnaire. The data analysis technique used was descriptive statistics. This research produces work clothes made of striated with the placement of motifs on the sides vertically, made of cotton and dark in color. The results showed that the level of preference for obese women in work clothes made of striated was greatest in the aspect of choosing a fashion silhouette, namely 28.90%, then color selection 23%, followed by material selection 20.60%, motif selection 14.5% and the last is texture selection by 13%. Work clothes made of striated can be the right choice to create a slimmer body visual so that it is expected to be a solution for obese women to increase their self-confidence. Obese women can use the work dress model as a solution to make their appearance look more attractive.
PROGRAM MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN EVALUASI GOAL FREE TERHADAP INTEGRASI SOSIAL, KESEJAHTERAAN EMOSIONAL, DAN KEPUASAN SISWA Muh Fitrah; Suranto Suranto; Sri Wening; Mei Indra Jayanti
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i2.2000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) terhadap integrasi sosial, kesejahteraan emosional, dan kepuasan siswa saat menghadapi tantangan sekolah baru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional, melibatkan 1356 siswa baru dari berbagai sekolah menengah di tiga daerah di Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa siswa menghadapi MPLS dengan tingkat kenyamanan yang tinggi dan tingkat kepuasan yang memadai, namun memiliki kecenderungan netral dalam memiliki teman selama MPLS. Mereka juga merasa siap menghadapi tantangan dan memiliki hubungan sosial yang kuat, meskipun tingkat stres cenderung lebih tinggi. Analisis korelasi mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara variabel-variabel tertentu. Kenyamanan berinteraksi di MPLS berhubungan positif dengan memiliki teman, kesiapan menghadapi tantangan berhubungan positif dengan kepuasan siswa, dan hubungan sosial yang kuat berhubungan positif dengan pengurangan stres. Namun, perlu diingat bahwa hasil ini dapat bervariasi tergantung pada konteks dan karakteristik siswa serta program MPLS yang spesifik. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami lebih mendalam dinamika yang mungkin memengaruhi hubungan antara variabel-variabel ini.
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN GURU SMK MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Dian Retnasari; Sri Wening; Emy Budiastuti
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2022): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6705

Abstract

Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan solusi para guru dalam mengatasi permasalahan kesulitan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk pemenuhan publikasi ilmiah. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan bantuan dalam bentuk workshop pelatihan dan pendampingan yang berupa: (1) penguasaan konsep PTK melalui ceramah dan diskusi tentang permasalahan penelitian, kajian pustaka dan penelusuran referensi melalui internet, rancangan tindakan dan penelitian, penyusunan laporan hasil penelitian dan teknik swasunting, (2) teknik prosedur penyusunan proposal PTK dan pengembangan instrument melalui ceramah dan diskusi, (3) tugas membuat proposal dan instrumen PTK oleh semua guru peserta sesuai bidang keahliannya untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi hasil belajar peserta didik yang dilakukan dengan pendampingan oleh tim pengabdi. Setelah mendapatkan pelatihan, para guru antusias untuk menyusun proposal, dan di akhir pelatihan ada 96% dari total guru yang mengikuti pelatihan menyelesaikan  proposalnya dengan baik
Peningkatan motivasi belajar siswa untuk pencapaian kompetensi menggambar proporsi tubuh melalui metode peer teaching Dianita Anggar Kusuma; Sri Wening
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.126 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v4i1.2531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran menggambar proporsi tubuh wanita dengan menerapkan metode peer teaching, (2) peningkatan motivasi belajar siswa melalui penerapan metode peer teaching, (3) peningkatan pencapaian kompetensi menggambar proporsi tubuh wanita melalui penerapan metode peer teaching di SMK Diponegoro Depok, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus dengan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah 34 siswa kelas XI Busana Butik pada tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar penilaian unjuk kerja, dan tes. Validitas instrumen dalam penelitian ini menggunakan validitas isi dengan meminta pendapat para ahli. Uji reliabilitas menggunakan konsistensi antar rater. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggambar proporsi tubuh wanita telah terlaksana sangat baik (100%), sesuai dengan fase dan unsur metode peer teaching. Motivasi belajar siswa siklus pertama dalam kategori sedang, yaitu mencapai 53,9%, pada siklus kedua motivasi belajar siswa dalam kategori sedang, yaitu mencapai 60,6%, dan siklus ketiga motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi, yaitu mencapai 75,3%. Pencapaian kompetensi menggambar proporsi tubuh wanita siklus pertama siswa yang memenuhi standar KKM sebanyak 44,12%, siklus kedua siswa yang memenuhi standar KKM sebanyak 61,76%, dan siklus ketiga siswa yang memenuhi standar KKM sebanyak 79,41%. IMPROVING STUDENTS' LEARNING MOTIVATION TO ATTAIN THE COMPETENCY IN DRAWING BODY PROPORTION THROUGH PEER TEACHING METHODAbstractThis teaching research study aims to investigate: (1) the implementation of the teaching of drawing female body proportion by applying the peer teaching method, (2) the improvement of the students' motivation through the application of the peer teaching method, and (3) the improvement of the attainment of the competency in drawing female body proportion through the application of the peer teaching method in SMK Diponegoro Depok, Yogyakarta. This research was a classroom action research study consisting of three cycles employing the research model by Kemmis and McTaggart. The study was conducted in SMK Diponegoro Depok Yogyakarta. The research subjects were 34 grade XI students of Boutique Clothing in the academic year of 2013/2014. The technic of research subject taking is conducted by purposive sampling. The data collecting methods were observation, test, and documentation methods. The instrument is observation sheet, performance assessment sheet, and test. The instrument validity testing used the content validity, and was assessed through expert judgment and the reliability was assessed by means of the inter-rater consistency technique. The data were analyzed using the quantitative descriptive technique. The results of the study show that the teaching of drawing female body proportion was well implemented, in accordance with the phase and component of the peer teaching method. In cycle I their learning motivation was in the moderate category, namely 53.9%, in cycle II it was in the moderate category, namely 60.6%, and in cycle III it was in the high category, namely 75.3%. The attainment of the competency in drawing female body proportion in cycle I 44.12% of the students attained the MMC, in cycle II 61.76% of the students attained the MMC, and in cycle III 79.41% of the students attained the MMC.
PENGARUH MODEL DIRECT INSTRUCTION BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PEMBUATAN DESAIN BUSANA Ratih Susiana; Sri Wening
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 5 No. 3 (2015)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.816 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i3.6491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen, (2) motivasi belajar siswa pada kelas kontrol, (3) tingkat pencapaian kompetensi pada kelas eksperimen, (4) tingkat pencapaian kompetensi pada kelas control, (5) pendapat siswa tentang penggunaan model DI berbantuan multimedia, (6) pengaruh model DI berbantuan multimedia terhadap motivasi belajar siswa, dan (7) pengaruh model DI berbantuan multimedia terhadap pencapaian kompetensi pembuatan desain busana. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental designs. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X program keahlian tata busana SMK N 9 Surakarta dan SMK N 1 karanganyar, teknik sampling purposive. Data diperoleh dengan: (1) tes tertulis, (2) tes perbuatan, dan (3) angket, untuk mengumpulkan data motivasi belajar siswa, aspek afektif, dan pendapat siswa tentang penggunaan model DI berbantuan multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) motivai belajar kelas eksperimen masuk kriteria sangat tinggi 71%; (2) motivai belajar kelas kontrol masuk kriteria sangat tinggi 28% ; (3) pencapaian kompetensi kelas eksperimen kategori tuntas 84%; (4) pencapaian kompetensi kelas kontrol kategori tuntas sebanyak 33%; (5) pendapat peserta didik tentang penerapan model DI menunjukkan bahwa 27 siswa (87%) pada kategori sangat senang; (6) terdapat pengaruh penerapan model DI terhadap motivasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t (t-test) dengan t hitung 0,000 < t tabel 0,05; (7) terdapat pengaruh penerapan model DI terhadap pencapaian kompetensi pembuatan desain busana antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t (t-test) dengan t hitung 0,000 < t tabel 0,05.  THE EFFECT OF MULTIMEDIA–AIDED DIRECT INSTRUCTION ON THE LEARNING MOTIVATION FOR ACHIEVEMENT IN THE COMPETENCE IN MAKING FASHION DESIGNAbstractThis study aims to investigate (1) learning motivation of student in experiment class; (2) learning motivation of student in control class; (3) the level of achievement in the competence of experiment class; (4) the level of achievement in the competence of control class; (5) the student's opinion about the use of multimedia-aided direct Instruction (MADI) in the manufacture of fashion design in vocational high schools (VHS); (6) the effect of MADI on the learning motivation of students; and (7) the effect MADI on the achievement in the competence of making fashion design. The study was a quasi experimenal. The population of research was the 10th graders of dressmaking skill program of SMK N 9 Surakarta and SMK N 1 Karanganyar. The research sample was established using the porpusive sample technique. The reseach instruments included: (1) a test; (2) observation sheet; (2) a questionnaire to collect the data on students' learning motivation, affective aspect, and the opinion of students on the application of MADI. The result of the study show that: (1) the learning motivation 71% in the experimental class is very high; (2) the learning motivation 28% in the control class is very high; (3) the competence achievement of 84% in the experimental class is in the completion category; (4) ) the competence achievement of 33 % in the control class is in the completion category; (5) the opinion of students on the application of MADI shows that 27 students (87%) are very happy; (6) there is an effect of the application of MADI on motivation to learn the making of fashion design of the students in the experimental and control classes, as shown by the results of the calculation of the t test ( t-test ) with 0.000 t < t table 0.05 and this it can be concluded that the Ho is rejected and is accepted; (7) there is an effect of the application MADI on the achievement of competence in making fashion design of the students in the experimental and control classes, as shown by the results of the calculation of the t test (t – test) with 0.000 t < t table 0.05 , and this it can be concluded that the Ho is rejected and is accepted;
Kajian perolehan kompetensi keahlian busana butik siswa SMK: studi kasus prakerin di industri pasangan Sri Handayani; Sri Wening
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 6 No. 1 (2016)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.061 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v6i1.8116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perolehan kompetensi siswa di setiap DUDI, khususnya busana butik yang memiliki pola pembimbingan berbeda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus pendekatan kualitatif. Teknik penentuan Informan menggunakan snowball sampling yaitu instruktur industri, pembimbing, dan siswa SMK N 1 Pengasih yang sedang prakerin. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada analisis model interaktif Miles & Huberman, meliputi pengumpulan data, data condensation, penyajian data, dan deskripsi serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian adalah (1) praktik yang dijalani siswa sudah relevan dengan kurikulum yang tercantum di sekolah; (2) perolehan kompetensi pada aspek kognitif siswa memperoleh pengetahuan tentang prosedur pembuatan busana butik, pada aspek afektif terbentuk sikap budaya kerja, dan pada aspek psikomotor mampu menyelesaikan pekerjaan busana butik; (3) cara siswa memperoleh kompetensi dengan melakukan: (a) komunikasi; (b) teknik belajar (c) metode kerja praktis; (d) pekerjaan secara mandiri; (e) tindakan dengan tanggung jawab; (f) etos kerja; (g) pengorganisasian dan implementasi kerja dengan baik; (h) bekerja sesuai kepercayaan instruktur industri; (i) pengembangan diri; dan (j) penerapan kompetensi dari sekolah; (4) pencapaian kompetensi siswa yang prakerin di Goet Poespo dan Puspa Rini berada pada level Pemula (novices) sedangkan di L'Mar butik pada level spesialist. A STUDY ON COMPETENCE EXPERTISE ACHIEVEMENT OF BOUTIQUE CLOTHING FOR VOCATIONAL STUDENTS: A CASE STUDYOF INDUSTRY WORK PRACTICE IN PARTNER INDUSTRYAbstractThis research aimed to determine the competence of the students in each "DUDI", especially in fashion boutiques that had different patterns of coaching. The research used a qualitative case study approach. A snowball sampling technique was used to select informants which consisted of the industrial mentors, the school mentor, and students. who were on industry work practice. The data were collected through interviews, and documentation. The data analysis technique refered to the analysis of Miles & Huberman interactive model, including data collection, data condensation, data display, and drawing and verifying conclusions. The result were (1) the practice done by the students was relevant with the curriculum written in the school; (2) in the competence achievement of cognitive aspect the student got the knowledge of boutique dressmaking procedures, in affective aspect, there was a development of work culture attitudes and in the psychomotor aspects, they were able to finish boutique clothes work; (3) the ways of achieving the competence were through: (a) communication, (b) learning techniques, (c)methods, (d) working independently, (e) acting with responsibility, (f) adhering to work ethics, (g) good organization and implementation, (h) working in line with the trust given by the industry instructor, (i)self-development, (j) applying the school competencies; (4) the competence achievement of the students who did industry work practice in Goet Poespo and Puspa Rini was at the novice level, while the ones in L'Mar boutique were at the specialist level.
Pelatihan pewarnaan tas dengan teknik ringkel sebagai strategi pemberdayaan peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sri Wening; Emy Budiastuti; Widihastuti Widihastuti; Putu Diah Ari Kusumadewi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3259

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) Cendikia Mandiri melalui pelatihan teknik pewarnaan kain ringkel. Kegiatan dilakukan pada 18 Juli 2025 dan diikuti oleh 30 peserta dari program Paket B dan C. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 49.67 meningkat menjadi 100 pada post-test. Survei kepuasan menunjukkan respons sangat positif, terutama pada aspek pemateri dan penyampaian (rata-rata skor 4.55). Seluruh peserta berhasil menghasilkan produk totebag bermotif ringkel, serta menunjukkan minat untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha mikro. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul dan video pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan dan berpotensi memperkuat kemandirian ekonomi peserta berbasis keterampilan tekstil lokal.