Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 116/II EMPELU KECAMATAN TANAH SEPENGGAL Avana, Nurlev; Wiyoko, Tri
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1031

Abstract

The problem in this study is the learning process and student learning outcomes in grade V SDN 116/II Empelu are still low, this is evidenced by the results of preliminary observations made by researchers of 20 students only 35% who scored in the completed criteria. The cause is students in the passive class, have not used a varied learning model, and have not used concrete in learning. The researcher's aim is to improve the process and learning outcomes of the mathematics through the Application of the Problem Based Learning model. The research method used in this research is classroom action research. This class action research consists of two cycles, each cycle consisting of four stages of activity namely planning, implementing, observing and reflecting. Data collection with observation sheets for student learning process and tests for student learning outcomes. The results showed that the use of the TGT type of Cooperative Learning Model can increase student process and learning outcomes. This can be seen from the increase in student learning process, in the first cycle reached 55% categorized quite active and in the second cycle increased to 85%.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Make A Match di Sekolah Dasar Diva Alya; Tri Wiyoko; Puput Wahyu Hidyat
INNOVATIVE SCIENCE AND TECHNOLOGY LEARNING JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2025): Innovative Science and Technology Learning Journal (ISTLJ), November 2025
Publisher : Cv. Digital Education Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh proses belajar mengajar di kelas terlalu berfokus pada guru, siswa hanya berperan sebagai penerima informasi dan rendahnya hasil belajar IPAS di kelas IV SDN 130/II Pasir Putih. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar IPAS menggunakan model Make A Match di kelas IV SDN 130/II Pasir Putih. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu terdiri dari dua siklus masing – masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 130/II Pasir Putih data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan proses dan hasil belajar IPAS kelas IV SDN 130/II Pasir Putih. Rincian hasil observasi guru pada siklus I dengan rata – rata sebesar 77,27% dengan kategori baik dan pada siklus II sebesar 90,90% dengan kategori sangat baik. Hasil observasi siswa pada siklus I dengan presentase sebesar 65% kategori cukup dan siklus II sebesar 85% kategori baik. Hasil belajar siswa siklus I 55% kriteria baik (tuntas) pada siklus II 80% kriteria baik (tuntas). Disimpulkan bahwa penggunaan model Make A Match dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS.
Analisis Perbandingan Kompetensi Guru dan Pengembangan Profesi Berkelanjutan (PKB) antara Indonesia dan Turki Tri Wiyoko; Nia Devita Sari
INNOVATIVE SCIENCE AND TECHNOLOGY LEARNING JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2025): Innovative Science and Technology Learning Journal (ISTLJ), November 2025
Publisher : Cv. Digital Education Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbandingan Pendidikan antara Indonesia dan Turki menarik untuk dikaji karena keduanya memiliki latar belakang pendidikan, kebijakan, dan kondisi sosial yang berbeda. Indonesia dengan sistem pendidikan yang cenderung desentralistis dihadapkan pada tantangan pemerataan mutu guru di wilayah yang luas dan beragam. Sementara itu, Turki dengan sistem yang lebih sentralistis berupaya menjaga keseragaman standar kompetensi guru, meskipun menghadapi masalah implementasi di tingkat daerah. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk menganalisis perbandingan kompetensi guru dan Pengembangan Profesi Berkelanjutan (PKB) antara Indonesia dan Turki. Penelitian ini menggunakan metode berupa studi literatur dengan pendekatan komparatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualifikasi guru di Indonesia dan Turki memiliki kualifikasi yang berbeda terutama pada tingkatan sekolah menengah atas/kejuruan. Program Induksi Guru Pemula di Indonesia beban kerjanya lebih ringan dan programnya lebih terarah, namun bersifat monoton, Sedangkan di Turki beban kerjanya lebih berat dan program kegiatan guru pemula lebih varaitif tetapi daya dukung instruktur/mentor belum memadai. Komunitas belajar untuk peningkatan kompetensi guru dan program keberlanjutan di Indonesia lebih mudah dipahami dan dijalankan, sedangkan program di Turki lebih komplek meski sudah berbasis kearifan sekolah. Sehingga di Turki masih banyak ditemukan kendala untuk pelaksanan program komunitas belajar. Selanjutnya, jaringan komunitas Virtual guru untuk meningkatkan komptensi dan program keberlanjutan guru di Indonesia dan Turki telah memiliki platform online. Platform di Indonesia lebih mudah dioperasionalkan karena waktunya lebih fleksibel dan konten yang ada sesuai dengan kebutuhan guru serta adanya pengakuan point untuk guru yang aktif menggunakan PMM. Sedangkan Platform di Turki lebih sulit untuk dioperasionalkan meski menu/fiturnya lebih lengkap dan jangkauan programnya lebih luas, sehingga platform ini tidak cukup efektif untuk meningkatkan komptensi guru di Turki dan tidak adanya pengakuan point ketika mengikuti pelatihan di Platform OBA.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Accelerated Learning dengan Berbantu Media Power Point di Sekolah Dasar Nadila Nursafitri; Tri Wiyoko; Apdoludin
INNOVATIVE SCIENCE AND TECHNOLOGY LEARNING JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2025): Innovative Science and Technology Learning Journal (ISTLJ), November 2025
Publisher : Cv. Digital Education Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V SDN 95/II Muara Bungo dengan menggunakan model pembelajaran Accelerated Learning yang dibantu dengan Media PowerPoint. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus dilakukan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Accelerated Learning dengan bantuan PowerPoint dapat meningkatkan proses pembelajaran yang ditandai dengan peningkatan nilai observasi guru dan siswa pada setiap siklus. Pada siklus pertama, proses mengajar guru memperoleh rata-rata 73%, yang meningkat menjadi 84% pada siklus kedua. Selain itu, proses belajar siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata nilai 72% pada siklus pertama dan meningkat menjadi 85% pada siklus kedua. Ketuntasan hasil belajar siswa juga meningkat, dari 74% pada siklus pertama menjadi 87% pada siklus kedua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Accelerated Learning berbantuan PowerPoint efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di kelas V SDN 95/II Muara Bungo.
Peningkatan Proses dan Hasil belajar IPA Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V Sekolah Dasar Desti Yulia Sari; Tri Wiyoko; Abdulah
INNOVATIVE SCIENCE AND TECHNOLOGY LEARNING JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2025): Innovative Science and Technology Learning Journal (ISTLJ), November 2025
Publisher : Cv. Digital Education Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V SDN 84/II Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan perencanaan ulang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian 18 siswa kelas V, terdiri dari 8 laki-laki dan 10 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan proses dan hasil belajar IPA siswa. Pada siklus pertama, ketuntasan belajar peserta didik hanya mencapai 44%, namun pada siklus kedua meningkat signifikan menjadi 76%. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran, yang tercermin dalam peningkatan skor observasi pendidik dari 71% menjadi 80% dan proses peserta didik dari 64% menjadi 83%. Model PBL terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan motivasi, dan memperbaiki pemahaman mereka terhadap materi IPA. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap penerapan model PBL dalam pembelajaran IPA di SD, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah lain yang menghadapi permasalahan serupa.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Number Head Together (NHT) Berbantu Media Peta Konsep di Kelas V Sekolah Dasar Rudi Ardiansyah; Tri Wiyoko; Arisman Sabir
INNOVATIVE SCIENCE AND TECHNOLOGY LEARNING JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2025): Innovative Science and Technology Learning Journal (ISTLJ), November 2025
Publisher : Cv. Digital Education Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V SD Negeri 199/II Koto Jayo dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Number Head Together (NHT) yang didukung oleh media peta konsep. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing dua pertemuan: satu untuk pembelajaran dan satu lagi untuk evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada proses pembelajaran, yang tercermin dari peningkatan persentase observasi pendidik dan peserta didik dari siklus pertama ke siklus kedua. Pada siklus pertama, observasi pendidik mencapai 87,5% dan meningkat menjadi 93,83% pada siklus kedua. Observasi peserta didik juga menunjukkan peningkatan dari 69,44% menjadi 84,44%. Selain itu, hasil tes menunjukkan bahwa pada siklus pertama, 60% peserta didik mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), sementara pada siklus kedua, 93,3% peserta didik berhasil tuntas. Penerapan model NHT dengan media peta konsep terbukti efektif dalam meningkatkan proses dan hasil belajar IPA, sehingga dapat menjadi alternatif metode yang efektif untuk pembelajaran di sekolah dasar.
Deteksi Gen Resistensi Aeromonas hydrophila yang Diisolasi dari Budidaya Ikan Lele Di Jambi titis wulandari; Tri Wiyoko; Tri Wera Agrita; Nabila Swarna Puspa Hermana; Agustin Indrawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.6868

Abstract

Aeromonas hydrophila is one of the causative agents for Motile Aeromonas Septicemia (MAS) in catfish. MAS treatment is generally carried out by administering antibiotics. This study aimed to determine the antibiotic resistance profile of A. hydrophila and detect the presence of resistance genes. The samples are archived A. hydrophila isolates isolated from catfish ponds in the district of Muara Jambi, Bungo, Jambi Province, and Merangin total of 18 isolates. Testing the antibiotic resistance profile was carried out using the disk diffusion method against tetracycline, oxytetracycline, ampicillin, amoxicillin, ciprofloxacin, enrofloxacin, and streptomycin. The detected resistance genes were ampC, qnrA, qnrB, and qnrS. The results showed A. hydrophila isolates were resistant to tetracycline (100%), oxytetracycline (94.42%), ampicillin (77.70%), and amoxicillin (77.72%) and still sensitive to ciprofloxacin (83.32%), enrofloxacin (100 %), and streptomycin (100%). The ampC gene was found in 8 out of 14 isolates resistant to beta-lactam antibiotics (57.14%). The qnrA and qnrS genes were found in 3 out of 4 isolates resistant to quinolone antibiotics (75%), while qnrB was found in 1 isolate (25%). A. hydrophila isolated from catfish ponds in Jambi develops resistance to antibiotics and resistance genes found in isolates resistant to antibiotics.
PENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DI SEKOLAH DASAR Aprizan Aprizan; Tri Wiyoko; Titis Wulandari
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Muara Pendidikan Volume 6 No 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v6i2.634

Abstract

Natural Sciences is a collection of knowledge that is systematically arranged, which includes subjects that are closely related to the natural surroundings, directing the teacher to use the surrounding environment. The problem in this research is the low process and learning outcomes of IPA for fourth grade students at State Elementary School 18/II Tebing Tinggi. So this research aims to improve the process and learning outcomes of students. This study uses the classroom action method, which consists of two cycles. Each cycle consists of planning activities, implementing actions, observing and reflecting. Data collection techniques in this study were observation, tests and documentation. The research subjects were 1 educator and 35 students. The results of this study showed the learning process of educators, the first cycle with an average percentage of 88.8%, the second cycle with an average percentage of 100%. Observation of students during the learning process cycle I with an average percentage of 69.5%, cycle II increased with an average percentage of 87.3%, said to be successful. Based on the results of this study, it can be concluded that the Number Head Together model with the help of image media can improve the learning process and outcomes of students in class IV.
ANALISIS PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Tri Wiyoko; Munfa'ati Munfa'ati
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Muara Pendidikan Vol 7 No 2, Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v7i2.990

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Number Head Together (NHT) learning model and its effect on science learning outcomes for fifth grade students at SDN. No. 25/VI Tanjung Ilir, Tabir I District, Merangin Regency. This research is a type of quasi-experimental research (quasi-experimental) with a research design using the One Shot-Case Study. The instruments used are observation sheets of educators and students and 20 multiple choice test questions. The implementation of the Number Head Together (NHT) learning model for educators is 93.75% with a very good category. Furthermore, for the application of the Number Head Together (NHT) learning model to 37.9% students in the very good category and 58.7% in the good category. The average value obtained by students is 78 with 73% completeness. The relationship between the implementation of the Number Head Together (NHT) model with science learning outcomes obtained a value (rs) of 0.545 with a moderate level of relationship. The significance test is based on the value of rscount (0.545) > rtable (0.375) then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a relationship between the implementation of the learning process with the NHT model and the science learning outcomes of students in class V. Based on the results of research analysis that the Number Head Together learning model (NHT) has been implemented well so that it has an influence on science learning outcomes in grade V elementary school.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL THINK PAIR SHARE Tri Wiyoko; Dian Listia Ningrum; Aldino Aldino; Elvima Nofrianni; Reni Guswita
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 1, Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i1.1200

Abstract

This research started from the problem of the lack of attention of students during the learning process, and the low level of mastery of students on the subject matter of Natural Sciences. This resulted in low process and learning outcomes for students. This study aims to describe the improvement of the process and learning outcomes of students in class V SD Negeri 60/II Muara Bungo. This research is a Classroom Action Research (CAR) with qualitative and quantitative approaches. The subjects of this study were students of class V SD Negeri 60/II Muara Bungo, totaling 12 people. the implementation of this research consists of two cycles conducted by the researcher. Each cycle consists of planning activities, and implementing actions accompanied by reflection observations in each cycle. This research was conducted in the second semester of the 2021/2022 academic year at SD Negeri 60/II Muara Bungo. The research data were collected through observation, documentation, and test results. The results showed that the use of the think pair share model of students could improve the process and learning outcomes of students. This can be seen from the increase in the learning process of students, in the first cycle it reached an average of 64.22% in the sufficient category, and in the second cycle, it increased to 86,21% in the good category. The increase in student learning outcomes in the first cycle reached an average of 58.88% in the poor category and the second cycle reached an average of 83.33% in the good category.
Co-Authors Abdulah Abdulah Abdulah Abdulah Abdullah abdulah, abdulah Abdullah, Abdulah Adinda Yuli Sella agrita, tri wera Agustin Indrawati Ahmad Ridoh Aldino Aldino Aminuddin, Fattachul Huda Andriayanto Apdoludin Apdoludin Apdoludin, Apdoludin Aprina Detika Aprizan, Aprizan Arisman Sabir Astuti, Nidar Aulia Wulandari Aulia Wulandari Avana, Nurlev AVANA, NURLEV Ayu Afelia Indah Ayu Ulan Sari Ayu Ulan Sari, Ayu Ulan Ayu Wandira Baskoro Adi Prayitno Cahcha Ferawati Dedek Helida Pitra Desti Yulia Sari Detika, Aprina Devita Sari, Nia Dian Listia Ningrum Diva Alya Dwi Teguh Rahardjo Eka Putra, Randi Epriyani, Neta Habibi, Zirul Habibie, Zulqoidi R. Hartini, Jusri Hidayat, Puput Wahyu Ibnu Kharis Alfauzi Ikhsan Maulana Putra Iwan Setiawan Jusri Hartini Levandra Balti M. Azwan Megawati - megawati megawati Misdaleni Misdaleni Muhammad Irhas, Muhammad Mulza Rois Munfa'ati Munfa'ati Munfa'ati Munfa'ati Murni Sartika Nabila Swarna Puspa Hermana Nadila Nursafitri Neta Epriyani Nia Devita Sari Nia Devita Sari Nidar Astuti Nofrianni, Elvima Nonoh Siti Aminah Nurhana, Siti Peronica Tamba Puji lasmono Puput Wahyu H Puput Wahyu Hidayat Puput Wahyu Hidyat Putra, Ikhsan Maulana Putra, Randi Eka Putra, Yogi Irdes Refril Dani Refril Dani Reni Guswita Riska Riska Riska Riska Risqi Aryana, Fino Rois, Mulza Rudi Ardiansyah Sartika, Murni Sarwanto Sarwanto Sella, Adinda Yuli Siti Nurhana Sofyan SUBHANADRI, SUBHANADRI Thomas Adrino Putra Titis Wulandari Urip Sulistyo WINDA TRISNAWATI Zikrillah Zikrillah Zikrillah, Zikrillah Zirul Habibi