Claim Missing Document
Check
Articles

The Problems in Indonesian Language Teaching During the Covid-19 Pandemic Subakti, Hani; Handayani, Eka Selvi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i2.3184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan secara daring pada masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui permasalahan pembelajaran Bahasa Indonesia pada masa pandemi covid-19 di SD Negeri 023 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19 di SD Negeri 023 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2020/2021. Adapun permasalahan tersebut adalah para siswa masih bermalas-malasan dalam hal membaca buku pelajaran Bahasa Indonesia. Para siswa lebih banyak menghabiskan waktu bermain di rumah. Padahal di dalam memahami materi bahasa Indonesia, para siswa seharusnya rajin membaca buku teks Bahasa Indonesia. Selain Itu, orang tua harus lebih mengawasi dan mengingatkan anaknya untuk belajar membaca materi-materi pelajaran Bahasa Indonesia yang disampaikan. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama yang baik antara guru kelas, orang tua, dan siswa agar permasalahan tersebut dapat diminimalisasi sehingga pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih baik lagi.
Efektivitas Pelatihan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Kejuruan di SMK TI Airlangga Samarinda Subakti, Hani
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1312

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam pada pembelajaran kejuruan di SMK TI Airlangga Samarinda. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam ke dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah menilai sejauh mana pelatihan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis masalah yang lebih interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi selama pelatihan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan peningkatan nyata pada pemahaman konseptual guru, serta kemampuan mereka menyusun modul ajar dan menerapkan strategi pembelajaran mendalam di kelas. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pelatihan ini efektif, namun keberlanjutan program dan dukungan institusional tetap diperlukan untuk memperkuat implementasi di tingkat sekolah.
PENDAMPINGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK KOTA BONTANG Mohammad Salehudin; Suparmi Suparmi; Nurdaniati Nurdaniati; Panggih Panggih; Hani Subakti
As-Sidanah Vol 6 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v6i1.17-33

Abstract

The principal has many roles and duties, apart from being an administrative leader, motivator, leader and so on. However, not all school principals have the ability to provide learning leadership because, in the independent curriculum, the duties and roles of school principals become strategic as learning leaders. The service aims to find out the participants' views independently about instructional leadership abilities and the competence of school principals in implementing driving schools. This activity uses strategies carried out to achieve the expected conditions using the Participatory Action Research (PAR) method, namely mentoring with involvement and involving other parties to make changes while the parties are involved. The form of participation in this leadership workshop is Teachers' Halls East Kalimantan Mobilizer, Mobilization School Facilitator and principal of the mobilization school in Bontang City. The result of service and mentoring is that the school principal has well-defined competencies and can carry out driving school leadership to implement the independent curriculum very well and precisely. Reflections on the results of mentoring need to be developed in the implementation of the Merdeka curriculum with the competence of school principals, which includes: (1) Principals support their schools in becoming a comfortable and safe environment to become a good, harmonious ecosystem and in accordance with the expectations of students learning at school; (2) Establish relationships between school residents. to carry out communication and interaction that contains mutual trust and mutual care; (3) In the school environment as a learning environment as an ecosystem which is structured as a policy to receive student input and aspirations; and (4) Involve students tinbbuildinga conducive learning environment for all students. The implications of mentoring for improving the performance of school principals and developing the concept of a better learning ecosystem.
Implementation of Digital Textbooks in Islamic Religious Education to Develop Critical Thinking Skills of University Students Subakti, Hani; Nasir, Muhammad; Salehudin, Mohammad
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v7i1.2479

Abstract

The development of globalization and digital technology has brought significant changes to higher education, driving the adoption of technology-based learning to create a more interactive and relevant experience for the current generation of students. This study aims to analyze the implementation of digital textbooks in Islamic Religious Education (IRE) at public universities, focusing on the development of students' critical thinking skills. Using a qualitative approach with a case study design, this research was conducted at a university in East Kalimantan, involving 15 informants from lecturers, students, and program administrators. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using an interactive model. The findings indicate that the implementation of digital textbooks in IRE is carried out in three stages: planning, implementation, and evaluation. The digital textbooks have been proven to enhance students' ability to analyze religious issues, formulate logical arguments, and foster empathy and tolerance toward religious differences. This research also enriches the educational literature by affirming that digital textbooks not only effectively strengthen higher-order thinking skills (HOTS), but also function as a pedagogical tool that supports inclusive and multicultural religious education. Therefore, digital textbooks can be a transformative tool in shaping critical, reflective, and inclusive students in higher education.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL KKG GUGUS 1 SAMBOJA Salim, Nur Agus; Subakti, Hani; Alang, Ambo
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar melalui pelatihan pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (Gen AI) untuk menyusun modul dan bahan ajar berstandar ISBN di Kelompok Kerja Guru (KKG) SDN Kecamatan Samboja pada 29–30 September 2025. Kegiatan dua hari melibatkan 60 guru SD dengan pendekatan partisipatif, mencakup materi teori tentang literasi digital, etika Gen AI, standar modul ISBN, teknik penulisan akademik, serta pencegahan plagiarisme; dilanjutkan praktik langsung menggunakan Gen AI untuk menyusun outline modul, pengembangan konten bab, penyusunan modul komprehensif (tujuan, materi, latihan, evaluasi, daftar pustaka), diskusi kelompok, serta klinik review dan rencana tindak lanjut pengajuan ISBN. Kegiatan ini memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan Gen AI secara etis dan efisien untuk mendukung Kurikulum Merdeka, menghasilkan draft modul siap penyempurnaan, serta mendorong pendampingan berkelanjutan guna pengembangan bahan ajar inovatif di tingkat kecamatan.
Media Edukasi Tentang Pentingnya Artificial Intelligence Bagi Dunia Pendidikan di Daerah Ibu Kota Nusantara (IKN) Hani Subakti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i1.603

Abstract

Abstrak. Artificial intelligence (AI) adalah istilah dari industrial society yang merupakan sebuah "program komputer, pembelajaran mesin, perangkat keras dan perangkat lunak". Artificial intelligence ini menggunakan sebuah ilmu dari perangkat keras dan perangkat lunak yang terinspirasi oleh rekayasa terbalik dari pola neokognitron yang bekerja diotak manusia. Produk industri ini banyak digunakan dalam pengembangan dan aplikasi sehari-hari di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperjelas peran artificial intelligence dalam pendidikan, dan metode yang digunakan adalah metode media informasi, seperti poster yang pasang di majalah dinding sekolah. poster tersebut ini mengenai edukasi pentingnya artificial intelligence dalam membantu dan membuat profil pembelajaran untuk setiap siswa dan memungkinkan materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan, gaya belajar, dan pengalaman setiap siswa. Kata Kunci: Pendidikan, artificial intelligence, media edukasi.
Analisis Efektivitas Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Samarinda Subakti, Hani
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) pada siswa sekolah dasar di Kota Samarinda, dengan fokus pada pelatihan guru sebagai faktor kunci dalam keberhasilan implementasinya. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan model pretest-posttest non-equivalent group design, melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerapkan deep learning setelah pelatihan guru dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata hasil belajar sebesar 30%, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan 7.3%. Selain itu, pelatihan guru berperan penting dalam meningkatkan kesiapan mereka dalam menggunakan teknologi ini, dengan 75% guru kelompok eksperimen merasa siap, dibandingkan dengan 40% di kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa deep learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, namun memerlukan perhatian pada pelatihan guru dan infrastruktur teknologi untuk implementasi yang lebih luas.