Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan media pop-up book dalam keterampilan menulis karangan narasi sederhana kelas II Sekolah Dasar Poppy Nurhaliza; Dian Indihadi; Muhammad Rijal Wahid Muharram
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.27417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran untuk memfasilitasi pembelajaran teks narasi sederhana kelas II Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Design Based Reseach (DBR) dengan mengacu pada model Reeves yang terdiri dari empat tahapan yaitu : (1) Identifikasi dan analisis masalah oleh peneliti dan praktisi secara kolaboratif, (2) Mengembangkan prototype solusi yang didasarkan pada patokan teori, design principle yang ada dan inovasi teknologi, (3) Melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki solusi secara praktis, (4) Refleksi untuk menghasilkan design principle serta meningkatkan implementasi dari solusi secara praktis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi dokumen, judgment (validasi ahli), dan angket respon pengguna yakni pendidik dan peserta didik. Data yang didapatkan kemudian di analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa media pembelajaran berbasis Pop-Up Book. Hasil penilaian dari ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan pengguna menyatakan media pembelajaran Pop-Up Book karangan narasi sederhana ini “sangat layak” untuk memfasilitasi pembelajaran teks narasi sederhana kelas II Sekolah Dasar dengan perolehan nilai 84,6%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Pop-Up Book yang dikembangkan “sangat layak” untuk memfasilitasi pembelajaran Teks Narasi Sederhana kelas II Sekolah Dasar serta mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran.
HALILINTAR: An Ethnopreneur-Based Literacy And Entrepreneurship Strengthening Model Through Community Empowerment Corner In Nanggerang Village Neneng Siti Fachirah; Alya Rahman; Resi Resviani; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Eva Alawiah; Anggi Novita Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v7i1.2864

Abstract

Purpose: This study examines the HALILINTAR program in Nanggerang Village to address low literacy, limited digital skills, declining traditional crafts, and poor waste management through an ethnopreneur-based empowerment model. Method: A descriptive qualitative design utilized observation, interviews, surveys, and documentation across five community corners. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model with triangulation. Practical Applications: The integrated corner framework provides actionable strategies for hydroponics, digital marketing, craft preservation, and waste management, offering a replicable model for rural educational and economic empowerment. Conclusion: The program successfully established a participatory learning ecosystem that enhances functional literacy, cultural entrepreneurship, and environmental awareness. It serves as a proven best practice for achieving SDGs 4 and 8, advancing sustainable Smart Village development.
Instrumen Tes Pemahaman Konsep Pada Materi Jaring-Jaring Bangun Ruang di Fase C Arrumaisha Nirwana; Karlimah Karlimah; Muhammad Rijal Wahid Muharram
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.119840

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa serta belum optimalnya instrumen evaluasi pada materi jaring-jaring bangun ruang menjadi latar belakang penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam pembelajaran masih cenderung mengukur kemampuan prosedural sehingga belum mampu menggambarkan pemahaman konsep siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes pemahaman konsep pada materi mengurai dan mengkonstruk jaring-jaring kubus dan balok siswa Fase C serta mengetahui kualitas instrumen yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VI sebanyak 61 oraang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi ahli dan uji coba instrumen, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi ANATES V4 untuk menguji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 butir soal yang dikembangkan, sebanyak 12 butir soal dinyatakan valid dan layak digunakan. Nilai reliabilitas instrumen sebesar 078 termasuk kategori tinggi. Selain itu sebagian besar soal memiliki tingkat kesukaran sedang dan daya pembeda yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengukur pemahaman konsep jaring-jaring bangun ruang pada siswa Fase C.
DESAIN DIDAKTIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MATERI BALOK DAN KUBUS SISWA KELAS IV SD Epon Nur'aeni L.; Muhammad Rijal Wahid Muharram
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 25 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v25i22016p139-146

Abstract

Abstract: Didactic design of mathematic understanding competency of block and cube in fourthgrade elementary school student. Purpose of the research was to describe: (1) learning obstacles of mathematic understanding competency, (2) design of didactic learning material based on development of a block and cube material understanding competency, (3) implementation of the design of didactic learning material based on development of a block and cube material understanding competency. The research used didactic design research and analyzed qualitatively. An instrument was writing test. Research procedure: prospective analysis, experiment and restropective analysis. Results of the research were an alternative didactic design which could be used in elementary school mathematic learning. Abstrak: Desain Didaktis Kemampuan Pemahaman Matematis Materi Balok dan Kubus Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) learning obstacle kemampuan pemahaman matematis,(2) desain didaktis bahan ajar berbasis pengembangan kemampuan pemahaman matematis materi balok dan kubus,(3) implementasi desain didaktis bahan ajar berbasis pengembangan kemampuan pemahaman matematis siswa materi balok dan kubus. Subjek siswa kelas IV SD dengan lokasi penelitian di SDN 1 Pengadilan. Penelitian ini menggunakan penelitian desain didaktis dan dianalisis kualitatif. Instrumen berupa tes tertulis. Prosedur penelitian: prospective analysis, eksperiment dan retrospective analysis. Hasil penelitian ini adalah suatu desain didaktis alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika SD.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PRODUCTIVE STRUGGLE PADA MATERI PECAHAN KELAS V SEKOLAH DASAR Putri Widiyawati; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Ika Fitri Apriani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11451

Abstract

Mathematics learning on fractions in elementary schools still faces various challenges, particularly due to the use of instructional materials that tend to be monotonous, lack contextual relevance, and provide limited opportunities for students to develop a deep conceptual understanding. This condition contributes to students' low mathematical achievement, as reflected in the results of the Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) 2015, in which Indonesia obtained a mathematics score of 397, remaining below the international average of 500. Therefore, this study aimed to develop productive struggle-based mathematics instructional materials for fifth-grade elementary school students on the topic of fractions. This study employed the Educational Design Research (EDR) model proposed by McKenney and Reeves (2012) and was conducted up to the second phase, namely analysis and exploration, and design and construction. The analysis and exploration phase involved teacher interviews, classroom observations, and document analysis in two elementary schools. The design and construction phase resulted in a prototype of instructional materials integrating the Realistic Mathematics Education (RME) approach with productive struggle strategies, such as guided challenges, error reflection, and the use of real-life contexts. The prototype was subsequently validated by subject matter, pedagogical, and design experts. The validation results indicated that the instructional materials achieved a feasibility score of 83.64%, categorized as highly feasible, after revisions to diction, illustrations, and visual appearance. Thus, the developed instructional materials were deemed suitable for use and are recommended for field testing to examine their practicality and impact on students' conceptual understanding. ABSTRAK Pembelajaran matematika pada materi pecahan di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena penggunaan bahan ajar yang cenderung monoton, kurang kontekstual, dan belum memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan pemahaman konsep secara mendalam. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan matematika siswa, yang tercermin dari hasil Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) 2015 dengan skor matematika Indonesia sebesar 397, masih berada di bawah rata-rata internasional yaitu 500. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis productive struggle pada materi pecahan kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Educational Design Research (EDR) McKenney dan Reeves (2012) yang dilaksanakan hingga tahap kedua, yaitu analisis dan eksplorasi serta desain dan konstruksi. Tahap analisis dan eksplorasi dilakukan melalui wawancara guru, observasi pembelajaran, dan studi dokumen di dua sekolah dasar. Tahap desain dan konstruksi menghasilkan prototipe bahan ajar yang mengintegrasikan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan strategi productive struggle, seperti tantangan terarah, refleksi kesalahan, dan penggunaan konteks nyata, yang selanjutnya divalidasi oleh ahli materi, ahli pedagogik, dan ahli desain. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh tingkat kelayakan sebesar 83,64% dengan kategori sangat layak setelah dilakukan revisi pada aspek diksi, ilustrasi, dan tampilan visual. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan dinilai layak digunakan dan direkomendasikan untuk diuji pada tahap uji coba lapangan guna mengetahui kepraktisan serta dampaknya terhadap pemahaman konsep siswa.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education Berbasis Productive Struggle Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SD Hani; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Ika Fitri Apriani
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4825

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang penting dikembangkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, namun penelitian yang mengintegrasikan RME dengan productive struggle masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbasis productive struggle terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi membandingkan dan mengurutkan pecahan. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 48 peserta didik kelas V sekolah dasar yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5240 dan kelas kontrol sebesar 0,3352 dengan kategori sedang. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi RME dan productive struggle berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar.
Pengaruh Kemampuan Pemecahan Masalah melalui Pembelajaran GASING pada Materi Penjumlahan Bilangan Cacah di Sekolah Dasar Nisa Nur Iqlima; Ika Fitri Apriani; Muhammad Rijal Wahid Muharram
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9019

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pembelajaran GASING terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan bilangan cacah guna meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar karena keterbatasan metode pembelajaran yang membuat siswa tidak terlibat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman terhadap pemecahan masalah antara kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran secara konvensional dengan kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran GASING. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain NonEquivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah sebanyak 50 siswa dengan menentukan sampel sebanyak 24 siswa dari kelas kontrol dan 26 siswa dari kelas eksperimen. Proses pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil rata-rata pre-test kelas kontrol sebesar 57,13 dan rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 60,58. Sedangkan hasil rata-rata post-test kelas kontrol sebesar 67,92 dan rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 76,77. Kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji Independent Sample T-test untuk melihat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara dua kelompok. Berdasarkan hasil analisis data pada uji normalitas yang menggunakan metode Shapiro-Wilk, semua data hasil tes berdistribusi normal karena nilai sig. > 0,05, uji homogenitas sebesar 0,924 yang nilai sig. > 0,05 dan uji hipotesis sebesar 0,043 < 0,05 maka H₀ ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode GASING menunjukkan adanya pengaruh perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan bilangan cacah di sekolah dasar.
Implementasi Computational Thinking Unplugged dalam Pembelajaran Seni Tari di Sekolah Indonesia Luar Negeri Davao, Filipina Rosarina Giyartini; Dwi Alia; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Retno Uly Nevyanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i2.6720

Abstract

This service is based on an analysis of situations and problems, that until now dance learning at SILN Davao, Philippines is still using the dance studio education pattern. The orientation is that students memorize certain dance movements with imitates the teacher, without being given space to creatively. This has an impact on the closure of various intelligences possessed by students. SILN Davao, also often appears at state events to present the face of Indonesia to the public, but this is hampered by the lack of variety in dance learning in schools, which makes Indonesia seem to have minimal traditional arts. To hack this, this community service seeks to implement the concept of dance learning by applying unplugged computational thinking. The goal is that dance learning is not just a matter of memorizing motion, but students can creative ideas in the form of dance according to their level of development. To achieve this, methods used are community situation analysis, problem identification, setting goals, problem solving plans, social approaches, implementing activities, and evaluating. The results of this implementation show that the concept of dance learning at SILN Davao, Philippines that applies computational thinking unplugged can be applied to other SILNs.
Educational Narratives of a Media-Supported ASSURE–SPUR Design for Systematic and Multidimensional Fraction Learning in Grade V Elementary School Taopik Rahman; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Nasser Qudah
International Journal of Educational Narratives Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v4i3.3809

Abstract

Background. Fraction learning in elementary school often remains centred on computational procedures, while conceptual understanding, real-world use, and visual representation receive less systematic attention. Purpose. This study aimed to develop and evaluate a media-supported ASSURE–SPUR learning design for fraction multiplication in Grade V elementary school. Method. The study used a design-based research approach consisting of needs analysis, design planning, expert validation, limited classroom implementation, revision, and evaluation. Data were collected through teacher interviews, curriculum document analysis, expert validation sheets, classroom observations, student worksheets, student and teacher response questionnaires, and analysis of students’ work. Results. The needs analysis showed that students could often follow computational steps but struggled to explain the meaning of fraction operations, connect symbolic forms with visual models, and apply fractions in contextual situations. The developed design integrated the instructional stages of ASSURE with the SPUR dimensions of mathematical understanding: Skills, Properties, Uses, and Representations. The learning tools included lesson plans, student worksheets, contextual videos accessed through QR codes, Mathigon, Quizizz, manual representations, and SPUR-based tasks. Expert validation produced an average score of 4.46 out of 5, indicating that the design was highly valid. Conclusion. The media-supported ASSURE–SPUR design is feasible, preliminarily practical, and pedagogically promising for supporting more systematic and multidimensional fraction learning.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR MITRA BATIK Thendrawati, Cynthia; Nur, Lutfi; Muharram, Muhammad Rijal Wahid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51662

Abstract

This study was motivated by the importance of digital literacy skills as a key competency in the 21st century for elementary school students. The main objective of this research was to analyze in depth the digital literacy profile of fifth-grade students at Mitra Batik Elementary School through four main dimensions proposed by Paul Gilster, namely: internet searching, hypertextual navigation, content evaluation, and knowledge assembly. The research employed a quantitative descriptive method with a total sample of 23 fifth-grade students. Data were collected through an instrument using a Likert scale. The results showed that, overall, the students’ digital literacy skills were categorized as “High.” The hypertextual navigation dimension obtained the highest percentage (91%), while internet searching scored 61%. These findings indicate that although students are highly proficient in technical navigation, intensive guidance is still needed in developing more effective information-searching strategies to support academic achievement.
Co-Authors Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Akbar Maulana Akhmad Nugraha Alya Rahman Amanda Aulia Rahmatika Anggi Novita Fitriani Apriliya, Seni Arrumaisha Nirwana Asep Nuryadin Aulia Wuri Ramadhani Aviva Ayuningtias Ayuwara, Ginanti Azis Muslim Azis Muslim, Azis Aziz Ayi Nugraha Benyamin Hartanto Berliana Suciati Fajrin Della Rosaline Desi Ratna Sari Desi Ratna Sari Desi Ratna Sari Devi Arinda Rakhman Dewi Aila Dian Indihadi Dian Mursyidah Diki Kurniawan Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dwi Alia DWI ALIA, DWI Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni L Epon Nur&#039;aeni Lukman Epon Nur'aeni L Epon Nur'aeni L. Epon Nur'aeni Lukman Epon Nuraeni L Epon Nur’aeni Epon Nur’aeni L Epon Nur’aeni L Epon Nur’aeni L Epon Nur’aeni Lukman Eva Alawiah Eva Silvia Agustin Fajrin, Berliana Suciati Fikri Alamsyah Nugraha Fitri Dwi Handayani Ghullam Hamdu Ghullam Hamdu Ginanti Ayuwara Ginna Islamiati Ginna Islamiati Hani Hidayat, Syarip Hilda Luthfiyah Ika Fitri Apriani Irmawan, Dodi Irni Rachmawati Putri Islamiati, Asti Karlimah Karlimah Khairunnisa, Pathin Haifa Kiki Idzni Irsalina Lilis Susilawati Lilis Susilawati Meydi Rizky Miyajitima Miftah Nur Kholifah Mufti, Nasisah Nada Nasisah Nada Mufti Nasser Qudah Neneng Siti Fachirah Nisa Nur Iqlima Novi Ramdhani Nur'aeni, Epon Nur, Lutfi Nuraeni L., Epon Nurani, Luthfi Ainun Nurmalita Nur’aeni L., Epon Owa, Yuliana Silvia Oyon Haki P Oyon Haki Pranata Oyon Haki Pranata pajar reza Poppy Nurhaliza Pranata, Oyon Haki Putri Widiyawati Rangga Gelar Guntara Relandia, Monix Karina Resi Resviani Respati, Resa Retno Uly Nevyanti Rianti Fransiska Rini Retnowati Risman Abdul Hakim Rismawanti Rohimah, Ai Siti Rosarina Giyartini Salsyabilla Aurorra Hanadrie Saputra, Erwin Rahayu Sekar Ayu Utami Septarina, Osanita Siti Maryam Siti Nuraisyah Sri Ariyani Desmawati Sri Wahyu Sri Wahyuni Sumardi, Sumardi Sunardi, Dehani Airin Susanti Syarip Hidayat Syifa Salsabila Syifa Unnafsyah Taopik Rahman Thendrawati, Cynthia Utari Dayya Suci Nurani Vira Sutina Widani Widani Widani Widani Yusuf Suryana Zam Zam Jamaludin Zulaekha, Ade Siti