Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KEPADATAN, DISTRIBUSI, DAN ETNO ORNITOLOGI KAKATUA PUTIH (Caccatua alba) DI DESA KAHATOLA Puasa, Nurjani; Tamalene, M. Nasir; Ahmad, Zulkifli
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.8025

Abstract

Kakatua putih (Cacatua alba) merupakan salah satu spesies endemik burung yang ada di Indonesia. Kakatua putih menempati area berhutan. Mereka ditemukan di hutan terbuka, bakau, rawa, area pertanian dan sangat umum di sekitar tepi pembukaan lahan dan sungai. Penelitian ini bertujuan mendekripsikan kepadatan, pola distribusi, dan etno-ornitologi di Desa Kahatola Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian menggunakan metode survei eksploratif dengan pengamatan terhadap satwa burung berdasarkan metode Variable Circular Plot 5 titik pengamatan. Data ini dianalisis menggunakan petunjuk Misra (1968) untuk data kepadatan, dan Chai Rani (2003) untuk data distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan burung kakatua putih yang ditemukan dengan jumlah kepadatan 1.34 individu/km, dan pola distribusi burung kakatua putih yang terjadi di Desa Kahatola termasuk dalam kriteria pola sebaran seragam. Hasil wawancara etno-ornitologi burung kakatua putih di Desa Kahatola menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui tentang pengetahuan umum, pengetahuan lokal dan pemanfaatan lokal burung kakatua putih.
ANALISIS BIBLIOMETRIK, RISET PRELIMINARI PADA TEMA RISET PISANG LOKAL DI MALUKU UTARA Suparman, Suparman; Bahtiar, Bahtiar; Tamalene, M. Nasir; Rasyid, Magfirah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9290

Abstract

Riset bibliometrik pada tema pisang di maluku utara dilakukan dengan mengambil data penelitian sejak tahun 2013 hingga 2023 dari sumber meta data pada google Scholar. Data yang dikoleksi ialah meta data publikasi pada tiap artikel jurnal yang umumnya terdapat judul, kata kunci, abstrak dan informais dasar lainnya. Peneliti membatasi artikel sebanyak 200 artikel yang diambil dari rekomendasi rangking 200 besar oleh Publish or Perish (PoP). Pengeditan meta data dilakukan dengan software Mendeley yang dieksport ke dalam bentuk file RIS. Konstruksi peta bibliometrik dilakukan dengan VOSviewer. Pada penelitian ini, pilihan pembuatan peta adalah berdasarkan data bibliografik (biblioghrapic data) dengan pilihan sumber data dari file pengelola referensi (references manager file). Tipe analisis pembuatan peta menggunakan co-occurrence kata kunci dengan metode penghitungan full counting. Visualisasi peta menggunakan ketiga jenis penampilan yakni: network visualization, overlay visualization, dan density visualization pada software VOSviewer. Kecendrungan peningkatan jumlah publikasi pada tema pisang selama sepuluh tahun, dengan kata kunci yang memiliki netrowk tinggi dengan yang lain ialah kata ternate, maluku utara dan pisang.
KAJIAN ETNOBOTANI PEMANFAATAN DAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KOPI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JAILOLO SELATAN SEBAGAI BAHAN EDUKASI DALAM BENTUK POSTER Kholid, Iriani; Yusuf, Yusmar; Tamalene, M Nasir; Rasyid, Magfirah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.8057

Abstract

Etnobotani adalah sebuah kegiatan pemanfaatan tumbuh-tumbuhan sebagai salah satu penunjang kehidupan masyarakat dalam suatu komunitas. Selama ini pemanfaatan tanaman kopi secara komersil hanya terfokus pada pengolahan biji kopi sebagai minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan tanaman kopi mayarakat Jailolo Selatan dan untuk mengetahui teknik/cara budidaya tanaman kopi  berbasis kearifan lokal di Jailolo Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat petani dari 3 desa yaitu Desa Bangkit Rahmat, Desa Dodinga, dan Desa Bobaneigo lebih menyukai kopi rempah dibandingkan dengan kopi murni. Masyarakat lokal memiliki kearifan lokal dalam pemanfaatan tanaman kopi yaitu dalam penyajian minuman kopi pada saat kegiatan keagamaan, seperti peringatan Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi. Adapun teknik budidaya tanaman kopi dilakukan melalui 5 tahap, yaitu, memilih bibit biji kopi dengan kualitas baik, petani menunggu sampai satu bulan hingga tunas daun muda muncul, memindahkan bibit kopi ke dalam polibag dan disortir kembali, dan melakukan penanaman setelah 3-5 bulan. Teknik budidaya tanaman kopi yang menanam kopi di pagi atau sore hari agar bayangan tubuh tidak menutupi lubang tanam. Petani masih memegang teguh cara/teknik budidaya tanaman kopi secara tradisional.
Keterampilan Tradisional Pengolahan Minuman Kopi Rempah Masyarakat Lokal Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan Iskandar, Safitra; Bahtiar, Bahtiar; Yusuf, Yusmar; Tamalene, M. Nasir
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9256

Abstract

Kopi rempah merupakan potensi khas yang bisa dijadikan produk unggulan. Rempah-rempah banyak dikombinasikan dengan minuman kopi untuk menambah cita rasa yang khas dan efek menyegarkan. Keterampilan tradisional merupakan  kemampuan atau keahlian dalam menggunakan cara dan alat yang sudah ada sejak dahulu sampai sekarang (turun temurun). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis-jenis rempah lokal yang dicampurkan pada kopi sehingga menjadi minuman kopi rempah (2) mendeskripsikan metode pengolahan kopi rempah oleh masyarakat Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Jenis tumbuhan rempah yang digunakan sebagai tambahan pada minuman kopi adalah jahe, kayu manis, pala, cengkih, pandan, serta serei, dan teknik Pengolahan minuman kopi rempah terdiri dari tahap persiapan, tahap pembuatan dan tahap penyajian.
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Khairun Vianti, Eva; Tuara, Zulkifli I.; Tamalene, M. Nasir; Apling, Mujais; Ihsan, Ikhlashul; Juma, Yusri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how the snowball tossing learning model affects students' learning results in Khairun University's biology education study program. This study's methodology is quantitative, pre-experimental, and uses a single class as the experimental class. The t test and the one group pretest-posttest design are utilized for data analysis. According to the research findings, the mean value was -2.4250, the standard deviation was 11.50229, and the posttest average value following the implementation of the snowball tossing learning model was 74.75, which fell into the medium range. The t value is -9,428, the df value is 19, the mean error is 2,571, and the Sig. (2-tailed) is 0.000. Ha is approved because the t test results show that t count > t table. This indicates that the student learning outcomes scores on the pretest and posttest differ. These findings suggest that the snowball tossing learning strategy can enhance student learning outcomes in Khairun University's biology education study program..
Traditional knowledge on the use of local food crops by Togutil Ethnic in Halmahera Island, Indonesia TAMALENE, M. NASIR
Asian Journal of Agriculture Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Smujo International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/asianjagric/g010203

Abstract

Abstract. Tamalene MN. 2017. Traditional knowledge on the use of local food crops by Togutil Ethnic in Halmahera Island, Indonesia. Asian J Agric 1: 66-72. Food crop is an important component in the life system of the Togutil ethnic group in Halmahera Island. The main characteristic of the group is their nomadic life, despite the existence of some sedentary groups. Generally, the group consumes wild food plants growing in their natural ecosystem. This paper presents a selected result of food crop studies conducted in Halmahera Island, Indonesia. The botanical supply of food crops of the Togutil has high usefulness in their social and cultural activities. Data was collected through in-depth interview method with key informants chosen based on purposive sampling. Plant species were identified in the Laboratory of Herbarium Botany Bogoriense of the Biological Research Center of Indonesian Institute of Science (LIPI). 48 species of 23 families of food crops are used by the Togutil tribe of Halmahera Island, Indonesia. The food crops identified were wild plants with 45.83% growing in bushes habitat and primary forest, with 56.25% being cultivated crops planted in the garden and yard. Other uses of the food crops were identified as being medicinal plants (64.28%), house building (29.17%), and handicrafts and adhesive for animal (4.17%). In the cultural aspect, food crops were used for hunting rituals, medium of exchange (barter), welcoming guest rituals and traditional rituals. The value of Cultural Food Significance Index (CFSI) in the very high significance category was 64.58%, high significance was 27.08%, and low significance and very low significance are 4.16%.