Claim Missing Document
Check
Articles

Pengukuran Tegangan listrik DC Dan Arus Listrik DC Untuk Pemantauan Dan Pengendalian Generator HHO Tipe Wet Cells Pada Generator Set Dengan Menggunakan Sensor INA219 dan Sensor ACS712 30A Ferdy, Muhammad; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas HHO merupakan gas yang terdiri dari 2 molekul senyawa gas hidrogen dan gas hidrogen. Untuk memproduksi gas ini dapat menggunakan alat bernama Generator HHO dengan proses elektrolisis air. Gas HHO dapat dapat digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan bakar pada generator set. Dalam proses eletrolisis air untuk memproduksi gas HHO dipengaruhi oleh tegangan listrik Dc dan arus listrik DC. Semakin besar tegangan listrik DC dan arus listrik DC akan mengakibatkan proses elektrolisis air akan lebik cepat. Maka dari itu, dibutuhkan sistem yang dapat mendeteksi tegangan listrik DC dan arus listrik DC pada generator HHO. Untuk mendeteksi nilai tegangan listrik DC dapat menggunakan sensor INA219 dan nilai arus listrik DC dapat menggunakan sensor ACS712 30A. Dari hasi pengujian yang telah dilakukan bahwa sensor INA219 memiliki pembacaan nilai tegangan listrik DC dengan nilai akurasi sebesar 99.01 % dan sensor ACS712 30A memiliki pembacaan nilai arus listrik DC dengan nilai akurasi sebesar 99.25 %. Kata kunci - Generator HHO, Tegangan Listrik DC, Arus Listrik DC, Sensor INA219, dan Sensor ACS712 30A. Abstract - HHO gas is a gas consisting of 2 molecules of the compound hydrogen gas and hydrogen gas. To produce this gas, you can use a tool called an HHO Generator with a water electrolysis process. HHO gas can be used to optimize fuel use in generator sets. The process of electrolysis to produce HHO gas is influenced by DC voltage and DC current. The greater the DC voltage and DC current, the faster the electrolysis of water will occur. Therefore, a system is needed that can detect DC voltage and DC current in the HHO generator. To detect the DC voltage value, you can use the INA219 sensor and the DC electric current value can use the ACS712 30A sensor. From the results of the tests that have been carried out, the INA219 sensor has a reading of the DC voltage value with an accuracy value of 99.01% and the ACS712 30A sensor has a DC electric current value reading with an accuracy value of 99.25%.Keywords - HHO Generator, DC Voltage, DC Electric Current, INA219 Sensor, and ACS712 30A Sensor
Pengembangan Aplikasi Android Untuk Pemantauan Dan Pengendalian Generator Hho Tipe Wet Cells Pada Generator Set Dengan Menggunakan Firebase Realtime Database Barri, Muhammad Dimas Ibadul; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator HHO merupakan sebuah alat yang bekerja berdasarkan prinsip elektrolisis air untuk menghasilkan gas HHO. Dalam proses elektrolisis, arus, tegangan dan air merupakan faktor penting yang harus selalu dipantau agar tidak terjadi masalah saat generator HHO dijalankan. Namun, generator HHO yang tersedia di pasaran saat ini belum dilengkapi dengan sistem monitoring dan controlling, sehingga tidak dapat dipantau dan dikontrol secara fleksibel. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, penulis mengusulkan untuk menggunakan Internet of Things (IoT) untuk memantau dan mengontrol generator HHO melalui aplikasi android. Pengembangan aplikasi ini menggunakan Firebase sebagai Basis Data dan Android Studio sebagai lingkungan pengembangan untuk menciptakan antarmuka aplikasi. Melalui pengujian yang dilakukan, data yang dikirimkan dari firebase ke aplikasi dapat ditampilkan secara jelas. Dalam proses pengiriman data dari aplikasi ke firebase dan sebaliknya, dibutuhkan waktu sebesar 50 ms. Waktu tersebut sangat kecil sehingga tidak mempengaruhi apapun. Dengan sistem yang dikembangkan, diharapkan dapat membantu dalam memantau generator HHO dan mengambil Tindakan jika terjadi kondisi di luar normal. Kata kunci – monitoring, controlling, smartphone, generator HHO Abstract - HHO generator is a device that works based on the principle of water electrolysis to produce HHO gas. In the electrolysis process, current, voltage and water are important factors that must always be monitored so that no problems occur when the HHO generator is running. However, HHO generators available on the market today are not equipped with a monitoring and controlling system, so they cannot be monitored and controlled flexibly. Therefore, in this research, the author proposes to use the Internet of Things (IoT) to monitor and control the HHO generator through an android application. The development of this application uses Firebase as a Database and Android Studio as a development environment to create the application interface. Through the tests carried out, the data sent from firebase to the application can be displayed clearly. In the process of sending data from the application to firebase and vice versa, it takes 50 ms. This time is so small that it does not affect anything. With the developed system, it is expected to be able to assist in monitoring the HHO generator and taking action if conditions occur outside normal. Keywords - monitoring, controlling, smartphone, HHO generator
Pengukuran Sensor HC-SR04 Untuk Membaca Volume Air dan Sensor MQ-8 Untuk Membaca Konsentrasi Gas HHO pada Sistem Monitoring dan Control Generator HHO Tipe Wet Cells pada Generator Set Putra, Reyhan Tertia; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator HHO merupakan alat yang akan menghasilkan gas HHO atau oxyhydrogen atau bisa disebut sebagai brown gas. Gas ini dapat menjadi sebuah energi terbarukan yang mana produksi gas ini dapat dihasilkan melalui beberapa proses, namun pada penelitian ini akan menggunakan proses elektrolisis. Generator HHO yang digunakan menggunakan tipe wet cells menggunakan tabung. Seiring berjalan waktu, proses elektrolisis akan menghabiskan larutan elektrolit pada tabung. Pengujian ini menggunakan sensor HC-SR04 sebagai sensor pendeteksi volume air dalam tabung generator HHO. Pada generator HHO akan memproduksi gas HHO yang tidak diketahui konsentrasinya. Penggunaan sensor MQ-8 yang sensivitas terhadap gas hidrogen digunakan pada penelitian ini. Maka dari itu, dirancang sebuah sistem guna mengetahui jumlah volume air pada generator HHO dan mengetahui konsentrasi gas HHO yang di produksi pada generator HHO. Sensor HC-SR04 pada pengujian ini memiliki nilai error 1.68% dan nilai akurasi sebesar 98.32% dan sensor MQ-8 memiliki tingkat akurasi tinggi dengan kalibrasi menggunakan gas hidrogen murni sebesar 99%. Kata kunci — gas hho, generator hho, elektrolisis air, volume air, sensor hc-sr04, sensor mq-8.
Sub-Sistem Pengendali Aliran Listrik Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Putri , Risma Amalia; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian aliran listrik adalah elemen penting dalam pengembangan stop kontak otomatis, terutamadalam konteks Portable Water Ionizer (PWI). Kemampuanuntuk mengatur dan mengontrol aliran listrik adalah aspekutama dalam memastikan kinerja yang optimal dan efisien.Pengujian dilakukan pada saat kondisi suhu air melebihiambang batas yang telah ditetapkan sebesar 29°C (Nilai 29°Cini ditetapkan sebagai threshold berdasarkan hasil pengujian,dengan suhu awal air sebelum proses elektrolisis merupakansuhu ruangan). Hasil pengujian menunjukkan ketika suhumencapai atau melebihi threshold, relay secara efektif memutusaliran listrik dengan mengaktifkan terminal NO, yang semulamenghubungkan aliran listrik. Pengujian juga melibatkanpengukuran tegangan dengan AVO meter pada batangelektroda, yang mengindikasikan adanya aliran listrik (24,7V)pada batang elektroda saat kondisi normal, dan tidak ada aliranlistrik (0V) ketika relay berfungsi. Hasilnya menunjukkanbahwa relay beroperasi dengan baik dalam mengendalikanaliran listrik sesuai dengan perintah yang diberikan.Pengujiannya menegaskan bahwa relay dapat memutus aliranlistrik ketika kondisi terpenuhi, dan elektroda tidak memilikialiran listrik ketika relay berfungsi dengan benar. sistem inimemberikan solusi yang andal untuk menjaga kondisi air dalamPWI pada tingkat optimal. Kata kunci — Pengendali Arus, Stop Kontak Otomatis, Portabel Water Inoizer
Sub-Sistem Pendeteksian Suhu Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Pramudya, Naufal Handi; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air akali merupakan air yang bersifat basa danmemiliki pH di atas 7, lebih tinggi dari air biasa. Menurut pakarteknologi Ray Kurzwell, air akali memiliki Potensial OksidasiReduksi yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisirradikal bebas. Banyak penelitian yang menggunakan PortableWater Ionizer atau PWI untuk menghasilkan air akali melaluiproses elektrolisis air namun metode yang dilakukan masihmanual. PWI ini dirancang sebagai penyempurnaan dari modelPWI sebelumnya yang masih mengandalkan metode danpengukuran yang dilakukan secara manual dengan mengamatitingkat kekeruhan air. Penyempurnaan tersebut dilakukandengan cara merancang stop kontak otomatis pada PWI denganpemanfaatan IoT dan sensor suhu. Sistem yang dipakaimelibatkan penggunaan sensor suhu sebagai threshold untukmenyalakan dan mematikan relay sebagai pemutus arus padaPWI tersebut. Pengujian dilakukan dengan cara melakukanpengujian terhadap sensor suhu dan mikrokontroler secaramanual untuk melakukan uji fungsi. Pengujian tersebutdilakukan dengan cara melakukan pengukuran suhu air padaproses elektrolisis air. Hasil pengujian terlihat bahwa sensordapat membaca nilai suhu dengan baik dan secara periodik.Sistem telah berhasil diuji dan mampu mendeteksi suhu denganbaik. Pendeteksian suhu ini digunakan sebagai ambang batasyang akan memicu pengaktifan atau pemutusan aliran listriksecara otomatis ketika suhu mencapai atau melampaui nilaiyang telah ditentukan sebelumnya Kata kunci— Pendeteksian Suhu, Sensor Suhu, PWI, Threshold.
Sub-Sistem Pengendali Aliran Listrik Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Rusman, Muhamad Fauzi; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan , Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, konsep Internet of Things (IoT) telah mengubah cara kitaberinteraksi dengan lingkungan sekitar. Artikel ini membahasimplementasi sistem yang menggunakan platform bot Telegramuntuk pendeteksian suhu, pengendalian stop kontak, dan pengiriman notifikasi ke ponsel, dengan fokus pada aplikasi Portable Water Ionizer (PWI). Sistem ini mengintegrasikankomponen-komponen seperti sensor suhu DS18B20, mikrokontroler ESP32, relay, dan bot Telegram, untukmemberikan pengendalian yang efisien dan notifikasi kepadapengguna. Konsep dasar sistem diuraikan yaitu sensor suhuDS18B20 terhubung ke mikrokontroler ESP32 untuk pendeteksian suhu air. Pengendalian stop kontak dilakukanmelalui relay untuk mengatur aliran listrik berdasarkan nilai suhu. Sistem notifikasi menggunakan bot Telegram untukmengirim pesan kepada pengguna ketika air alkali PWI telah siap untuk dikonsumsi. Kata kunci— Internet of Things (IoT), Portable Water Ionizer (PWI), Platform bot Telegram, Notifikasi ke ponsel
Desain dan Implementasi Sistem Kendali Suhu pada Incinerator Skala Perumahan Ramadhan , Putra Anugrah; Usman, Uke Kurniawan; Permana, R. Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan isu mendesak karena metode penanganan tradisional seperti pembakaran terbuka dan penimbunan sering menimbulkan dampak lingkungan serius, terutama polusi udara, pencemaran tanah, serta pelepasan gas berbahaya. Oleh karena itu, diperlukan solusi teknologi yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan mudah diimplementasikan pada skala kecil. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kendali suhu pada incinerator rumah tangga dengan metode kontrol on/off untuk menggantikan pengaturan manual yang cenderung tidak stabil. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Mega sebagai pusat kendali, dengan thermocouple tipe-K sebagai sensor suhu berkapasitas tinggi yang mampu memberikan umpan balik real-time. Data hasil pembacaan sensor diolah untuk mengatur suplai gas bahan bakar melalui solenoid valve yang bekerja otomatis, sedangkan pemantik api dan relay mendukung proses penyalaan awal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat menjaga kestabilan suhu ruang bakar pada kisaran 600–730 °C dengan fluktuasi wajar, serta mencapai akurasi pembacaan setelah kalibrasi sebesar ±0,42 °C atau 99,38%. Selain itu, incinerator mampu membakar 1 kg sampah organik hingga habis menjadi abu dalam waktu sekitar 14 menit. Penelitian ini membuktikan bahwa kontrol on/off memberikan kinerja lebih stabil dan efisien dibandingkan metode manual, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi kecerdasan buatan. Kata Kunci: pengolahan sampah rumah tangga, incinerator, ramah lingkungan, sensor suhu, pemantauan real-time
Purwarupa Baterai Alumunium Zinc Dengan Elektrolit Hasil Elektrolisis Berbasis Tenaga Surya Dan Sistem Monitoring Berbasis Iot Adrien, Muhammad Firza; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan perealisasian energi terbarukan yang efisien yang diinisiasi oleh pemerintah negara Indonesia sejak terbitnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 mendorong penelitian ini untuk merancang dan menganalisis purwarupa baterai Aluminium-Zinc (Al-Zn). Tujuannya untuk membangun sistem terintegrasi dengan elektrolisis bertenaga surya 20 Wp dan monitoring IoT, serta membandingkan efektivitas elektrolit NaOH dan KOH. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada kinerja purwarupa dalam kondisi paparan cahaya matahari yang fluktuatif. Metodologi penelitian meliputi studi komparatif evolusi pH elektrolit, perakitan tumpukan 12 sel baterai, dan pengujian karakteristik discharge di bawah beban untuk menentukan performa serta kapasitas praktis. Pengukuran baterai ditandai menggunakan implementasi sistem monitoring real-time menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung ke platform ThingSpeak untuk visualisasi data. Hasil pengukuran membuktikan superioritas elektrolit KOH yang mencapai pH 12.6. Purwarupa baterai menunjukkan profil tegangan discharge yang stabil, namun dengan kelemahan kritis berupa kapasitas terukur yang sangat rendah, yaitu hanya 0.040 mAh. Keterbatasan performa ini disimpulkan akibat tingginya resistansi internal sel. Tantangan pada kurang cocoknya material housing sebagai kelemahan dalam implementasi. Kata Kunci: baterai alumunium-zinc, elektrolisis, tenaga surya, IoT, sistem monitoring, energi terbarukan.
Purwarupa Baterai Aluminium - Silver Plated Copper Dengan Elektrolit Hasil Elektrolisis Tenaga Surya Dan IoT Monitoring Khoiri, Muhammad Khirzan Akmal; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan mengembangkan baterai aluminium dengan katoda Silver Plated Copper (SPC) dan sistem elektrolisis berbasis panel surya untuk menghasilkan larutan alkaline sebagai elektrolit. Dua jenis larutan, KCl dan NaCl, diuji untuk melihat efektivitas peningkatan pH melalui proses elektrolisis. Hasil menunjukkan bahwa KCl lebih efektif dalam meningkatkan pH serta menghasilkan daya lebih tinggi dibandingkan NaCl. Larutan hasil elektrolisis ini digunakan dalam baterai aluminium untuk menguji performa secara langsung. Sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor INA219 dan mikrokontroler ESP32 merekam data tegangan, arus, dan kapasitas secara real-time. Pengujian menunjukkan bahwa baterai dengan elektroda SPC mampu menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 1,87 V dan kapasitas total 25,018 mAh selama 17 jam. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi antara elektrolit KCl, elektroda SPC, dan pemantauan IoT dapat menjadi alternatif solusi energi yang efisien, ramah lingkungan, dan cocok untuk aplikasi energi skala kecil. Kata kunci: baterai aluminium, silver plated copper, elektrolisis, IoT, elektrolit alkaline, panel surya.
Purwarupa Baterai Aluminium Tembaga Dengan Elektrolit Hasil Elektrolisis Berbasis Tenaga Surya Dan Sistem Monitoring Berbasis Iot Yunus, Fauzan Majid Hadi; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak negatif baterai konvensional terhadap lingkungan dan kesehatan mendorong kebutuhan mendesak akan teknologi penyimpanan energi yang aman dan berkelanjutan. Penelitian ini menjawab tantangan tersebut dengan mengembangkan purwarupa baterai AluminiumTembaga (Al-Cu) ramah lingkungan yang inovatif. Keunikan sistem ini terletak pada penggunaan elektrolit Kalium Hidroksida (KOH) yang diproduksi mandiri melalui proses elektrolisis larutan KCl, dengan sumber energi terbarukan dari tenaga surya. Untuk validasi kinerja, sistem ini diintegrasikan dengan pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor INA219 yang memantau tegangan dan arus secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan proses elektrolisis dalam menghasilkan elektrolit KOH dengan pH 12.5. Purwarupa baterai yang terdiri dari anoda Tembaga (Cu) dan katoda Aluminium (Al) ini terbukti fungsional, mampu menyalakan beban seperti motor DC dan kipas. Baterai ini memiliki kapasitas terukur sebesar 33.35mAh dengan tegangan kerja rata-rata 1.9V. Sistem monitoring IoT yang diterapkan berhasil diimplementasikan untuk akuisisi dan visualisasi data kinerja baterai secara akurat. Kata Kunci: Baterai Al-Cu, Elektrolisis, Energi Terbarukan, IoT, Tenaga Surya, KOH
Co-Authors Abdul Aziz N N Achmad Ali Muayyadi Ade Aditya Ramadha Adhitya, Farhan Ghifari Adnan Rachman Adriano, Rifky Awwala Adrien, Muhammad Firza Afief Dias Pambudi Ahmad Tri Hanuranto Ahsanul Gibran Aji Maulana Akbar, Fadel Akbar, Rangga Fadhillah Akhmad Hambali Aldi Ahmad Sopian Aldrin Fakhri Azhari Alfian, Qori Alimuddin, Muhammad Taufiq Andanu Bethari Putri Andhan Marhadi Andi Achmad Akbar Wisani Andi Fadil Mappareppa Andreana Yunio Prasetya Anggita Putri Lestari Ar Risqi Herlambang Raharjo Arfianto Fahmi Ari Sadewa Yogapratama Arief Kurnia Arif Mubarok Arifianto Wibowo, Tody Arinto Wibowo Ariqi, Fadhlul ARIS HARTAMAN Asdianty, Lisda Asep Mulyana Asep Mulyana Astuti , Sri AT Hanuranto Atisa, Atalarix Haikal Ats-tsaqofi, Faai`l Vero Aulia Hidayat Avenuto Detantra Avirian Candra Emanuel Azrika, Andi Zhagyta Amalia Barri, Muhammad Dimas Ibadul Bayu Septiyanto Boby Bagus Setiawan Bonaventura Karunia Husada Budi Prasetya Budi Prasetya Budi Syihabuddin Delisya Nabilla Hendrawan Dharma Winata Saputra Dharu Arseno Dhimas Syahrial Fattah Inhardy DHONI PUTRA SETIAWAN Diki Sofyan Setiawan Dilla Fajar Sukma Dilaga Dilla Fajar Sukma Dilaga Dimas Rangga Wisnuadi Doan Perdana Doni Bima Saputra Dwinarto, Viswantonio Pakila Ekki Kurniawan Elmira Puspa Sari Fadhilah Natasha Fahrudin Fajar Anggoro Faisal Ahmad Ilham Nuari Fajar Adityawarman Fajar Adityawarman Fathurrahman, Muhammad Naufal Fazliadi Rahmatillah Fazliadi Rahmatillah Ferdy, Muhammad Fikri Ramadhan Fitra Purwandika Fitrianto, Galih Purnomo Galih Purnomo Fitrianto Galuh Prihatmoko Ganang Arifian Gandeva Bayu Satrya Hafiddudin Hafiddudin Hafidh Finandriyanto Hafidudin . Hantoro, Gunadi Dwi Hasanah Putri Hayati, Anisa Ari Heroe Wijanto Heru Syah Putra Hidayanti, Latifah Hidayat, Muh. Tri Hurianti Vidnyaningtyas Hurianti Vidyaningtyas Ida Retnowati Ikhwanul Kiram Inhardy, Dhimas Syahrial Fattah Ishak Ginting Jeremy Elivranto Partogi Tambunan Junior, David Kaffa, Rayhan Sidiq Kahayan, Fahrul Halim Jaka Keinan Shofiandieni Haryo Putri Khoiri, Muhammad Khirzan Akmal Kresna Dwipa Pramaditya Kris Sujatmoko Latifah Hidayanti Linda Meylani Lydia Desta Monika Maulana, Naufal Mirza Mitto, Antonio Abhinyano Mochammad Ijlal Wimpi Grahadi Mochtar Hernowo Moh. Rasyid Ridho MUBAROK, ARIF Muhamad Nurhamsach Pratama Muhammad Fadly Aliansyah Muhammad Fikri Fernanda Yusuf Muhammad Hafidh Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hanif Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Maulana Muhammad Perdana Bagus Hirzinda Muhammad Supiansuri Mulyadi, Rasheed Abdurrahman Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Nachwan Nadhasya, Athallah Favianauvally Naka Prihastya Putra Natasha, Fadhilah Nico Baihaqi Nilla Rachmaningrum Nirwan, Fadhlan Muhammad Noviwan Wicaksono Nur Andini Nur Chairil Syam Nur Fathimah Oktavianingrum, Andarista Putri Oryza Sativa Permana, R. Agus Ganda Pramudya, Naufal Handi Prasetyo, Sonny Petit Trie Pratama , Arya Purnomo , Zhikya Sekar Lutfi Purnomo, Zhikya Sekar Lutfi Purusadi Hastruman Putra, Hieronimus Mao Putra, Muhammad Rifan Aditya Putra, Reyhan Tertia Putri , Risma Amalia Putri, Risma Amalia Putu Dicky Marhtree Sapodu Merta Merta Putu Gandi Mitha Wijaya R. Bambang Cahyo Widodo R.Audio Lesmana Rafieldo, Ricky Marcelino Ramadhan , Putra Anugrah Ramadhan, Abdillah Rasheed Abdurrahman Mulyadi Renandy Rifqi Aryandara Rendy Munadi Rian Raya Riano Febrianto Ridha Muldina Negara Rina Pudji Astuti Rindengan , Matthew Jonathan El Rivalda Maulana Rivan Achmad Nugroho Riyantama, Donny Rizky Satria Rizky Satria, Rizky Rizqi , Mochamad Ilman Yassir Rusman, Muhamad Fauzi Ryan Rasyid Yusuf Ryan Rasyid Yusuf Ryan, Alden Muhammad Saesar, Malldi Silalahi, Wenner Frederikus Siregar, Muhammad Syafiq Abraar Sitanggang, Ronaldo Soritua Sri Astuti Tahta, Nyoman Gde Adhimas Taufan Zandy Andrian Tengku Ahmad Riza Tody Ariefianto Wibowo Ulfah Sulistiyani Vidya Yovita, Leanna Vita Azrina Aulia Wani Wahdania Wicaksanajati , Nuriman Wisetyo, Sakti Putro Wulan Dwi Anggraini Yaumil Chairiani Yudi Tri Jayadi Yunus, Fauzan Majid Hadi Yusuf, Hafizh Khairan Adya Yuwono, Widi Tri YUYUN SITI ROHMAH Zuhair, Alfandi Zulfi Zulfi Zulfikar Nurzain Zulfikar Nurzain Zulvan Ibnu Faqih Zulyano Rizqullah