p-Index From 2021 - 2026
6.359
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EKUIVALEN - Pendidikan Matematika JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) JURNAL GALUNG TROPIKA Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JAB (Jurnal Akuntansi & Bisnis) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Jurnal Kebidanan Indonesia Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Nusantara Hasana Journal Bima Nursing Journal Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI) Jurnal Ilmiah Maternal Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan ABDIMAS KOSALA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Epistemic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Alamtana Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Varied Knowledge Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eklusif Dengan Riwayat Kejadian Diare Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Manahan Eka Jamiatun; Siti Fatmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan buang air besar dengan frekuensi lebih dari tiga kali sehari disertai konsistensi feses yang lebih cair dengan atau tanpa lendir dan darah. Data WHO menyatakan hampir setiap daerah setiap tahunnya ada sekitar 1.7 miliar kasus diare dengan angka kematian 760.000 anak dibawah 5 tahun. Pemberian ASI Eksklusif dapat mempengaruhi perkembangan kejadian diare. ASI Eksklusif banyak memberikan manfaat pada bayi karena dapat menurunkan angka kejadian diare. Tujuan : Mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan riwayat kejadian diare pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Manahan. Metode : pada penelitian ini menggunakan desain diskriktif korelational dengan retrospektif yaitu rancangan yang melihat kebelakang tentang suatu kejadian yang berhubungan dengan kejadian yang diteliti. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 responden tidak memberikan ASI Eksklusif terdapat 19 responden (63,4%) tidak mengalami diare dan terdapat 23 responden yang memberikan ASI Eksklusif terdapat 16 responden (69,0%) mengalami riwayat diare. Hasil uji chi-square dengan nilai sig = 0,036 yang artinya nilai sig <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Terdapat hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan riwayat kejadian diare pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Manahan
Analisis Ketercapaian Produksi Expit Antara Data Rencana dan Aktual pada Februari 2023 di Site A PT XYZ, Nusa Tenggara Barat Fatmawati, Siti; Haeruddin, Haeruddin; Aminah, Siti; Suparno, Fanteri Aji Dharma; Mycharoka, Rachmad Kurnia Ramadhantio
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v4i1.39624

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan mineral yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pada Februari 2023 target produksi expit sebesar 24.029.138 ton, dimana realisasi produksi di lapangan sebesar 20.069.678 ton dengan kata lain, terjadi deviasi sebesar -15,88%. Maka dari itu untuk meningkatkan kinerja produksi perusahaan agar target di bulan berikutnya dapat tercapai perlu dilakukan evaluasi dalam ketidatercapaian target produksi pada bulan Februari 2023. Penulis melakukan analisis pada faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian produksi. Setelah melakukan analisis data yang diperoleh dari departemen terkait, maka ditemukan empat faktor yang mempengaruhi ketercapaian produksi, yaitu physical avaibility, usage, productivity, dan working hour. Dari keempat faktor yang ditemukan, maka diambil satu faktor dominan, yaitu productivity yang mengalami loss sebesar 4.020.788 loading unit, sedangkan pada hauling unit mengalami loss sebesar 1.900.988. Setelah dianalisis faktor dominan yang mempengaruhi ketercapaian produksi, kemudian dijabarkan parameter dari faktor dominan tadi, dimana producivity dipengaruhi oleh cycle time dan payload alat. Mekanisme perhitungan cycle time loading unit dirinci menjadi hang time, spotting time, dan loading time. Sedangkan cycle time hauling unit dirinci menjadi dump time, load time, queue time, spot time, travel empty time, dan travel full time. Parameter lain yang mempengaruhi produktivitas hauling unit, yaitu distance, speed, dan payload. Setelah dilakukan analisa faktor ketidaktercapaian produksi, maka penulis dapat memberikan rekomendasi kepada perusahaan sebagai rencana perbaikan ketercapaian produksi di masa mendatang.
Studi Korelasi Personal Hygiene Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Kota Surakarta Noviyanti, Noviyanti; Fatmawati, Siti
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v5i2.1564

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan penyebab kematian utama pada balita. Kasus diare di kota Surakarta meningkat sebesar 17,0% dari tahun 2021–2022. Jumlah kasus diare balita yang paling tertinggi di Puskesmas Pajang dari tahun 2022–2023 sebanyak 63,7%. Personal hygiene ibu menjadi salah satu faktor penting dalam pencegahan diare. Tujuan: Menganalisis hubungan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Pajang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri atas 68 ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare 3 bulan terakhir di Puskesmas Pajang, Surakarta, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang divalidasi menggunakan Skala Guttman dengan kategori skor: baik (>76%), cukup (56–76%), dan kurang (<56%). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Sebanyak 52,9% ibu memiliki personal hygiene baik, sementara 32,4% balita mengalami diare. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara personal hygiene ibu dan kejadian diare (a = 0,000, r = -0,734). Korelasi negatif menunjukkan peningkatan kebersihan ibu menurunkan kasus diare pada balita. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara personal hygiene ibu dan kejadian diare pada balita. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menurunkan angka diare pada balita.
Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan (Pkh) Di Desa Lebosari Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal Suwarji; Siti Fatmawati; Ikka Puspita Sari
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/pbetfj29

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial di Indonesia dalam bentuk bantuan sosial. Bantuan ini diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin dengan persyaratan tertentu di mana mereka terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program Keluarga Harapan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dan secara khusus bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT). (Harapan et al., 2021). Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif, adapun subjek penelitian adalah Petugas Program Keluarga Harapan (PKH) dan kepala desa Lebosari Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal.  Teknik pengumpulan data menggunkan wawancara, observasi, angket, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Strategi validasi dalam penelitian ini adalah trianggulasi.Teori yang di pakai dalam penelitian ini menggunakan kriteria evaluasi menurut George C Edwards III sebagai landasan teori, karena model ini dinilai  relevan untuk diterapkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Lebosari Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal Pada proses implementasi PKH meliputi penyusunan rencana, pelaksanaan kegiatan dan pelaporan berjalan dengan baik, telah tercapainya tujuan PKH meliputi peningkatan kualitas kesehatan, peningkatan taraf pendidikan anak – anak KPM, dan peningkatan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. sedangkan factor penghambat dari implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH), di Desa Lebosari Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal diantaranya kurangnya pemahaman Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengenai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kurangnya akan kesadaran masyarakat mengenai fungsi bantuan Program Keluarga Harapan 
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN KELOR DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA KADER POSYANDU Wahyuni, Wahyuni; Nooratri, Erika Dewi; Fatmawati, Siti; Santika, Aprilia Puteri
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v9i2.2102

Abstract

The World Health Organization (WHO) estimates that 1.13 billion people worldwide suffer from hypertension, most of whom (two-thirds) live in low- and middle-income countries. In 2015, 1 in 4 men and 1 in 5 women experienced hypertension WHO. One way to overcome hypertension is by utilizing moringa leaves. Moringa leaves are widely planted by farmers in Sidorejo but not many people know about their use, therefore community service will be carried out by providing education to posyandu cadres. the method used in this activity is the lecture method, question and answer, and demonstration of making various moringa leaf preparations for preventing hypertension. the results of this activity are that after education related to the material on the benefits of moringa leaves for preventing hypertension, the results previously showed that those who knew about the definition of hypertension were 22 (73.3%) after education became 30 (100%) an increase of 26.7%, while the highest increase was achieved in the material on food variations from moringa leaves which previously only 7 people (23.3%) became 27 people (90%) an increase of 66.7%. Cadres can increase their knowledge regarding the prevention of hypertension with Moringa plants and cadres can make various processed products from Moringa to prevent hypertension.
Gambaran Tingkat Kecemasan Pra Bencana Erupsi Gunung Merapi di Dusun Gebyog Selo Boyolali Yahya Barlian Putra Al Janata; Siti Fatmawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.210

Abstract

Communities in Mount Merapi's hazard zones face significant pre-disaster anxiety due to recurrent volcanic activity and historical eruptions, yet specific profiles in high-risk hamlets remain underexplored. This study aimed to describe anxiety levels among residents of Dusun Gebyog, Selo, Boyolali, considering age, gender, education, and occupation. A descriptive quantitative design was employed with 78 respondents selected via consecutive sampling from a population of 356 adults aged 21-65. The Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire assessed anxiety, analyzed univariately using frequency distributions in SPSS v.26. Results revealed moderate anxiety dominating (83.3%), followed by severe (9%), mild (6.4%), and panic (1.3%), with most respondents aged 21-35 years (39.7%), male (62.8%), high school educated (35.9%), and laborers (41%). In conclusion, while anxiety remains moderate due to prior experience and preparedness, targeted psychosocial interventions are essential to prevent escalation in vulnerable groups.
Gambaran Pengetahuan Self Care Management pada Penderita Hipertensi di Prolanis Puskesmas Grogol Moch Achnaf Hadyan Al Husain; Siti Fatmawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.212

Abstract

Hypertension remains a major global health challenge, particularly in Indonesia where prevalence reaches 34.1% with high complication risks due to inadequate self-care management knowledge. This study aimed to describe self-care management knowledge among hypertension patients in Prolanis Puskesmas Grogol, Sukoharjo. A quantitative descriptive approach was employed with 74 respondents selected via total sampling from 110 Prolanis participants. Data were collected using the validated Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) with 20 Guttman scale items and analyzed through univariate frequency distribution via SPSS 25. Results showed majority respondents were middle-aged females (58.1%, 77.0%) with high school education (39.2%) and unemployed (56.8%), possessing good knowledge levels (54.1%), followed by moderate (43.2%) and poor (2.7%). In conclusion, while Prolanis effectively builds foundational knowledge, targeted interventions remain essential for moderate knowledge groups to enhance comprehensive self-care practices and prevent complications.  
Gambaran Kesiapsiagaan Pendaki terhadap Bencana Tanah Longsor di Gunung Lawu Kabupaten Karanganyar Muhammad Iqbal Zulkarnain; Siti Fatmawati
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 6 No 1 (2025): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v6i1.2125

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Karanganyar tercatat mengalami sedikitnya 92 kasus tanah longsor selama periode 2019–2021. Gunung Lawu, sebagai salah satu jalur pendakian favorit, termasuk dalam wilayah dengan risiko tinggi terhadap bencana tersebut. Meskipun jumlah pendaki terus meningkat, kajian mengenai tingkat kesiapsiagaan pendaki dalam menghadapi tanah longsor masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kesiapsiagaan pendaki Gunung Lawu terhadap potensi bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei dan teknik incidental sampling. Sampel penelitian berjumlah 95 orang, ditentukan menggunakan rumus Taro Yamane dari populasi pendaki sebanyak 1.785 orang di basecamp Cemoro Kandang dan Candi Cetho. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 15 item pertanyaan. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berada pada rentang usia remaja akhir, berpendidikan SMA/sederajat, memiliki pengalaman mendaki yang sangat jarang, dan menunjukkan tingkat kesiapsiagaan yang sangat baik. Kesimpulan: Secara umum, pendaki Gunung Lawu memiliki tingkat kesiapsiagaan yang sangat baik dalam menghadapi potensi bencana tanah longsor.
GAMBARAN PERSONAL HYGIENE IBU DAN SANITASI LINGKUNGAN PADA BALITA DENGAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Wahyu Ary Kinasih; Siti Fatmawati
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v14i1.5513

Abstract

Pada balita, diare merupakan penyebab kematian utama. Kasus diare pada balita di Sukoharjo pada tahun 2024 sebanyak 5.167 kasus (33,7%). Jumlah diare pada balita yang paling tertinggi di Puskesmas Mojolaban pada tahun 2024 sebanyak 950 kasus (60%). Tingkat personal hygiene ibu dan sanitasi lingkungan merupakan salah satu faktor penyebabnya. Tujuan: Mengetahui gambaran personal hygiene ibu dan sanitasi lingkungan pada balita dengan diare di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 254 dengan jumlah sampel 72 responden. dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah berusia 20-30 tahun (48.6%), Pendidikan Terakhir SMA (48.6%), Pekerjaan ibu rumah tangga (27,8%), Personal Hygiene mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 49 ibu (68,1%), Sanitasi Lingkungan mayoritas dalam kategori kurang sebanyak 30 ibu (41,7%). Kesimpulan: Gambaran personal hygiene ibu dalam kategori cukup sebanyak 49 ibu dan sanitasi lingkungan dalam kategori kurang sebanyak 30 ibu di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban Kabupaten Sukoharjo.
Penerapan Aktivitas Fisik Berjalan Kaki terhadap Tekanan Darah pada Lanjut Usia (Lansia) Penderita Hipertensi di Wilayah Karanganyar Bening Putri Lestari; Siti Fatmawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.312

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Di Provinsi Jawa Tengah, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang tinggi, dengan Kabupaten Karanganyar mencatat 163.893 kasus hipertensi pada tahun 2023. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah aktivitas fisik berjalan kaki. Tujuan: Mengetahui penerapan aktivitas fisik berjalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Intervensi berupa aktivitas berjalan kaki selama 25 menit (15 menit berjalan dan 10 menit istirahat), dilakukan dua kali dalam satu minggu. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil: Setelah intervensi, tekanan darah responden pertama menurun dari 180/111 mmHg menjadi 172/100 mmHg, sedangkan responden kedua dari 169/100 mmHg menjadi 158/95 mmHg. Kesimpulan: Aktivitas fisik berjalan kaki membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sehingga dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis.
Co-Authors ., Rohayati Ajeng Qodry Miftakhul Jannah Al-Khumairo, Siti Aisyah AMINAH Annisa Andriyani Arafat, Yasir Aryanti, Khofifah asyitoh, Sitti M Atika Oktaviani Audita Faizatin Ulfa Aulia, Rifdaa Bening Putri Lestari Cristina, Samantha Dewi Kartika Sari Dewi Kartika Sari Dewi Utami Dewi Utami Donna Boedi Maritasari Dwi Cahyo Pribadi Putro Dwi Rahmawati Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Eka Jamiatun Erika Dewi Noorratri Esih Jayanti Fanteri Aji Dharma Suparno Farhana, Farhana Faridah Laily, Idah Firdaus, Tiara Afini Fitri Khoiriyah Parinduri Fitriyah Fitriyah Haeruddin Haeruddin Halima, Azka HAQ, RIJALUL Hidayatika, Afifah Nur Ibrahim, Karma Ifah Hanifah, Ifah Ika Silvitasari Ikhsan Kamil Ikka Puspita Sari Indarwati Indarwati Jafriati Kun Harismah Luthfiar, Syafna Laila Mahrifatulhijjah - Maisyanah Maknuna, Luklu’il Manurung, Khairuddin Maslani, Maslani Maulida, Tia Amel Moch Achnaf Hadyan Al Husain Muhammad Fiqih Oktavian Hattah Muhammad Iqbal Zulkarnain Mulyawan Safwandy Nugraha Mursudarinah Mursudarinah Mustain - Mycharoka, Rachmad Kurnia Ramadhantio Nabila, Dila Fitri Nabilah, Nurfadiah Nadhifah, Salsabila Ninin Non Ayu Salmah, Ninin Non Ayu Nooratri, Erika Dewi Nur Aini Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati NURUL KHOTIMAH Paramita Adi Nurmutia Pramita Ariawati Putri Putri Meliana Putri Syafira Salsabilla Ratnasari, Febi Rina Sri Widayati Risnawati, Aan Riyani Wulandari Rohmah, Ulfatul Safitri, Normalita Santika, Aprilia Puteri Septiani, Kholifah Sisiyah, Sisiyah Siti Aminah Sitti Rahbiah Sri Puji Handayani Sri Widayati, Rina Suci, Rara Angia Sukmawati, Rini Dwi Sutiawati, Siti Suwarji Syaeful Bahri Syafa'ah, Nailusy Syibli Maufur, Syibli Tholibah, Ulfiana Baqiatul Husnul Tri Yuniarti Tutik Yulianti Ulfiana Baqiatul Husnul Tholibah Ummah, Musyfirol Vicky Afni Qomariyah W Wahyuni W Wahyuni W. Wahyuni Wahyu Ary Kinasih wahyuni wahyuni Wahyuni, W. winda pratiwi Yahya Barlian Putra Al Janata Yuniar, Audrey Kiky Bella