Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Nilai-nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Kepada Anggota Wanadri Iskandar, Oo; Firmansyah, Yudi; Sofyan, Fitri Silvia
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 11 (2023): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i10.1783

Abstract

Penyebab implementasi nilai-nilai Pancasila yang tidak menyeluruh di Wanadri adalah perbedaan tingkat pendidikan, tingkat keaktifan anggota, dan berbagai kondisi yang dihadapi oleh anggota. Hal ini menghambat usaha meningkatkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan di organisasi Wanadri. Penelitian ini bertujuan memahami sejauh mana implementasi nilai-nilai Pancasila dapat meningkatkan rasa cinta tanah air anggota Wanadri dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap anggota Wanadri berdampak positif pada pemahaman mereka tentang rasa cinta tanah air. Nilai-nilai Pancasila, yang menjadi dasar organisasi Wanadri melalui janji dan hakikat, diimplementasikan melalui Pendidikan Dasar Wanadri, Program Anggota Muda, dan Empat Pilar Wanadri. Keterlibatan aktif, komitmen pada nilai-nilai organisasi, dan kemampuan beradaptasi dengan tantangan adalah faktor penting dalam membentuk anggota Wanadri yang bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun ada hambatan seperti perbedaan latar belakang pendidikan, keterbatasan waktu, dan tekanan dari lingkungan luar Wanadri, upaya organisasi dalam mengatasi ini melalui kurikulum inklusif, dukungan langsung, dan evaluasi berkelanjutan telah berhasil menciptakan lingkungan di mana anggota Wanadri dapat secara konsisten menerapkan nilai-nilai Pancasila dan meningkatkan rasa cinta tanah air.
Analisis Komparatif Kualitas Produk Kopi Gunung Sanggabuana Loji Karawang Robby Fauji; Sihabudin; Yudi Firmansyah
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 8 No 2 (2023): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/manajemen.v8i2.5322

Abstract

A B S T R A C TThe area to the south of Karawang, to be precise in Mekarbuana Village, Tegalwaru District, is a protected area used as a tourist area. The main object is the natural tourism of Mount Sanggabuana with an altitude of 1,074 mdpl.. One of the potentials in Mekarbuana Village is the potential for coffee farming, for available rice fields covering an area of 1.71 km², plantations covering an area of 6.01 km² with forest covering an area of 1.2 km² and ponds or ponds covering an area of 0.02 km². The data analysis method used is quantitative research and uses a quantitative descriptive research method design: a comparative study. The sample used in this study were 98 respondents who were consumers in Karawang Regency who had bought "Hideung Coffee" and "Sanggabuana Coffee". This research uses analysis of paired sample test which is a statistical test used to test the average difference between two paired or interrelated variables. Based on the results of the Paired Sample T-Test conducted on the quality of Hideung Coffee and KoSa Coffee, a p-value of 0.605 was obtained which was greater than the specified significance level (usually 0.05). This shows that thereis no significant difference between the average quality of Hideung Coffee and KoSa Coffee. We can maintain the null hypothesis which states that there is no significant difference between the two coffee productsA B S T R A KKawasan di sebelah selatan karawang tepatnya di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru merupakan Kawasan Lindung yang dimanfaatkan menjadi kawasan wisata. objek utama yaitu wisata alam gunung sanggabuana dengan ketinggian 1.074 Mdpl. Salah satu potensi di Desa Mekarbuana yaitu potensi Pertaniankopi, untuk luas sawah yang tersedia seluas 1,71Km², perkebunan 6,01 Km² dengan hutan 1,2 Km² dan kolam empang atau tambak seluas 0,02 Km². Metode analisis data yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif desain: studi komparatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 98 responden yang merupakan konsumen di Kabupaten Karawang yang pernah melakukan pembelian “ Kopi Hideung” dan “Kopi Sanggabuana”. Penelitian ini menggunakan analisis Uji paired sample merupakan uji statistik yang digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata dua variabel yang berpasangan (paired) atau saling terkait..Berdasarkan hasil Uji Paired Sample T-Test yang dilakukan pada kualitas produkKopi Hideung dan Kopi KoSa, nilai p-value yang diperoleh adalah 0.605 yang lebih besar dari tingkat signifikansi yang ditentukan (biasanya 0,05). Ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara rata-rata kualitasproduk Kopi Hideung dan Kopi KoSa. Kita dapat mempertahankan hipotesis nol yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua produk kopi tersebut
TFOOD (TensorFlow Object Detection) Application Design Smart Solution to Create Digital Communication Tools for People with Deaf and Speech Disabilities Nur 'Afifah; Gustrinita, Sella; Agustin, Sylvi; Firmansyah, Yudi; Alpatih, Ukhairi
Aksaqila International Humanities and Social Sciences [AIHSS] Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Aksaqila International Humanities and Social Sciences [AIHSS] Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aihss.v3i2.541

Abstract

Advances in technology have paved the way for innovative solutions aimed at improving thewell-being of the lives of deaf and speech-impaired individuals. This paper presents the designof TFOOD (TensorFlow Object Detection), a smart application designed to facilitate digitalcommunication for deaf and speech impaired people. Utilizing TensorFlow object detectiontechnology, TFOOD translates visual cues, such as SIBI and BISINDO sign language cues,into text or audio output that is easily understood by others. Prototype of “TFOOD” applicationwhich is designed to help reduce the difficulties faced by people with hearing and speechimpairments. These applications involve training sophisticated models on diverse data setsand optimizing algorithms to ensure high accuracy and responsiveness in real-worldscenarios. Results show that TFOOD significantly increases communication accessibility fordeaf and speech-impaired individuals, providing an effective tool for interacting in a variety ofsocial and professional contexts. This paper also discusses the challenges faced duringimplementation, including model accuracy and integration, and discusses potential futuredevelopments to further improve the system's capabilities and accessibility. Through thisexploration, TFOOD demonstrates its contribution to digital inclusion and offers insight intothe development of supporting communications technologies.
PETA JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN PANGANDARAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Mohamad Mahfudz; Rudie R. Admawidjaja; Yudi Firmansyah
Majalah Ilmiah Globe Vol. 26 No. 1 (2024): GLOBE VOL 26 TAHUN 2024
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tsunami Kabupaten Pangandaran tanggal 17 Juli 2006 menimbulkan kerugian yang sangat besar baik dalam kehidupan manusia maupun infrastruktur. Kurangnya informasi dan tidak adanya peta jalur evakuasi menyebabkan banyak korban jiwa dan harta benda. Pembuatan peta jalur evakuasi menjadi sangat penting untuk dikaji guna mengurangi kerugian di masa mendatang dengan tetap memperhatikan kondisi wilayah Kabupaten Pangandaran. Penentuan jalur evakuasi dalam penelitian ini menggunakan metode Network Analysis dikombinasikan dengan SIG (Sistem Informasi Geografis). Metode ini menggunakan data jaringan jalan dan dapat menggunakan tanda stop secara manual agar tidak memilih jalur yang diberi tanda stop tersebut pada jalan yang berada di zona bahaya. Pembuatan data set jaringan jalan dilakukan dengan menentukan terlebih dahulu panjang dan waktu tempuh setiap segmen jalan melalui atribut spasialnya. Sedangkan data set jaringan jalan merupakan data masukan (input) untuk membuat rencana jalur evakuasi dengan menggunakan Network Analysis. Peta keterpaparan bahaya bencana tsunami di wilayah pesisir Kabupaten Pangandaran dibagi menjadi 5 tingkatan, yaitu kategori sangat tinggi berada di wilayah Kecamatan Parigi dengan luas 43,56% dari luas wilayah; kategori tinggi berada di wilayah Kecamatan Parigi dengan luas 49,92% dari luas wilayah; kategori sedang berada di wilayah Kecamatan Kalipucang dengan luas 57% dari luas wilayah; kategori rendah berada di Kecamatan Sidamulih dengan luas 8,74% dari luas wilayah; dan kategori sangat rendah berada di wilayah Kecamatan Sidamulih dan Parigi dengan luas 0,02% dari luas wilayah.
Hambatan Penguatan Nilai Kearifan Lokal Melalui Kurikulum Jabar Masagi dalam Membentuk Sikap Berkebhinekaan Siswa Muamanah, Siti; Rahmatiani, Lusiana; Firmansyah, Yudi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i2.7187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan nilai kearifan lokal melalui Kurikulum Masagi Jawa Barat dalam membentuk sikap perayaan siswa di SMAN 1 Ciampel. West Java Masagi merupakan program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Jawa Barat yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari wakasek kurikulum, guru ppkn, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Kurikulum Masagi Jawa Barat di SMAN 1 Ciampel dilaksanakan dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Sunda ke dalam pembelajaran dan pembiasaan sekolah sesuai dengan lingkungan budaya setempat; (2) Nilai-nilai kearifan lokal yang terintegrasi mengacu pada konsep Panca Niti, yaitu niti surti, niti harti, niti bukti, niti bakti, dan niti sajati; (3) Proses penguatan nilai kearifan lokal dilakukan melalui integrasi dalam pembelajaran, kegiatan pemanenan, pembiasaan sekolah, dan evaluasi berkelanjutan; (4) Penerapan Kurikulum Masagi Jawa Barat cukup efektif dalam membentuk sikap keberagaman siswa, terlihat dari sikap menghargai keberagaman, cinta budaya lokal, peduli sosial, dan berkarakter kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai kearifan lokal melalui Kurikulum Masagi Jabar cukup efektif membentuk selebriti siswa. Optimalisasi implementasi diperlukan melalui peningkatan pemahaman guru, dan kerjasama dengan berbagai pihak. Dengan demikian, Kurikulum Masagi Jawa Barat dapat menjadi model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal untuk memperkuat jati diri bangsa di era globalisasi.
Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Usaha di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang Asep jamaludin; Yudi firmansyah; Nandang Nandang
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v2i1.1129

Abstract

This community service aims to improve the entrepreneurial competence of the Mekar Jaya Village community, Cilamaya Kulon District, Karawang Regency, through training and mentoring for local potential-based businesses. A qualitative approach was used in this activity by involving observation, interviews, and focus group discussions (FGD) with the community and micro-business actors. The program implementation includes three stages: preparation, training, and mentoring. The results of the activity show that the community has great potential in developing local products, but faces obstacles such as lack of knowledge of business management, digital marketing, and product innovation. Through entrepreneurship training, there was an increase in participants' understanding in managing a business, especially in terms of financial planning and marketing strategies. Business mentoring helped participants apply the knowledge they had gained, which was seen from the increase in product quality and market access. The findings also revealed that the success of the activity was greatly influenced by the enthusiasm of the participants and the active involvement of the facilitators. This activity has a positive impact on increasing public awareness of the importance of entrepreneurship as an effort to improve economic welfare. This program is expected to be a model of sustainability that can be applied in other villages by adjusting to their respective local needs and potentials.
PENINGKATAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PESANTREN AT-TAUBAH Ayu Ratna Juwita; Tohirin Al Mudzakir; Cici Emilia Sukmawati; Adi Rizky Pratama; Yudi Firmansyah
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 7 No 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada di era digital ini pemanfaatan teknolgi informasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan model pembelajaran yang efekif yang diperlukan oleh setiap Lembaga Pendidikan. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini tentunya membuat pengeoloa pendidkan khususnya para pengajar/siswa akan semakin berupaya meningkatkan kemampuan dan kompetensinya dalam mempelajjari teknologi informasi untuk meningktkan kualitas pembelajatran dijenjang pendidikan. Pesantren At-taubah merupkan salah satu pesantren yang berada di kabupaten karawang, pesantren tersebut turut serta dalam pengembangan pembelajaran dengan berbasis teknologi informasi dan multimedia. Untuk meninkatkan kualitas pembalajaran di pesantrean At- Taubbah maka dilaksanakan kegiatan pelatihan tentang pemanfaatan teknologi informasi, seperti Microsoft PowerPoint untuk menyusun materi pembelajaran berbasis multimedia dan interaktif. Kegiatan ini terbagi menjadi empat tahap yaitu persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi.
PERAN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) SMPN 1 TELUKJAMBE BARAT SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN KARAKTER BERANI DAN KREATIF : PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Yudi Firmansyah; Sihabudin; Ahmad Amzat
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 7 No 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai sarana untuk membentuk karakter berani dan kreatif melalui integrasi materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif, untuk memberikan gambaran mendalam mengenai implementasi dan dampak MPLS bagi Siswa Baru. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap pelaksanaan MPLS, wawancara dengan pihak sekolah, serta studi dokumentasi terkait kegiatan dan materi MPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPLS di SMPN 1 Telukjambe Barat tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan karakter siswa. Program MPLS dirancang dengan kegiatan yang menekankan pada nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, keadilan, dan tanggung jawab, yang secara langsung memotivasi siswa untuk berani berinovasi dan berkreasi. Penekanan pada kegiatan interaktif dan partisipatif selama MPLS berhasil mendorong siswa untuk mengembangkan keberanian dalam berpendapat serta kreativitas dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MPLS yang dirancang dengan baik dapat menjadi alat yang efektif dalam pembentukan karakter siswa, mendukung mereka untuk menjadi individu yang berani dan kreatif dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Implementasi Pembelajaran Jigsaw Guna Meningkatkan Partisipasi Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Karawang Barat Siboro, Helen Cristin; Qoibi, Teza Anhu; Firmansyah, Yudi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i1.2939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa dan menciptakan proses pembelajaran interaktif pada materi Pendidikan Pancasila Bentuk dan Kedaulatan Negara melalui penerapan metode pembelajaran jigsaw. Metode penelitian ini mengggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan dilakukan di SMPN 1 Karawang barat. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode ini digunakan untuk memecahkan suatu masalah dalam sebuah penelitan dengan melihat keaadaan yang sebenarnya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara kepada para informan. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran jigsaw dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi bentuk dan kedaulatan negara benar-benar meningkarkan partisipasi dan membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif. Metode pembelajaran jigsaw berhasil meningkatkan partisipasi  aktif siswa dalam proses pembelajaran. Siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga secara aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan bekerja sama dalam  kelompok. Pembelajaran interaktif dan dinamis, peningkatan pemahaman materi, motivasi dan  antusiasme belajar, pentingnya strategi yang tepat dalam pembelajaran.
Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Administrasi Pendidikan di Sekolah dengan Melibatkan Partisipasi Aktif Masyarakat Firmansyah, Yudi; Sihabudin; Jamaludin, Asep
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/rtzxf645

Abstract

Pengelolaan administrasi pendidikan yang baik adalah elemen kunci dalam memastikan kualitas pendidikan di sekolah. Meskipun pengelolaan administrasi pendidikan telah menjadi fokus utama di banyak sekolah, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya masih sering diabaikan. Padahal, partisipasi masyarakat dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pengelolaan administrasi pendidikan di sekolah, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah yang telah berhasil melibatkan masyarakat dalam proses pengelolaan administrasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan administrasi pendidikan dapat memperbaiki aspek pengelolaan sumber daya,  perencanaan anggaran, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.