Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) SMPN 1 TELUKJAMBE BARAT SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN KARAKTER BERANI DAN KREATIF : PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Yudi Firmansyah; Sihabudin; Ahmad Amzat
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai sarana untuk membentuk karakter berani dan kreatif melalui integrasi materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif, untuk memberikan gambaran mendalam mengenai implementasi dan dampak MPLS bagi Siswa Baru. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap pelaksanaan MPLS, wawancara dengan pihak sekolah, serta studi dokumentasi terkait kegiatan dan materi MPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPLS di SMPN 1 Telukjambe Barat tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan karakter siswa. Program MPLS dirancang dengan kegiatan yang menekankan pada nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, keadilan, dan tanggung jawab, yang secara langsung memotivasi siswa untuk berani berinovasi dan berkreasi. Penekanan pada kegiatan interaktif dan partisipatif selama MPLS berhasil mendorong siswa untuk mengembangkan keberanian dalam berpendapat serta kreativitas dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MPLS yang dirancang dengan baik dapat menjadi alat yang efektif dalam pembentukan karakter siswa, mendukung mereka untuk menjadi individu yang berani dan kreatif dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Nilai Toleransi Persatuan dan Keberagaman dalam Pendidikan Firmansyah, Yudi; Suherman, Agus; Suherman, Suherman; Sholih, Sholih
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif yang berdasarkan para ahli atau penelitian terdahulu serta mengumpulkan data dari beberapa jurnal ilmiah dan buku. Pendidikan Kewarganegaraan menjadi salah satu aspek penting dalam penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar karena dapat membentuk siswa menjadi warga negara yang baik dan menjamin persatuan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. , dalam penelitian ini peneliti akan meneliti aktivitas sejumlah kelompok manusia dalam kaitannya dengan hal-hal yang berkaitan dengan perubahan perilaku. Nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa dibina dan tanamkan mulai dari tingkat sekolah dasar karena dengan begitu siswa sejak dini dapat hidup berdampingan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Pendidikan keragaman dan toleransi mengandalkan sekolah dan kelas sebagai bentuk pengimplementasian pembentukan karakter yang nyata, demikian pula halnya dengan belajar Pendidikan Kewarganegaraan.
Manajemen Sumber Daya Manusia yang Efektif dan efisien dalam pendidikan di era 5.0 Suherman, Agus; Firmansyah, Yudi; Suherman, Suherman
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1079

Abstract

Pendidikan di era lima titi nol menuntut manajemen sumber daya manusia yang efektif dan efisien guna menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Artikel ini menyelidiki konsep-konsep kunci dalam manajemen SDM yang relevan dengan era pendidikan era lima titi nol. Kami mempertimbangkan faktor-faktor seperti perkembangan teknologi, tuntutan kebutuhan pasar kerja, dan perubahan paradigma pendidikan. Pendekatan yang inklusif dan adaptif diperlukan untuk memastikan SDM di lembaga pendidikan dapat berinovasi dan beradaptasi dengan cepat. Kami menyajikan tinjauan tentang prinsip-prinsip manajemen SDM yang efektif, termasuk rekrutmen dan seleksi yang tepat, pengembangan karyawan yang berkelanjutan, manajemen kinerja yang terarah pada hasil, dan promosi kebudayaan organisasi yang inklusif. Selain itu, kami menyoroti pentingnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam memperkuat manajemen SDM di era digital. Melalui analisis ini, kami menggarisbawahi perlunya pendekatan holistik dalam manajemen SDM pendidikan untuk memfasilitasi pencapaian tujuan strategis lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan dan peluang era lima titi nol. Dengan memprioritaskan pengembangan dan pemberdayaan SDM, lembaga pendidikan dapat menjadi pusat inovasi dan transformasi dalam masyarakat yang terus berubah.
Peran PPKn sebagai pendidikan Multikultur dalam Meningkatkan Toleransi Siswa Haryono , Ogi; Firmansyah, Yudi; Repelita, Tridays
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1095

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih memahami peran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam mengembangkan toleransi siswa di sekolah menengah atas. Penelitian ini berfokus pada siswa kelas X SMA Negeri dua Klari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang dikombinasikan dengan metode deskriptif. Guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan atau PPKn dan siswa kelas X berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPKn memiliki peran besar dalam meningkatkan pemahaman dan sikap siswa tentang toleransi. Siswa mengembangkan kesadaran yang mendalam tentang pentingnya toleransi ketika menghadapi keragaman masyarakat dengan mempelajari cita-cita Pancasila seperti Bhinneka Tunggal Ika, Ketuhanan Yang Maha Esa, dan Persatuan Indonesia. Pendidikan multikultural melalui mata pelajaran PPKn merupakan teknik yang berhasil untuk menumbuhkan generasi yang toleran dan menghargai perbedaan masyarakat.
Upaya Guru dalam Pembelajaran PPKn untuk Meningkatkan Nilai Gotong Royong Siswa Kamelia, Putri; Repelita, Tridays; Firmansyah, Yudi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1606

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru berusaha untuk meningkatkan nilai gotong royong siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 1 Rawamerta. Data primer dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa guru memasukkan kegiatan yang mendorong kerja sama, seperti diskusi kelompok dan proyek bersama, ke dalam perenungan mereka. Hambatan internal termasuk kurangnya minat dan keinginan, sedangkan hambatan eksternal termasuk kurangnya dukungan keluarga dan lingkungan sekolah yang tidak baik. Dengan memberikan motivasi tambahan, melibatkan orang tua, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, guru dapat mengatasi masalah ini. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan untuk pembangunan pendekatan pembelajaran PPKn yang berhasil. Penelitian ini juga menekankan betapa pentingnya menggunakan pendekatan holistik yang melibatkan seluruh komunitas sekolah. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menyelidiki metode khusus untuk mengatasi tantangan dan mengevaluasi efektivitas berbagai metode dalam konteks yang lebih luas.
Strategi Implementasi Manajemen Perubahan dalam Meningkatkan Kinerja Bisnis pada UMKM Perikanan Kabupaten Karawang Asep Jamaludin; Sihabudin Sihabudin; Yudi Firmansyah
Lokawati : Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Vol. 2 No. 6 (2024): November : Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/lokawati.v2i6.1340

Abstract

Competition in the business world is indeed very tight in Indonesia, as in many other countries. Indonesia’s economic growth has created new business opportunities, attracting many MSMEs who were born to compete in pursuing a growing market share. The purpose of this study is to determine the implementation strategy of change management in an effort to improve business performance in fishery MSMEs in Karawang Regency. This study observes and analyzes using a descriptive quantitative approach. This study has an “ex-post de facto” nature. The implementation strategy of change management can make a significant contribution to improving business performance. Implementation strategies help organizations to be more responsive to changes in the market environment. This allows businesses to adapt more quickly to new trends and demands, maintaining competitiveness. Focusing on change drives a culture of innovation within the organization. Employees who feel encouraged to provide ideas and try new things can create innovative solutions to improve performance
IDENTIFIKASI GENANGAN BANJIR DI PERSAWAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL-1 (STUDI KASUS : KABUPATEN DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH) Sodik, Abu Bakaar; Riadi, Bambang; Mahfudz, M; Firmansyah, Yudi
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 26, No 1 (2025): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v26i1.12312

Abstract

Banjir merupakan meluapnya aliran sungai akibat hujan terus-menerus di hulu yang tidak tertampung oleh sungai, sehingga menggenangi wilayah sekitar. Pada 19 Maret 2024, banjir melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, merendam pemukiman, jalan raya, dan persawahan. Penelitian ini memanfaatkan data Citra Sentinel-1 sebelum dan saat banjir untuk memetakan sebaran banjir di area persawahan menggunakan metode dan pengolahan data di ArcGIS melalui tahapan, pemilihan atribut, dan perhitungan luas. Hasilnya, banjir teridentifikasi melanda ±14.498,091 ha area persawahan, dengan dampak terbesar di Kecamatan Karang Anyar (4.460,99 ha atau 30,77%) dan terkecil di Kecamatan Kebon Agung (7,83 ha atau 0,05%). Flooding is defined as the overflow of river discharge resulting from continuous upstream rainfall that exceeds the river's capacity, leading to the inundation of surrounding areas (Ningrum Ginting, 2020). On March 19, 2024, a significant flood event occurred in Demak Regency, Central Java, inundating residential areas, major roads, and agricultural lands, particularly rice fields. This study employs Sentinel 1 satellite imagery both pre flood and during-flood datasets to accurately delineate the extent of flooding across agricultural zones. The analysis utilizes the Change Index method as proposed by Amitrano et al. (2017), with data processing conducted in ArcGIS through several stages: raster calculation, data clipping, raster-to- polygon conversion, attribute indexing, and flood area computation. The findings reveal that approximately 14,498.091 hectares of rice fields were affected, with Karang Anyar District experiencing the most extensive flooding (4,460.99 ha or 30.77%), while Kebon Agung District recorded the smallest affected area (7.83 ha or 0.05%). These results underscore the critical value of remote sensing and geospatial analysis in supporting disaster response and agricultural impact assessment.
HUBUNGAN ANTARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN KEBERHASILAN PENDIDIKAN ANAK DI DESA SRIMINOSARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Firmansyah, Yudi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 1 (2016): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v1i1.31

Abstract

abstrak
Pengelolaan kelas Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam meningkatkan disiplin belajar Yudi Firmansyah; Erwin Susanto; Muhammad Mona Adha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v5i1.1329

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai pengelola kelas dalam meningkatkan disiplin belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) serta siswa dari kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan dengan tiga alur tahap kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dalam meningkatkan disiplin belajar siswa, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai pengelola kelas melakukan upaya dengan mengatur kelas agar tertib, menerapkan peraturan tata tertib untuk disiplin dalam belajar dan memberikan sanksi kepada siswa yang tidak disiplin dalam belajar. Rekomendasi penelitian ini, bagi kepala sekolah sebagai pemimpin dan pembuat kebijakan diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas kerja guru sehingga guru dapat melakukan perannya dengan baik ketika mengajar serta memperketat dan meningkatkan siswa dalam mematuhi peraturan mengenai kedisiplinan di sekolah. Bagi guru, diharapkan untuk selalu memperhatikan perilaku disiplin siswa terutama saat kegiatan belajar di dalam kelas. Bagi siswa, diharapkan untuk lebih meningkatkan perilaku disiplin dalam mematuhi peraturan yang ada di sekolah atau di dalam kelas saat belajar. Bagi peneliti selanjutnya, semoga penelitian ini dapat menjadi bahan perbandingan dan referensi serta dapat dikembangkan sebagai bahan penelitian selanjutnya.
Pengaruh model pembelajaran think pair share (TPS) terhadap motivasi belajar PPKn pada siswa kelas VII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang Rano; Erwin Susanto; Yudi Firmansyah
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v5i2.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran think pair share (TPS) terhadap motivasi belajar PPKn pada siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang melalui perbedaan motivasi yang dihasilkan siswa sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran TPS, dan perbedaan motivasi siswa yang menggunakan dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang yang bejumlah 9 kelas. Dengan mengambil 2 kelas dari 9 kelas anggota populasi, maka didapatkan sampel sebanyak 44 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan perhitungan statistic paired sampel test dan independent sampel test. Hasil pengujian hipotesis, ada perbedaan motivasi antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran TPS, dan ada perbedaan motivasi belajar antara yang menggunakan dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Hal ini dibuktikan dengan output paired sampel test dengan nilai Sig.(2tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dan output independent sampel test dengan nilai Sig.(2tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dari hasil analisis tersebut maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran TPS terhadap motivasi belajar PPKn siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. Berikut rekomendasi yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini yaitu, penelitian tentang pengaruh model pembelajaran TPS terhadap motivasi belajar siswa memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan motivasi belajar PPKn siswa di kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. Untuk itu kepada para guru yang mengalami peristiwa serupa pada kelas yang diajarnya disarankan untuk menggunakan model pembelajaran TPS ini.