p-Index From 2021 - 2026
8.517
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Jurnal Keolahragaan Jurnal Penelitian Pendidikan IMAGE Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan MANAJERIAL JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) JOURNAL SPORT AREA JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Indonesian Journal of Primary Education JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jurnal Kreativitas PKM JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jambura Health and Sport Journal Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Jurnal Menssana Jurnal Sporta Saintika Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Jurnal Dunia Pendidikan Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Asean Journal of Sport for Development and Peace International Journal of Health Sciences Indonesian Journal of Primary Education JUARA ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Journal of Sport Coaching and Physical Education JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok)
Claim Missing Document
Check
Articles

The effectiveness of outdoor education on positive youth development and 21st century skills Bakar, Ryan Abu; Fitri, Mustika; Hidayat, Yusuf; Ma'mun, Amung; Lardika, Rola Angga
Journal Sport Area Vol 9 No 3 (2024): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(3).16758

Abstract

Background Problems: Adolescents face various social challenges, such as the need to succeed in a competitive environment, cope with stress, face a global pandemic, and must develop in the future as adults. Research Objectives: The purpose of this research is to create an outdoor program integrated with PYD and 21st century skills that form a generation of young people who are resilient and ready to face global challenges. Methods: The method used in this study was the quasi-experimental design research method. The design used in this study was Pretest-Posttest Control Group Design With More Than One Experimental Group. The research instrument to measure 21st century skills is the 21st century skills questionnaire, and to measure positive youth development (PYD) using the PYD 7Cs questionnaire. Findings and Results: There was a significant difference in the effect of the outdoor education program of PYD integration with the control group with a calculated f value of 17,993 and a sig value of 0.000. Similarly, there are differences between the 21st century skill integration group and the control group with a calculated f value of 15.579 and a sig value of 0.000. Conclusion: The results show that outdoor education that integrates PYD and 21st century skills has a better impact so that youth have excess energy if not channelled into positive activities. Youth needs in outdoor education activities are still an attractive choice. In the 21st century, outdoor education activities become meaningful learning with the condition that there is an integration concept both in 21st century skills and positive youth development.
ANALISIS TINGKAT WELL-BEING STUDENT-ATHLETE REMAJA SMP KOTA BANDUNG Gatarina Nurani Oktavia; Mustika Fitri; Sandey Tantra Paramitha
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v8i2.3092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan siswa atlet di sekolah menengah pertama di Kota Bandung dengan fokus pada aspek fisik, emosional, sosial, dan psikologis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan 62 siswa-atlet sebagai partisipan penelitian, yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan instrumen The Warwick-Edinburgh Mental Wellbeing Scale (WEMWBS), dan analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif persentase melalui perangkat lunak IBM SPSS 26. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dari 62 siswa-atlet yang menjadi subjek penelitian, 36 di antaranya memiliki tingkat kesejahteraan yang baik, sementara 6 siswa-atlet mengalami depresi ringan, dan 20 siswa-atlet mengalami depresi berat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan siswa-atlet, termasuk aspek fisik, emosional, sosial, dan psikologis. Penelitian ini memiliki implikasi praktis yang signifikan, dengan hasilnya dapat digunakan sebagai panduan bagi atlet lainnya, orang tua, pelatih, dan sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup siswa-atlet. Mendorong perhatian lebih lanjut terhadap aspek kesejahteraan ini dapat membantu mengurangi risiko depresi dan masalah kesejahteraan lainnya di kalangan siswa-atlet, serta meningkatkan prestasi mereka dalam berbagai bidang. Dengan demikian, penelitian ini memberikan sumbangan penting dalam pemahaman dan perbaikan kesejahteraan siswa-atlet di lingkungan sekolah menengah pertama di Kota Bandung.
ANALISIS LEVEL PSYCHOLOGICAL DISTRESS TERHADAP MENTAL TOUGHNESS ATLET PUTRI TARUNG DERAJAT Rindaini Nopialestari; Mustika Fitri; Ahmad Hamidi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v8i2.3096

Abstract

Meneliti bagaimana penderitaan emosional berdampak pada ketahan adalah fokus penelitian ini. Strategi korelasional kuantitatif diterapkan untuk mencari tahu hubungan kedua variabel. Pengambilan sampling berdasarkan kriteria dari populasi yang ada, sehingga terdapat 41 atlet putri Tarung Derajat Provinsi Jawa Barat yang menjadi sampel. Kuesioner digunakan sebagai instrumen dalam pemecahan masalah. Nilai Alpha Cronbach untuk 10 item pertanyaan pada kuesioner Kessler Psychological Distress Scale (K-10) adalah 0,776. Sedangkan Mental Toughness Questionnaire (MTQ48) digunakan untuk mengetahui tingkat ketangguhan mental atlet yang berfokus pada kontrol emosi dan diri, tantangan, komitmen, dan percaya diri, dengan nilai Cronbach Alpa 0.706. Untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel data diolah menggunakan SPSS seri 25 dengan uji Regresi Linear, hasil menunjukan bahwa psychological distress tidak berpengaruh terhadap mental toughness atlet putri Tarung Derajat, dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.277 > 0.05.
FITFLUENCE: MENGINVESTIGASI PENGARUH INFLUENCERS KEBUGARAN DALAM MENINGKATKAN KEBIASAAN BEROLAHRAGA PADA GENERASI Z Annisa Kabia Raihanna; Mustika Fitri; Sandey Tantra Paramitha
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v8i2.3102

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak paparan influencer kebugaran di media sosial terhadap kebiasaan berolahraga Generasi Z menggunakan Self Determination Theory (SDT) sebagai kerangka konsep. Data dari 62 responden diambil dengan teknik purposive sampling, dengan 53 data yang valid untuk analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi yang diukur dengan SDT, berkorelasi positif dengan variabel lain, tetapi hanya menjelaskan sebagian kecil variasi dalam motivasi SDT (R-sq = 3,93%). Paparan influencer kebugaran tidak berpengaruh langsung pada motivasi berolahraga (Path a: p = 0,1548), menunjukkan peran penting dorongan internal. Motivasi internal, diukur dengan SDT, memiliki pengaruh signifikan pada keinginan berolahraga individu (Path b: p < 0,001). Analisis total efek mengungkapkan bahwa paparan influencer kebugaran memiliki pengaruh positif pada keinginan berolahraga, baik secara langsung (Path c: 0,0872) maupun melalui mediator SDT (Path b melalui SDT: 0,1097). Hasil ini menyoroti kompleksitas motivasi dan pengaruh media sosial dalam perilaku berolahraga Gen Z. Dalam jangka panjang, motivasi internal dan pengaruh eksternal seperti influencer memainkan peran penting dalam keinginan untuk berolahraga.
STRATEGI REGULASI EMOSI TERHADAP SELF EFIKASI PADA ATLET BELADIRI WANITA Meysi Intan Tanjung; Mustika Fitri; Sandey Tantra Paramitha
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v8i2.3104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi emosi terhadap self efikasi pada atlet beladiri wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi Pearson. Partisipan dalam penelitian ini adalah 30 atlet beladiri remaja wanita. Variabel-variabel penelitian diukur menggunakan kuisioner, dengan regulasi emosi diukur menggunakan kuisioner 4 butir soal dan self efikasi diukur menggunakan kuisioner 6 butir soal. Instrumen penelitian yang digunakan adalah RESE (Regulasi Emosi Self Efikasi) yang terdiri dari dua item, yaitu regulasi emosi dan self efikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara regulasi emosi dan self efikasi pada atlet beladiri wanita, dengan nilai signifikansi (Sig.) kurang dari 0,05, yaitu 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan atlet beladiri wanita dalam mengatur emosi dengan tingkat self efikasi mereka. Hasil ini dapat memberikan wawasan penting bagi pelatih dan pembina atlet beladiri wanita untuk meningkatkan regulasi emosi dalam upaya meningkatkan self efikasi atlet-atlet mereka.
EKSPLORASI MOTIF OLAHRAGA PEMUDA: PERBANDINGAN BERDASARKAN GENDER Guntur Aji Prasetyo; Mustika Fitri; Ahmad Hamidi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v8i2.3113

Abstract

Latihan fisik telah menjadi isu penting secara sosial dalam beberapa dekade terakhir. Kurangnya motivasi menjadi salah satu alasan utama kurangnya aktivitas fisik. Hal ini sangat penting karena pemenuhan motif dianggap sebagai salah satu langkah signifikan menuju olahraga dan latihan yang terpelihara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplor motif olahraga pemuda dengan cara membandingkannya melalui gender. Populasi pada penelitian ini adalah warga kabupaten bogor. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu pemuda berusia 15-24 tahun yang berdomisili Kabupaten Bogor. Teknik pengolahan data dengan uji statistik deskriptif (frekuensi, mean) dan statistik inferensial (uji t, analisis varians [ANOVA]). Jenis kelamin berfungsi sebagai variabel independen, dan 14 subskala adalah variabel dependen. ANOVA menentukan perbedaan motivasi berdasarkan jenis kelamin. Hasil penelitian ini adalah motif olahraga pemuda laki-laki dan perempuan secara berurutan yaitu untuk 1)Kebugaran, 2)Kesehatan, 3)Psikologis, 4)Tubuh, dan 5)Interpersonal. Terdapat perbedaan pada motif kebugaran, interpersonal, dan psikologis antara pemuda laki-laki dan perempuan. Laki-laki lebih mengutamakan motif psikologis sedangkan perempuan lebih mengutamakan motif kesehatan. Pemuda laki-laki dan perempuan tidak memiliki perbedaan dalam hal motivasi instrinsik dan ekstrinsik, keduanya lebih mengutamakan motivasi intrinsik dibandingkan motivasi ekstrinsik. Tingkat motivasi olahraga pemuda laki-laki lebih tinggi dibanding tingkat motivasi olahraga pemuda perempuan.
SWIMMING EDUCATION IN SCHOOLS : A BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF TRENDS AND DEVELOPMENTS Soleh, Soleh; Fitri, Mustika; Paramitha, Sandey Tantra; Apriady, Hilmy
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i1.6451

Abstract

This study investigates the trends and developments in swimming education in schools from 2010 to 2024 through a bibliometric analysis. Utilizing data from Scopus, this research analyzes publication trends, authorship contributions, and international collaborations in the field of school swimming education. The results reveal a significant increase in the number of publications, particularly over the last six years, indicating a growing awareness of swimming education's importance as an integral part of school curricula for safety, physical fitness, and character development. Key authors, including Kevin Moran and Amy E. Peden, were found to contribute substantially to the literature, particularly on water safety and swimming skills. The United States, Australia, and the United Kingdom emerged as leading contributors, with the U.S. positioned as a central node in international collaboration networks. Furthermore, keyword analysis highlighted themes such as “swimming education,” “water safety,” and “physical health,” underscoring the focus on skill development and student safety.Overall, this study highlights the critical role of swimming education in forming resilient, health-conscious young individuals and underscores the need for policies that support accessible swimming programs in schools globally. These findings provide a foundation for further research and policy-making aimed at enhancing the effectiveness and reach of swimming education in educational settings worldwide.
Menelaah sifat-sifat kepribadian dan ketangguhan mental: analisis komparatif antara atlet tarung derajat nasional dan regional Salsabila , Anisa; Fitri, Mustika; Williyanto , Septian; Apriady , Hilmy; Ockta , Yovhandra
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 4 (2025): SPORTIF Journal: Jurnal Penelitian Pembelajaran in Volume 11, Special Issue dedi
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i4.23251

Abstract

This research investigates whether personality type and mental toughness differ significantly between national and regional-level combat athletes, exploring if competition level impacts athletes' psychological traits. The research design was cross-sectional, involving data collection at a single point in time from two groups of athletes (national and regional) using a questionnaire distributed via Google Forms. The sample consisted of 14 advanced fighters, 7 from the national and 7 from the regional teams. Participants were recruited using purposive sampling, targeting athletes who met specific criteria for competitive experience. Data was collected through questionnaires distributed via Google Forms, and the research instruments included the EPQ-R for personality assessment and a mental toughness questionnaire. Statistical analysis used SPSS 25, which involved variance tests to ensure data validity and reliability. The study revealed no significant differences (p > 0.05) in personality type or mental toughness between the two groups. Regional athletes had a higher average EPQ-R score (34.6) than national athletes (28.85). Regarding mental toughness, only 2 national athletes scored in the "Very Tough" category, while all 7 regional athletes fell into the "Tough" category. These findings suggest that competition level does not substantially influence athletes' psychological characteristics. Coaches and sports practitioners can leverage these insights to tailor training programs that effectively meet athletes' psychological needs across different competitive levels.
Meneliti hubungan antara iklim motivasi dan tingkat kecemasan atlet bola tangan pra-kompetisi: Wawasan gender Saniyah Nur’aini, Fenni; Fitri, Mustika; Hamidi, Ahmad; Apriady, Hilmy
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 4 (2025): SPORTIF Journal: Jurnal Penelitian Pembelajaran in Volume 11, Special Issue dedi
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i4.23264

Abstract

Coaches significantly influence athletes' needs and psychological performance by influencing the motivational climate in sports. The study aimed to analyze the relationship between the motivational climate of coaches and the anxiety of handball players before competitions, with a special emphasis on gender disparities in sports. The population in this study is the West Java National Sports Week Handball team, which totals 30 athletes. The sample in this study uses the total sampling method, so the sample in this study is 30. The data collection technique in this study uses the Perceived Motivational Climate in Sport Questionnaire-2 and the Competitive Sport Anxiety Inventory-2R questionnaire. The data analysis technique in this study uses a simple correlation test analysis using the product moment correlation formula and a quantitative descriptive methodology with the help of SPSS. These findings show that the level of anxiety and motivational atmosphere of coaches is significantly positively correlated in both male athletes (p-value 0.008) and female athletes (p-value 0.000). Based on descriptive statistical analysis, male athletes had a greater average level of anxiety (45.7550) than female athletes (40.5709). In contrast, female athletes were more influenced by the motivational climate (average score of 89.9769) than male athletes (84.3422). Based on the study's findings, gender has an impact on anxiety ahead of the competition, and male and female athletes react differently to pre-competition stress.
Hubungan ketangguhan mental dan dukungan teman terhadap motivasi berprestasi atlet futsal putri Noviansah, Indah; Fitri, Mustika; Hamidi, Ahmad; Apriady, Hilmy
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 4 (2025): SPORTIF Journal: Jurnal Penelitian Pembelajaran in Volume 11, Special Issue dedi
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i4.23265

Abstract

Despite the growing interest in the psychological factors influencing athletic performance, research on the interplay of MT, SS, and achievement motivation, specifically within the context of women's futsal, remains limited. This study explores the relationship between mental toughness, social support, and achievement motivation among female futsal athletes in Indonesia. This research gathered 18 female futsal athletes using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) and the Sports Mental Toughness Questionnaire (SMTQ) in a quantitative descriptive manner. The collected data will be analyzed using IBM SPSS Statistics version 25 software, with a focus on descriptive statistics, correlation, and linear regression analyses. The MSPSS evaluates perceived social support from sources like family and friends, while the SMTQ measures mental toughness, focusing on aspects such as self-confidence and resilience. The study results show that a correlation between MT and SS of 0.429 was found by statistical analysis; however, this association was not statistically significant (Sig. > 0.05). Descriptive analysis indicated that SS had a higher mean score (33.6403) compared to MT (31.2378), suggesting a higher perceived level of social support among participants. These findings highlight the need for further research to understand these dynamics comprehensively. This study contributes to understanding the psychological and social factors affecting the performance and well-being of female futsal athletes. It suggests the necessity for targeted interventions and support strategies.
Co-Authors Adang Suherman Afianti Sulastri, Afianti Agung Wahyudi Agus Mahendra Agus Rusdiana,, Agus Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Ajeng Fauziyah Al Faridzi, Anelka Pratama Aldilla Yulia Wiellys Sutikno Amung Ma'mun ANDRIA, YOGI Angga Wijaya Annisa Kabia Raihanna Apriady , Hilmy Apriady, Hilmy Apriyanto, Tirto Apsyati, Suci Pratita Astuti, Galuh Puji Ayuning Maharesti Babang Robandi Berliana Billa, Alya Salsha Charish Rachmatullah Dally Rahman Dewi, Silvani Dr. Tite Juliantine,M.Pd Fadlillah, Nurul Farhansyah, Afif Fatimah Azzahra, Syabani Ferdiansyah, Radyan Firman Septiadi Fistanto, Rainier Aghrimaldi Gatarina Nurani Oktavia Giat Akbar Maulana Ginanjar, Moch Septian Abdul Gumelar, Moch Insan Guntur Aji Prasetyo Hana Astria Nur Hanafi, Muhammad Syahru Ramadhan Haneta, Chikola Haniyyah, Salma Hanwar Noerpratomo, Ramdhani Hapilan, Pahmi Hartanto, Jasmine Rizki Putri Herdinan, Naufal Juwan Herman Subarjah Hidayat Hidayat Hidayat Hilmy Apriady Husni Mubarak Husni Mubarak Ilham, Muhamad Imaniar, Fitria Putri Imanuddin, Iman Imas Damayanti Jajat, Jajat Komarudin Komarudin . Komarudin Komarudin Kusumajaya, Hendra Lestari, Chika Lestari, Indah Ayu Puji Linda Desrianda Tamher Linda Desrianda Tamher Lisna Anisa Fitriana, Lisna Anisa Lugaya, Yuga Rahmatullah Lugaya, Yuga Rahmatullah Ma'mun, Amung ma'mun, Amung Ma’mun, Amung Megawati - Meysi Intan Tanjung Mohammad Zaky Muhamad Muhammad Zaky Mulyadi, Djakwan Vici Najib, Muhammad Luthfi Nevitaningrum Nickytha, Ersha Ady Nilan, Fariha Noerpratomo, Ramdhani Hanwar Noviansah, Indah Nugraha, Haira Azzahra Dwi Nurhaqqi, Luthfi Ahmad Nurinnisa O, Aulia Nurlan Kusmaedi Panjita Raja Oloan Pardede, Marvel Paramitha, Sandey Tantra Pitriani, Pipit Primadi, Zahra Naqiyyah Putri, Wulandari Rahman, Revanza Rizky Ramadhan, Muhamad Hanif Rindaini Nopialestari Risma Risma, Risma Rismayadi, Alen Rizka Antoni Rola Angga Lardika Ryan Abu Bakar Salsabila , Anisa Salsabilah, Insyafadya Salsabillah, Insyafadya Sandey Tantra Paramitha Saniyah Nur’aini, Fenni Saputra, Yudha Munajat Sendi Cornelia Setiawan, Moza Zeane Sidik, Dikdik Zafar Sidik, Mochammad Rasyid Soleh, Soleh Sri Maryani Sri Rizki Handayani Sucipto Sucipto Sultoni, Kuston Supriyatna, Iik Surdiniaty Ugelta Tian Kurniawan Tiara Khumairah Juliany Rukman Umaran, Unun Upik Rahmi, Upik Vanessa Gaffar Vurba, Multy Williyanto, Septian Windo Wiria Dinata, Windo Yogi Akin Yordhi Lesmana Putra Yovhandra Ockta Yunyun Yudiana Yusuf Hidayat Yusuf, Nur Raidha Ahadiyah