Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Iklim Kerja dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar Githa, Zargitha Cahyani Moeya; Ikhram Hardi S; Gafur, Abd.
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 2 (Agustus, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.193

Abstract

Iklim kerja merupakan faktor fisik yang menimbulkan masalah kesehatan apabila melebihi nilai ambang batas dan akan mengalami salah satu penyakit yaitu kelelahan. Salah satu faktor lain kelelahan yaitu status gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan iklim kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia. Jenis penelitian digunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian di factory 1 sebanyak 61 orang dengan jumlah sampel sebanyak 53 pekerja merupakan bagian yang dianggap perwakilan dari populasi dengan menggunakan rumus Notoadmodjo. Teknik pengukuran iklim kerja menggunakan kuesioner kelelahan kerja, status gizi menggunakan timbangan berat badan dan alat ukur tinggi badan serta iklim kerja menggunakan heat stress. Dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi chi-square pada program spss 95% dengan nilai kemaknaan 5%. Hasil penelitian diperoleh pekerja yang mengalami kelelahan ringan (63.6%) pekerja , pekerja dengan iklim kerja memenuhi syarat kelelahan ringan sebanyak 0 pekerja dan responden yang tidak memenuhi syarat serta kelelahan kerja berat sebanyak (100.0%). Status gizi normal serta kelelahan ringan sebanyak (100%) pekerja, status gizi normal kelelahan berat 0, status gizi tidak normal kelelahan ringan (35.9%) status gizi tidak normal kelelahan kerja berat (64.1%) pekerja. Kesimpulannya diperoleh yaitu ada hubungan iklim kerja dengan kelelahan kerja dan ada hubungan gizi kerja dengan kelelahan kerja.
Peran Mallsampah dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah (Studi Kasus di PT. Mallsampah Indonesia) Panca Sakti, Risnawati; Ulfa Sulaeman; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 2 (Agustus, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.197

Abstract

Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat ini total jumlah sampah di Indonesia mencapai 187,2 juta ton/tahun. Semakin meningkatnya volume sampah serta terbatasnya daya tampung Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) mengakibatkan sampah akan semakin menggunung. Tumpukan sampah ini jika tidak ditangani akan berdampak terhadap kehidupan manusia, terutama pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Mallsampah daalam efektivitas pengelolaan sampah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan penelitian. Analisis data menggunakan reduksi data yaitu dengan melakukan penyederhanaan data kasar yang dihasilkan dari wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Mallsampah merupakan layanan daur ulang sampah online. Saat ini telah ada 20.000 user, 200 mitra serta jumlah sampah yang didaur ulang yaitu 35.000 kg/bulan. Pengelolaan sampah oleh Mallsampah masih belum efektif karena masih banyak masyarakat yang belum menggunakan dan mengetahui aplikasi ini. Di harapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengelola sampah.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Pendengaran Pada Pekerja di PT. Maruki International Indonesia Makassar Hamid, Nur Fadhila; Abd. Gafur; Nurul Ulfa Mutthalib
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 2 (Agustus, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.212

Abstract

Menurut Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian pada tahun 2014 ganggunan pendengaran akibat bising di Indonesia termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara yaitu sekitar 36 juta orang atau 16,8% dari total populasi. Proporsi gangguan pendengaran akibat bising di dunia kerja dan industri dari beberapa peneliti dilaporkan cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan pendengaran pekerja yang diakibatkan oleh bising pada lingkungan kerja factory 1 dan factory 2 di PT. Maruki International Indonesia Makassar. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 53 pekerja dan sampel penelitian sebanyak 53 pekerja. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan menggunakan alat sound level meter dan audiometri. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Chi-square pada program SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Ada hubungan antara umur dengan gangguan pendengaran (p value=0,005), ada hubungan antara masa kerja dengan gangguan pendengaran (p value=0,038), ada hubungan antara lama kerja dengan gangguan pendengaran (p value=0,006) dan ada hubungan antara intensitas kebisingan dengan gangguan pendengaran (p value=0,022). Disarankan agar perusahaan lebih memperhatikan mesin-mesin yang bekerja agar sekiranya dibuatkan alat peredam suara agar tidak berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran pada pekerja, Sebaiknya pimpinan perusahaan melakukan pemeriksaan audiometri secara berkala dan memberikan sanksi kepada kepada seluruh pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti pemberian poin dimana poin tersebut dapat mempengaruhi gaji para pekerja sehingga tidak ada lagi pekerja yang tidak menganggap remeh penggunaan APD dan pekerja bisa bekerja dengan aman dan nyaman di PT. Maruki International Indonesia Makassar.
Identifikasi Kandungan Boraks Pada Bakso Gerobak Di Jl. Paccerakkang Kota Makassar Fira Hardianti S; Arman; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.481

Abstract

Boraks merupakan senyawa kimia turunan dari logam berat boron (B) dan biasa digunakan sebagai bahan anti jamur, pengawet kayu, dan antiseptik pada kosmetik. Boraks berbentuk kristal berwarna putih yang terjadi dalam suatu deposit hasil proses penguapan hot spring (pancuran air panas) atau danau garam. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui identifikasi kandungan zat pengawet berbahaya boraks pada Bakso Gerobak dan Mie Basah di Jl. Paccerakkang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan rancangan penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel ini adalah purposive random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Bakso dan Mie Basah yang dijual di Jl. Paccerakkang Kota Makassar. Pada pemeriksaan uji labaratorium, peneliti menggunakan kualitatif dengan metode kurkumin. Sampel bakso diambil dari 10 pedagang bakso gerobak dan 10 pedagang mie baik yang menetap maupun berpindah tempat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 sampel Bakso dan 10 sampel Mie Basah yang diuji terdapat 0 sampel yang positif mengandung boraks. Kesimpulannya adalah dari 20 sampel yang diperiksa baik pada bakso maupun mie basah dinyatakan negative tidak mengandung boraks. Sarannya adalah Dinas Kesehatan dan Badan Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kota Makassar tetap meningkatkan pemantauan dan pengawasan terhadap berbagai bahan panganyang beredar dalam masyarakat.
Bioakumulasi Logam Berat Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada Kerang Hijau, Air, dan Sedimen di Sungai Tallo Mahluddin, Nurgitarini; Gafur, Abd.; Yuliati
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 5 (Februari, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i5.709

Abstract

Bioakumlasi merupakan adanya pencemar dalam organisme dengan konsentrasi yang lebih besar daripada konsentrasi di dalam lingkungannya. Logam berat yang ada dalam badan perairan akan mengalami proses pengendapan dan terakumulasi dalam sedimen, kemudian terakumulasi dalam tubuh biota laut yang ada dalam perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioakumulasi logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) pada kerang hijau, air dan sedimen di Sungai Tallo Makassar. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan laboratorium. Dari hasil penelitian ini diperoleh kandungan kadmium (Cd) yang tertinggi pada kerang hijau terdapat pada titik 1 dan 2 yaitu sebesar 0.0035 mg/L. Sedangkan kandungan timbal (Pb) yang tertinggi pada kerang hijau terdapat pada titik 2 yaitu sebesar 0.0679 mg/L. Hasil penelitian diperoleh kandungan kadmium (Cd) dalam air pada titik 1, 2 dan 3 yaitu sebesar <0.003 mg/L, sedangkan untuk hasil penelitian kandungan timbal (Pb) dalam air pada titik 1, 2 dan 3 yaitu sebesar <0.001 mg/L. Dan untuk hasil penelitian kandungan logam berat kadmium (Cd) yang tertinggi dalam sedimen terdapat pada titik 3 yaitu sebesar 0.0256 mg/kg. Sedangkan kandungan logam berat timbal (Pb) yang tertinggi terdapat pada titik 2 yaitu sebesar 4.9720 mg/kg. Besarnya kandungan logam berat timbal pada sedimen di Sungai Tallo Makassar disebabkan karena adanya aktivitas industri dan terdapat pemukiman penduduk yang ada di sekitaran Sungai Tallo yang membuang limbahnya ke sungai. Hendaknya masyarakat yang bermukiman di sekitar Sungai Tallo sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.
Studi Pengolahan Air Limbah Rs. Pelamonia Dan RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2016 Andi Rizki Syamsul Bahri; Abd Gafur
Celebes Enviromental Science Journal Vol 1 No 1 (2019): Celebes Enviromental Science Journal
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.92 KB)

Abstract

Each hospital has a way of waste water treatment and waste water treatment technologies are different. This study aims to determine the waste water treatment in Pelamonia Hospital and Dr. Wahidin Sudirohusodo hospital in Makassar on 2016. Type of research used in this study was observational descriptive approach. Samples in this research of the liquid waste was on Inlet and Outlet hospital. The results showed that in RS. Pelamonia obtained parameters were not qualified at a average BOD at the point of inlet 261.45 mg/L, COD at the inlet point of 355.7 mg/L and the outlet point 121.1 mg/L. Whereas in Dr. Wahidin Sudirohusodo hospital obtained parameters were not qualified at an average BOD at the point of inlet 263.94 mg/L, at the outlet point of 139.45 mg / L, COD at the inlet point of 563 mg/L, and the outlet point of 350.5 mg/L.The efficiency of waste water treatment of Pelamonia hospital including highly efficient category while the efficiency of waste water treatment of Dr. Wahidin Sudirohusodo hospital categorized fairly efficient. Preferably at a subsequent researchers examined other factors that affect the efficiency of waste water treatment.
Efisiensi Pengolahan Limbah Cair RS Pelamonia Makassar dan RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2017 Abd Gafur
Celebes Enviromental Science Journal Vol 1 No 1 (2019): Celebes Enviromental Science Journal
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.907 KB)

Abstract

Each wastewater treatment plant has efficiency in each treatment, knowing the efficiency of wastewater treatment can be determined whether each stage or wastewater treatment unit of each hospital as required or not. This research is intended to compare the efficiency of wastewater treatment of Pelamonia Hospital Makassar and Syekh Yusuf Hospital Gowa on 2017. Type of research used in this research is observasional with descriptive approach. The sample in this research is liquid waste in the Inlet and Outlet hospital. The results showed in RS. Pelamonia produces parameters that do not meet the average BOD at the inlet point 337.02 mg / L, COD at the inlet point 480 mg / L and outlet point BOD 179.28 mg / L, COD at the outlet point 260mg / lakang in RSUD Syekh Yusuf was given an unqualified parameter of average BOD at the inlet point of 165.66 mg / L, at the outlet point 97.11 mg / L, COD at the inlet point 280 mg / L, and at the outlet point 220 mg / L. Efficiency of RS wastewater treatment. Pelamonia showed the average IPAL able to reduce the BOD content by 46.84% efficient enough, COD 45.84% efficient enough and the TSS content of 60.81% efficient. While efficiency of waste water treatment of RSUD Syekh Yusuf showed that average WWTP can reduce BOD content by 41,33% efficient enough, COD content 21,42% less efficient and TSS content 80% efficient. We recommend that researchers investigate other factors that affect the efficiency of wastewater treatment.
Pengolahan Dan Kualitas Limbah Cair Hotel Swiss-Bell Panakukkang Di Kota Makassar Tahun 2017 Abd Gafur; Aninditta Putri Fitriyanti; Rahman Rahman
Celebes Enviromental Science Journal Vol 1 No 1 (2019): Celebes Enviromental Science Journal
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.458 KB)

Abstract

The existing problem at Hotel Swiss-Bel Panakukkang is that the hotel does not have Liquid Waste Disposal Permit (IPLC), has not recorded daily wastewater pH, has not recorded daily wastewater discharge, has not checked periodic wastewater quality parameter standard 1 ) Within 1 (one) month, has not submitted daily waste water discharge report, daily pH and wastewater parameters at least once in 3 (three) months to BLHD Makassar with copies of BLHD South Sulawesi Province. This study aims to determine the processing and quality of liquid waste Swiss Hotel-Bell Panakukkang Makassar Year 2017 viewed from the parameters of pH, BOD, COD, TSS and ammonia. The type of this research is observasional with descriptive approach. The results showed that there are still parameters that exceed the quality standard because it is not in accordance with the Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014 on the Standard of Liquid Waste for Hospitality Activities. On average inlet pH 6.8 and average outlet pH level of 6.15. In the mean inlet BOD content of 79.82 mg / L and outlets of 138.78 mg / L. On average inlet COD 120 mg / L and outlet 200 mg / L. In the average inlet TSS content of 45.5 mg / L and outlet of 88 mg / L. In the average inlet and outlet for ammonia <0.01 mg / L. Wastewater treatment is done with five times phase: preliminary treatment, primary treatment, secondary treatment, tertiary treatment and ultimate disposal. It is suggested to the hotel to supervise the operation of WWTP so that the performance of WWTP is more optimal in reducing the pollution material produced.
Efisiensi Instalasi Pengolahan Air Limbah Terhadap Kualitas Limbah Cair Rumah Sakit Haji Makassar Tahun 2014 Abdul Gafur
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.881 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi kenerja ipal yang ada di rumah sakit hajikota Makassar terhadap kualitas limbah cair yang dihasilkan oleh kegiatan rumah sakit tersebut.Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan pengambilan sampel dengan metodegrab sampling. Metode pemeriksaan untuk BOD menggunakan metode winkler, COD denganmenggunakan metode dikromat dan phosfat menggunakan metode stano klorida. Hasil pemeriksaandibandingkan dengan standar kualitas air limbaah rumah sakit menurut Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Kep-58/MENLH/12/1995.Hasil penelitian menunjukkan kandungan kadar kandungan BOD pada inlet rata-rata 178,4 mg/ltidak memenuhi syarat dan outlet 72,8 mg/l tidak memenuhi syarat, kandungan COD pada inlet ratarata 404,1 mg/l tidak memenuhi syarat dan outlet 161,8 mg/l tidak memenuhi syarat. Sedangkan kandungan phosfat pada inlet 7,84 tidak memenuhi syarat dan outlet 1,47 memenuhi syarat. Hasil perhitungan efisiensi menunjukkan rata-rata IPAL mampu menurunkan kandungan BOD sebesar 50%cukup efisien, kandungan COD 50% cukup efisien dan kandungan phosfat sebesar 80% efisien.Kesimpulan yang diperoleh kandungan BOD, COD tidak memenuhi syarat sedangan fosfat memenuhi syarat. Efesiensi penurunan parameter limbah pada kandungan BOD dan COD cukup efisiensebesar 50% sedangkan untuk parameter phosfat sebesar 80%. Disarankan kepada pihak rumah sakituntuk lebih mengoptimalkan kinerja dan pengawasan terhadap IPAL dalam menurunkan bebanpencemar yang dihasilkan.Kata Kunci : Limbah cair, Instalasi Pengolahan Air Limbah, BOD, COD dan Fosfat
Hubungan Tempat Penampungan Air dengan Keberadaan Jentik Aedes aegypti di Perumahan Dinas Type E Desa Motu Kecamatan Baras Kabupaten Mamuju Utara Abdul Gafur; Muhammad Saleh
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 1 No 2 (2015): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.519 KB)

Abstract

 The presence of Aedes aegypti mosquito larvae in an area is an indicator of the presence of Aedes aegypti mosquito population in the area. The Aedes aegypti mosquitoes live and breed in the clean water storage containers that does not directly in contact with the ground such as bathtubs, bird waterers, water storage tanks, clay pots or barrels, cans, tires, and others. In District Baras Village Motu, The Dengue Hemorrhagic Fever cases annually have increased due to low participation of the community in reducing the number of larval populations, then this is what lies behind researchers to see the relationship of water storage containers with the presence of Aedes aegypti larvae.This study aims to determine the relationship of water storage containers with the presence of Aedes aegypti larvae in the official housing type E Village Motu Subdistrict Baras District Mamuju Utara in 2013. This type of research is an observational study with cross sectional design approach. Sampling was conducted using a survey technique with a sample of 642 water storage containers. The data were collected by taking primary and secondary data where the primary data were analyzed us-ing chi-square test.The results showed that there is a relationship between the type, location, material, color and cover of water storage containers in the presence of Aedes aegypti larvae with all values (P = 0.000) or P < α (0.005).Expected that the community to pay more attention to the implementation of activities 2M plus PSN-DBD independently and regularly according to standards in order to reduce the presence of mosquito larvae. With the implementation, then transmission of dengue fever can be suppressed.Keywords: water storage containers, the presence of larvae, larvae of Aedes aegypti.
Co-Authors Abdul Rauf Abdurahman Abdurrahman Ahri, Reza Aril Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri AM, Nasruddin Amaliah, Nur Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananda Putri, Nurul Andi Asrina Andi Darma Kartini Andi Dyan Rezki Devi Chaeruddin Andi Rizki Syamsul Bahri Andry Pratama, Andry Aninditta Putri Fitriyanti Anwar, Fahrizal Aris, Ade Reza Syahputra Aris Arman Ayu Puspitasari Besse Rismayani Dailami , Muhammad Dewi, Citra Satrya Utama Djalipa, Dedy Emilda Kuspraningrum Endah Rantau Itasari, Endah Endah Wahyuning Asih Fachrin, Suharni a. Fajrul, Rahmat Farida Farida Fira Hardianti S Fita Mustafida Fitriatunnisa Fitriatunnisa, Fitriatunnisa Githa, Zargitha Cahyani Moeya Habibi, Riki Hamid, Nur Fadhila Hamzah, Wardiah Hidayat Hijaa, La I Gusti Wayan Murjana Yasa Ida Suriana, Ida Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Imam Bachtiar Jais, Nurjhanna Jais Lallo, Vemita Virginia Mahluddin, Nurgitarini Marta, Andrik Masitah Masitah Masriadi, Masriadi Mira M Radjung Moehammad, Khibar Syiar Muhammad Ikhtiar Muhammad Ikrar Tri Murpa Muhammad Iqbal Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Saleh Jastam Muhammad Subhan Muhammad Syafei, Muhammad Mujahidin, Nakibul Mutiara Abduh Nasruddin Syam Nur Ulmy Mahmud Nurul Ulfa Mutthalib Panca Sakti, Risnawati Patta Dua Permayasa, Nayodi Pramudia, Zulkisam Putri Fitria Qirom, Dian Arfani Rafiani Rahmadani Rahmadani Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Riah Ayu Pratami Rusdiyah Sudirman Made Ali Rustika, Ranti S. , Ikhram Hardi Septiyanti Setyawati, Ria Simatupang, Lisnawaty Sri Julyani Suheri Jumartika Sukma, Rukma Melati Sulistiono, Muhammad Sumiaty Sunarto Sunarto Supria Susanti, Yogita Ayu Dwi Syafika, Nurul Syafruddin, A. Ummu Fauziyyah Syahratul Aeni Syahratul Aeni Syahrul Basri Syarif, Febby Rio Pratama Tri Retno Nugroho Ulfa Sulaeman Vebritasari Yuliati Yuliati - Yusriani, Yusriani Zikrina, Nadya Nur Zulkarnain Zulkarnain