Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Kemampuan Pemahaman Lintas Budaya Dalam Pembelajaran Membaca Melalui Flipped Learning Model Nurming Saleh; Syukur Saud; Nursalam Nursalam
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.291 KB)

Abstract

Intercultural understanding skills in learning reading through the Flipped Learning Model (FLM). Learning a language is a conscious effort to improve the competencies that are the main target of a learning process, but indirectly learners will also be introduced to the culture of the language that is studied. FLM is an instructional didactic learning model that has a pillar of cultural benchmarking that is packed through the implementation of digital technology media that will facilitate learning both in the classroom and out of class. This study aims to obtain information on the ability to cross-cultural understanding in learning to read German through FLM. This research is a qualitative study and conducted in the German language education study Program Faculty of Language and Literature of Makassar State University with the number of samples as much as 25 people. Data is collected through field records, observations, interviews and reading ability tests to determine the cross-cultural understanding of students of the German language and analyzed qualitatively and by using the percentage technique. The results showed that FLM had a significant impact on student enthusiasm in reading learning. It is backed by a percentage of the cross-cultural understanding ability of 80.20%. 
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Online yang Mengintegrasikan Quizziz dan Bamboozle Syukur Saud; Nur Aeni; Laelah Azizah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.029 KB)

Abstract

Abstrak. Dalam menciptakan suasana belajar bahasa Inggris yang nyaman, kesan mahasiswa dan dosen sangat penting. Memimpin mahasiswa agar senang belajar merupakan salah satu tantangan besar bagi dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perasaan mahasiswa dan dosen tentang pembelajaran online dengan menggunakan gamification, menyelidiki bagaimana mahasiswa terlibat di dalam kelas. Pendekatan campuran digunakan dalam penelitian ini. Informasi diperoleh dari angket tentang sikap mahasiswa dan dosen terhadap materi pembelajaran online. Menggunakan skala Likert, mereka dinilai. Respon mahasiswa terhadap pembelajaran online dengan menerapkan gamifikasi. Para siswa antusias dan terlibat dalam pembelajaran menulis Akademik dengan menggunakan gamifikasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dan dosen dalam memperoleh wawasan dan pengetahuan awal ketika merancang model ELT untuk kelas online. Hal ini juga dimaksudkan untuk memberikan umpan balik tentang bagaimana meningkatkan proses pembelajaran online.Kata Kunci: Persepsi, pembelajaran online, gamifikas(quizziz & Bamboozle)
Penggunaan Laboratorium Bahasa dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Jerman Mahasiswa Saud, Syukur; Saleh, Nurming; Azizah, Laelah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penggunaan media laboratorium bahasa di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman seharusnya telah memberikan dukungan yang berarti bagi dosen dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hal ini menjadi motivasi penulis untuk melakukan penelitian guna mengukur efektivitas penggunaan laboratorium bahasa dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menerapkan metode survei untuk melihat bagaimana media laboratorium bahasa digunakan untuk mengajar mahasiswa bahasa Jerman.Teknik Pengumpulan datanya yaitu observasi, dokumentasi, wawacara dan angket. Minat belajar siswa dalam mempelajari bahasa Jerman dengan menggunakan media laboratorium bahasa sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil tabulasi angket di mana 9 dari 12 siswa, atau sekitar 75%, menyatakan minat mereka dalam belajar bahasa Jerman melalui penggunaan laboratorium bahasa. Sementara itu, 4 siswa lainnya, atau sekitar 25%, mengungkapkan bahwa minat mereka terhadap penggunaan laboratorium bahasa dalam pembelajaran bahasa Jerman kurang tinggi. Pengajaran bahasa jerman di kelas A program studi pendidikan bahasa jerman fakultas bahasa dan sastra universitas negeri makassar sangatlah efektif dan efisien. Program ini memberikan perhatian sepenuhnya kepada siswa sehingga mereka menguasai bahasa jerman dengan baik, bahkan ada beberapa siswa yang sangat mahir. Selain didukung oleh motivasi dari dosen, siswa juga didorong oleh orang tua mereka untuk menguasai dan menggunakan bahasa Jerman dengan baik.  Kata Kunci: laboratorium bahasa, media pembelajaran, hasil belajar mahasiswa
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Minat Belajar Saud, Syukur; Saleh, Nurming; Azizah, Laelah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi, menggunakan media pembelajaran berbasis tenologi informasi untuk mengidentifikasi minat belajar siswa, meningkatkan ketertarikan untuk belajar menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi.Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini digunakan untuk secara sistematis memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian yang terjadi dengan fakta-fakta yang diperoleh melalui pengumpulan data. Lokasi penelitian ini di program studi pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. Teknik Pengumpulan dalam penelitian menggunakan lembar observasi dan minat mahasiswa, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi masih sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh keengganan dosen terhadap pendekatan konvensional, yaitu menggunakan buku paket sebagai rujukan, dan keterbatasan peralatan teknologi informasi  yang tidak sebanding dengan jumlah siswa yang belajar. penggunaan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa. Peneliti menemukan bahwa lembar observasi yang digunakan pada empat dosen yang menggunakan media pembelajaran berbasis TI menunjukkan hasil yang baik dalam sebelas item.  Kata Kunci: media pembelajaran, teknologi dan informasi, kompetensi tenaga pendidik
Trend Pengajaran Bahasa Asing dalam Menghadapi Smart Society 5.0 Saud, Syukur; Aeni, Nur; Saud, Chaerul Fadlan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Society 5.0 merupakan hasil penyempurnan dari revolusi 4.0. Peran nstrument di Universitas merupakan penyanggah utama guna menghasilkan SDM yang mumpuni dalam melancarkan roda pariwisata di negeri ini. Penelitian ini akan menggunakan desain penelitian mixed metod, yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta eksplorasi merupakan bagian dari penelitian ini. Pendekatan kuantitatif berupa tindakan kelas selama 2 siklus pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, web-based learning sebagai wujud dari penerapan tren dalam pengajaran menjadi alat yang paling populer untuk berkomunikasi dan melakukan edukasi melalui layar dengan tetap menjaga jarak social di Era generasi Z ini. Penggunaan trend dalam Pendidikan sekarang telah menjadi kebutuhan peradaban sebagai akibat dari pandemi COVID-19. Temuan survei ini menunjukkan bahwa 75% mahasiswa menyatakan bahwa mereka merasa sangat nyaman saat mereka belajar dengan adanya tren dalam pengajaran. Selain itu, mahasiswa sebanyak 87.6 % berpendapat bahwa Penggunaan web-based learning (bamboozle, secret door, nearpod) memotivasi peserta untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelas, memberikan umpan balik, diskusi, dan berbagi ide. Bamboozle, Secret Door, dan Nearpod dalam pengajaran bahasa asing dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran siswa, keterlibatan mereka dalam kelas, dan persiapan mereka untuk menghadapi era Smart Society 5.0.  Kata Kunci: Trends, Smart Society, Industry 5.0
Eksplorasi Literasi Digital Dosen Bahasa dalam Menyajikan Pembelajaran di Kelas Saud, Syukur; Saud, Chaerul Fadlan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan dosen dalam menyajikan literasi digital di kelas program studi Pendidikan Bahasa Jerman. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan oleh dosen untuk memberikan literasi digital di kelas yang efektif membantu siswa mendapatkan informasi yang tepat. Pendekatan yang diterapkan juga berhasil meningkatkan rasa ingin tahu dan keberanian mahasiswa untuk bertanya. Pendekatan tersebut terbagi dalam beberapa tahapan: (1) Tahap persiapan, di mana dosen menyusun RPS yang menarik dan mempersiapkan media seperti komputer, handphone, internet, perpustakaan digital, dan proyektor LCD; (2) Tahap pelaksanaan, di mana dosen melaksanakan rencana yang telah dirancang, termasuk penerapan literasi digital melalui penggunaan teknik membaca dan memahami. Pembelajaran didukung oleh media seperti komputer, handphone, video, dan internet. Literasi digital diterapkan dengan tahapan mengetahui, membaca, dan memahami konten digital; (3) Tahap evaluasi, di mana dosen mengukur pemahaman mahasiswa terhadap indikator literasi digital yang digunakan, yang mencakup tingkat pemahaman, pengetahuan, dan kemampuan siswa untuk membaca konten yang diberikan. Kesimpulannya, dosen telah berhasil menerapkan pendekatan literasi digital di kelas melalui tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Literasi digital tersebut mencakup proses mengetahui, membaca, dan memahami.Kata Kunci: Literasi Digital, Dosen Bahasa, Kompetensi tenaga pendidik.