Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI SISTEM PROTEKSI PETIR INTERNAL PADA INSTALASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) KALI JARI Faishal, Luthfi Nur; Utomo, Teguh; Dhofir, Moch.
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluation of the Internal Lightning Protection System in Micro Hydro Power Plants (MHPP) needs to be carried out to support the continuity of generator work so that the supply of electrical energy is not interrupted. The evaluation carried out included the internal lightning protection system and the existing grounding system at the Kali Jari PLTMH. Based on the lightning protection level of the SNI 03-7015-2004 standard, an efficiency value of 36.47% is obtained at protection level IV with an efficiency value of 0-80%. To obtain the rated value of an arrester for an internal lightning protection system, it is necessary to know the value of the induced voltage that occurs in the network where the distribution lines are open enough to be exposed to indirect strikes. Using calculations from the simplified Rusck method, it was concluded that the change in the value of the induced voltage due to a lightning strike to the distance is inversely proportional following a hyperbolic function, while the change in the current strength of a lightning strike is directly proportional to the induced voltage. The induced voltage entering the lightning protection system ranges from 0.041 kV to 2.684 kV. In evaluating the internal protection system, it was concluded that the existing arrester as a protection device was not in accordance with the needs of the protection system, and that the arrester was needed to be replaced because it had reached its working limit. Arresters according to protection system requirements have a test class T2 that is suitable for securing equipment in the system. Then, the grounding system does not comply with PUIL 2011 standards. So it is necessary to design improvements; 10 conductor rods for 4.8Ω ground resistance using a conservative approach. Meanwhile, the BS 7430:2011 standard approach uses 14 conductor rods with a distance of 2 meters for a ground resistance of 4.76Ω or 12 conductor rods with a distance of 3 meters for a ground resistance of 4.97Ω. Keywords: Lightning, Internal Lightning Protection System, Induced Voltage, Arrester, Earth Resistance
RESETTING RELE DIFERENSIAL DALAM MEMPERSIAPKAN UPRATING TRAFO 70/20 kV MENJADI 150/20 kV DI GARDU INDUK BLIMBING Mubarok, M. Farid Ibnu; Dhofir, Moch.; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai re-setting rele diferensial sebagai proteksi transformator di Gardu Induk Blimbing. Re-setting rele diferensial ini dilakukan karena adanya uprating transformator. Uprating transformator dilakukan untuk mendapatkan kapasitas gardu induk yang lebih tinggi. Penelitian ini dimulai dengan menentukan nilai hubung singkat pada Gardu Induk, rating PMT, rasio CT, setting diferensial, dan slope. Peneliti akan menggunakan perhitungan matematis. Dimana nilai perhitungan matematis akan disimulasikan menggunakan software ETAP. Berdasarkan hasil perhitungan matematis dan simulasi didapatkan nilai hubung singkat pada sisi primer adalah 1717 A untuk hubung singkat 3 fasa, 1487 A untuk hubung singkat 2 fasa, dan 1071 A untuk hubung singkat 1 fasa ke tanah. Sedangkan di sisi sekunder transformator memiliki nilai hubung singkat sebesar 12900 A untuk hubung singkat 3 fasa, 11172 A untuk hubung singkat 2 fasa, dan 7527 A untuk hubung singkat 1 fasa ke tanah. Nilai Pemutus yang digunakan dalam proteksi pada sisi primer adalah 20 kA dan pada sisi sekunder sebesar adalah 25 kA. Nilai Rasio transormator arus pada sisi primer dan sekunder secara berturut-turut adalah 300:1 dan 2000:1. Selanjutnya untuk hasil perhitungan arus setting dan diferensialnya adalah 0,396 A dengan besar slope 1 sebesar 11,87 % dan slope 2 sebesar 23,74%. Kata kunci— Uprating Transformator, Hubung Singkat, Setting Rele
ANALISA PERBAIKAN SUSUT ENERGI 20 kV PADA PENYULANG PRIORITAS JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH DI PT. PLN (PERSERO) ULP SAMPANG Sydney, Agnes Amadea Rullynda; Dhofir, Moch.; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Population growth and economic activity in Sampang Regency have increased the demand for electricity, creating the need for an adequate power distribution system. Data from UID East Java shows that ULP Sampang had losses of 26.82% in August and 26.05% in September, consisting of technical and non-technical losses. To improve the efficiency of the distribution system in ULP Sampang, it is necessary to analyze and plan the addition of capacitor banks. This analysis will use the Newton-Raphson method in ETAP power flow analysis software. Meanwhile, to determine the location of addition of capacitor banks based on loss sensitivity and reactive power comparison. Among the 9 reinforcements connected to the Sampang substation, the Kedungdungreinforcement has the highest voltage drop value reaching 9.59%, based on the data analysis, condition 7 is the most optimal condition to install capacitors with the following capacity: 1.0914 MVAR at Bus-3, 1.0048 MVAR at Bus-4, 0.9436 MVAR at Bus-6, 0.8564 MVAR at Bus-8, 0.3572 MVAR at Bus-29, and 1.0944 MVAR at Bus-2. The addition of capacitors successfully reduced the voltage drop and power dissipation values up to Condition 7. However, in condition 8, there was an increase in active and reactive power because the capacitor banks were installed without using the loss sensitivity method, focusing only on the bus with the largest power loss. Index Terms— Voltage Drop, Active Power Loss, Capacitor Bank, Sensitivity Analysis, Norm, ETAP
KAJIAN TEKNIS INTEGRASI PHOTOVOLTAIC PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) KALI JARI UNTUK MENGATASI KEBUTUHAN DAYA PELANGGAN Siagian, Alfandri; Utomo, Teguh; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, the Kali Jari MHPP located in Gandusari district of Blitar has supplied as many as 28 customers with a maximum power on an installed load of 6.16 kVA. As time goes by, the number of residents in this village will increase. It is estimated that by 2050, there will be 58 customers that will be supplied by the PLTMH Kali Jari with a maximum power at installed load of 12.76 kVA. Therefore, it is necessary to carry out studies to make power additions to the installed capacity. Using a renewable energy source, the intensity of abundant solar radiation, the addition of power to the installed capacity can be achieved by using the hybrid Kali Jari MHPP system with a photovoltaic system. To meet the power shortage, the photovoltaic system is designed with other supporting components. The design of this photovoltaic system uses a module with a capacity of 300 Wp of 15 pieces, 48 V 100 Ah batteries of 4 pieces, Battery Control Regulator (BCR) with a maximum current of 70 A of 1 pieces, and a 3 phase inverter of 8 kW of 1 piece. Keywoards: Renewable Energy, MHPP, Photovoltaic, Hybrid System.
DESAIN DAN SIMULASI PENGENDALI BEBAN ELEKTRONIK UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) KALI JARI Bernadine, Muhammad Zaidan; Utomo, Teguh; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendali Beban Elektronik atau Electronic Load Controller merupakan perangkat elektronik yang menggunakan komponen semikonduktor, dirancang untuk mengatur beban utama generator agar daya yang dihasilkan oleh generator sesuai dengan kapasitasnya sehingga nilai tegangan dan frekuensi sistem tetap terjaga. Desain dan simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak MATLAB Simulink. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ELC yang dipilih meliputi tiga bagian, yaitu penyearah tiga fasa gelombang penuh, kontrol, dan beban komplemen. Penyearah tiga fasa gelombang penuh digunakan untuk mengatur arus yang mengalir ke beban komplemen dengan menggunakan komponen MOSFET berjumlah enam untuk mengatasi tiga siklus VRN, VSN, dan VTN. Kontrol ELC menggunakan metode yang mengacu pada teori p-q dan pengendalian modulasi arus (PWM). Beban komplemen digunakan untuk mengalirkan arus sisa yang tidak digunakan oleh beban utama yang pada penelitian inimenggunakan beban resistif 20,6 ohm. Simulasi dilakukan dengan membandingkan sistem jika menggunakan ELC dan tidak pada tiga kondisi, yaitu saat perubahan beban, beban nonlinier, dan beban tidak seimbang. Pada kondisi tidak menggunakan ELC dan dilakukan perubahan beban, semakin kecil beban konsumen yang terhubung generator maka semakin tidak stabil nilai daya, tegangan, dan frekuensi sistem. Namun, dengan penggunaan ELC maka nilai daya, tegangan, dan frekuensi dapat dipertahankan mendekati 1 pu. Pada kondisi beban non-linier, ELC berhasil memperbaiki nilai daya dari 0,52 pu menjadi 1,05 pu, tegangan dari 1,06 pu menjadi 1 pu, dan frekuensi dari 1,56 pu menjadi 1,009 pu. Pada kondisi beban tidak seimbang, ELC berhasil memperbaiki nilai daya dari 0,89 pu menjadi 1,05 pu, tegangan dari 1,06 pu menjadi 1 pu dan frekuensi dari 1,23 pu menjadi 1,009 pu. Kata kunci — Electronic Load Controller, Teori P-Q, Beban Komplemen, Penyearah Tiga Fasa Gelombang Penuh.
ANALISIS PENGARUH FLUKTUASI BEBAN TERHADAP EFISIENSI GENERATOR PT PLN NUSANTARA POWER PEMBANGKIT PAITON UNIT 1 DAN 2 Himam, Fanisha Laila; Utomo, Teguh; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT PLN Nusantara Power Pembangkit Paiton Unit 1 dan 2 adalah salah satu pembangkit listrik tenaga uap terbesar di Indonesia. Pembangkit ini memiliki peran penting dalam menyediakan pasokan daya dan menyalurkannya untuk konsumen wilayah Jawa Timur dan Bali. Dengan cakupan konsumen yang sangat luas di kedua wilayah ini, permintaan akan daya listrik sangat bervariasi tergantung pada aktivitas mereka. Akibat dari variasi permintaan ini, beban pada pembangkit listrik tidak pernah tetap, melainkan selalu berubah dari waktu ke waktu. Namun, karena energi listrik tidak dapat disimpan dalam jumlah besar maka pembangkit harus menghasilkan daya sesuai dengan permintaan konsumen. Generator memainkan peran penting dalam menyediakan pasokan daya tersebut, tetapi adanya fluktuasi beban yang berubah-ubah dari waktu ke waktu dapat memengaruhi efisiensi generator. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis bagaimana fluktuasi beban yang dialami oleh generator unit 1dan 2 PT PLN Nusantara Power Pembangkit Paiton berdampak terhadap efisiensi generator tersebut. Metode regresi akandigunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara fluktuasi beban dan efisiensi generator. Hasil dari penelitian ini adalahfluktuasi beban memiliki pengaruh terhadap efisiensi generator. Berdasarkan analisis hubungan antara efisiensi terhadap perubahan beban pada generator unit 1 dan 2 PT PLN Nusantara Power Pembangkit Paiton, ketika beban generator fluktuatif pada rentang 50% hingga 90% dari beban nominal generator, ditemukan bahwa efisiensi generator relatif konstan sekitar 98%.Efisiensi tertinggi yang dicapai oleh generator unit 1 mencapai 98,27%, yang terjadi pada saat beban 319,061 MVA pada tanggal11 April 2023 pukul 06.00, dan efisiensi terendah sebesar 98,09%, yang terjadi saat beban 235,805 MVA pada tanggal 16 April 2023 pukul 22.00. Sedangkan, efisiensi tertinggi yang dicapai oleh generator unit 2 mencapai 98,3%, yang terjadi pada saat beban 341,458 MVA pada tanggal 14 April 2023 pukul 14.00, dan efisiensi terendah sebesar 98,09%, yang terjadi saat beban 231,864 MVA pada tanggal 15 April 2023 pukul 14.00. Kata Kunci: PT PLN Nusantara Power Pembangkit Paiton Unit 1 dan 2, generator, fluktuasi beban, efisiensi, metode regresi.
REKONFIGURASI JARINGAN LISTRIK TEGANGAN RENDAH PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) KALI JARI Rahardjo, Muhammad Farid; Utomo, Teguh; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Kali Jari berlokasi di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Distribusi beban masing-masing fasa pada jaringan listrik tegangan rendah pada PLTMH Kali Jari masih belum merata, dimana beban berlebih pada fasa R sedangkan beban fasa T hanya dimanfaatkan untuk penerangan rumah pembangkit saja. Jatuhtegangan pada jaringan PLTMH Kali Jari mendekati batas toleransi yang diizinkan oleh PLN . Maka dari itu diperlukan rekonfigurasi atau penataan ulang jaringan dan usaha penyetimbangan beban tiap fasa untuk memperkecil nilai rugi daya dan jatuh tegangan pada jaringan PLMTH Kali Jari. Analisis aliran daya dengan metode Gauss Seidel dan simulasi dengan ETAP19.0.1 dilakukan untuk mengetahui nilai rugi daya dan jatuh tegangan pada jaringan. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi didapatkan total rugi daya pada jaringan lama yaitu 119.19 W atau 5.96%, lalu jatuh tegangan pada masingmasing fasa yaitu, fasa R 13.07 V, fasa S 10.28 V, dan fasa T 0.01 V atau dalam bentuk persen yaitu, fasa R 5.94 %, fasa S 4.67%, dan fasa T 0.01%. Sedangkan total rugi daya pada jaringan baru yaitu 86.68 W atau 4.41%, lalu jatuh tegangan pada masing-masing fasa yaitu, fasa R 8.00 V, fasa S 8.35 V, dan fasa T 7.84 V atau dalam bentuk persen yaitu, fasa R 3.64 %, fasa S 3.80%, dan fasa T 3.56%. Setelah penyetimbangan beban, terjadi peningkatan kualitas listrik pada jaringan baru PLTMH Kali Jari, dimana terdapat penurunan totalrugi daya sebesar 32.5107 W dan terdapat penurunan nilai jatuh tegangan pada fasa R dan S, namun terdapat kenaikan nilai jatuhtegangan pada fasa T. Jatuh tegangan fasa R pada jaringan lama masih lebih tinggi dibanding fasa S dan fasa T, sedangkan jatuhtegangan masing-masing fasa pada jaringan baru sudah merata di 4%. Ketidakseimbangan beban pada jaringan lama masih sangat besar, yaitu 54.52%, sedangkan pada jaringan baru sudah kecil, yaitu 0.62%. Kata Kunci: PLTMH, Rekonfigurasi, Jaringan Radial, Metode Gauss Seidel, ETAP 19.0.1, Rugi Daya, Jatuh Tegangan.
ANALISIS PERHITUNGAN SUSUT ENERGI TEKNIS PADA SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH PENYULANG NOVOTEL GARDU INDUK KUTA Assariy, Muhammad Faiz; Utomo, Teguh; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susut energi merupakan salah satu ukuran efisien atau tidaknya suatu pengoperasian suatu jaringan sistem distribusi. Susut energi adalah kerugian energi akibat masalah teknis dan non teknis pada penyaluran energi listrik. Biasanya perhitungan susut energi pada sistem jaringan distribusi dilakukan dengan menggunakan selisih energi terjual dengan yang diterima pada setiappenyulang. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan susut energi teknis yang lebih rinci, yaitu dengan menghitung susuttransformator distribusi dan susut konduktor pada penyulang dan juga susut non teknis yang dihitung melalui selisih antara susut energi total penyulang dan total susut energi teknis. Penelitian ini dilakukan di Penyulang Novotel Gardu Induk Kuta PLN UP3 Mataram. Dari hasil perhitungan didapatkan susut energi teknis pada Penyulang Novotel adalah sebesar 34.896,22 kWh dansusut energi non teknis sebesar 1.396,778 kWh, sehingga susut energi total dari Penyulang novotel sebesar 36.293 kWh atausebesar 7,3 %. Susut energi pada Penyulang Novotel masih berada pada standar PLN dimana menurut Standar PLN (SPLN)D3.002-2 2008 yang menyatakan bahwa susut energi boleh terjadi dengan nilai maksimal 5% s.d 10%.Susut energi PenyulangNovotel dalam jangka waktu satu tahun diperkirakan sebesar 441.557,83 kWh. Kata kunci - Energi Lsitrik, Susut Energi, Susut Teknis, Susut Transformator, Susut Konduktor
PERBAIKAN SUSUT DAYA DAN JATUH TEGANGAN JARINGAN DISTRIBUSI 20KV PADA PENYULANG INTAKO PORONG SIDOARJO Rohman, Deny Fatkhur; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical energy is required for almost all activities in life, including government, industry, business and households. Therefore, it can be said that electricity is the mainstay of human life. People expect the availability of reliable and efficient electrical power for their daily lives. To meet this demand, a reliable and efficient electric power distribution system is required. However, creating a fully reliable and efficient distribution system in the field is really difficult. It can be said that power losses will definitely occur in the distribution system. PT PLN (Persero) as a supplier of electrical energy and the people or organizations that use it will certainly experience losses due to the power losses that occur. One of the most common methods of calculating power losses is to do it manually, but this method takes longer and produces less efficient results. ETAP (Electrical Transient and Analysis Program) is a technology and research advancement that accelerates and simplifies the calculation and simulation of power losses. Solutions that can be provided to reduce losses and voltage drops can be done by setting tap changers on substation transformers and also by increasing the capacity of overload transformers. This research includes the improvement of power losses and voltage drops in the 20 kV distribution system of Intako extension, PT PLN (Persero) ULP Porong. The method used is simulation with data obtained in the ETAP application. Based on the results of the load flow simulation in the existing conditions, there are 8 transformers that experience overload, namely PC415 (108.7%), PC18 (91.3%), PC82 (89.7%), PC122 (89.3%), PC194 (99.2%), PC533 (81.9%), PC589 (137%), PC671 (87%), and there are 3 buses that experience voltage drops that exceed the SPLN standards, while referring to the IEC standards, there are 24 buses that experience voltage drops that do not meet the standards. The total active power losses are 58.8 kW and the total reactive power losses are 285 kVAR. Conditions after adjusting the tap changer on the substation transformer by -2.5 on the primary side can reduce the voltage drop on several buses, but the transformer bus that is overloaded has not met the IEC standard of nominal voltage. Conditions after increasing the capacity of the transformer experiencing overload conditions can reduce the voltage drop value so that all buses meet the IEC standards of nominal voltage. The active power loss value decreased from 58.8 kW to 51.0 kW, and the reactive power loss value decreased from 285 kVAR to 273.2 kVAR. Keywords— Distribution System, Power Loss, Voltage Drop, Tap Changer, Up-Rating Capacity Transformer.
EVALUASI SUSUT DAYA AKIBAT DAMPAK HARMONISA PADA TRAFO DISTRIBUSI PT. PLN (Persero) UP3 SURABAYA SELATAN ULP NGAGEL SURABAYA Suwarno, Nastiti Viononny; Utomo, Teguh; Wijono, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harmonic is a disturbance in the electric power distribution system caused by current and voltage wave distortion. This distortion generally occurs due to the presence of waves with different frequencies, which is the result of multiplying integers with a frequency of 50 Hz. Transformers, which are important tools and often used in electric power systems, can be influenced byharmonics and experience negative impacts. Harmonics can affect all components in an electric power distribution system, although the resulting effects and impacts vary. However, generally, harmonics can cause performance degradation and may also damage distribution components. Because of this, it is important to supervise the impact of harmonics on distribution transformers, which are very important components in electric power systems. If the harmonic level is above the specified limit, it will cause several problems, one of which is the loss in the distribution transformer. To determine the effect of harmonics on power losses on several distribution transformer samples, it is done using the harmonic measurement method on each distribution transformer sample in the ULP Ngagel area with the help of the HIOKI CM-3286-50 multimetre for further data processing. The data used is in the form of the results of measuring power, current, voltage, and THD (Total Harmonic Distortion) of current and voltage. The results obtained after data processing are, can determine the difference in efficiency, loss-loss, effect of current before and after being affected by harmonisa, which harmonisa has a negative effect on the transformer in the form of decreasing efficiency, increasing loss-loss, heating of the transformer caused by excessive current, and so on. Keywords: distribution transformator, power losses, harmonic, total harmonic distortion
Co-Authors Adi Nugroho Pamungkas Aditya Prayoga Agus Supriono Akbar, Muhammad Yoga Rochmanu Akhmad Hasim Aldo Harry Saputra Allaam, Hisyam Ghozi Altajim, Fauzan Aiman Amanda Octavianus Rizky Andreas Parningotan S. Anggie Alvionita Anwi Kusuma Ardi Moh. Yusuf Arief Y., Primanda Arifin, Muhammad Rifat Aji Satria Arizky Erwinsyah Hariyanto Arkan Pradipta Arsy Rahmat Syahbani Assariy, Muhammad Faiz Asyhari, Ahmad Rizky At Tamimi, Riswandha Yusuf Aulia, Fitrah Baskara Heka Syahputra Bernadine, Muhammad Zaidan Bhawiko, Alekhin Muhammad Azhar Candra Mebby Oka Dedy Alfilianto Derry Putranugraha Dhofir, Mochammad Dikma Hartanjung Ditto Adi Permana Dwiky Satrio Wibowo Edi Setiawan Egavania Zerlinda Elisa Gumelar Dennis Erdyan Setyo W. Erlangga Dinda Permana Erlinda Indrayani Faishal, Luthfi Nur Fakhruddin Ar Rozi Farid Rohmadi Fariz Aulia Rifqi Farraz, Dayrry Yozza Febriananda Mulya Pratama Fery Praditama Fikri, Al Hadi Fikri, Zakkiyul Firdausi, Mega Firly Azka Nurhidayah Friska Bakti Novella Gagah Pratama Putra Galih Fajar Wicaksono Gathot Winarso, Gathot Gede Teguh Adi Wedangga Gitawan Dimas Prakoso Goegoes Dwi Nusantoro Haidar Ali Yafie Hamaris, Farhan Hari Santoso Harry Soekotjo Dachlan Hery Purnomo Himam, Fanisha Laila I Kadek Dwika Antara I Wayan Ari Mahendra Ifah Dea Hapsyari Ilham Ismail Mochsen ILYAS FATIH RAMADHAN Irfan Madani Pratama Jagad, Mohammad Wahyu Jayadiyuda, I Wayan Angga Jiwandono, Ferdian Ade Kalvin Lentino Kemal Pasha Pramudianto Khurun ‘Ain, n/a Kresna Sukma Dewangga Kurniawan, Ananda Donny Laksono, Mico Norman Lavelia Permata C. Lintang Gadis Ratu Rachellya Lukmanul Hakim Lunde Ardhenta Luthfan Bagus Saputra M. Iqbal Bayhaqi Fauzi M. Yudistya Perdana Ma'arif, Muhammad Thoriqul Maharani, Bella Fathia Mahfudz Shidiq Mahfudz Sidiq Malamansyah, Triamelia Salsabila Markus D. Letik Maulana, Achmad Fazar Arya Maulidina, Nabila Vida Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Rizki Indra Dwijayanto Mochammad Fattah, Mochammad Mohammad Fahririjal Mubarok, M. Farid Ibnu Muhamad Alif Fatur Rahman Muhamad Andre Agesa Muhammad Arsyad Muhammad Azka Athallah Muhammad Edwinsyah Redho Muhammad Fadhli Dzil Ikram Muhammad Fahmy Madjid Muhammad Faris Hizrian Muhammad Halim Sa’id Muhammad Rif’at Nor Imami Muhammad Sekti Yolansyah Muhammad Wildan D. Muhammad Zakkiyul Fikri Syahara Arifianto Muyassar, Tegar n/a Rizaq n/a Soemarwanto n/a Soeprapto n/a Suyono Nandha Pamadya Putra Nizar Shodiq Novan Ardita Pratama Nur Laili Mufarikha Nurumar Setiyo Agung Pangeran Fatullah Panji Bintang Pamungkas Pradhana, Raka Radithya Praditama, Fery Pramudya, Lembat Aji Pratama, Muhammad Pashya Rifky Priambudi, Ardhito Pudji Purwanti Pujo Utomo Putra Adi Dharma Utama Putra, Deni Dwi Rahman Rachendra, Bima Denatta Rachman Shandy Pratama Radian Hepta Martha Hardaka Rafi Ilham Rahardjo, Muhammad Farid Ramdhony Tofano Murisom Revo Chanavi Mara Rexano B, Leonardo Reza Aliansyah Rif'an, Mochammad Rini Nur Hasanah Rini Nur Hasanah Riswandha Yusuf At Tamimi Rizal Firmansyah Rizki Adhi Priawan Rizki Ashadi Rizky Hamid Robbyansyah Rohmadi, Farid Rohman, Deny Fatkhur Rosyid, Muhammad Ruditta Devianti Sambodo Rila Priambudi Saputra, Didit Sugeng Sari Yuniarti Satrio Wicaksono Sean Yudha Yahya Shiddiq, Muhammad Fatihul Shidqi, Fahruddin Siagian, Alfandri Sinta Pratiwi Soeprapto Soeprapto Suwarno, Nastiti Viononny Suyono, Hadi Syarifasa, Arkananta Sydney, Agnes Amadea Rullynda Timbul Mulia Titis Aridanti Pratiwi Tri Nurwati Try Brojoseto Alkotsar Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Utomo, Muhamad Adib Nur Utomo, Muhamad Afiq Nur Wahyu Nur Firdausy Warda Islamiyah Wardani, Alya Kusuma Wijono, n/a Wilda Faradina Wisam Abyadha Ibrahim Wisnu Adi Suryo Yanuar Alfa Tri Susanto Yashinta Carolina Dewi Yuda Wastu Yudistira Adi Nugroho Yuka, Helmi Dwi Yulistiono, Irwan Zaidane Alizzah Noufal Zuhdi, Fadhil Ariq Zulfikar Subagio ‘Aqila, M. Farrel Nikkola Putra