Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI POTENSI PEMANFAATAN PERGERAKAN AIR LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI BARU TERBARUKAN PADA PERAIRAN PESISIR CAMPLONG SELAT JAWA-MADURA Pradhana, Raka Radithya; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu pemanasan global dan pencemaran lingkungan menjadi topik yang cukup mencuri perhatian negara-negara di dunia selamasatu dekade terakhir. Menurut laporan perubahan iklim oleh IPCC, suhu rerata dunia meningkat sejauh 1.5 derajat celsius apabiladibandingkan dengan tahun 1850 sampai 1900. Dalam upaya transisi menuju energi bersih, salah satu sumber energi yangmenjanjikan adalah energi pergerakan air, yang menyimpan kepadatan energi per meter yang lebih baik dibandingkan energiangin dan matahari. Untuk memanen energi tersebut, metode panen hidrokinetik yang memanfaatkan pergerakan sebuah aruslaut dipergunakan. Begitu pula dengan pergerakan ombak yang didasarkan periode dan perbedaan ketinggian ombak untukmenghasilkan energi listrik. Objek penelitian berupa pesisir Camplong yang terletak pada selat madura dijadikan fokus atas dasartingginya kecepatan arus laut pada lokasi tersebut apabila dibandingkan dengan selat sekitar pulau jawa lainnya. Sebagai alatuntuk mengkonversi energi mekanik pada air menjadi energi listrik, dipergunakan tiga jenis turbin dan satu jenis wave energyconverter(WEC), diantaranya adalah turbin Darrieus, Gorlov, turbin horizontal berbasis turbin RITE Verdant, dan alat pointabsorber. Metode penelitian yang akan digunakan yakni berupa kalkulasi berdasarkan data mutlak, dengan parameter-parameterturbin yang telah ditentukan. Data yang digunakan merupakan data kecepatan arus laut dan pergerakan ombak yang direratakansetiap bulannya, selama periode bulan Januari tahun 2023 hingga bulan Juli tahun 2024. Berdasarkan hasil perhitungan, padatahun 2023, estimasi daya terbangkitkan tertinggi dipuncaki oleh turbin vertikal tipe Darrieus-H dengan estimasi energi sebesar0,36 kW per-unit turbin, dan 0,28 kW per meter ombak. Pada tahun 2024, daya terbangkitkan tertinggi mencapai 0,24 kW olehturbin Darrieus-H. Sementara energi ombak menghasilkan energi yang lebih dominan, yaitu pada 0,707 kW. Ditemukan pulabahwa keluaran energi listrik antara ombak dan arus laut berbanding terbalik. Hal ini mebuktikan bahwa baik ombak dan aruslaut dapat mengkomplemen satu sama lain.Kata Kunci— PLTAL, arus laut, ombak, turbin, energi alternatif.
Analisis Koordinasi Rele Jarak Saluran UdaraTegangan Tinggi (SUTT) 70 kV Gardu IndukTulungagung-Trenggalek-PLTA Tulungagung Utomo, Muhamad Adib Nur; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 5 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV pada sistemtransmisi memiliki risiko tinggi terhadap gangguan eksternal sepertisurja petir, layangan, dan pohon, serta gangguan internal sepertihubung singkat dan beban lebih. Oleh karena itu, diperlukan sistemproteksi yang andal dan selektif, salah satunya adalah rele jaraksebagai proteksi utama. Penelitian ini bertujuan menganalisiskoordinasi rele jarak pada jaringan GI Tulungagung–Trenggalek–PLTA Tulungagung. Metode yang digunakan adalah perhitunganteoritis setelan zona berdasarkan SPLN 2005 dan simulasigangguan menggunakan perangkat lunak Digsilent PowerFactory15.1. Hasil perhitungan teoritis zona proteksi menunjukkan nilaiimpedansi setelan mendekati data eksisting PLN dengan selisihsangat kecil, serta memenuhi standar jangkauan zona berdasarkanSPLN. Simulasi gangguan hubung singkat tiga fasa menunjukkanbahwa semua gangguan terdeteksi pada zona 1 dengan waktu trip0,02 detik, menunjukkan kerja rele yang selektif. Sementara padagangguan satu fasa ke tanah, zona 1 tidak mendeteksi gangguan dandibackup oleh zona 2 atau zona 3 dengan waktu trip antara 0,42hingga 1,62 detik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah koordinasirele jarak telah bekerja dengan baik, namun beberapa zona masihperlu penyesuaian untuk gangguan tidak seimbang. Penelitianselanjutnya disarankan menggunakan arah proteksi reverse danmempertimbangkan pengaruh arus infeed serta pemodelan saluranlebih akurat.Kata kunci: Rele Jarak, Koordinasi Proteksi, Gangguan HubungSingkat, SUTT 70 kV, Digsilent PowerFactory
Analisis Three-Phase dan Single-Phase Auto Reclosing pada Pergantian Pemutus Tenaga (PMT) 70 kV Bay Penghantar Trenggalek Gardu Induk Tulungagung Utomo, Muhamad Afiq Nur; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran transmisi terhubung interkoneksi antar garduinduk untuk menyalurkan daya listrik menuju beban sekundermasing-masing gardu induk. Kegagalan open-close pada three polePMT pada gangguan 1 fasa ke tanah saluran transmisimenyebabkan ketidakseimbangan sistem antar gardu induk.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh analisis pengaruhimpedansi total dan arus hubung singkat terhadap titik lokasigangguan, arus secondary arc, setting dead time SPAR, danpengaruh setting rele OCR dan Overload Shedding terhadap settingdead time TPAR. Analisis perhitungan nilai setting dead timeautorecloser dengan standar SPLN Tahun 2021 dan SPLN UITJBTB Tahun 2020 serta melakukan simulasi secondary arcmenggunakan software Digsilent PF 24. Berdasarkan hasil yangdiperoleh, nilai impedansi total pada ujung saluran transmisibernilai besar sehingga menyebabkan nilai arus hubung singkatberbanding terbalik dengan titik lokasi gangguan saluran. Arussecondary arc bernilai 5,6 A padam pada waktu 0,204 detik dengansetting dead time SPAR 1 detik. Setting dead time TPAR ditetapkan1,5 detik dengan mempertimbangkan setting rele OCR dan OLS.Kata Kunci ̶Dead Time, Gangguan Hubung Singkat, Secondaryarc, SPAR, TPAR
Karakteristik Perubahaan Pola Tegangan dan Arus Pembebanan Modul Surya dengan Empat Reflektor Cermin pada Sudut Inklinasi yang Bervariasi Shiddiq, Muhammad Fatihul; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik memegang peranan krusial dalamkehidupan manusia dengan peningkatan kebutuhan yangberkelanjutan setiap tahunnya, di mana Indonesia masih sangatbergantung pada pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil.Dalam upaya diversifikasi energi dan pemanfaatan sumberterbarukan, energi surya menjadi alternatif yang menjanjikan,terutama mengingat potensi insolasi surya yang tinggi di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudutinklinasi dan penambahan reflektor cermin terhadap karakteristiktegangan dan arus modul surya pada tingkat pembebanan yangberbeda, serta untuk mengidentifikasi daya keluaran maksimalyang dapat dicapai. Metode penelitian yang digunakan melibatkanpengujian modul surya dengan empat reflektor cermin pada sudutinklinasi yang bervariasi (30°, 45°, 60°, 75°, dan 90°) danpembebanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenambahan reflektor cermin dan variasi sudut inklinasi secarasignifikan mempengaruhi kinerja modul surya. Peningkatan sudutinklinasi dan penggunaan reflektor dapat meningkatkan tegangan,arus, dan daya keluaran modul surya hingga mencapai nilaioptimal pada sudut tertentu. Sudut inklinasi 60° dengan reflektorcermin memberikan daya keluaran optimal tertinggi, menunjukkanpeningkatan efisiensi dibandingkan tanpa reflektor. Kesimpulandari penelitian ini adalah bahwa variasi sudut inklinasi danpenggunaan reflektor cermin terbukti efektif dalammengoptimalkan daya keluaran modul surya, memberikankontribusi signifikan terhadap efisiensi pemanfaatan energi surya.Kata Kunci: Energi Surya, Modul Surya, Sudut Inklinasi, ReflektorCermin, Tegangan, Arus, Daya Keluaran
Analisis Gangguan Transformator UAT Berdasarkan Hasil Uji Dissolved Gas Analysis Menggunakan Metode Dournenburg, Rasio CO/CO₂, Roger’s Ratio, dan Duval’s Triangle 5 di PT PLN Nusantara PowerUP Paiton Unit 1 Arifin, Muhammad Rifat Aji Satria; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kondisi gangguan padaTransformator UAT 2B di PT PLN Nusantara Power UP PaitonUnit 1 dengan memanfaatkan teknik Dissolved Gas Analysis (DGA).Empat metode interpretasi—Dournenburg, rasio CO/CO₂, Roger’sRatio, dan Duval’s Triangle 5—digunakan untuk mengidentifikasijenis dan tingkat keparahan gangguan berdasarkan konsentrasi gasterlarut pada sampel minyak isolasi yang diambil antara Mei 2024hingga Februari 2025. Hasil analisis menunjukkan dominasidegradasi termal (thermal decomposition) dengan indikasi zona T2(150 °C < T < 700 °C), serta munculnya karbonisasi dan potensiarching pada beberapa periode pengambilan sampel . Mitigasi yangdirekomendasikan perbaikan sistem pendinginan, evaluasi beban,dan pemantauan rutin 2 minggu sekali. Rekomendasi spesifikmencakup pemeriksaan sistem pendingin, evaluasi ulang bebanoperasi, penggantian minyak trafo, dan pembersihan endapankarbon. Tindakan preventif seperti inspeksi fisik isolasi kertas,pemeriksaan winding, dan peningkatan frekuensi pemantauanDGA, dan uji furan. Jika kondisi trafo kritis, perlu dilakukanoverhaul penuh. Temuan ini diharapkan menjadi acuan dalamperencanaan pemeliharaan proaktif dan peningkatan umur pakaitransformator di lingkungan pembangkit listrik.Kata Kunci ̶ Dissolved Gas Analysis (DGA), MetodeDournenburg, Rasio CO/CO₂, Roger’s Ratio, Duval’s Triangle 5
Analisis Pengaruh Penggunaan Kapasitor Terhadap Perbaikan Jatuh Tegangan dan Rugi Daya pada Jaringan Distribusi 20 kV Penyulang Wirosobo ULP Sumberrejo Pramudya, Lembat Aji; Utomo, Teguh; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 6 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan energi listrik semakinmeningkat pada zaman yang serba modern ini. Untuk memenuhikebutuhan tersebut, maka dibutuhkan sistem penyaluran tenagalistrik dengan kualitas dan kuantitas daya yang baik, termasuk diwilayah kerja PT. PLN (Persero) ULP Sumberrejo. PenyulangWirosobo sebagai penyulang terpanjang, dengan panjang mencapai106,250 kms berpotensi mengalami jatuh tegangan dan rugi dayayang tinggi. Salah satu solusi atas permasalahan tersebut adalahdengan melakukan pemasangan kapasitor bank. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis kondisi sistem pada jaringandistribusi 20 kV Penyulang Wirosobo, menentukan lokasi bus dannilai kapasitor optimal yang sesuai, serta menganalisisperbandingan nilai jatuh tegangan dan rugi daya total pada kondisisebelum dan sesudah dipasang kapasitor. Analisis aliran dayadilakukan menggunakan software ETAP 19.0.1 dengan metodenewton-raphson dan fast decoupled untuk mengetahui besarnyajatuh tegangan dan rugi daya. kemudian dibandingan denganstandar Permen ESDM No.4 Tahun 2009 yakni +5% dan -10% daritegangan nominal. Sedangkan untuk menentukan lokasi bus dannilai kapasitor optimal yang akan dipasang menggunakankombinasi antara metode faktor sensitivitas rugi-rugi dan OptimalCapacitor Placement (OCP) dengan genetic algorithm. Hasilsimulasi menunjukkan bahwa terdapat terdapat 56 bus denganmetode newton-raphson, dan 78 bus dengan metode fast decoupledyang mengalami jatuh tegangan di bawah standar, dan dari prosesoptimasi menghasilkan 7 lokasi bus yang akan dipasang kapasitorpada metode newton-raphson, serta 8 lokasi bus pada metode fastdecoupled. Dengan jumlah total 10 kapasitor bank yang berukuran400 kVAR tiap kapasitornya pada masing-masing metode analisis.Setelah dilakukan pemasangan kapasitor, nilai jatuh tegangan padaseluruh bus dengan kedua metode sudah sesuai dengan standarPermen ESDM No.4 Tahun 2009. Selain itu, rugi-rugi dayanyamenurun menjadi sebesar 230,171 kW dan 320,502 kVAR denganmetode newton-raphson, serta 228,759 kW dan 334,838 kVARdengan metode fast decoupled. Sehingga, pemasangan kapasitorpada bus yang terpilih dapat memperbaiki permasalahan jatuhtegangan dan rugi daya pada sistem.Kata Kunci ̶ Kapasitor Bank, Jatuh Tegangan, Rugi Daya,Faktor Sensitivitas Rugi-Rugi, Optimal Capacitor Placement (OCP),ETAP. 
Analisis Pengaruh Penggantian Beban Sebagai Elemen Jaringan pada Aliran Daya Shidiq, Mahfudz; Utomo, Teguh; Fikri, Zakkiyul
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1536

Abstract

Bus-bus beban selama ini hanya dianggap sebagai beban saja tanpa dianggap sebagai elemen jaringan. Menganggap beban sebagai elemen jaringan berarti bus-bus beban dapat dimasukkan ke dalam admitansi atau impedansi jaringan. Hasil iterasi untuk mencapai konvergen, analisis aliran daya dengan menganggap beban sebagai elemen jaringan (170 iterasi) lebih banyak dibandingkan analisis daya standar (168 iterasi). Ini membuktikan analisis daya standar pada sistem jaringan IEEE 14 Bus mempunyai tingkat iterasi yang lebih baik. Kecepatan iterasi untuk mencapai konvergensi berbanding lurus dengan tingkat iterasinya, semakin sedikit tingkat iterasinya maka semakin cepat untuk mencapai konvergen. Total rugi-rugi daya, pada pada kedua metode adalah sebesar 0.4315 + 0.6764i (pu) dengan nilai konvergensi sebesar 0.00001.
Analisis Aliran Daya Sebelum dan Setelah Uprating Kapasitas Busbar 150 KV Pada Sistem Jaringan SUTT Banyuwangi Utomo, Teguh; Rohmadi, Farid
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 3 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i3.1537

Abstract

Jaringan transmisi saat ini sudah menggunakan konfigurasi single Busbar dan double Busbar. Untuk konfigurasi pada GI Banyuwangi tidak semua penghantar dalam sistem tersebut sudah dalam konfigurasi double Busbar. Padahal dengan konfigurasi double Busbar menjadikan sistem tersebut lebih handal dan memiliki jatuh tegangan yang lebih rendah. Dengan laju pertumbuhan beban yang cukup tinggi khususnya di daerah Situbondo. Untuk menghindari adanya overload atau overcurrent ketika ada gangguan pada penghantar Banyuwangi-Situbondo yang dalam konfigurasi single Busbar, perlu adanya perubahan konfigurasi ke double Busbar. Hasil analisis load flow menggunakan ETAP dengan metode Newton Rhapson menunjukan bahwa beban yang melewati penghantar bus Banyuwangi mencapai 80 % dari beban maksimal. Ketika konfigurasi sistem dirubah dari single Busbar ke double Busbar, maka beban yang melewati penghantar bus Banyuwangi dan bus situbondo hanya 63.4%. Untuk bus Banyuwangi pada konfigurasi single circuit tegangan jatuhnya 21% dari tegangan nominalnya sedangkan double Busbar tegangan jatuhnya yaitu 14% dari tegangan nominalnya. Dari hasil analisis rugi-rugi daya menunjukkan total keseluruhan rugi-rugi daya untuk konfigurasi single Busbar sebesar 62.282 MW dan 191.619 MVAR untuk konfigurasi double circuit 44.038 MW dan 137.304 MVAR.
Rancang Bangun ELC (Electronic Load Controller) sebagai Pengendali Beban PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) Kali Jari Utomo, Teguh; Ardhenta, Lunde; At Tamimi, Riswandha Yusuf
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i2.1541

Abstract

Peningkatan kebutuhan listrik dalam rangka peningkatan perkembangan suatu wilayah mengakibatkan peningkatan sumber-sumber tenaga listrik terbarukan. PLTMH merupakan salah satu contoh sumber tenaga listrik terbarukan yang memanfaatkan energi dari laju air dengan kapasitas dibawah 200 kW. Sistem PLTMH diharapkan mampu bekerja secara efisien dan stabil dalam pengendalian beban. Electronic load controller (ELC) merupakan salah satu alat penunjang yang berfungsi pengendali beban generator dalam upaya meningkatkan stabilitas dan effisiensi. Pada penelitian ini metode yang digunakan melalui deteksi frekuensi dan arus yang disebabkan oleh perubahan pada beban utama. Hasil dari deteksi frekuensi dan arus yang didapat diolah menggunakan mikrokontroler arduino untuk pensaklaran komponen switching beban komplemen. Pengujian yang dilakukan menunjukkan pemasangan ELC mampu menjaga kestabilan sistem dengan error dibawah 2% yang masih dapat ditoleransi.
Reconfiguration of Low Voltage Electricity at Micro Hydro Power Plant (MHP) in Andungbiru Utomo, Teguh
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v16i1.1642

Abstract

Electricity is a means to support community activities both in efforts to improve welfare and to encourage economic development. The National Electricity Company (PLN) as the state electricity provider has not been able to reach the electricity network in remote villages. Andungbiru Village, Tiris Subdistrict, Probolinggo Regency is one of the areas that install PLTMH (Micro Hydro Power Plants). Due to the increase in load every year, the current conditions of the PLTMH power grid in Andungbiru village experience a more even distribution of R, S, and T phases in units 1 and 2. This situation causes very large voltage drops and loss of power to the channel so it needs to be configured to reset it. Based on the results of network configuration, phase voltage R, S, and T in unit 1 is 7,9136% V, 5,9599% V, and 6,4707% V which was previously 22,3385% V, 18,0570% V, and 47,3622% V. The results of reconfiguring unit 2 networks for falling phase voltage R, S, and T are 2,6957% V, 1,4909% V, and 0,8985% V which were previously 7.3672% V, 17,2237% V, and 13,8929% V. The power loss in unit 1 after reconfiguring the network is 2873,3886 Watts which was previously 20910,9708 Watts and in unit 2 after reconfiguring the network is 221,0193 Watts which is 1749,6933 Watts. The results of network reconfiguration can reduce voltage drop and power loss in low-voltage networks and follow the standard that the maximum voltage drop is 10% of the nominal voltage of 220V.
Co-Authors Adi Nugroho Pamungkas Aditya Prayoga Agus Supriono Akbar, Muhammad Yoga Rochmanu Akhmad Hasim Aldo Harry Saputra Allaam, Hisyam Ghozi Altajim, Fauzan Aiman Amanda Octavianus Rizky Andreas Parningotan S. Anggie Alvionita Anwi Kusuma Ardi Moh. Yusuf Arief Y., Primanda Arifin, Muhammad Rifat Aji Satria Arizky Erwinsyah Hariyanto Arkan Pradipta Arsy Rahmat Syahbani Assariy, Muhammad Faiz Asyhari, Ahmad Rizky At Tamimi, Riswandha Yusuf Aulia, Fitrah Baskara Heka Syahputra Bernadine, Muhammad Zaidan Bhawiko, Alekhin Muhammad Azhar Candra Mebby Oka Dedy Alfilianto Derry Putranugraha Dhofir, Mochammad Dikma Hartanjung Ditto Adi Permana Dwiky Satrio Wibowo Edi Setiawan Egavania Zerlinda Elisa Gumelar Dennis Erdyan Setyo W. Erlangga Dinda Permana Erlinda Indrayani Faishal, Luthfi Nur Fakhruddin Ar Rozi Farid Rohmadi Fariz Aulia Rifqi Farraz, Dayrry Yozza Febriananda Mulya Pratama Fery Praditama Fikri, Al Hadi Fikri, Zakkiyul Firdausi, Mega Firly Azka Nurhidayah Friska Bakti Novella Gagah Pratama Putra Galih Fajar Wicaksono Gathot Winarso, Gathot Gede Teguh Adi Wedangga Gitawan Dimas Prakoso Goegoes Dwi Nusantoro Haidar Ali Yafie Hamaris, Farhan Hari Santoso Harry Soekotjo Dachlan Hery Purnomo Himam, Fanisha Laila I Kadek Dwika Antara I Wayan Ari Mahendra Ifah Dea Hapsyari Ilham Ismail Mochsen ILYAS FATIH RAMADHAN Irfan Madani Pratama Jagad, Mohammad Wahyu Jayadiyuda, I Wayan Angga Jiwandono, Ferdian Ade Kalvin Lentino Kemal Pasha Pramudianto Khurun ‘Ain, n/a Kresna Sukma Dewangga Kurniawan, Ananda Donny Laksono, Mico Norman Lavelia Permata C. Lintang Gadis Ratu Rachellya Lukmanul Hakim Lunde Ardhenta Luthfan Bagus Saputra M. Iqbal Bayhaqi Fauzi M. Yudistya Perdana Ma'arif, Muhammad Thoriqul Maharani, Bella Fathia Mahfudz Shidiq Mahfudz Sidiq Malamansyah, Triamelia Salsabila Markus D. Letik Maulana, Achmad Fazar Arya Maulidina, Nabila Vida Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Rizki Indra Dwijayanto Mochammad Fattah, Mochammad Mohammad Fahririjal Mubarok, M. Farid Ibnu Muhamad Alif Fatur Rahman Muhamad Andre Agesa Muhammad Arsyad Muhammad Azka Athallah Muhammad Edwinsyah Redho Muhammad Fadhli Dzil Ikram Muhammad Fahmy Madjid Muhammad Faris Hizrian Muhammad Halim Sa’id Muhammad Rif’at Nor Imami Muhammad Sekti Yolansyah Muhammad Wildan D. Muhammad Zakkiyul Fikri Syahara Arifianto Muyassar, Tegar n/a Rizaq n/a Soemarwanto n/a Soeprapto n/a Suyono Nandha Pamadya Putra Nizar Shodiq Novan Ardita Pratama Nur Laili Mufarikha Nurumar Setiyo Agung Pangeran Fatullah Panji Bintang Pamungkas Pradhana, Raka Radithya Praditama, Fery Pramudya, Lembat Aji Pratama, Muhammad Pashya Rifky Priambudi, Ardhito Pudji Purwanti Pujo Utomo Putra Adi Dharma Utama Putra, Deni Dwi Rahman Rachendra, Bima Denatta Rachman Shandy Pratama Radian Hepta Martha Hardaka Rafi Ilham Rahardjo, Muhammad Farid Ramdhony Tofano Murisom Revo Chanavi Mara Rexano B, Leonardo Reza Aliansyah Rif'an, Mochammad Rini Nur Hasanah Rini Nur Hasanah Riswandha Yusuf At Tamimi Rizal Firmansyah Rizki Adhi Priawan Rizki Ashadi Rizky Hamid Robbyansyah Rohmadi, Farid Rohman, Deny Fatkhur Rosyid, Muhammad Ruditta Devianti Sambodo Rila Priambudi Saputra, Didit Sugeng Sari Yuniarti Satrio Wicaksono Sean Yudha Yahya Shiddiq, Muhammad Fatihul Shidqi, Fahruddin Siagian, Alfandri Sinta Pratiwi Soeprapto Soeprapto Suwarno, Nastiti Viononny Suyono, Hadi Syarifasa, Arkananta Sydney, Agnes Amadea Rullynda Timbul Mulia Titis Aridanti Pratiwi Tri Nurwati Try Brojoseto Alkotsar Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Utomo, Muhamad Adib Nur Utomo, Muhamad Afiq Nur Wahyu Nur Firdausy Warda Islamiyah Wardani, Alya Kusuma Wijono, n/a Wilda Faradina Wisam Abyadha Ibrahim Wisnu Adi Suryo Yanuar Alfa Tri Susanto Yashinta Carolina Dewi Yuda Wastu Yudistira Adi Nugroho Yuka, Helmi Dwi Yulistiono, Irwan Zaidane Alizzah Noufal Zuhdi, Fadhil Ariq Zulfikar Subagio ‘Aqila, M. Farrel Nikkola Putra