p-Index From 2021 - 2026
4.862
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya MEDIA ELEKTRIKA Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin Reaktor International Journal of Science and Engineering (IJSE) International Journal of Renewable Energy Development Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan METANA Jurnal Ilmu Lingkungan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Prosiding Seminar Biologi JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Waste Technology Agrointek Jurnal technoscientia Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan Journal of Engineering and Technological Sciences Majalah Ilmiah MOMENTUM Emerging Science Journal Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Indonesia Journal of Halal Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi ASEAN Journal of Chemical Engineering Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Jurnal Litbang Kota Pekalongan Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Journal of Bioresources and Environmental Sciences METAL : Jurnal Sistem Mekanik dan Termal Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Journal of Emerging Science and Engineering Journal of Bioresources and Environmental Sciences International Journal of Renewable Energy Development Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis Jurnal Sains Materi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI KATALIS TEMBAGA PADA CATALYTIC CONVERTER UNTUK MENGURANGI EMISI GAS CARBON MONOKSIDA MOTOR BENSIN RM. Bagus Irawan; Purwanto -; Hadiyanto -
TRAKSI Vol 13, No 2 (2013): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.782 KB) | DOI: 10.26714/traksi.13.2.2013.%p

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor (Heisler, 1995).  Pada umummnya bahan yang dipergunakan adalah:  Palladium, Platinum, dan Rodium yang relatif cukup mahal.Disamping itu katalis tersebut sangat rentan terhadap bahan bakar premium yang memiliki kadar Timbal (Pb) yang berakibat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Penggunaan bahan Tembaga sebagai bahan katalis Catalytic Converter pada penelitian-peneliti sebelumnya, mampu menurunkan emisi gas Carbon Monoksida Motor Bensin pada berbagai variasi putaran mesin. Namun demikian belum diketahui bagaimana perubahan bahan uji pada pengujian emisi gas buang tersebut. Oleh sebab itu penelitian ini meneliti tentang karakterisasi material Tembaga sebagai bahanKatalis Catalytic Converter. Tujuan yang diharapkan adalah untuk mendapatkan dan menggali informasi tentang karakterisasi material dari bahan Katalis Tembaga yang digunakan sebagai bahan katalis pada Catalytic Converter untuk mereduksi Emisi Gas Buang Carbon Monoksida Motor Bensin. Karakterisasi Material dengan menggunakan X-Ray Diffraction berguna untuk mengetahui perubahan unsur material bahankatalis Tembaga sebelum dan sesudah dilakukan pengujian emisi gas buang.
UNJUK KEMAMPUAN KATALIS TEMBAGA BERLAPIS MANGAN MODEL 2 UNTUK MENGURANGI EMISI GAS CARBON MONOKSIDA MOTOR BENSIN RM. Bagus Irawan; Purwanto -; Hadiyanto -
TRAKSI Vol 14, No 1 (2014): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.022 KB) | DOI: 10.26714/traksi.14.1.2014.%p

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor (Heisler, 1995). Sayangnyaharga alat tersebut sangat mahal dipasaran dan tidak semua kendaran bermotor menggunakan teknologi tersebut, karena katalisnya terbuat daribahan logam mulia yang mahal dan jarang didapatkan dipasaran seperti :Palladium, Platinum, dan Rodium. Disamping itu katalis tersebut sangat rentan terhadap bahan bakar premium yang memiliki kadar timbal (Pb)yang berakibat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian yang dirancang sedemikian rupa dalam skala laboratorium dengan menguji material substrat lain ebagai bahan katalis, untuk melihat kemampuan katalis pada Catalytic Converter dalam mereuksiemisi gas buang Carbon Monoksida khususnya. Pada penelitian ini akanmelihat unjuk kemampuan dan mengkaji efektifitas katalis Tembaga Berlapis Mangan yang di disain sedemikian rupa sehingga didapatkan bentuk dan jenis katalis Catalytic Converter yang tepat dan cocok untuk kendaraan bermotor yang berbahan bakar premium. Peneltian ini bertujuan untuk mendapatkan dan menggali informasi lanjutan serta mengkaji tentang material substrat sebagai bahan katalis, karakteristrik Catalytic Converter, efektifitas dan efesiensi Catalytic Converter. Dengan target khusus (1) Rancang Bangun Catalytic Converter (2) Mengkaji kemampuan Katalis Tembaga Berlapis Mangan dalam mereduksi emisi gas CO.
Parameter Kga- Enhancement Factor Dalam Sistem Absorbs CO2 Dengan Larutan NaOH Hadiyanto Hadiyanto; Andri C. K.; Moh. Djaeni
Reaktor Volume 5 No. 1 Juni 2001
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2455.977 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.5.1.27-30

Abstract

Absorbsi merupakan proses perpindahan massa untuk memisahkan suatu gas dari  campurannya dengan cairan penyerap NaOH, MEA atau K2CO3. Pada penelitian ini, campuran gas yang mengandung CO2 dikontakkan dengan larutan NaOH sebagai penyerap dalam suatu kolom unggun tetap. Penelitian ini juga mempelajari pengaruh laju alir larutan NaOH sebesar 0,026-0,042 liter /detik dan suhu operasi 30-70 0C. Sedangkan tekanan, laju alir gas udara, jenis dan ukuran packing serta komposisi awal CO2 (56,8%) dijaga tetap.Analisis secara fisis dan fisis-kimia dilakukan dengan suatu model mathematic untuk menentukan koefisien perpindahan massa gas-cair (kga), enhangement factor (E) dantetapan-tetapan perancangan yang lain. Koefisien –koefisien tersebut ditentukan untuk melengkapi data-data perancangan kolom absorbs CO2, yang lebih akurat dan sesuai untuk diterapkan dalam industri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga koefisien perpindahan massa (kga)untuk absorbs gas CO2 dengan NaOH dipengaruhi oleh laju alir cairan penyerap dan temperature. Semakin besar laju alir maka harga kga makin besar pula dan semakin tinggi temperatur makaharga kga juga semakin besar. Harga kga yang didapat berkisar antara 2,44x 10-2 sampai 5,77x 10-2 untuk variabel proses  T= 30-70 0C dan laju alir cairan 0,026 -0,042 l/detik. Sedangkan untuk Enhancement factor (E) berkisar antara 4,2156 sampai 7,1414.Kata kunci : Absorpsi, kga, Enhancement factor
Synthesized of Double Layer Thin Film ZnO/ZnO:Ag by Sol-Gel Method for Direct Blue 71 Photodegradation Heri Sutanto; Singgih Wibowo; Eko Hidayanto; Iis Nurhasanah; Hady Hadiyanto
Reaktor Volume 15 No.3 April 2015
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.468 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.15.3.175-181

Abstract

The objective of this paper is to synthesize and to characterize a single and a double layer ZnO and ZnO/ZnO:Ag thin films and their application for degradation of direct blue 71. Double layer (DL) thin films of zinc oxide and silver-doped zinc oxide (ZnO/ZnO:Ag) were deposited on the substrate glass by using sol-gel spray coating technique. Ag doping variations (2, 4, 6 and 8 %mol) into ZnO were studied. X-Ray Diffractometer (XRD) and UV-Vis spectrophotometer were used to analyze structure and optical properties of thin films. Direct Blue 71 (DB71) was used for photocatalytic evaluation under UV light irradiation. XRD result showed that all prepared thin films have wurtzite structure with better crytalinity compared to double layer preparation and increasing concentration of Ag doping. UV-Vis transmittance spectra showed that decreasing of transparency of films followed by DL preparation and Ag doping concentration. By using envelope method, energy gap of films can be determined. ZnO/ZnO:Ag 6% (DL 6%) indicated the smallest energy gap 3,038 eV. The highest DB71 degradation result under UV light irradiation was reached by DL 6% with 55.43% and 8.56 x 10-3 min-1 for photocatalytic efficiency and photodegradation rate, respectively.
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU UNTUK PRODUKSI BIOMASSA MIKROALGA Nannochloropsis Sp SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL Widayat Widayat; H Hadiyanto
Reaktor Volume 15 No.4 Oktober 2015
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.691 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.15.4.253-260

Abstract

Indonesia is one of one of productive tofu producer both for industry or home made scale. Tofu industries contribute wastewater up to 20 millions cubic meter (m3) per year. Currently, tofu waste water was treated by anaerobic and aerobic methods which reveal some disadvantages. To overcome the disadvantages of both methods, wastewater of tofu industry was used as a medium for the cultivation of microalgae. Nannochloropsis sp is one of microalgae species which has high content of lipid and thus can be converted to biodiesel. This study examined the growth rate, biomass productivity, reduced organic levels of COD and BOD, and total lipid of microalgae Nannochloropsis sp which cultivated in tofu wastewater medium. The optimum growth of Nannochloropsis sp was found at 20% vol of liquid waste water which produce lipids of 34.25 % and also can reduce COD up to 77.40 %. The optimum nutrients of NaHCO3 was showed at the composition of 70 mg / L which decrease COD up to 78.81 % and produce lipids 16.841 %. The addition of nutrition every 4 days was able to reduce the COD up to 81.835 % and produce 14.195 % yield of lipids.  Keywords: tofu wastewater, Nannochloropsis sp., biodiesel, COD & BODAbstrak Indonesia merupakan salah satu negara penghasil tahu yang cukup produktif baik skala industri maupun rumahan. Industri tahu menyumbang limbah cair mencapai 20 juta meter kubik (m3) per tahun. Pada saat ini pengolahan limbah tahu cair dilakukan dengan metode anaerobik maupun aerobik. Akan tetapi kedua metode tersebut memiliki beberapa kelemahan. Untuk mengatasi kelemahan kedua metode tersebut, limbah tahu cair dapat dimanfaatkan sebagai media kultivasi mikroalga. Nannochloropsis sp merupakan  mikroalga yang mampu menghasilkan lipid  yang besar tersebut dapat dikonversi menjadi salah satu energi alternative biodiesel. Dalam penelitian ini dikaji laju pertumbuhan, produktivitas biomassa, penurunan kadar organik COD dan BOD, dan total lipid mikroalga jenis Nannochloropsis sp yang dikultivasi pada medium limbah tahu cair. Pertumbuhan Nannochloropsis sp. optimum pada medium 20% volume limbah tahu cair yang menghasilkan lipid sebanyak 34,25% dan dapat menurunkan COD hingga 77,40%.  Penambahan nutrisi NaHCO3optimum pada komposisi 70 mg/l yang mampu menurunkan COD sebesar 78,81% dan menghasilkan lipid sebanyak 16,841%. Waktu penambahan nutrisi setiap 4 hari sekali mampu menurunkan COD sebesar 81,835% dan menghasilkan lipid sebesar 14,195%. Keywords: limbah tahu, Nannochloropsis sp., biodiesel, COD & BOD
APPLICATION OF PHYTOREMEDIATION FOR HERBAL MEDICINE WASTE AND ITS UTILIZATION FOR PROTEIN PRODUCTION Danny Soetrisnanto; Marcelinus Christwardana; Hadiyanto Hadiyanto
Reaktor Volume 14, Nomor 2, Oktober 2012
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.399 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.14.2.129-134

Abstract

Herbal industry in Indonesia is progressing very rapidly. Increasing number of herbal medicineindustries lead to an increase of the waste which are normally processed in anaerobic ponds by usingchemical and biological process. However this process are not economical feasible and therefore analternative method by using natural resource is required. Phytoremediation is an environmentalfriendly method to reduce contaminant using aquatic plant. This method uses water plant to reduceCOD and nutrients content in the waste. Since the waste still high content of nutrient, therefore it ispotential for medium growth of algae Spirulina. This study was aimed to evaluate the use of variousplant species (water hyacinth and lotus) in decreasing contaminant and to determine optimal nutrientcomposition of the growth media. The phytoremediation was performed in 3-8 days and height ofliquid in the tank was maintained constant at 5 cm. The effluent of first phytoremediation wastransferred to second stage for cultivation of Spirulina with 15 days of cultivation time. The externalnutrients were added each 2 days and the concentration of biomass was measured for its opticaldensity. Spirulina grow well in herbal medicine waste that has been phytoremediation with lotus for 3days and had a CNP ratio amounted to 57.790 : 9.281 : 1 with a growth rate of 0.271/day. Industri obat di Indonesia tumbuh sangat cepat. Pertumbuhan inimengakibatkan meningkatnya limbah yang umumnya dilakukan dalam kolam anaerobik denganmenggunakan proses kimia dan biologi. Namun demikian, proses tersebut belum menunjukkan hasilekonomis sehingga diperlukan metode lain yang relatif aman dan ekonomis. Salah satu cara yangdapat digunakan adalah phytoremediasi mengguanakn tanaman air untuk mengurangi kandunganCOD dalam limbah dan nutrient. Dikarenakan limbah masih mengandung nutrient yang cukup banyak,maka limbah tersebut juga sangat potensial untuk digunakan sebagai medium mikroalga. Penelitianini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan tanaman air (enceng gondok dan teratai) untukmereduksi kontaminan dalam limbah obat jamu. Phytoremediasi dilakukan selama 4-8 hari dan tinggicairan dalam reaktor dijaga pada 5 cm. Keluaran dari phytoremediasi pertama menggunakantanaman air digunakan sebagai medium di phytoremediasi menggunakan mikroalga Spirulina. Untukmendapakan pertumbuhan yang optimum, maka ditambahakan juga nutrient dan menunjukkan bahwaSpirulina tumbuh dengan sangat baik dalam medium ini. Pertumbuhan terbaik diperoleh dariphytoremediasi menggunakan teratai selama 3 hari dan kecepatan pertumbuhan 0,271/hari denganperbandingan C:N:P = 57,790:9,28:1.
Biofiksasi CO2 Oleh Mikroalga Chlamydomonas sp dalam Photobioreaktor Tubular Hadiyanto Hadiyanto; W Widayat
Reaktor Volume 15, No.1, APRIL 2014
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.288 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.15.1.37-42

Abstract

Mikroalga memiliki potensi dalam membiofiksasi CO2 dan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kadar CO2 dalam gas pencemar. Pertumbuhan mikroalga sangat dipengaruhi oleh konsentrasi gas CO2 di dalam gas pencemar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeetahui kemampuan mikroalga Chlamydomonas sp yang dikultivasi dalam photobioreaktor tubular dalam penyerapan gas CO2 serta untuk mengetahui konsentrasi maksimum gas CO2 dalam umpan untuk memproduksi biomasa mikroalga yang optimal. Percobaan dilakukan dnegan memvariasi laju alir dari 0.03 -0.071 L/menit dan konsentrasi CO2 dalam umpan 10-30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomasa mikroalga dapat diproduksi dengan maksimal dengan konsentrasi gas CO2 20% dengan laju alir 0.07 L/min. Semakin tinggi laju alir maka produksi biomasa alga semakin besar. Kecepatan pertumbuhan alga maksimum terjadi pada 0.31 /hari. Pada konsentrasi gas CO2 30%, terjadi substrate inhibition yang disebabkan carbon dalam bentuk ion bicarbonate tidak dapat dikonsumsi lagi di dalam kultur alga. Kata kunci : Mikroalga, chlamydomonas sp, biofiksasi CO2, biogas Abstract Microalgae have a potential for CO2 biofixation and therefore can be used to reduce the CO2 concentration in the gas pollutants. Moreover, microalgae growth is strongly affected by the concentration of CO2 in the exhaust gas pollutants. The objective of this research was to investigate the ability of microalgae Chlamydomonas sp which was cultivated in a tubular photobioreactor for CO2 absorption as well as to determine the maximum concentration of CO2 in the feed gas to obtain optimum microalgae biomass. The experiments were performed by varying the gas flow rate of 0.03 -0.071 L / min and the concentration of CO2 in the feed of 10-30%. The results showed that the maximum biomass of microalgae can be produced with CO2 concentration of 20% vol with a flow rate of 0.07 L / min. The result also showed that increasing the gas flow rate, the greater of the production of algal biomass and the maximum algae growth rate occurred at 0.31 / day. At a concentration of 30% CO2 gas, it occurs a substrate inhibition due to inefficient of bicarbonate use by algae culture.
Encapsulation Rutin with Chitosan-NATPP Using Coaservation Method Bambang Cahyono; Meiny Suzery; H Hadiyanto; Sestri Bela Pratiwi
Reaktor Volume 17 No. 4 Desember 2017
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.668 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.17.4.215-220

Abstract

Abstract This study aims to make microparticles of rutin compounds at various concentrations with NaTPP-chitosan as matrix. Encapsulation is done by coaservation method. The success of encapsulation was identified by UV-Vis spectrophotometry, Fourier Transform Infra-Red (FTIR) spectroscopy and Scanning electron microscopy (SEM). Based on UV-Vis spectrophotometry analysis, the efficiency of encapsulation (EE) and loading capacity (LC) was obtained at 62,43-94,36 and 1,73% -32,1%, at rutine concentration 0,625-11,25 mM. The success of rutin encapsulation is demonstrated by the rutin characteristics of the product seen with the presence of peaks of aromatic rings, indicating the presence of rutin compounds contained in the chitosan matrix. SEM analysis shows rough and porous surface morphology in microcapsules. The rutin release profile of the microcapsules is described as two phase processes, burst release at the initial discharge in the first 30 min followed by slow release. At the highest LC (11.25 mM concentration), it provides greater discharge rates for both synthetic fluid simulations 77.53 ± 3.59% and 78.76 ± 4.00% after 3h of discharge. The controlled release data showed high discharge rates at acidic pH than alkaline pH. Keywords: Rutin, encapsulation, citosan, coaservation
Effect Of Sparging In Microalgae (Dunaliella Tertiolecta) Cuture Using Bubble Column Hadiyanto Hadiyanto; M. Barbosa; R. Wijffels
Reaktor Volume 6 No. 2 Desember 2002
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5317.879 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.6.2.56-62

Abstract

Microalgae as a photosynthetic microorganism that contain chlorophyll has high potential to produce novel high value compounds that can be used in food, pharmaceutical and cosmetic industries. With lack of rigid cell wall, microalgae susceptible to have  hydrodynamic stress by increasing aeration rate. Increasing gas flow rate will increase the productivity to optimum condition, but after this condition the productivity will  decrease due to cell disruption. In this research has been  focused on effect of sparging on  microalgae cell damage. Sparging experiment was carried out by varying gas flow rate between 0.59 to 5.13 L.min-1 with a sparger made from needle inserted to a piece of silicon. The needle was used with diameter 0.4 to 1.2 mm and 1-9 needles. With this variables resulted gas entrance velocity between 2.56-104 m.s-1. The cell death rate constant (kd) was calculated by loss of cell viability in time using Coulter counter and Flowcytometer. From the experiments resulted gas entrance velocity was main cause for cell damagae. The small bubble was more detrimental than bigger size of bubble. Bubble rising as like in animal cell culture was no effect to detrimental cell.Keywords : D. tertiolecta, cell death rate constant, gas entrance velocity
Potential Production of Polyunsaturated Fatty Acids from Microalgae Noer Abyor Handayani; Dessy Ariyanti; Hady Hadiyanto
International Journal of Science and Engineering Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Chemical Engineering Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.576 KB) | DOI: 10.12777/ijse.2.1.13-16

Abstract

Currently, public awareness of healthcare importance increase. Polyunsaturated fatty acid is an essential nutrition for us, such arachidonic acid, docosahexaenoic acid and eicosapentaenoic acid. The need of Polyunsaturated fatty acid generally derived from fish oil, but fish oil has a high risk chemical contamination. Microalgae are single cell microorganism, one of Phaeodactylum tricornutum which have relatively high content of eicosapentaenoic acid (29,8%). Biotechnology market of Polyunsaturated fatty acid is very promising for both foods and feeds, because the availability of abundant raw materials and suitable to develop in the tropics. This literature review discusses about the content of Polyunsaturated fatty acid in microalgae, omega-3, omega-6, Polyunsaturated fatty acid production processes, and applications in public health
Co-Authors - Hermawan - Purwanto . Widayat A Abdullah A.P. Aini Abdurrafi Alwan Achmad Chalid Afif Alfajrin Achmad Roesyadi Adhi, M. A. Adi Wibowo Adian Khoironi Afriza Ni'matus Sa'adah Afshar, Mohammad Ali Ahmadi, Mohammad Hossein Aini, Apsari Puspita Ainun Nurusy Syahida Al-Baari, Ahmad N Al-Baarri, Ahmad Ni’matullah Albertus Djoko Lesmono Alhuyi Nazari, Mohammad Amalia Farhati Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andono Kusuma Jati Andri C. K. Andri Cahyo Kumoro Andry Anggoro Arahim Angela Nitia Nefasa Angela Nitia Nefasa Aniek Sri Handayani Aniek Sri Handayani Anisa Widia Utami Apsari Puspita A. Arief Budiman Arief Budiman Arif Harimukti Arif Setiawan Asri Cahaya Hati Athanasia Amanda Septevani, Athanasia Amanda Avido Yuliestyan Awaluddin Hidayat Ramli Inaku Azafilmi Hakiim Aziz Jihadian Barid Bambang Cahyono Barid, Aziz Jihadian Bidi, Mokhtar Budhijanto, B. Cantika Aulia Salsabila Catur Edi Widodo D A Sari D. Ariyanti D.S. Pinundi Danny Soetrisnanto Dedi Khairunas Desiyantri Siti P. Dessy Agustina Sari Dessy Ariyanti Dessy Ariyanti Didi Dwi Anggoro Dyah Ari Wulandari Dyah Hesti Wardhani Dyan Pratiwi E Hugeng Wandono Ebrahimi, Morteza Eko Hidayanto Endang Kusdiyantini Eudia Christina Wulandari Evita Febriyanti Febio Dalanta Fianda Revina Widyastuti Figa Muhammad Octafalahanda Fitria Yuli Anggita Sari Fitriyanto, Bobby Rachmat Fitriyanto, Bobby Rachmat Fuad Muhammad Fuad Muhammad Ganang Dwi Hartanto Ghasempour, Roghayeh Hakim, Muhammad Fahmi Hamid Hamid Hantoro Satriadi Hapsoro Bagus Wicaksono Hargono Hargono Haris Nu'man Aulia Hashfi Hawali Abdul Matin Hati, Asri Cahaya Hemawan, Ferry Hendra Naldi Henna Rya Abdurachim Henna Rya Sunoko Henna Rya Sunoko Heri Cahyono Heri Sutanto Hermawan Hermawan Hoang, Anh Tuan I Made Aditya Suryajaya Iis Nurhasanah Imam Novrizal Aji Indah Kusumadewi, Indah Indro Sumantri Indro Sumatri Irawan Arif Budianto J. Jamari Jaka Windarta Jihan Nabila Joni Safaat Adiansyah Kevin Aprilio Kusmiyati Kusmiyati Le, Tri Hieu M Christwardana M Christwardana M M A Nur M. Barbosa M. Djaeni M.M. Azimatun Nur M.M. Azimatun Nur, M.M. Azimatun Marcelinus Christwardana Marcelinus Christwardana Marcelinus Christwardana Marcelinus Christwardana Marcelinus Christwardana Marcelinus Christwardana Marcelinus Christwardana Mardiyah Sari Dewi Maryono Maryono Mega Anggraeni Mega Anggraeni Meiny Suzery Miftah Aqidatul Izzah Mochamad Arief Budihardjo Moh. Djaeni Muhamad Imaduddin Muhamad Maulana Azimatun Nur Muhammad Helmi Muhammad Nasyarudin Iqbal Muhammad Zaini Mahdi Munifatul Izzati Nailawati Prastiya Ningrum Naseri, Ali Nicholas Franz Noer Abyor Handayani Pham, Minh Tuan Pham, Van Viet Pribadyo Pribadyo Prima Astuti Handayani Primadi Gayuh Laksono Putro Purwanto - Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwono Purwono Putri, Sylvia Rahmi R. Wijffels Rachmad Ardhianto Ganjar Samudro Ratna Dewi Kusumaningtyas Ratnawati Ratnawati Reistu Widiastutik Retno Wulandari Rifqi Ahmad Baihaqi Riky Yonas Riky Yonas Rini Budi Hastuti Rita Dwi Ratnani Riza Saadiah, Riza Rizal Isnanto, R RM Bagus Irawan Rochmadi, R. Rocky Adiguna Rufaida Nur Rostika S Subandriyo S Sumarno S. Suherman Sabda Wahyu Nugroho Sakina Tunissa Anarki Satrio Kuntolaksono Sestri Bela Pratiwi Setia Budi Sasongko Silviana Silviana Singgih Wibowo Siswo Sumardiono Siti Jamilatun Sri Puji Lestari Sri Widodo Agung Sueda Suhatman, Agus Suherman Suherman Sulardjaka Sulardjaka Sumarno Sumarno Thomas Triadi Putranto, Thomas Triadi Tri Retnaningsih Tri Retnaningsih Soeprobowati Tubagus Rayyan Fitra Sinuhaji Tutuk Djoko Kusworo Uray Irzandi Uray Irzandi Vimala Kamandjaja Vita Efelina Wahjono, Tri Eko Wahyu Zuli Pratiwi Widayat Widayat Widiyanto Widiyanto Wihermanto, W. Yasinta Nikita Titisari Yoyon Wahyono Yulis Hindarwati Zin Min Tun