Claim Missing Document
Check
Articles

Plagiarism Trademark Dispute between Ms Glow and Ps Glow: Case Study Judge's Decision No. 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Mdn Junaidi; Hodriani; Perangin-angin, Reh Bungana Beru
The Digest: Journal of Jurisprudence and Legisprudence Vol. 5 No. 1 (2024): The Digest, June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/digest.v5i1.7032

Abstract

In the realm of business and competitive markets, branding plays a crucial role. A brand serves as a key identifier with the primary goal of distinguishing an entrepreneur's products from those of competitors. This article examines the trademark dispute between MS Glow and PS Glow, revealing two different rulings from the same legal case, specifically the cancellation of a trademark. The differing interpretations of the Trademark and Geographical Indications Law by the judges have raised concerns, prompting scrutiny of the clarity in the application of trademark law in Indonesia. This research uses a normative method, utilizing secondary data that includes primary legal materials such as court decisions and legislative texts related to trademarks. Additionally, secondary legal materials such as journals and books are referenced to enhance understanding. The data analysis methodology employed is qualitative juridical analysis. The findings show that both cases share a common issue similarity in beauty product brands. Each party claims to possess legitimate intellectual property rights and asserts that they have avoided any trademark infringement. Notably, the legal dispute between PS Glow and MS Glow does not fall under the Nobis in Idem principle, as the lawsuit filed in the Surabaya court was initiated before the Medan Commercial Court’s decision had been finalized. This study offers important insights into trademark disputes, the application of trademark law in Indonesia, and the complexities involved in handling trademark conflicts between competing parties.
Pengembangan Media Pembelajaran PKn dengan Pendekatan Dilema Moral Berbasis Android Berbantuan Augmented Reality Hodriani, Hodriani; Halking, Halking; Dharma, Surya; Nainggolan, Mangido; Junaidi, Junaidi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11832

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya literasi budaya dan kewargaan mahasiswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam memahami dilema moral dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis dilema moral dengan bantuan teknologi Augmented Reality (AR) guna memperkuat literasi budaya dan kewargaan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall berupa analysis design, development, implementation, and evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh skor rata-rata 4,5 dari ahli materi dan 4,45 dari ahli media, yang keduanya termasuk kategori “Sangat Baik.” Penilaian dari praktisi pembelajaran juga menunjukkan hasil positif. Keseluruhan data membuktikan bahwa media pembelajaran ini layak untuk diujicobakan lebih lanjut sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang kontekstual dan berbasis dilema moral untuk meningkatkan literasi budaya dan kewargaan.
Eksplorasi Karakter Politik Demokrasi Buya Hamka Dalam Membentuk Civic Disposition Pada Mahasiswa Nababan, Ramsul; Safitri, Ira; Junaidi, Junaidi; Dharma, Surya; Hodriani, Hodriani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12395

Abstract

Saat ini, demokrasi di Indonesia belum secara maksimal terlaksana. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya pelanggaran-pelanggaran demokrasi. Untuk itu, agar demokrasi pada masa kini dan pada masa yang akan datang menjadi lebih baik, maka mahasiswa sebagai agen perubahan sangat diperlukan kehadirannya. Membentuk mahasiswa yang berkarakter demokrasi, salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan menelusuri karakter politik demokrasi Buya Hamka. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter politik demokrasi Buya Hamka dalam membentuk civic disposition (karakter kewarganegaraan) pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemikiran Buya Hamka memiliki relevansi kuat dalam membentuk civic disposition mahasiswa di era kontemporer. Tiga pilar utama yang ditekankan yaitu kepemimpinan berakhlak, musyawarah, dan ketakwaan sebagai landasan moral. Pilar-pilar ini membentuk karakter kewarganegaraan yang religius, bertanggung jawab, adil, dan menjunjung persatuan. Nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui aktivitas akademik dan sosial mahasiswa. Pemikiran Buya Hamka berkontribusi pada pengembangan demokrasi yang etis, humanis, dan berlandaskan Pancasila.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NAPOSO NAULI BULUNG LAERIAS SEBAGAI WUJUD PEMBENTUKAN CIVIC DISPOSITION DI DESA PERJUANGAN KECAMATAN SUMBUL KABUPATEN DAIRI Gultom, Gunawan; Hodriani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pemberdayaan kelompok Naposo Nauli Bulung sebagai wujud pengembangan civic disposition pemuda di Desa Perjuangan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah Pemerintah Desa, Pengurus Kelompok Naposo Nauli Bulung, dan Orang tua dari Naposo Nauli Bulung tersebut. Jenis data yang dipakai pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan, data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel, dan website yang terkait dengan topik penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data (reduction), penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Naposo Nauli Bulung Laerias sebagai organisasi kepemudaan dapat diberdayakan sebagai wadah pembentukan karakter kewarganegaraan (civic disposition) pada pemuda dimana kelompok naposo nauli bulung laerias menunjukkan komitmen untuk turut serta untuk membentuk karakter pemuda dan mengembangkan potensi pemuda. Kendati demikian, kelompok naposo nauli bulung laerias mendapat beberapa kendala dalam memberdayakan pemuda. Oleh karena itu, perlu perhatian setiap elemen masyarakat untuk dapat memberdayakan kelompok naposo nauli bulung laerias dalam membentuk karakter kewarganegaraan pada pemuda.
Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Dalam Menanggulangi Tindak Kekerasan di SMPN 2 Medan Manurung, Putri Adinda; Sitompul, Hodriani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Edisi Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i1.8112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di SMP Negeri 2 Medan dalam mengatasi kekerasan di lingkungan sekolah. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi (primer), serta literatur relevan seperti buku dan jurnal (sekunder). Subjek penelitian meliputi anggota TPPK, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru PPKn, guru BK, dan lima siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPPK berperan aktif dalam mencegah dan menangani kekerasan dengan melakukan pemantauan, penanganan kasus secara cepat, serta edukasi dan pelatihan. Mereka juga mengedepankan pendekatan konseling, pembinaan karakter, dan sosialisasi kebijakan antikekerasan. Selain itu, TPPK memastikan mekanisme penanganan kekerasan dipahami seluruh warga sekolah, serta berupaya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan sesuai dengan prinsip Sekolah Ramah Anak (SRA).
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI DI DESA SIGAOL SIMBOLON KABUPATEN SAMOSIR Nainggolan, Gaby Agustina; Hodriani, Hodriani; Pinem, Windawati; Prayetno, Prayetno; Ndona, Yakobus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.46911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Peran pemerintahan desa dalam Pemberdayaan Masyarakat sebagai upaya meningkatkan ekonomi di Desa Sigaol Simbolon, Kabupaten Samosir. Ada pun permasalahan dalam penelitian ini  Program pemerintah desa masih belum berjalan dengan efektif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa Sigaol Simbolon, masih kurang nya partisiapsi masyarakat terhadap program. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dana analisis dokumen. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Sigaol Simbolon secara aktif melaksanakan berbagai program pemberdayaan, pemerintah desa telah melaksanakan berbagai upaya nyata seperti pelatihan keterampilan, bantuan alat pertanian, pengembangan homestay, dan pembukaan akses jalan ke lahan pertanian. Program-program tersebut secara umum disambut positif dan telah memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian, pertumbuhan usaha rumah tangga, serta peluang ekonomi dari sektor wisata lokal. Namun, tantangan masih muncul dalam hal rendahnya partisipasi sebagian masyarakat akibat kurangnya pemahaman atau kepedulian terhadap program
Pendampingan Kader BKB dan Posyandu dalam Pembuatan MPASI Biskuit Memanfaatkan Pangan Sumber Laut dan Tanaman Herbal Berutu, Nurmala; Diningrat, Diky Setya; Sitompul, Hodriani; Ingtyas, Fatma Tresno
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/almuawanah.v2i2.9677

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini secara umum bertujuan untuk mendampingi kader BKB dan Posyandu dalam pembuatan MPASI Biskuit dengan memanfaatkan pangan sumber laut dan tanaman herbal Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Mitra dalam PKM ini adalah Anggota BKB dan Posyandu di Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Permasalahan yang dihadapi oleh anggota mitra adalah menurunkan angka prevalensi stunting pada anak baduta di Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Hal ini mengaharuskan Mitra mencari solusi yang tepat untuk menekan dan menurunkan angka prevalensi stunting di Desa tersebut. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi mitra, maka pada program pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan solusi untuk melakukan pendampingan terhadap kader BKB dan Posyandu untuk pembuatan MPASI sesuai dengan kandungan gizi yang seimbang dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Desa tersebut. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian ini adalah metode pendidikan, sosialisasi, pendampingan pembuatan produk, dan proses standarisasi pada produk yang sudah dihasilkan. Pelatihan Tingkat keberhasilan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat dana BOPTN ini akan terukur dari dihasilkannya : 1) Peningkatan kualitas SDM dalam pengetahuan pembuatan MPASI, 2) Produk MPASI sesuai dengan Gizi yang Seimbang.
Aktualisasi Kekuatan Peran Ganda Perempuan Dalam Rumah Tangga Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Desa Selemak Safitri, Ira; Hodriani, Hodriani; Siregar, Hapni Laila; Pinem, Windawati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1300-1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang aktualisasi kekuatan peran ganda perempuan dalam rumah tangga sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Selemak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer seperti observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder seperti buku, artikel jurnal, internet, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Desa, dan lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pedagang sayur perempuan Pasar Andan Sari Desa Selemak dalam rumah tangga mencakup peran sebagai istri, peran sebagai ibu, dan peran sebagai individu yang mandiri. Aktualisasi kekuatan peran ganda perempuan dalam rumah tangga sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Selemak dapat dilihat dari empat hal yaitu: perempuan dapat bekerja, perempuan dapat menjadi seorang intelektual, perempuan dapat bekerja untuk mencapai transformasi sosialis masyarakat, dan perempuan sebagai kekuatan ekonomi
SIKAP DIPLOMASI DAN HUKUM INTERNASIONAL INDONESIA DALAM MENGHADAPI KONFLIK RUSIA-UKRAINA Hodriani, Hodriani; Junaidi, Junaidi; Yuzar, Dhiva Dalna; Ivanna, Julia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.538-542

Abstract

Konflik antara Rusia dan Ukraina meningkat pada akhir Februari 2022, yang merupakan peristiwa politik global yang kompleks dengan implikasi, ekonomi, dan keamanan global yang signifikan. Indonesia sebagai negara yang menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif dalam hubungan internasional berupaya menjaga hubungan baik dengan kedua negara. Penelitian ini bertujuan mengetahui sikap dan peran politik Indonesia dalam menghadapi konflik antara Rusia dan Ukraina. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dengan pengumpulan data berupa sumber jurnal, buku. Situs web, artikel populer, dan sumber lainnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah mengambil langkah yang tepat dan sesuai dengan prinsip nonblok yaitu bebas dan aktif dalam pemerintahan di luar negerinya,
Integrating Civic Engagement to Foster Soft Skills and Teacher Professionalism Hodriani; Pinem, Windawati; Sutrisno; Safitri, Ira; Bahauddin, Nur Ain binti
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 22 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v22i2.66124

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program, launched in 2019, provides students opportunities to strengthen their professional competencies through direct engagement in the real world. Within this framework, civic engagement is essential, as it encourages students to actively participate in community-based activities that support their academics and social responsibilities. This study analyzes how students develop soft skills and teaching professionalism through MBKM activities. This qualitative descriptive study involved students of the Pancasila and Citizenship Education Department at Medan State University, class of 2019–2021, who had participated in MBKM programs such as Kampus Mengajar (Teaching Campus), student exchange programs, and internships. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using an interactive model. The research findings indicate that civic engagement integrated into MBKM improves adaptability, leadership, communication, collaboration, and innovation, while instilling civic values and professional ethics. This study recommends systematically institutionalizing civic engagement in teacher education curricula to ensure holistic and sustainable outcomes.