Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EFEKTIVITAS SABUN CAIR EKSTRAK DAUN KECOMBRANG ( ETLINGERA ELATIOR ) SEBAGAI REPELEN TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Lian Varis Riandi; Cinta Aurelia Adisty; Hennivanda Hennivanda; Fitrine Ekawasti; M. Hanafiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5796

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama berbagai penyakit arbovirus, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD), yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah tropis. Pengendalian vektor secara kimiawi konvensional melawan resistensi resistensi dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menuangkan potensi sabun cair yang diformulasikan dengan ekstrak daun kecombrang ( Etlingera elatior ) sebagai pengusir Ae. aegypti . Metode eksperimental menggunakan lima kelompok perlakuan (kontrol negatif, kontrol positif, serta konsentrasi ekstrak 5%, 10%, dan 15%) dengan tiga kali pengulangan dan pengamatan selama 6 jam. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak daun kecombrang mengandung steroid, terpenoid, flavonoid, fenolik, dan tanin. Uji efektivitas menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun kecombrang konsentrasi 15% memberikan daya proteksi terbaik, mencapai 84% pada jam pertama pengamatan. Analisis One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (P
EFEKTIVITAS INSEKTISIDAL DIFUSER ELEKTRIK EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR) TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Lian Varis Riandi; Mutiara Cahya Ramadhani; Hennivanda Hennivanda; Fitrine Ekawasti; M. Hanafiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.5797

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kecombrang (Etlingera elatior) sebagai insektisida alami terhadap nyamuk Aedes aegypti dengan metode difuser elektrik. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu konsentrasi 1,73%, 1,92%, 2,12%, kontrol negatif (akuades), dan kontrol positif (dimeflutrin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortalitas nyamuk meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Konsentrasi 2,12% menyebabkan kematian nyamuk sebesar 87% dengan rata-rata 8,66 ekor dalam 4 jam paparan, sementara kontrol positif mencapai 100% dan kontrol negatif 0%. Uji Anova menunjukkan perbedaan yang signifikan antarperlakuan (p < 0,05). Senyawa aktif seperti flavonoid, terpenoid, steroid, tanin, dan fenolik dalam ekstrak daun kecombrang berperan dalam kematian nyamuk melalui mekanisme gangguan pernapasan dan sistem saraf. Hasil ini membuktikan bahwa ekstrak daun kecombrang konsentrasi 2,12% efektif sebagai insektisida alami dengan metode difuser elektrik.