Claim Missing Document
Check
Articles

PRINSIP TINDAK KESANTUNAN VERBAL DAN NON-VERBAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI INTERDISIPLINER: BAHASA DAN ISLAM) Muhamad Pahruroji; Pandu Hyangsewu
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Februari 2023
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/qolamuna.v8i2.896

Abstract

Abstract :   This study aims to examine how the principles of politeness speak verbally and non-verbally in an Islamic perspective. This research uses a qualitative descriptive approach with the literature study method. The data were obtained from Tafsir Al-Qur'an and Hadith as well as previous studies. The results of the analysis show that in an Islamic perspective there is the concept of language politeness. In the verbal aspect, language politeness is packaged with six qaulan principles which include 1) qaulan sadida, 2) qaulan ma'rufa, 3) qaulan baligha, 4) qaulan maysura, 5) qaulan aliyyin and 6) qaulan karima. Meanwhile, the nonverbal aspect includes body behavior such as shaking hands, cheerful expressions and showing smiles, maintaining eye contact and paralinguistics which includes smooth, low tones or voices, slow intonations and rhythms. Keywords : Politeness, comunicate and islamic perspective
Analisis Kepatuhan dan Konflik Remaja terhadap Protokol Kesehatan dalam Pencegahan Covid-19 Wina Nurhayati Praja; Abdul Azis; Pandu Hyangsewu; Salma Hanifah; Shafira Tasha Salsabila
SOSIETAS Vol 11, No 1 (2021): Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.961 KB) | DOI: 10.17509/sosietas.v11i1.36097

Abstract

Pandemi Covid-19 hadir di seluruh dunia dan memberikan banyak dampak dari segi sosial hingga ekonomi. Indonesia termasuk salah satu yang tetap berjuang untuk mempertahankan perekonomian dengan syarat agar tetap mengikuti Surat Keputusan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Protokol kesehatan di harapkan dapat mengurangi penyebaran dari Covid-19. Isi dari Protokol Kesehatan ialah adanya pembatasan sosial dan kontak fisik. Seluruh kegiatan dilakukan di rumah, dari kerja hingga Pendidikan. Tetapi masih banyak orang-orang yang masih memiliki kepentingan untuk keluar rumah bahkan hingga menolak untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan. Peneliti melakukan ini dengan 53 sample remaja yang tersebar di Kota Bandung. Ada sekitar 77.4% yang merasa telah melaksanakan Protokol Kesehatan dengan baik dan benar sesuai dengan Keputusan yang buat oleh Kementerian Kesehatan.
Menyatu dalam Harmoni: Melihat Islam dalam Multikulturalisme Budaya Bali Utara Wulan, Nisfi Chairani; Hyangsewu, Pandu
FENOMENA Vol 15 No 2 (2023): FENOMENA VOL 15, NO. 2, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v15i2.7946

Abstract

Bali Utara, tidak hanya sekadar destinasi wisata, melainkan panggung epik keberagaman budaya dan kerukunan antarumat beragama. Dalam sentuhan tradisi Hindu yang kuat dan kehadiran Islam sebagai minoritas, wilayah ini menjadi lanskap harmoni unik. Artikel ini, melalui pendekatan literature review, menyelami kisah perpaduan yang memikat. Masjid Al-Hidayah di Bedugul, sebagai ikon inklusivitas, mencerminkan arsitektur indah dan toleransi. Hasil penelitian menggambarkan kolaborasi umat beragama sebagai sumber kekayaan masyarakat. Di balik keindahan alam, Bali Utara adalah cerita sederhana tentang hidup bersama dalam perbedaan, sebuah melodi yang memPesona.
Analisis Dakwah TikTok terhadap Tingkat Religiusitas Mahasiswa: Studi Kasus pada Pengguna Aktif TikTok di Kalangan Mahasiswa UPI Budiarti, Ayu Lestari; Alviyah, Erlin Nisa; Triana, Ira; Lestari, Noviana Ayu; Jamilah, Rahma; Saptaji, Salma Adriyani Putri; Hyangsewu, Pandu
FENOMENA Vol 15 No 2 (2023): FENOMENA VOL 15, NO. 2, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v15i2.8555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dakwah melalui aplikasi TikTok terhadap tingkat religiusitas mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dengan memanfaatkan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner online yang diisi oleh 100 responden mahasiswa UPI dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok merupakan platform yang sangat populer di kalangan mahasiswa dengan frekuensi dan durasi penggunaan yang tinggi. Selain untuk hiburan, TikTok juga dimanfaatkan untuk pengembangan diri. Konten dakwah di TikTok sering dijumpai oleh pengguna, dengan topik utama seperti kehidupan sehari-hari dalam Islam, motivasi ibadah, dan pengingat akhirat. Mayoritas pengguna merasa konten dakwah di TikTok berpengaruh positif terhadap pemahaman, praktik, dan sikap keagamaan mereka. Meskipun ada tantangan terkait kredibilitas dan kedalaman informasi, TikTok memiliki potensi besar sebagai sumber pengetahuan Islam yang efektif bagi mahasiswa.
Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community Hyangsewu, Pandu; Abdillah, Hilman Taufiq; Aulia, Vina
Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v8i2p145-156

Abstract

When religious diversity in society is not addressed wisely, it becomes a source of inter-religious conflict. The misalignment between the hope to live in harmony with the reality that occurs in society encourages an urgency to internalize values and activities to create harmony in society. So this research aims to further analyze the inter-religious interaction in the Kampung Toleransi community as a form of internalization of harmony. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. This research reveals that the inter-religious interaction built by Kampung Toleransi continues to be carried out and delivered culturally by various parties. So that interaction is rooted in everyday life and can realize harmony in society. The development of interfaith interaction models and strategies that apply in general can be studied in further research.Internalisasi Kerukunan Melalui Interaksi Antar Umat Beragama Pada Masyarakat Kampung ToleransiKetika keberagaman dalam beragama di masyarakat tidak disikapi dengan bijak menjadi sebuah sumber konflik antar umat beragama. Adanya ketidakselarasan antara harapan untuk hidup rukun dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat mendorong sebuah urgensi terhadap internalisasi nilai dan aktivitas untuk menciptakan kerukunan di masyarakat. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai interaksi antar umat beragama pada masyarakat Kampung Toleransi sebagai wujud internalisasi kerukunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa interaksi antar umat beragama yang dibangun oleh Kampung Toleransi terus dilakukan dan disampaikan secara kultural oleh berbagai pihak. Sehingga interaksi mengakar dalam kehidupan sehari-hari dan dapat mewujudkan kerukunan pada masyarakat. Pengembangan model dan strategi interaksi antar umat beragama yang berlaku secara general dapat dikaji dalam penelitian selanjutnya
PERBANDINGAN KUALITAS LULUSAN SEKOLAH ISLAM DAN SEKOLAH UMUM DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Artadewi, Aliya Mutiara; Riyana, Nisrina Nur Arifah Angga; Nurazizah, Ratih Pitria; Nursyamsi, Rizal; Hyangsewu, Pandu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 12 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan kualitas lulusan dari sekolah Islam dan sekolah umum yang melanjutkan studi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kualitas lulusan diukur berdasarkan prestasi akademik, kemampuan soft skill, serta partisipasi mereka dalam kegiatan organisasi dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang merupakan lulusan dari kedua jenis sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan dari kedua jenis sekolah memiliki keunggulan yang berbeda. Lulusan sekolah Islam lebih menonjol dalam nilai-nilai moral dan aktivitas keagamaan, sedangkan lulusan sekolah umum unggul dalam pencapaian akademik dan kegiatan non-akademik. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengembangan program pendidikan yang menggabungkan kelebihan dari kedua jenis sekolah untuk mencetak lulusan yang lebih seimbang dan kompetitif di masa depan.
IRE Teachers' Efforts to Improve Digital Literacy to Strengthen Religious Interaction towards a Good Digital Citizenship Society Hyangsewu, Pandu; Abdullah, Hilman Taufiq; Faqihuddin, Achmad; Muflih, Abdullah; Sari, Indah
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 7, No 3 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v7i3.26737

Abstract

Digital literacy, including Islamic Religious Education (IRE), has become essential in modern education. This article discusses the efforts of IRE teachers in improving digital literacy to strengthen students' religious interactions toward forming a Good Digital Citizenship society. This study uses a qualitative approach to explore the experiences and strategies of IRE teachers in Junior High Schools (JHS) and Senior High Schools (SHS) in integrating technology into learning. Data were obtained through in-depth interviews with 10 IRE teachers skilled in digital literacy and accustomed to using digital media and content in teaching. The data were analyzed using the Miles and Huberman framework, involving data reduction, data display, and conclusion drawing to identify patterns and themes related to digital literacy integration. The study results show that IRE teachers integrate technology through digital tools such as Google For Education, Quizizz, Canva, and video platforms such as YouTube to enrich the learning experience. Teachers also create digital content such as interactive modules, educational videos, and podcasts, which engage students and expand access to relevant religious information. Additionally, teachers provide digital literacy education that includes training on digital ethics, online security, and responsible social media usage. This study concludes that digital literacy in IRE supports students' technological skills and helps shape their moral character in the digital world. This effort significantly contributes to forming students as good digital citizens who can interact ethically and productively in the digital space. The implications of this study indicate the importance of ongoing digital literacy training for teachers and students to support relevant religious education in the digital era. 
Inovasi Pembelajaran PAI: Penerapan Kecerdasan Buatan untuk Meningkatkan Motivasi Siswa Hidayat, Luthfi Aulia; Sumarna, Elan; Hyangsewu, Pandu
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1846

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan motivasi siswa di era digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui kajian literatur dan dokumentasi, penelitian ini menganalisis berbagai sumber terkait implementasi AI dalam pendidikan agama. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama: pertama, AI meningkatkan motivasi melalui personalisasi pembelajaran dan akses ke sumber yang luas; kedua, AI dalam PAI dapat diimplementasikan melalui chatbot, sistem rekomendasi, dan platform pembelajaran adaptif; ketiga, tantangan implementasi mencakup infrastruktur teknologi dan kesiapan guru. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi inovatif dalam pembelajaran PAI dengan memanfaatkan teknologi AI, sambil mempertahankan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan agama Islam.
Literacy of the Cihideung Village Community towards Sasapian Arts Magfiroh, Valencia Sahara; Husna, Fathma Nailal; Maulida, Nasywa Gassani; Sadiyah, Neng Siti Nur; Hyangsewu, Pandu
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2025): January 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i1.5019

Abstract

This research discusses the literacy of the people of Cihideung Village towards sasapian art, a cultural heritage that has existed since 1910. Through the interview method, this study found that Sasapian art is not mere entertainment, but a tool in conveying philosophical values, such as togetherness, struggle, and respect for tradition. Despite challenges such as differences in religious views and the potential for misuse of the event, the community continues to preserve this art from time to time, even now aided by modern technology. The results of this study show that sasapian is a symbol of cultural identity that strengthens the social relations and spiritual values of the Cihideung Village community.
Dekonstruksi Gelar Haji: Analisis Sosiologis tentang Stratifikasi Sosial dan Dampaknya di Masyarakat Armeta, Armeta; Daffa Nasywa Afriani; Indra Abdul Majid; Renitadewi Kusumah Wardani; Siti Komariah; Pandu Hyangsewu
MADINAH Vol 11 No 2 (2024): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v11i2.2454

Abstract

In terms of religion, the Hajj pilgrimage is a sense of our faith and religion to Allah SWT, through a long historical story of the use of the term "Hajj Title" it turns out that the Prophet Muhammad SAW did not use the title. It has become a culture for Indonesians to use or pin this title for someone who has performed the pilgrimage. As if it gives its own roar and position, it turns out that this Hajj title triggers many different views or perspectives, especially in one of the villages and cities in West Java. Based on this description, the researcher is interested in examining how the community views the awarding of the title of Hajj to someone who has performed the Hajj pilgrimage with a qualitative approach in the form of a literature study and collecting complementary data in the form of direct interviews with several different informants. From the results themselves, there are differences in views or social inequality related to the village community considering that the title of Hajj is important and for the city community the use of the title of Hajj is not so important. However, after a deeper study, although the use of the title Hajj is not mandatory, this title becomes an important symbol of social status, seeing from the environment occupied and also the intention of the individual and how this becomes a local culture.
Co-Authors Abdillah, Hilman Taufik Abdul Azis Abdul Azis Aceng Kosasih, Aceng Achmad Faqihuddin Agus Fakhruddin Agus Suherman Ahmad Fu’adin Alviyah, Erlin Nisa Ananda, Fazrin Sheila Armeta, Armeta Artadewi, Aliya Mutiara Aulia Tegar Wicaksono Aulia, Vina Bahrudin Budiarti, Ayu Lestari Daffa Nasywa Afriani Dallyono, Ruswan Danan Darajat Dedi Koswara Dewi, Latifah Cahya Diens, Adimin Elan Sumarna Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fani Rachma Firda Amelia Hanifah, Salma Hayatunnisa, Hayatunnisa Hidayat, Luthfi Aulia Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hilman, Taufik Husna, Fathma Nailal Husnul Khatimah Iip Saripah, Iip Iman, Jaisyullah Mu'tashim Indah Sari Indra Abdul Majid Isni Nur Azizah Isni Nurazizah Jamilah, Rahma Jenuri Komariah, Kokom St Kurnia, Sri Ayu Latifah Cahya Dewi Lestari, Noviana Ayu Magfiroh, Valencia Sahara Maulida, Nasywa Gassani Muflih, Abdullah Muhamad Pahruroji Muhamad Parhan Muhamad Ridwan Sudaryat Muhamad Taufik Muhammad Fikri Nandang Rusmana Nasrudin, Ega Novita, Suci Oktaviani Nur Hidayah Nurazizah, Ratih Pitria Nurmadina Nursyamsi, Rizal Nurti Budiyanti Praja, Wina Nurhayati Purnomo Purnomo Purnomo Qolbi Mujahidillah Adzimat R. Vindy Melliany Puspa Rachma, Fani Rahmania, Puput Renitadewi Kusumah Wardani Rika Sartika Riska Ridha Adika Risris Hari Nugraha Riyadi, Lanang Riyana, Nisrina Nur Arifah Angga Rosmalizawati Ab Rashid Rosmia, Ade Romi Royda, Royda RR. Ella Evrita Hestiandari Sadiyah, Neng Siti Nur Salma Hanifah Salsabila, Shafira Tasha Sansa Bunga Agista Saptaji, Salma Adriyani Putri Sarah Annisa F Sardin Sari Narulita Shafira Tasha Salsabila Siti Komariah Siti Komariah Suci Oktaviani Novita Sudaryat, Muhamad Ridwan Sugiarti, Nadila Putri Budi Suryadi, Najla' Pinkan Putri Triana, Ira Udin Supriadi Wawan Hermawan Widia Lestari Wina Nurhayati Praja Wulan, Nisfi Chairani Wulandari, Sekar Kirana Yasmin, Andien Rizkyas Yulia Fitriani Yulia Fitriani, Yulia Zulfikar Alamsyah