Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PETERNAKAN BERSIH DI DESA NGUNUT KECAMATAN JUMANTONO KABUPATEN KARANGANYAR Chusniatun Chusniatun; Kuswaji Dwi Priyono; Kun Harismah; Suharjo Suharjo; Muhtadi Muhtadi; Sartono Putro
WARTA LPM WARTA Volume 18, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v18i1.1165

Abstract

In the Pemitra community service activities for development cleaner farming in Desa Ngunut Kecamatan Jumantono kabupaten Karanganyar, has been done for directing activities, training, and mentoring for farmers of cattle and chickens in Desa Ngunut, Jumantono, Karanganyar. In this Pemitra activities have been conductedbriefings and training on producing of liquid and solid organic fertilizer, planting cassava  and  sengon  by  utilizing  manure,  the  introduction  of  biogas  technology applications on cattle ranchers. The results that have been obtained from this Pemitra community activities that partners have been able to understand and have the skills for managing livestock clean the biogas technology applications, the use of probiotics or fermentator in farm management, made of solid and liquid organic fertilizer, as well as the use of organic fertilizer for agricultural development cassava and sengon. The constraints and problems had been faced by the partners were 1) lack of farmer groups  that have  organizational unity  in designing,  managing, implementing  and evaluating the work program. So that the unity and continuity in performing community service activities can not be done well, 2) Most of the participants were active inpemitra was the village officials and their family, so not much give a breadth of benefits to the general public.
PEMBUATAN YOGURT SUSU SAPI DENGAN PEMANIS STEVIA SEBAGAI SUMBER KALSIUM UNTUK MENCEGAH OSTEOPOROSIS Kun Harismah
Jurnal Teknologi Bahan Alam Volume 1 Nomor 1 April 2017
Publisher : Prodi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pembuatan yogurt dengan penambahan pemanis alami daun stevia. Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) termasuk family Asteraceae, daun kering mempunyai kemanisan 30 kali sukrosa dan tidak menghasilkan kalori. Yogurt sebagai produk olahan susu yang difermentasi mempunyai kandunagn gizi lebih baik dari susu dan merupakan sumber Ca yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar terhindar dari osteoporosis. Tujuan pembuatan yogurt adalah mempelajari produksi yogurt berbahan dasar susu sapi yang difermentasi dan menambah pemanis sukrosa dan daun stevia. Rancangan acak lengkap dua variabel dengan tiga kali ulangan telah diterapkan dengan perlakuan perbandingan jumlah sukrosa, kombinasi sukrosa + daun stevia kering, dan stevia yang ditambahkan masing-masing 4:0, 1:1, 1:2, 1:3, dan 0:4. Hasilnya menunjukkan bahwa dari berbagai perlakuan tersebut semakin banyak daun stevia yang ditambahkan pada yogurt semakin banyak Ca yang diperoleh. Kadar Ca yang didapat masing-masing adalah 30,57mg, 39,33mg, 45,43mg, 58,00mg, dan 76,30mg. 
Addition of Lavender Essential Oil (Lavandula angustifolia) in Manufacture Baby Products Diaper Rash Cream Nurina Ade Almira; Nanda Mila Afida; Kun Harismah
Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Vol. 2 No. 1 (2022): January-June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.379 KB) | DOI: 10.53017/ujas.159

Abstract

Essential oils are known by the name of ethereal oil or flying oil (ethereal oil or volatile oil ) which is produced by plants. At high concentrations, essential oils can be used as local anesthetics. Essential oils have strong antibacterial and antifungal properties, one of which is lavender essential oil which has commercial relevance in pharmaceutical applications due to its therapeutic properties, such as anticonvulsive, sedative, antidepressant, antiseptic, antihypertensive, antioxidant, and anti-inflammatory. Not only lavender essential oil, coconut oil or commonly known as VCO is an oil that contains vitamin E that the skin needs and is medically useful for healing cracked skin. Coconut oil or VCO is rich in antibacterial, antiaging, antioxidant, wound healing, and anti-inflammatory properties. Pharmaceutical applications that are very important for humans are antioxidant, anti-inflammatory and antibacterial, especially for babies. Infants are an extreme age group who are at risk of damage to skin integrity in the perianal area. This can be due to factors such as increased humidity causing a rash. The purpose of this study was to determine the benefits of using lavender essential oil using coconut oil VCO in the manufacture of baby diaper rash cream products to prevent skin integrity in infants such as rashes. The method used in this study is a qualitative descriptive analysis test. Where using testing 5 times on 4 samples, it was proven that the 4th sample had a good level of characteristics. The results of this study, the test was proven by organoleptic testing carried out, namely the color produced was white, the aroma was lavender, and it had a creamy texture. Homogeneity test has homogeneous results. The pH test resulted in 7.84. The stickiness test on the 4th sample lasted for 1 minute 10 seconds. The dispersion test with a load of 50 grams is 2 cm, a load of 100 grams is 3.7 cm, a load of 150 grams is 4 cm, a load of 200 grams is 4.2 cm, and a load of 250 grams is 4.5 cm.
Formulation and Evaluation of Physical Stability Natural Acne Gel Based on Aloevera Gel with Essential Oil Blend Sucia Rahmadani Nurlaila; Ayu Desi Rachmadani; Kun Harismah
Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Vol. 2 No. 1 (2022): January-June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.851 KB) | DOI: 10.53017/ujas.163

Abstract

This study aims to determine the formulation and evaluation of natural acne gel preparations made from aloe vera gel with a mixture of essential oils where the concentration of aloe vera gel can affect the stability of natural acne gel preparations. The use of herbal cosmetics is preferred because it comes from natural ingredients, is safe, can be used by all skin types, has various choices, is inexpensive, has low side effects, and does not pollute the environment. Organoleptic Test Process, pH Test, Adhesion Test, Spreadability Test, Stability Test (Cycling Test) for evaluation of natural acne gel preparations. The results showed that the higher the concentration of aloe vera gel, the higher the pH, dispersion, and stability. By paying attention to the data from each formula, it can be concluded that the most optimal preparation is the F3 preparation which shows the appropriate pH results, appropriate dispersion and homogeneous stability.
FORMULASI INSTAN JAHE MERAH DAN KAYU MANIS DENGAN PEMANIS STEVIA Muhammad Johan Setiawan; Reza Andri Prasetyo; Kun Harismah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.755 KB)

Abstract

Saat ini stevia sebagai pemanis rendah kalori dibutuhkan sebagai alternatif gula pada olahan bahan pangan karena bersifat tidak beracun, dapat mencegah kegemukan, karies gigi, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Jahe juga dapat dimanfaatkan karena kandungan oleosin dan senyawa antioksidan tinggi, sehingga dapat menangkal radikal bebas yang dapat menghambat tumbuhnya sel-sel kanker. Bahan lainnya yaitu kayu manis yang kaya kandungan flavonoid dan beraroma khas. Oleh karena itu, dibuat minuman instan jahe merah dan kayu manis dengan pemanis stevia seba gai solusinya. Proses pembuatan minuman instan ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu proses persiapan bahan baku, proses ekstraksi daun stevia, proses pembuatan ekstrak jahe merah dan pembuatan formulasi instan jahe merah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dua faktorial yaitu penambahan sukrosa dan ekstrak stevia (1:0 ; 1:1 ; 1:2 ; 0:1) serta penambahan kayu manis (0,5 dan 0,7 gram). Analisa yang dilakukan yaitu uji kadar gula total dengan meggunakan metode spektrofotometri, dan uji kadar air menggunakan metode gravimetri. Dari semua perlakuan, diperoleh kadar gula total sebesar 3,48 – 255,66 mg dengan kadar air sebesar 0,000079 % – 0,031%. Hasil paling optimum ada pada formulasi 3Y dengan kadar gula 192,88 mg dengan kadar air 0,0005%.
FORMULASI INSTAN Zingiber officinale var. Rubrum DAN KAYU MANIS DENGAN PEMANIS STEVIA Muhammad Johan Setiawan; Reza Andri Prasetyo; Kun Harismah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.172 KB)

Abstract

Jahe sebagai bahan pangan mengandung oleosin dan senyawa antioksidan tinggi selama ini dimanfaatkan sebagai rempah makanan dan minuman. Kayu manis kaya kandungan flavonoid dan beraroma khas berpotensi untuk aroma makanan. Akhir-akhir ini stevia sebagai pemanis rendah kalori dibutuhkan sebagai alternatif gula pada olahan pangan karena bersifat tidak beracun, dapat mencegah kegemukan, karies gigi, dan penderita Diabetes millitus. Oleh karena itu, dibuat minuman instan jahe merah dan kayu manis dengan pemanis rendah kalori stevia. Proses pembuatan minuman instan ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu proses persiapan bahan baku, ekstraksi daun stevia, pembuatan ekstrak jahe merah, dan formulasi instan jahe merah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dua faktorial yaitu penambahan sukrosa dan ekstrak stevia (1:0 ; 1:1 ; 1:2 ; 0:1) serta penambahan kayu manis (0,5 dan 0,7 gram). Analisa yang dilakukan yaitu uji kadar gula total dengan meggunakan metode spektrofotometri, dan uji kadar air menggunakan metode gravimetri. Dari semua perlakuan, diperoleh kadar gula total sebesar 3,48 - 255,66 gram dengan kadar air sebesar 0,00008 % - 0,031%. Berdasarkan kadar gula total 3,48 maka formulasi instan jahe merah tersebut bisa menjadi alternatif minuman untuk penderita kegemukan.
SIRUP SERAI (Cymbopogon citratus) BERANTIOKSIDAN TINGGI DENGAN PEMANIS STEVIA Ray Nurani Anindya; Anggi Widiastuti; Kun Harismah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.222 KB)

Abstract

Antioksidan merupakan zat yang dapat melindungi sel-sel terhadap efek radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel dan mungkin memainkan peran dalam penyakit jantung, kanker, alzheimer, dan penyakit berbahaya lainnya. Dua tanaman sumber antioksidan yaitu serai dan stevia (Stevia rebaudiana). Selain antioksidan serai juga memiliki manfaat sebagai detoksifikasi dan anti kanker. Stevia dapat menghasilkan senyawa steviosida dan rebaudiosida yang mempunyai kemanisan 200-300 kali dari sukrosa tetapi tidak manghasilkan kalori. Sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dan obesitas. Selain itu, stevia juga bersifat nontoksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kadar antioksidan pada sirup serai dengan substitusi pemanis stevia. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat perlakuan sukrosa : stevia yaitu 1:1, 1:2, 1:3 dan 0:4. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan 0:4 memiliki nilai antioksidan tertinggi 56,47% dan yang terendah pada perlakuan 1:1 dengan hasil 41,03%. Pada uji antioksidan ini menunjukkan bahwa semakin banyak stevia yang ditambahkan maka nilai antioksidan semakin tinggi
UJI ORGANOLEPTIK SIRUP KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DENGAN PENAMBAHAN PEMANIS STEVIA (Stevia rebaudiana) Raih Wisesa Alfiani; Izzatul Nur Safitri; Kun Harismah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.176 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik sirup kayu manis berdasarkan uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, tingkat kemanisan, dan rasa. Metode dalam penelitian ini yaitu eksperimental deskriptif dengan menggunakan empat perbandingan konsentrasi pemanis sukrosa dengan ekstrak stevia yaitu 1:0; 0:1; 1:1; dan 1:2, serta dua variasi waktu pemanasan yaitu 50 dan 60 menit. Hasil pengujian berdasarkan kesukaan oleh 25 panelis yaitu meliputi warna 36 - 72%, aroma 10 - 52%, tingkat kemanisan 4 - 64%, dan rasa 4 - 44%. Hasil terbaik adalah perlakuan 1:1 dengan waktu pemanasan 50 menit yaitu pada uji warna, tingkat kemanisan, dan rasa sebesar: 72%, 64%, dan 44%. Sedangkan untuk uji aroma didapat pada perlakuan 1:0 dengan waktu pemanasan 50 menit yaitu 52%.
OPTIMASI PEMANFAATAN PEMANIS STEVIA TERHADAP KUALITAS SIRUP KAYU MANIS (Cinnamomun Burmanii) Izzatul Nur Safitri; Raih Wisesa Alfiani; Kun Harismah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.706 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar gula dan viskositas sirup kayu manis dengan pemanis stevia. Penelitian dilakukan dengan dua faktorial yaitu perbandingan sukrosa dan stevia. Metode yang digunakan yaitu eksperimental deskriptif dengan menggunakan perbandingan sukrosa dan stevia masing-masing 1:0, 0:1, 1:1, 1:2, serta variasi konsentrasi kayu manis 15 gram dan 22,5 gram. Hasil pengujian kadar gula menunjukkan kadar gula dalam sirup kayu manis pada konsentrasi kayu manis 15 gram berturut-turut yaitu 14,275 gram, 0,641 gram, 14,987 gram dan 15,095 gram. Kadar gula dalam sirup kayu manis pada konsentrasi kayu manis 22,5 gram berturut-turut yaitu 14,838 gram, 0,803 gram, 15,367 gram dan 16,415 gram. Viskositas berkisar 2,118 cP – 3,618 cP. Stevia dapat dipertimbangkan sebagai salah satu sumber pemanis alami yang berkalori rendah.
MINUMAN FUNGSIONAL DARI SERAI (Cymbopogon citratus) DAN PEMANIS STEVIA Anggi Widiastuti; Kun Harismah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.589 KB)

Abstract

Dewasa ini tingginya polutan, seperti polusi udara, radiasi UV, sinar-X, pestisida, asap rokok dan limbah industri maupun limbah rumah tangga menjadi faktor utama penyebab radikal bebas. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas serta mencegah beberapa penyakit berbahaya. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan invovasi minuman fungsional berupa sirup serai (Cymbopogon citratus) dan stevia sebagai pemanis. Penelitian ini bertujuan untuk memberi alternatif pangan, mempelajari proses pembuatan sirup serai dengan pemanis stevia, dan menentukan formulasi sirup serai. Proses pembuatan sirup serai ini melalui empat tahapan yaitu persiapan bahan baku, ekstraksi daun stevia, ekstraksi serai, dan pembuatan formulasi sirup serai. Metode penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap satu faktor dengan empat pelakuan yaitu perbandingan antara stevia dan serai (1:0,5 ; 1:0,75 ; 1:1 ; 1:1,25). Analisis yang dilakukan yaitu uji organoleptik dan uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai antioksidan tertinggi terdapat dalam sirup dengan perbandingan 1:1,25 dengan persentase inhibisinya 50,54%. Dan formulasi yang paling disukai yaitu 1:1,25 dengan warna kecoklatan, beraroma serai dan memiliki rasa manis.
Co-Authors - Muhtadi - Saifuddin Aan Sofyan Abdur Roqib Rifai Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Adihaningrum, Hidayah Afida, Nanda Mila Aflit Nuryulia Praswati Ahmad M. Fuadi Ahmad Mubarok Ahmad Muhammad Fuadi Ahmad Muhammad Fuadi, Ahmad Muhammad Ahmad Thoriq Mubarok Akida Mulyaningtyas Alfiani, Raih Wisesa Algian Aji Pambudi Alhian Aji Pambudi Aliantrie, Shafira Putri Alif Alfakhur Ridla Almira, Nurina Ade Ambarwati Ambarwati, A Anggi Widiastuti Anindhita, Rizky Anindya, Ray Nurani Anton S Ardani, Dewi Ery Ardiyanto, Yunita Ariningrum, Nurul Ariningrum, Nurul Diah Astanto, Agung Rifai Windi Aurelia, Fanisha Ayu Desi Rachmadani Ayu Desi Rachmadani Azizah, Putri Rizki Nur BIMANTORO, USMAN Budiawan, Ilham Caparies, Ananda Muhammad Batistuta Chairunnisa, Maurizka Choirul Huda Septianto Chusniatun Crisviantoro, Nugroho Danardono Danardono Danastri Ratna Nursinta Dewi Dedi Gunawan Denny Vitasari Dewi, Alfa Yuliana Dewi, Kun Arsanti Fadila, Karima Nur Fatmawati, Nurida Fauzi, Syaifudin Firman Faradisi Gusmiatun Gusmiatun Hamim Zaky Hadibasyir Harianti, Santi Fitri Haryana, Riswana Stiana Haryanto Haryanto Heru Supriyono Ihsan Cahyo Utomo Imragaa, Abdelqader Indriasih, Andini Ismaae Yusoh Izzatul Nur Safitri Jannah, Nabilah Miftachul Kamaratih, Azzahra Ardya Khusna, Laila Al Kun Arsanti Dewi Kurnianto, Bayu Kusala, Katrin Vidya Kusumawardani, Indira Maylita Kuswaji Dwi Priyono Lestari, Ulfa Putri Linda Fatmawati Luthfia Umma Zakkia Marianik, Hanifa Sabila Mastur, Luthfi Maulana, Muhammad Rifki Mubarok, Ahmad Thoriq Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Johan Setiawan Muhammad Johan Setiawan Muhammad Maulana Muhammad Miftah Muhammad Miftah, Muhammad Muhammad Rifqi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Mutiara Sarisdiyanti Nanda Mila Afida Nanda Mila Afida Novendius Eka Saputra Novi Handayani Nuniek Nizmah Fajriyah Nurina Ade Almira Nurina Ade Almira Nurjanah, Bety Anisa Nurjanah, Bety Anisa Dwi Nurlaila, Sucia Rahmadani Nurul Fadlilah Nuryulia, Aflit Pambudi, Algian Aji Pambudi, Alhian Aji Perdana, Aprilia Putri Prasetyo, Reza Andri Putri Agustina Putri, Salsabilla Ardilia Qomarun Qomarun R.Kurniawan Dwi Septiady Rachmadani, Ayu Desi Rahmawati Nurul Fauziyah Raih Wisesa Alfiani Rakotoarisoa, Solofo Roger Ray Nurani Anindya Reza Andri Prasetyo Reza Andri Prasetyo Ridla, Alif Alfakhur Rifai, Abdur Roqib Rizky Anindhita Rois Fatoni Rusdin Rauf S Suranto S, Anton Sabdina, Berlian Achya Putri Safitri, Izzatul Nur Saifuddin Saifuddin Saifuddin Saifuddin Santhyami Santi Fitri Harianti Santi Harianti Saputra, Novendius Eka Sartono Putro Satria, Zahrial Sekarwati, Erni Setiawan, Muhammad Johan Shofi 'Azizah SITI FATIMAH Siti Fatmawati Siti Subariyatun Subariyatun, Siti Sucia Rahmadani Nurlaila Sucia Rahmadani Nurlaila Sugeng Maulana Sugiharto, Agung Suharjo Suharjo Suharjo Suharjo Sukadi Sukadi Suranto Suranto Tri Widayatno Triastuti Rahayu Tyastuti, Erma Musbita Umi Fadillah Umi Fadillah, Umi Urmatul Waznah Usman Bimantoro W Wahyuni, W Wahib Khoiruddin wahyuni wahyuni Wicaksono, Carnelius Dimas Gallant Widiastuti, Anggi Wulansari, Luthfia Dyah Puspita Yasir Sidiq Yayuk Mundriyastutik Yulianti, Anisa Yunita Ardiyanto Zakkia, Luthfia Umma