Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional MIPA

PRAKTIKALITAS MODUL ANALISIS KOMPLEKS BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING Kariman, Delsi; Sovia, Anny; Harisman, Yulyanti
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis penemuan terbimbing yang praktis pada perkuliahan Analisis Kompleks. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model 4D, yaitu define, design, develop, dan dessiminate. Penelitian ini membahas tentang tahap develop, yakni praktikalitas modul. Instrumen yang digunakan adalah angket dan pedoman wawancara. Angket diberikan kepada enam orang mahasiswa dengan sebelas butir pertanyaan yang ditinjau dari aspek kemudahan dalam penggunaan, waktu, kemudahan interpretasi, dan ekivalensi dengan bahan ajar lain. Pedoman wawancara terdiri dari sebelas item dengan aspek yang sama pada instrumen angket praktikalitas. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan mencari presentase masing-masing item pada angket. Diperoleh rata-rata pada aspek kemudahan dalam penggunaan modul sebesar 4,3, termasuk dalam kategori sangat praktis. Aspek waktu diperoleh 3,5 dikategorikan sangat praktis. Aspek kemudahan interpretasi diperoleh 4,08 dikategorikan sangat praktis. Aspek ekivalensi dengan bahan ajar yang lain diperoleh 4,41 dikategorikan sangat praktis. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata 4,07 yang artinya modul Analisis Kompleks berbasis penemuan terbimbing sangat praktis. Selain itu, untuk mendukung data praktikalitas dilakukan wawancara dengan mahasiswa, data ini dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil wawancara secara keseluruhan diperoleh informasi bahwa mahasiswa mudah dalam menggunakan modul, waktu yang dibutuhkan dalam menggunakan modul relatif singkat, dan modul dapat digunakan sebagai sumber belajar. Ada beberapa revisi yang dilakukan pada modul berdasarkan saran mahasiswa, seperti memperbaiki penulisan, memperinci materi, dan menambahkan contoh soal. Jadi, dapat disimpulkan bahwa modul berbasis penemuan terbimbing pada perkuliahan Analisis Kompleks sudah praktis digunakan. Kata-kata Kunci: Praktikalitas, Modul, Analisis Kompleks, Penemuan Terbimbing AbstractThis research aim to develop modules based guided discovery on Complex Analysis lecture. The kind of research was development with 4D model, that is define, design, develop, and disseminate. This research just discussed phase of develop, that is practicality of modules. The instrument was questioner and interview guide. The questioner was given to six students with eleven questions, seen from aspects practicality on usage, time, practicality of interpretation, and equivalence with other lecture note. Interview guide consist of eleven items, the aspect is similar with questioner of practicality. Obtained quantitative data from questioner and qualitative data from interview. Quantitative data was analyzed by finding percentage of each items on questioner. Obtained average on practicality of usage aspect was 4.3, include in category very practical. On aspect of time was 3.5, categorized very practical. Practicality of interpretation was 4.08, categorized very practical. Aspect of equivalence with other lecture note was 4.41, categorized very practical. Overall obtained average 4.07, it mean modules of Complex Analysis based guided discovery was very practical. To support data of practicality was done interview to students, data was analyzed by descriptive technique. Obtained information from the result of interview that student was easy in using modules, the time was short in using modules, and modules can be used as learning source. There are several revision on modules based on student suggestion, such as repairing writing, detailing material, and adding problem examples. So, can be told that modules of Complex Analysis based guided discovery was very practical to be used. Keywords: Practicality, Modules, Complex Analysis, discovery Guided
PRAKTIKALITAS MODUL ANALISIS KOMPLEKS BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING Delsi Kariman; Anny Sovia; Yulyanti Harisman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis penemuan terbimbing yang praktis pada perkuliahan Analisis Kompleks. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model 4D, yaitu define, design, develop, dan dessiminate. Penelitian ini membahas tentang tahap develop, yakni praktikalitas modul. Instrumen yang digunakan adalah angket dan pedoman wawancara. Angket diberikan kepada enam orang mahasiswa dengan sebelas butir pertanyaan yang ditinjau dari aspek kemudahan dalam penggunaan, waktu, kemudahan interpretasi, dan ekivalensi dengan bahan ajar lain. Pedoman wawancara terdiri dari sebelas item dengan aspek yang sama pada instrumen angket praktikalitas. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan mencari presentase masing-masing item pada angket. Diperoleh rata-rata pada aspek kemudahan dalam penggunaan modul sebesar 4,3, termasuk dalam kategori sangat praktis. Aspek waktu diperoleh 3,5 dikategorikan sangat praktis. Aspek kemudahan interpretasi diperoleh 4,08 dikategorikan sangat praktis. Aspek ekivalensi dengan bahan ajar yang lain diperoleh 4,41 dikategorikan sangat praktis. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata 4,07 yang artinya modul Analisis Kompleks berbasis penemuan terbimbing sangat praktis. Selain itu, untuk mendukung data praktikalitas dilakukan wawancara dengan mahasiswa, data ini dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil wawancara secara keseluruhan diperoleh informasi bahwa mahasiswa mudah dalam menggunakan modul, waktu yang dibutuhkan dalam menggunakan modul relatif singkat, dan modul dapat digunakan sebagai sumber belajar. Ada beberapa revisi yang dilakukan pada modul berdasarkan saran mahasiswa, seperti memperbaiki penulisan, memperinci materi, dan menambahkan contoh soal. Jadi, dapat disimpulkan bahwa modul berbasis penemuan terbimbing pada perkuliahan Analisis Kompleks sudah praktis digunakan. Kata-kata Kunci: Praktikalitas, Modul, Analisis Kompleks, Penemuan Terbimbing AbstractThis research aim to develop modules based guided discovery on Complex Analysis lecture. The kind of research was development with 4D model, that is define, design, develop, and disseminate. This research just discussed phase of develop, that is practicality of modules. The instrument was questioner and interview guide. The questioner was given to six students with eleven questions, seen from aspects practicality on usage, time, practicality of interpretation, and equivalence with other lecture note. Interview guide consist of eleven items, the aspect is similar with questioner of practicality. Obtained quantitative data from questioner and qualitative data from interview. Quantitative data was analyzed by finding percentage of each items on questioner. Obtained average on practicality of usage aspect was 4.3, include in category very practical. On aspect of time was 3.5, categorized very practical. Practicality of interpretation was 4.08, categorized very practical. Aspect of equivalence with other lecture note was 4.41, categorized very practical. Overall obtained average 4.07, it mean modules of Complex Analysis based guided discovery was very practical. To support data of practicality was done interview to students, data was analyzed by descriptive technique. Obtained information from the result of interview that student was easy in using modules, the time was short in using modules, and modules can be used as learning source. There are several revision on modules based on student suggestion, such as repairing writing, detailing material, and adding problem examples. So, can be told that modules of Complex Analysis based guided discovery was very practical to be used. Keywords: Practicality, Modules, Complex Analysis, discovery Guided
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Adnan, Mazlini Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Aisya Arfah Alisya Putri Chania Alya, Aisyah Amir, Ulfa Ikhwani Amiruddin, Mohd Hasril Ana Shalvia Anepa Anepa Angli Afrinaldi Anisyah Pratiwi Putri Anna Cesaria Anny Sovia Anny Sovia Anny Sovia Arba'Anur, Enysa Ariska, Fernanda Armiati Armiati Armiati Arnellis Arnellis, Arnellis Asdamayanti, Nurul Asep Amam Asiah Nurke Asra, Aqilul Atus Amadi Putra Azra Triyana Yusuf Az’zahra, Amelia Boriboon, Gumpanat Calista, Fionda Febrila Cindy Eka Selvia Delsi K Delsi K Devina Shafira Maharani Dewi Yuliana Fitri Dhorys Ratna Anggelia Dhorys Ratna Anggelia Difa Aziza Dina Citra Resmi Dinovia Fannil Kher Dony Permana Dwi Tari Aprila Dwina, Fitrani Dwita Elfri Mayani Edwin Musdi Elda Rahmadhana Elfisa Delfia Andesta Elita Zusti Djamaan Elniati, Sri Fadiya, Sarah Fanny Rahmatina Rahim Fazri Zuzano Febrian Belia Bangga Fitrani Dwina Fitrani Dwina Fitria Handayani Fridgo Tasman Fridgo Tasman Ghina, Nadiyatul Gusnia Syafrina Gusri Susanti Habibah, Marsha Hafizatunnisa Hafizatunnisa Hafizatunnisa Hafizatunnisa, Hafizatunnisa Hamdani Syaputra Hamdani Syaputra Hamdani Syaputra Hanif Mutia Pratiwi Hayati, Nurhafizah Helda Syamsuarni Heru Marhen Holyness Nurdin Singadimedja Hrp, Diah Maya Fitrih Husna Husna I Made Arnawa Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Faridawati Iis Harmailia Ika wahyuni Iqbal Taufik Juandika, Suci Julayfah Irina Nasution Junia Wahyuna Karman La Nani Kelly Angelly Hevardani Khairani Khairani Khairul Zaky Kusnandi Kusnandi Laksono Trisnantoro Lina Afrona Lita Lovia Lukman Harun Maharani Desvera Putri Maharani, Devina Shafira Mai Yun i Putri Marsha Habibah Marsha Habibah Marwia Tamrin Bakar Maulani Meutia Rani Mazlini Adnan Melda Fauziah Melisa M.Pd. Melisa Melisa Melisa Melsa Agusri Minora Longgom Minora Longgom Nasution Minora Longgom Nasution Minora Longgom Nasution Mohd Hasril Amiruddin Mohd Hasril Amiruddin Mohd Hasril Amiruddin Muchamad Subali Noto Muhammad Nabil Muhammad Subhan Muhammad Subhan Mukhni Mukhni Mulia Suryani Mutiara Nelisa Nadira, Khaisa Alifa Natasya Pratiwi Nauli, Novia Neldiana, Resmila Neza Nurvatjri Nilawasti ZA Nisa, Sahrun Nova Widia Arif Novelia Mayang Sari Nur ꞌAzizah Nurfadillah Nurfadillah Nurhamidah Nurhamidah Pamio, Lisdiani Pipin Sumarni Pipin Sumarni Putri Sania Putri, Anisyah Pratiwi Putri, Sri Adinda Rahima Rahima Rahmadhana, Elda Rahmah, Ahyu Rahmati kaWahyu Rahmi Rahmi Reasty Amanda Renaya Dwi Septiani Resmi Darni Reza Yuwandra Rika Saswita Rina Busrina Sari Rina Gusliani Ronal Rifandi Rully Charitas Indra Prahmana Saddam Al Aziz Sahrun Nisa Sefna Rismen Sergia, Yana Sesma Yunita Setiyani Shandi, Dhiya Harisa Tri Shinta Sari Siska Elda Siska Furnanda Sri Sumarwati Sri Widiawati Suci Mistika Sari Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman, Suherman Sumarwati Sumarwati Sumarwati Susmarni Susmarni Syamsiar, Syamsiar Syaputra, Hamdani Sya’bani, Febrina Teti Indriyeni Titi Sartika Titin Mardianingsih Tuti Azizah Villia Anggraini Wahyu Hidayat Wahyu Hidayat Widya Novita Sari Yarman Yarman Yasri, Muradhatul Aina Yasser Arafat Yaya Sukjaya Kusumah Yerizon Yerizon Yerizon Yerizon Yerizon Yola Vitriani Yongki Martem Sadri Zakia Oktaviarla Zulfaneti Zulfaneti Zulfitri Aima