p-Index From 2021 - 2026
10.097
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Persepsi : Communication Journal urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Humanities and Social Studies Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Mantik Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia ULIN: Jurnal Hutan Tropis Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JOELS: Journal of Election and Leadership Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Perspektif Jurnal Sylva Scienteae MAKILA: Jurnal Penelitian Kehutanan Koaliansi Journal Of World Science Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha (JIKOBA) International Journal of Media and Communication Research Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Journal of Communication Studies and Society Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Jurnal Audiens Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI KOMUNIKA BANGSA, JURNAL ILMU KOMUNIKASI Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Ekonomi Syariah, Perbankan, Hukum, dan Sistem
Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Penyiaran Syariah (Studi Eksploratif Konseptual) Harmonis Harmonis
Al-Risalah Vol 16 No 01 (2016): June 2016
Publisher : Faculty of Sharia, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.365 KB) | DOI: 10.30631/alrisalah.v16i01.339

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk meneliti tentang Islam dan komunikasi sebagai sains. Di mana satu sama lainnya mempunyai ruang untuk menampung asas-asas kesamaan, hingga diyakini dapat membentuksatu pendekatan alternatif dalam kajian-kajian komunikasi. Hal ini disebabkan dalam ajaran Islam terdapatsains komunikasi, dan pada sisi yang lain, dalam studi komunikasi media juga terdapat sains Islam. Namundalam realitasnya, yang terjadi adalah terdapat pemisahan antara keduanya. Sejauhmanakah pentingnyakedudukan ini dalam realitas hubungan antara Islam dan komunikasi? Dengan tujuan untuk lebih beranimengemukakan dan menggalakkan penggunaan pendekatan baru dalam memahami ilmu komunikasi. Jawaban itulah yang diperlukan pada saat ini. Sementara, selama ini, para pakar belum memperlihatkan usahayang sungguh-sungguh dalam melaksanakan pendekatan tersebut. Meskipun mereka mungkin seringkali melihat kegagalan-kegagalan aplikasi dari teori yang bersifat saintifik dan bernuansa Barat untuk menyelesaikanmasalah-masalah yang berkaitan dengan masyarakat, khususnya masyarakat yang beragama Islam. Kajianini bersifat penelitian eksploratif konseptual dan teoritikal, dengan memfokuskan kajian terhadap (pada)penyiaran sebagai landasan argumentasi dengan mempergunakan perspektif falsafah Islam.
Konsep Komunikasi Rasulullah Muhammad SAW Harmonis Harmonis
Al-Risalah Vol 15 No 02 (2015): December 2015
Publisher : Faculty of Sharia, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.044 KB) | DOI: 10.30631/alrisalah.v15i02.366

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsi tentang potret ataupun gambaran dari proses penyampaian dan pertukaran pesan-pesan dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw., sehingga sukses dalam menjalankan misi dakwahnya. Studi ini termasuk ke dalam studi kepustakaan atau “library research”, dengan tujuan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan relevan dengan tujuan kajian dengan menggunakan berbagai sumber dalam bentuk kitab suci al-Quran, hadits dan sejarah serta sumbersumber lain yang memuat informasi yang dibutuhkan dan relevan dengan tujuan studi tersebut. Dengan menggunakan teknik analisis kualitatif, pengkaji memperoleh informasi bahwa di antara faktor yang menyebabkan Nabi Muhammad Saw., sukses dalam menjalankan misi dakwahnya adalah, beliau dalam proses melaksanakan dan menyampaikan pesan-pesan dakwahnya menggunakan proses penyampaian ataupun pertukaran pesan (komunikasi) dalam bingkai linta lahum dan asysyidaau ‘alal kuffaar. Bersifat dan berperilaku lemah lembut dalam mengkomunikasikan pesan-pesan dakwah yang disampaikan dan dipertukarkan serta tidak mudah diajak kompromi terhadap perbuatan yang melanggarkan perintah Allah Swt., sekalipun terhadap anak perempuan beliau Fathimah Az-Zahrah Ra. jika melakukan kejahatan pasti hukum tetap ditegakkan oleh baginda Nabi Besar Muhammad Saw.
The Political Public Relations of Muhammadiyah Leader in the Covid-19 Pandemic Era Harmonis Harmonis; Diah Febrina
International Journal of Media and Communication Research (IJMCR) Vol. 3 No. 2 (2022): International Journal of Media and Communication Research
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijmcr.v3i2.9195

Abstract

The purpose of the study on Political Public Relations (PRP) of Muhammadiyah Leaders in the era of the covid-19 pandemic is to find out about the relationship in the political context between the leadership of the Muhammadiyah Branch and the public or stakeholders in their respective branches, especially in the era of the covid-19 pandemic. The concepts used are political public relations and political public relations activities. This study uses qualitative methods with data collection techniques through interviews and document analysis. The results of the study show that although administratively branch leaders have not mapped or recorded data based on modern and professional administrative guidelines and stored in a complete data and documentation center (Pusdatin) about stakeholders, in general branch leaders have understood that those who are stakeholders or those who are interested and who The interests of the Muhammadiyah Branch in East Jakarta are the community around the branch, community leaders or opinion leaders, the sub-district government and political parties and the media. With regard to political public relations activities, the leadership of Muhammadiyah branches throughout East Jakarta varies widely, both internally (relationships within the Muhammadiyah organization, fellow members or fellow administrators), and external (with outside members and administrators). In conclusion, the leadership of Muhammadiyah branches throughout East Jakarta, still really needs to increase data collection and carry out various activities related to political public relations, specifically conducting data collection and activities that are well documented through the data and information center (Pusdatin) in each branch. The benefit is that when there are parties who need information, especially regarding stakeholders and political public relations activities of branch leaders, it can be easily provided to those in need.
STRATEGI MARKETING POLITIK BOBBY NASUTION DAN AULIA RACHMAN DI MEDIA SOSIAL PADA PILKADA KOTA MEDAN 2020 Ahmad Baihaqi; Nani Nurani Muksin; Fal. Harmonis; Asep Setiawan; Leti Karmila
Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha (JIKOBA)
Publisher : Universitas Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56869/jikoba.v2i1.361

Abstract

Salah satu bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam dunia politik adalah marketing. Dalam event Pemilihan Kepala Daerah, dibutuhkan strategi marketing yang baik dan tepat agar pasangan calon dapat diterima dan mendapat perhatian serta dukungan masyarakat. Maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui strategi marketing politik Bobby-Aulia di media sosial. Penelitian ini menggunakan teori strategi marketing politik yang meliputi push, pull, dan pass marketing yang diaplikasikan di media sosial (Computer-Mediated Communication) yang terdiri dari Selective Self-Presentation, Verbal cues atau pesan teks, dan Many-to-many communication. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Data didapat dengan melakukan wawancara mendalam kepada beberapa narasumber terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bobby-Aulia telah menyampaikan pesan-pesan berulang di media sosial dengan metode informatif dan edukatif, namun masih kurang persuasif. Secara garis besar, strategi marketing komunikasi politik yang dilakukan sudah cukup optimal.
Risk management of broadcasting media in Indonesia Harmonis Harmonis; Amin Shabana
ProTVF Vol 6, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ptvf.v6i2.38214

Abstract

Risk management for an institution is a necessity. It is because risk has become an integral part of the institution. For this reason, every institution, whether political, business, or social, must be appropriately managed. In that context, the study aims to find out about the form of risk management carried out by one of the independent state institutions that are trusted to broadcast, namely the Central Indonesian Broadcasting Commission (KPI). The main theories used are Broadcasting and Risk Management. This study uses qualitative methods and is supported by field data through data collection through in-depth interviews and involved observations. The study results show that the Central KPI must manage many risks in managing media broadcasts. Among these risks are unethical advertisements and broadcast protests due to the low socialization of the Broadcasting Code of Conduct and Broadcast Program Standards and complaints from the television reading community. Therefore, the Indonesian Broadcasting Commission seeks to manage this risk through the School of Broadcasting Behavior Guidelines and Broadcast Program Standards (P3SPS) program and research on the quality of broadcast programs. With this program, stakeholders, journalists, and television broadcast media, as well as experts, are involved in schools and research. The socialization results made quality television broadcasts more enthusiastic, and finally, the Indonesian Broadcasting Commission issued the KPI award, which was given to the most ethical broadcasting institution.
PENDEKATAN PUBLIC RELATIONS POLITIK CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR Ryan Hidayat; Fal. Harmonis; Rahmad Tri Hadi
Metakom Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v6i2.258

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah publik relations politik dari pencalonan Mahyeldi dan Audi Joinaldy sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah di Sumatera Barat tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pendekatan Publik Relations Politik, serta faktor penghambat dan pendukung dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah Publik Relations. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan subyek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis serta pembahasan atas semua temuan dan data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa bentuk pendekatan publik relations politik yang digunakan Mahyeldi dan Audy Joinaldy adalah: Pertama, Mahyeldi dan Audy Joinaldy melakukan pendekatan relasi politik dengan publik. Kedua, Hype politik dengan mengambil pendekatan publisitas. Ketiga, persuasi politik dengan upaya memperkaya informasi dan mengubah perilaku dari khalayak lewat persuasi politik. Keempat, Manajemen Reputasi politik Mahyeldi dan Audy Joinaldy yang dibangun lewat langkah persuasif yang bertujuan mengubah opini publik.
KAJIAN KRITIS REGULASI MEDIA SOSIAL: TELAAH UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 Rita Darmawati; Wiryawan Kresna Wisnu Brata; Lintang Ursita; Lusi Resti Nurhayati; Siti Sahra Musa; M. Imran Syamsudin; Angga Aminudin; Harmonis
Perspektif Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v2i1.263

Abstract

Abstrak UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau sering disebut dengan UU ITE awalnya dimaksudkan “hanya” untuk mengatur e-Commerce. Pada perkembangan berikutnya UU ini disisipi dengan beberapa pasal karet yang kemudian berubah menjadi UU nomor 19 tahun 2016. Dalam UU baru tersebut terdapat sejumlah pasal yang berbenturan dengan pasal KUHP. Undang-undang baru tersebut mengatur semua hal yang terkait pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Namun belum mampu merespons berbagai tantangan pemanfaatan teknologi internet saat ini. kajian mendalam menunjukkan banyak sekali masyarakat yang terjerat UU ITE tersebut. Dalam Undang-undang tersebut terdapat “pasal karet”. Dinamakan pasal karet karna dapat digunakan oleh siapa saja yang tidak suka atas kritikan yang dilontarkan kepadanya lewat jejaring sosial. Pasal ini banyak digunakan untuk kepentingan tertentu dan dinilai tidak jelas. Kajian kritis ini menyoroti beberapa pasal karet yang terdapat di dalam UU ITE nomor 19 tahun 2016, dan menghadirkan beberapa gagasan yang diharapkan dapat digunakan sebagai referensi kepada pemangku kepentingan pada saat melakukan revisi UU ITE ini, Gagasan artikel ini mencoba menggambarkan sebuah argumen kritis dengan melihat implementasi fakta dalam penerapan UU ITE ini. Abstract Law number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions or often referred to as the ITE Law was originally intended "only" to regulate e-Commerce. In subsequent developments this law was inserted with several rubber articles which later turned into Law number 19 of 2016. In this new law there are a number of articles that conflict with articles of the Criminal Code. The new law regulates all matters related to the use of Information and Communication Technology. However, it has not been able to respond to various challenges in the use of internet technology today. an in-depth study shows that many people are ensnared in the ITE Law. In the law there is a "rubber article". It is called the rubber article because it can be used by anyone who doesn't like criticism leveled at them through social networks. This article is widely used for certain purposes and is considered unclear. This critical study highlights several rubber articles contained in the ITE Law number 19 of 2016, and presents several ideas which are expected to be used as references to stakeholders when revising this ITE Law. The idea of this article attempts to describe a critical argument by looking at the implementation facts in the application of this ITE Law.
PENDEKATAN PUBLIC RELATIONS POLITIK CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR: (Studi Pasangan Mahyeldi dan Audy Joinaldy pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Sumatera Barat) Ryan Hidayat; Fal. Harmonis; Rahmad Tri Hadi
Metakom Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Communication Science Department at Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v6i2.258

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah publik relations politik dari pencalonan Mahyeldi dan Audi Joinaldy sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah di Sumatera Barat tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pendekatan Publik Relations Politik, serta faktor penghambat dan pendukung dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah Publik Relations. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan subyek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis serta pembahasan atas semua temuan dan data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa bentuk pendekatan publik relations politik yang digunakan Mahyeldi dan Audy Joinaldy adalah: Pertama, Mahyeldi dan Audy Joinaldy melakukan pendekatan relasi politik dengan publik. Kedua, Hype politik dengan mengambil pendekatan publisitas. Ketiga, persuasi politik dengan upaya memperkaya informasi dan mengubah perilaku dari khalayak lewat persuasi politik. Keempat, Manajemen Reputasi politik Mahyeldi dan Audy Joinaldy yang dibangun lewat langkah persuasif yang bertujuan mengubah opini publik.
Program Televisi Indonesia: Menguatkan ataukah Melemahkan Pancasila? Harmonis; Bono Setyo; Sinung Restendy
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2023): VOLUME 17 NO 2 APRIL 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/komunikasi.vol17.iss2.art9

Abstract

As the ideology and basic philosophy of the state, the values of Pancasila must be reflected in television broadcast programs in Indonesia as confirmed in articles 2 and 5 of Law No.32/2002. This research was conducted to analyze the content of broadcasting programs from the point of view of Pancasila values, and the efforts made by stakeholders in broadcasting, such as the Central Indonesian Broadcasting Commission (KPIP) in order to strengthen these values. Research using qualitative methods. Data was collected through documents and in-depth interviews. Informants were selected purposively. The results of the study show that among the many broadcast programs in Jakarta that carry out national broadcasts, there are still broadcast program contents that have not implemented Pancasila values, such as soap opera programs. The reason is due to the weak understanding of Pancasila values and the domination of ratings in the television industry in Indonesia. For this reason, various efforts are needed that can make broadcasters commit to implementing Pancasila values.
DAMPAK PRAKTIK KONGLOMERASI MEDIA TERHADAP INDEPENDENSI DAN KEBEBASAN PEMBERITAAN MEDIA DI INDONESIA : Studi kasus Pemberitaan Pilpres 2014 & 2019 di TV One dan MetroTV Syahnanto Noerdin; Asep Setiawan; Harmonis
Perspektif Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v2i3.242

Abstract

Abstrak Kehadiran televisi tetap menjadi sumber informasi yang paling dapat diandalkan bagi masyarakat. Pasalnya, televisi hadir sebagai sarana penyampaian karakteristik audiovisual. Inti dari media massa adalah untuk menyampaikan informasi, pendidikan, hiburan dan mampu mempengaruhi. Namun, kecenderungannya bagi para penguasa media, menggunakan media sebagai alat politik guna menarik simpati publik. Keberadaan Konglomerasi media seperti ini membuat pemberitaan di dunia politik tentunya tidak lagi berimbang. Ketika sebuah media-media besar dikuasai oleh hanya beberapa kelompok besar, tentunya hal ini akan menimbulkan berbagai dampak dan sebagai ancaman. Sebagai pemicu persaingan media yang akhirnya berujung komersialisasi media. Media lebih mengutamakan sisi komersial daripada mendidik, menginformasikan atau melakukan kontrol sosial. Konglomerasi media juga dapat menyebabkan terjadinya ketidakberagamannya sudut pandang terhadap konten yang disajikan media, sehingga berpotensi mendominasi dan mengarahkan opini publik ke satu arah bahkan dapat menimbulkan hegemoni media dengan cara-cara yang merusak fungsi pengawasan jurnalis. terhadap pembatasan kebebasan pers. Terakhir, jika pemilik selalu mengintervensi isi pers untuk tujuan propaganda, maka ada risiko media kehilangan independensi dan kredibilitasnya. Dengan kondisi ini, bukan tidak mungkin masyarakat beralih dari televisi dan menggunakan platform media sosial yang ada, karena dianggap lebih independen dan kredibel. Apakah konglomerasi mempengaruhi independensi dalam produk berita saat pelaksanaan pilpres 2014 & 2019? Jawabannya jelas mempengaruhi pemberitaan di media massa karena dalam posisinya sebagai pemilik media televisi sekaligus ketua umum partai politik, mereka sering tampil di layar stasiun televisi yang mereka miliki.   Abstrak The presence of television remains the most reliable source of information for the public. This is because television is present as a means of conveying audiovisual characteristics. The essence of the mass media is to convey information, education, entertainment and be able to influence. However, the tendency for media rulers is to use the media as a political tool to attract public sympathy. The existence of a media conglomerate like this makes reporting in the political world of course no longer balanced. When a large media is controlled by only a few large groups, of course this will have various impacts and be a threat. As a trigger for media competition which eventually led to media commercialization. The media prioritizes the commercial side rather than educating, informing or exercising social control. Media conglomeration can also lead to heterogeneity of perspectives on the content presented by the media, so that it has the potential to dominate and direct public opinion in one direction and can even lead to media hegemony in ways that damage the supervisory function of journalists. against restrictions on press freedom. Lastly, if the owners always intervene in the contents of the press for propaganda purposes, then there is a risk that the media will lose its independence and credibility. With this condition, it is not impossible for people to switch from television and use existing social media platforms, because they are considered more independent and credible. Does conglomeration affect independence in news products during the 2014 & 2019 presidential elections? The answer clearly affects news coverage in the mass media because in their position as owners of television media as well as chairpersons of political parties, they often appear on the screens of the television stations they own.
Co-Authors Abdurrohman, Haidar Achmadrifai Adetya Perdanaraya Putra Wiedyudja Adetya Perdanaraya Putra Wiedyudja Adonis Kay Reyhan Tristansyah Agus Jatmika Ahmad Baihaqi Amanda, Fajrial Rizqi Amin Shabana Amina Swarnawati Aminah Swarnawati Ananda Wiliyan Andriansah, Andriansah Angga Aminudin Arisma, Lusi Yuliana Asep Setiawan ASEP SUPARMAN Astriana Baiti Sinaga Bambang Dwinanto Bella Indriyani Yuniarti Bono Setyo Bugis, Rimbo Chomariah, Lailatul Diah Febrina Dian Fauzalia Djunijanti Peggie Djunijanti Peggie, Djunijanti Endah, Raden Numidia Evi Satispi Fadhil, Mohammad Kesya Faisal Maarif Fajar Anas Sukadiman Fajri Syahiddinillah Faradila, Anez Fauzan Nugroho Fera Ferdasah Fitria Dewi Kusuma Florensia Setya Ningrum Gifari, Haikal Hafiz, Farhan Abdul Haidar Abdurrohman Hakim, Lukman Rahman Hanif Rahman Hasikin, Haerul Heidy Mutiara Hendri Satrio Ibnu Satrio Wibowo Intan Ikhtiarti Wilti Ismed Kelibay Jatmika, Agus Khalaida, Safa Khansa Mardhiyah Mustajabah Komara Khotimah, Intan Khusnul Kurnia, Ivonne Poppy Vony Kusnandar, Alwi Rahman Leti Karmila Lintang Ursita Lusi Resti Nurhayati M Qudrat Nugraha M. Imran Syamsudin Marjenah, Marjenah Mawar Mawar Melatiningsih, Budhi Sri Mitha Aulia Usrul Mubarok, Bustanul Mugiya Aljandi Malik Muhamad Agung Dharmajaya Muhamad Hardandy Sutrisno Muhamad Isnan Nur Ikhwan Muhammad Aryo Hakim Muhammad Faiz Mumtaz Muhammad Jihad Pranata Gunawan Muhammad Luthfi Nugraha Muhammad Naufal Dzakaria Muhammad Naufal Zuhdi Muhammad Rafi Atha Dhiya Muhammad Reza Fauzian Muldani, Trisno Najmussakib Nani Nurani Muksin Nasrun Adam Nazwa Nurfauziah Nizami, Ghiyats Nugroho, Sidiq Nur Afianty Nur Rohman, Haris Nuzul Nurfalah Nurfalah Nurul Aisyah Rahmawati Oktaviana Purnamasari Orvalinda, Ona Osrita Hapsara Pangestu, Nungky Satrina R. Andi Ahmad Gunadi Rahastri Chaliza Rahmad Tri Hadi RETNO DEWI, HASTI Rita Darmawati Robi Muarifah Rusli Rusli Ryan Hidayat Sabut Handanu Salma Laila Qodriyah Salma Laila Qodriyah Salsa Nabila Sami'an Satispi, Evi SATISPI, EVI Saud, Oshferlia Rucmana Saud, Oshlifin Rucmana Setiawan, Asep S Sholihatien, Srie Robbiah Sinung Restendy Siti Sahra Musa Siti Zuhro Sri Wahyuni Hutandjalay Srildayanti, Novita Sukendi Sultan Fikri Kamallullah Swarnawati, Aminah Syahlun Fikry Riyanto Syahnanto Noerdin Taofik Hidayat Taslim, Muhamad Teguh nurjaman Tria Melinda Tria Patrianti Tria Patrianti Uly Wali Daturrahmah Urip Urip Urip Urip, Urip Uswadi, Aos Wawan Lulus Setiawan Widarti, Eka Indri Widia Sri Utami Wiryawan Kresna Wisnu Brata Yamali, Fahrul Rozi Zumiraj, Muhammad Alam