Gunawan Dwi Haryadi
Department Of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 105 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENENTUAN SCHEDULE OF MAINTNANCE PADA KOMPONEN KRITIS DUMP TRUCK KAPASITAS 60 TON MENGGUNAKAN PROBABILITY PLOT A. Wildan Rusaily; Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempelajari analisi perancangan schedule maintenance pada komponen kritis dump truck dengan kapasitas 60 ton menggunakan probability plot. Penentuan komponen kritis dari pompa Dump Truck dilakukan dengan mengalikan grade komponen dengan bobot setiap kriteria kritis untuk menentukan nilai kekritisan mesin. Pada Tugas Akhir ini peneliti memilih empat jenis probability plot atau distribusi kerusakan yang digunakan yaitu Distribusi Weibull, Distribusi Normal, Distribusi Lognormal, dan Distribusi Exponential. Probability plot atau distribusi kerusakan yang dipilih kemudian diuji dengan menggunakan goodness of fit test pada software Minitab 19. Setelah mendapatkan distribusi yang terpilih dari pengujian goodness of fit test maka langkah selanjutnya adalah menentukan keandalan dan nilai MTTF (Mean Time to Failure) dari masing-masing komponen kritis tersebut. Setelah nilai lifetime preditction dianalisa maka dapat disusun tabel periodic maintenance komponen kritis agar mengurangi downtime unit. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah enam komponen kritis yang memiliki nilai MTTF dan reliability, yaitu Disc Clutch adalah 56,61% pada 2072,35 jam, Seal Dump adalah 56,56% pada 1147,4 jam, Work Lamp adalah 56,63% pada 1032,6 jam, Tube Tyre adalah 56,58% pada 1077,03 jam, Lock Cabin adalah 56,57% pada 614,83 jam, dan Hose Chamber adalah 56,53% pada 688,24 jam. Dari kedua nilai tersebut dibuatlah jadwal periodic maintenance pada setiap komponen dump truck.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA BELLCRANK ASSEMBLY FLAP CONTROL SYSTEM PESAWAT NXXX MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Margiyanto Margiyanto; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat NXXX merupakan pesawat yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia untuk transportasi penumpang dan logistik. Pesawat ini terdiri atas fuselage, wing, tail, landing gear, dan power plant, serta dilengkapi flap sebagai high-lift device yang berfungsi meningkatkan gaya angkat. Flap terpasang pada trailing edge sayap dan berdefleksi hingga 40° untuk memperbesar kelengkungan airfoil, terutama saat fase landing ketika menerima beban aerodinamis maksimum. Beban tersebut diteruskan ke komponen bellcrank assembly melalui mekanisme kendali dari cockpit, sehingga diperlukan struktur yang mampu menahan beban agar flap tetap stabil selama penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai displacement, tegangan von Mises, serta margin of safety (MoS) berdasarkan kriteria material failure, bearing, dan pull-through pada bellcrank assembly desain awal. Metode yang digunakan adalah metode elemen hingga menggunakan MSC Patran dan MSC Nastran dengan pemodelan surface geometry (2D) untuk efisiensi komputasi serta penyederhanaan geometri dalam menganalisis respons struktur terhadap kondisi pembebanan maksimum. Hasil analisis menunjukkan bahwa displacement maksimum struktur secara keseluruhan sebesar 57,5 mm, sedangkan tegangan von Mises maksimum sebesar 991 MPa terjadi pada area fillet yang merupakan daerah konsentrasi tegangan. Analisis kekuatan menunjukkan bahwa tegangan pada struktur untuk kriteria material failure dan bearing masih berada di bawah batas aman material. Meskipun demikian, pada kriteria pull-through ditemukan beberapa komponen dengan nilai margin of safety kurang dari 0. Secara keseluruhan, desain awal bellcrank assembly masih tergolong aman untuk kondisi pembebanan yang dianalisis serta memiliki potensi weight reduction pada komponen dengan margin of safety tinggi.
ANALISIS KEANDALAN BERBASIS RISIKO PADA SISTEM ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUMP MENGGUNAKAN FAULT TREE ANALYSIS DAN PENDEKATAN PRIORITAS INSPEKSI Nofal Dzaki Taqiy; Yusuf Umardani; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical Submersible Pump (ESP) merupakan salah satu sistem artificial lift yang banyak digunakan dalam industri minyak dan gas untuk meningkatkan produksi fluida pada sumur bertekanan rendah. Meskipun memiliki kapasitas produksi yang tinggi, sistem ESP rentan mengalami kegagalan akibat kondisi operasi yang kompleks seperti temperatur tinggi, tekanan tinggi, kandungan pasir, gas bebas, serta fluida korosif. Kegagalan komponen ESP dapat menyebabkan penurunan produksi, peningkatan biaya perawatan, serta downtime yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keandalan sistem ESP melalui identifikasi komponen kritis dan analisis risiko kegagalan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan pendekatan Risk-Based Inspection (RBI). Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur dan analisis sistem dengan mengidentifikasi komponen utama ESP, menyusun diagram pohon kesalahan, menghitung Probability of Failure (PoF), serta menentukan tingkat risiko berdasarkan kombinasi probabilitas dan konsekuensi kegagalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan sistem kelistrikan dan kondisi fluida sumur merupakan faktor dominan yang berkontribusi terhadap kegagalan sistem dengan probabilitas kegagalan sebesar 98,2%. Selain itu, penurunan kinerja pompa memiliki probabilitas kegagalan sebesar 97,8%, protector atau seal section sebesar 97,0%, serta motor listrik sebesar 96,4%. Analisis menunjukkan bahwa kabel daya, isolasi listrik, gas lock, scaling, dan produksi pasir merupakan penyebab utama yang memengaruhi keandalan operasi ESP. Berdasarkan hasil tersebut, strategi inspeksi berbasis risiko difokuskan pada komponen dengan tingkat risiko tinggi melalui pemantauan parameter operasi seperti arus listrik, tegangan, temperatur, getaran, dan karakteristik fluida sumur.
ANALISIS KEANDALAN KOMPONEN KRITIS ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUMP MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY BLOCK DIAGRAM DAN FAULT TREE ANALYSIS Nabiel Nausal Putra; Gunawan Dwi Haryadi; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical Submersible Pump (ESP) merupakan peralatan penting dalam sistem drainase dan pengendalian banjir karena mampu memindahkan fluida berkapasitas besar. Kegagalan komponen ESP dapat menghentikan proses pemompaan dan meningkatkan waktu henti, sehingga diperlukan analisis keandalan untuk menentukan komponen kritis dan prioritas inspeksi. Penelitian ini menggunakan metode Reliability Block Diagram (RBD), Fault Tree Analysis (FTA), Probability of Failure (PoF), Risk Level Justification (RLJ), dan Risk Based Inspection (RBI). Data penelitian terdiri atas 346 catatan harian breakdown dari enam unit ESP dengan total waktu henti 8.304 jam, yang dikelompokkan menjadi sembilan kejadian kegagalan aktual. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pump 2 merupakan unit paling kritis dengan waktu henti 2.520 jam (30,35% dari total). Melalui RBD dan FTA, komponen kritis yang teridentifikasi meliputi bearing assembly, shaft/joint shaft, dan impeller, dengan bearing assembly memiliki PoF tertinggi sebesar 0,3960 dan keandalan 0,6040 pada horizon operasi 720 jam. Berdasarkan Risk Level Justification, ketiga komponen tersebut dikategorikan dalam risiko tinggi hingga kritis. Strategi RBI yang direkomendasikan berfokus pada pemantauan kondisi operasi, inspeksi komponen rotating, pengendalian debris, dan penyediaan spare part kritis guna menekan waktu henti dan meningkatkan keandalan operasi ESP.
ANALISIS INTERAKSI FLUIDA–STRUKTUR DUA ARAH PADA FLAPPING WING MENGGUNAKAN UNSTEADY VORTEX LATTICE METHOD (UVLM) DAN COROTATIONAL FINITE ELEMENT METHOD (CR-FEM) Bagus Setyawan; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan kerangka simulasi interaksi fluida–struktur (FSI) dua arah untuk menganalisis karakteristik aeroelastis flapping wing pada Micro Air Vehicle (MAV) sekaligus mengevaluasi potensi pemanenan energi piezoelektrik. Kopling dibangun antara Unsteady Vortex Lattice Method (UVLM) sebagai solver aerodinamika tak tunak dan Corotational Finite Element Method (CR-FEM) dengan elemen pelat MZC, dikelola oleh algoritma IQN-ILS. Sayap dimodelkan sebagai pelat polikarbonat rektangular (chord 80 mm, span 200 mm, AR = 2,5, tebal 1 mm) dengan gerak flapping sinusoidal 12 Hz pada amplitudo 15° di rentang kecepatan V = 5–17 m/s. Validasi model menghasilkan deviasi frekuensi natural bending pertama −2,5% terhadap teori Blevins dan MAE = 0,0296 N pada gaya angkat UVLM. Kecepatan flutter kritis teridentifikasi pada V_flutter = 11,2 m/s melalui tiga metode independen: analisis Hilbert envelope, Short-Time Fourier Transform, dan pelacakan amplitudo per pita frekuensi. Mekanisme instabilitas berupa single-DOF bending flutter akibat negative aerodynamic damping pada regime highly unsteady — bukan classical bending–torsion flutter — karena konfigurasi CG = EA menghilangkan inertial coupling. Pemanenan energi menggunakan patch PVDF menghasilkan P_avg ≈ 7,6–7,8 mW, di mana tegangan puncak V_peak terbukti sepuluh kali lebih sensitif terhadap transisi flutter dibandingkan V_rms.
Co-Authors A. Wildan Rusaily A.P. Bayu Seno Adham Adhwa Adibawa Adhityo Sarwo Nugroho Adityo Ristyanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Tri Hardjuno Agus Tri Hardjuno Agus Tri Hardjuno Agy Randhiko Alfani Tri Kurniawan Amrizal, Abdi Gilang Andi Bintang Pahlevi Andrea Tri Wibowo Arie Rifky Irawan Arijanto Arijanto Arya Erlangga Athanasius Soedira Aulia Rahman Bagus Setyawan Bagus Yogo Saputro Berlin, Rilo Billy Boazter Sebastian Siregar Bintang Satria Hartadi Budi Setiyana Butarbutar, Martin Chrisman Chrisman Daniel Sianipar Deivandra Ginanjar Bhakti Deka Setyawan Deny Ari Putra Dhafin Baihaqi Alfan Dimas Naufal Hanif Djarot B Darmadi Djoeli Satrijo Dwi Basuki Wibowo Dwi Basuki Wibowo Dwi Basuki Wibowo Ekaputra, I. M. W. Eko Saputra Fadel Muhammad Diwonsyah Faza Aghnat Samsul Felix Tusta Pradhana Fidrioza Althaf Ferdinand Fitriyana, Deni Fajar Garry Rahadian Muslim Glenn Natanael Samudera Grandy Yustisio Rizaldi Ginting Haira, Mahmuda Hammam Abdirrazzaq Ats Tsaqif Hanny Widura Septriana Harlian Kadir Heru Danarbroto Hocky Adiatmika Huda Fathu Rohman I Made Wicaksana Ekaputra I.M.W EKAPUTRA Ian Wiharja Ian Yulianti, Ian Ignatius Devin Gunawan Ikhsan Aresy Ilham Fakhri Farhani Ilyasa Dimas Faza Insannul Hakim Ismoyo Haryanto Ismoyo Haryanto Jericho Jericho Joga Dharma Setiawan Joga Dharma Setiawan Joshua Misael Juan Pratama Anandika Kana Hanifa Karomi, Dimas Adib Khoiri Rozi Khoiri Rozi Khoiri Rozi Kim Jeon Korna Ariesta Kustomo, Himawan Kristian Kustomo, Himawan Kristian Lie, Calvin M Arif Hidayat M Rafly Rafiqi Margiyanto Margiyanto Matheus Agung Putra Yoga Mhd. Brian Awiruddin Mochammad Ariyanto Mohammad Fauzan Muhamad Aldyan Krisna Oktavia Muhammad Ali Yafi Muhammad Fachry Ramadhany Muhammad Fakhri Aji Pratomo Muhammad Tsany Lesmana Muhammad Zahran Ramadhan Munadi Munadi Nabiel Nausal Putra Nofal Dzaki Taqiy Norman Iskandar Norman Iskandar Nurul Widiyanto Ojo Kurdi Pratomo, Muhammad Fakhri Aji Purbonugroho, Hanindhieto Dias Andra Purwiantoro, Arman Rafi Ziyad Akbar Raka Ramananda Raka Sukma Bramantya Rando Tungga Dewa Reihan Rahmadi Rhyienaldi Hardian Dhammaputra Rifky Ismail Sadrach Othniel David Raja Seon Jin Kim Seon Jin Kim Setyoko, Adi Tri Sri Nugroho Sri Nugroho Stefanus Prasetyo Sulardjaka Sulardjaka Sulistyo Sulistyo Sumar Hadi Suryo Susanto, Alexander Eka Susilo Adi Widyanto Sutopo, Farrel Rico Alifta Utomo, Angelius Fredy Vinder Harapan Pardosi Wahyu Eko Purnomo Waruwu, Kezia Gracelynn Wibisono, Yustinus Akas Yonathan Jalu Bagaskara Yusuf Umardani