Claim Missing Document
Check
Articles

PHYSICO-CHEMICAL AND SENSORY CHARACTERISTICS OF YOUNG COCONUT (Cocos nucifera L.) SHEET JAM WITH A COMBINATION OF TYPES OF SWEETENERS Nopita Sari; Oke Anandika Lestari; Nur Endah Saputri
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2142

Abstract

Sheet jam is a modification of spreadable jam which has a sheet shape that fits the surface of the bread. This research aims to evaluate the effect of replacing granulated sugar with alternative sweeteners, fructose syrup, kelulut honey, and liquid palm sugar, on the physicochemical and sensory characteristics of young coconut meat sheet jam. This research used a Randomized Block Design (RAK) with four treatments (P0: granulated sugar, P1: liquid fructose syrup, P2: kelulut honey, P3: liquid palm sugar) and six replications, so there were 24 experiments. The data obtained will be analyzed using Analysis of Variant (ANOVA) then followed by the Honestly Significant Difference (BNJ) test at the 5% level. Meanwhile, the hedonic test data was tested using the Kruskal Wallis test. The results showed that the formulation with fructose syrup provided the best physicochemical characteristics for young coconut meat sheet jam, with a water content of 8.30%, reducing sugar 26.77%, color L 30.78%, color a 8.17%, and color b 11.52%. Sensorily, jam sweetened with fructose syrup obtained the best hedonic scores for taste (3.80: like), aroma (3.66: like), color (4.00: prefer), and texture (4.23: prefer like)
FUNCTIONAL AND SENSORY CHARACTERISTICS OF SOURSOP TISANE (ANNONA MURICATA L) IN VARIOUS TYPES OF SWEETENERS Vonny Fabiola; Oke Anandika Lestari; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v7i2.2131

Abstract

Functional drinks are drinks that not only provide benefits for the body, but can also be enjoyed well when consumed. One of the functional drinks that has a good reputation among the general public is tea. Tea is the most frequently consumed drink and is generally followed by the addition of sweeteners to enhance the flavor. Soursop leaf tea is known to have bioactive content that is beneficial for health. This study aims to determine the effect of several types of sweeteners added to the physicochemical and sensory characteristics of soursop leaf tea functional drinks. This study design used a Completely Randomized Design (CRD) with 1 factor, namely the type of sweetener with 1 level of treatment, namely 4 types of sweeteners (sucrose (F1), kelulut honey (F2), commercial honey (F3), and stevia (F4)) and 1 unsweetened control (F0) with 5 repetitions each so that there were 25 experimental units. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and continued with the Honestly Significant Difference (HSD) test at the 5% level. Sensory data were conducted using descriptive scoring test and data were analyzed using Kruskal Wallis method. The average anti alpha amylase activity ranged from 45.41% to 62.25%. Antioxidant activity ranged from 52.86% to 64.04%. Total phenolics contained in the sample ranged from 146.33 mg GAE/g to 188.26 mg GAE/g. The pH of the sample ranged from 4.41 to 5.91. While the TPT of the sample ranged from 0.68°brix to 7.64°brix. The results also showed that the sensory attributes of the five types of samples had different characteristics. Soursop leaf tea drink using kelulut honey as a sweetener has the best functional characteristics (antioxidants and anti alpha amylase), but has a low overall acceptance rate.
STUDY OF SEROJA FUNCTIONAL DRINK (LEMONGRASS-ROSELLA-GINGER) ON THE ADDITION OF VARIOUS TYPES OF SWEETENERS Plaviana Emelda; Oke Anandika Lestari; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v7i2.2132

Abstract

Minuman fungsional Seroja merupakan minuman herbal yang telah diformulasikan dengan rasio serai:rosella:jahe 1:2:1. Akan tetapi, untuk lebih dapat diminati diperlukan penambahan pemanis terutama yang berpotensi meningkatkan efek fungsionalnya. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan pengaruh jenis pemanis terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori minuman fungsional berbasis serai (Cymbopogon citratus), rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.), dan jahe (Zingiber officinale Rosc.) atau Seroja. Penelitian ini menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tersusun atas 5 taraf perlakuan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penambahan pemanis: sukrosa, madu kelulut, stevia dan madu komersial, serta kontrol tanpa pemanis dengan 5 replikasi. Parameter penelitian meliputi warna, pH, TPT, antioksidan, fenol dan anti α-amilase. Parameter sensori akan dilakukan dengan menggunakan uji deskriptif skoring (Skoring Test) dan data yang diperoleh dianalisis dengan metode Kruskall Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai jenis pemanis pada minuman fungsional Seroja mempengaruhi karakteristik fisikokimia (pH, TPT, warna L*, a*, b*, antioksidan, fenol, anti α-amilase) dan karakteristik sensori (warna, rasa, kesukaan keseluruhan), namun berpengaruh tidak nyata terhadap sensori tekstur dan aroma. Aplikasi penambahan jenis pemanis madu kelulut pada minuman fungsional Seroja memiliki efek fungsional terbaik, yaitu aktivitas antioksidan 81,16% dan aktivitas anti α-Amilase 29,70%.
WATERMELON ALBEDO SHEET JAM (Citrullus vulgaris R.): STUDY OF THE RATIO OF RED WATERMELON FLESH WITH ROSELLA FLOWER EXTRACT (Hibiscus sabdariffa) Yohanes Marito; Oke Anandika Lestari; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2139

Abstract

Albedo semangka merupakan bagian yang tidak dikonsumsi dan memiliki persentase yang besar dari total berat buah. Adanya pektin pada albedo semangka telah diteliti berpotensi diolah menjadi selai lembaran, akan tetapi tanpa penggunaan daging buah menghasilkan produk dengan kurang flavor dan warna alami buah semangka. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan rasio terbaik antara daging buah semangka merah dengan ekstrak bunga rosella yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori selai lembaran albedo semangka terbaik. Penelitian dirancang dengan satu faktor yaitu perbandingan konsentrasi daging buah semangka merah dan ekstrak bunga rosella yang terdiri dari lima perlakuan yaitu 4:0, 3:1, 1:1, 1:3, dan 0:4 yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah rasio 1:3 (daging semangka merah: ekstrak rosella) dengan kadar air 14,50%, gula reduksi 56,26%, total asam 14,48%, dan warna nilai L* 9,48, a* 2,32, dan b* 0,02. Perlakuan ini menghasilkan selai lembaran yang memiliki aroma buah, penampakan berkilau, dan warna merah yang menarik.
KAJIAN PEMBUATAN PERMEN JELLY NANAS (Ananas comosus (L) Merr): PERBANDINGAN BAGIAN BUAH NANAS Sari, Sandytia Permata; Kusuma Dewi, Yohana Sutiknyawati; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31472

Abstract

ABSTRACT Diversification of jelly-candy will be developed by pineaple flesh and core. the study of a pineapple jelly-candy (ananas comosus (l) merr): with different part of fruIt have find. The addition of pineapple core extract in the making of jelly-candy is a new breakthrough that makes jelly-candy more economical. The goal of this research was to find out of the best formulation of part of pineaple fruit best on physicochemical characterized and sensory evaluation. This research used randomized block design (RBD) of one factor, namely the proportion of flesh and core (f), consist of 5 levels are f(1): 100 % flesh; (f2):100 % core: f(3): 50 % flesh:50 % core; f(4): 25 % core:75 % flesh and f(5): 25 % flesh: 75 % core with 5 replications. The results showed that pineapple jelly candy-was produced by 100 % of core is the best formulation basev on physicochemical and sensory characterized. The physicochemical of pineapple jelly-candy were moisture content (12.40 %), ash content (0.46 %), Total Soluble Solid Solid (27.14 °Brix), total acidity (0.06 %), Vitamin C (14.77 mg/100g), level of hardness (0.09 kgf). The best sensory characteristics were texture (3.8), the flavor of (3.20), aroma of (3.13), the color of (3.87), and preference 0f (3.63). The value of formulation De Garmo was (0.60).Keywords : core, flesh, pineapple, jelly-candy
KAJIAN FORMULASI AGAR-AGAR DAN GULA TERHADAP MUTU PERMEN JELLY BUAH LAKUM (Cayratia trifolia (L.) Domin) APRIANI, SRI DEVI; Dewi, Yohana Kusuma; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34141

Abstract

Permen jelly yang terbuat dari buah lakum merupakan salah satu upaya dalam penganekaragaman produk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi konsentrasi agar-agar dan gula terbaik pada pembuatan permen jelly buah lakum berdasarkan sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu perbandingan agar-agar dan gula yang digunakan dengan 6 taraf, yang terdiri dari 1,5% agar-agar : gula 50%, 3% agar-agar : gula 50%, 4,5% agar-agar : 50% gula, 1,5% agar-agar : gula 60%, 3% agar-agar : gula 60%, 4,5% agar-agar : 60% gula. Permen jelly terbaik dihasilkan dengan formulasi 3% agar-agar : 60% gula. Karakteristik kimia permen jelly terbaik menghasilkan kadar air (16,65 %), kadar abu (0,31 %), TPT (26,750Brix), total asam (0,7 %), Vitamin C (8,01 mg/100g), tingkat kekerasan (0,11 kgf). Karakteristik sensori terbaik yaitu tingkat kekerasan yaitu kenyal (3,90), manis (3,87), cukup ada aroma buah (3,57), ungu (4,63), dan suka (4,23). De Garmo (0,62).Kata kunci : buah lakum, jelly, permen, agar-agar, gula
FORMULASI CARBOXY METHYL CELLULOSE dan SANTAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA dan SENSORI SUSU NABATI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L) Dharmawan, Hanief Dharmawan; Rahayuni, Tri; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38983

Abstract

FORMULASI CARBOXY METHYL CELLULOSE dan SANTANTERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA dan SENSORI SUSUNABATI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L) FORMULATION OF CARBOXYMETHYL CELLULOSE AND COCONUTMILK AGAINST PHYSICOCHEMICAL PROPERTIES AND SENSORYOF MILK IN SWEET CORN (Zeamayssaccharata L) Hanief Dharmawan1*), Tri Rahayuni2), Oke Anandika Lestari2)1)Program Studi S-1 Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian,Universitas Tanjungpura2)Dosen Program Studi S-1 Ilmu Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian,Universitas Tanjungpura*Email Korespondensi : haniefdmw@gmail.comABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi terbaik CMC (Corboxy Methyl Cellulose) dan santan berdasarkan sifat fisikokimia dan sensori susu nabati jagung manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor perlakuan terdiri dari 6 taraf, yaitu formulasi CMC : Santan terdiri dari 0:0%, 0,1:5%, 0,3:7%, 0,5:9%, 0,7:11%, 0,9:13%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 24 sampel kombinasi. Parameter pengamatan meliputi kadar protein, kadar pH, kadar total padatan terlarut, dan sensori. Hasil Uji Indeks Efektifitas menunjukkan bahwa formulasi terbaik terdapat pada 0,1% CMC dan 5% Santan, dimana kadar protein (0,52%), pH (5,52) dan total padatan terlarut (18,18obrix). Hasil uji sensori terbaik yaitu rasa 92,24 (manis), warna 84,14 (kuning), kekentalan 94,38 (kental) dan kesukan 106,10 (suka). Kata Kunci : CMC, Jagung Manis, Santan, Susu Nabati.
KARAKTERISTIK SENSORI MARMALADE JERUK NIPIS-WORTEL Peruwany, Gabriela; Lestari, Oke Anandika; Priyono, Suko
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.102778

Abstract

Marmalade merupakan produk pangan semi basah berbasis buah jeruk yang memiliki cita rasa khas asam-manis dan potensi pengembangan melalui kombinasi bahan baku lain. Jeruk nipis kaya akan vitamin C dan berperan dalam pembentukan gel, namun memiliki warna yang kurang menarik, sehingga diperlukan bahan pendamping seperti wortel yang mengandung β-karoten dan memberikan warna oranye alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio sari jeruk nipis dan sari wortel terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori marmalade serta menentukan formulasi terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat perlakuan rasio sari jeruk nipis dan wortel, yaitu 10%:90%, 30%:70%, 50%:50%, dan 70%:30%. Uji sensori yang diamati meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, daya oles dan kesukaan keseluruhan. Data dianalisis menggunakan ANOVA, uji BNJ 5%, uji Kruskal–Wallis, serta Indeks Efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio sari jeruk nipis dan wortel berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, tekstur namun berpengaruh tidak nyata terhadap aroma, daya oles dan kesukaan keseluruhan. Formulasi 50% sari jeruk nipis dan 50% sari wortel merupakan perlakuan terbaik berdasarkan kesukaan panelis dan nilai Indeks Efektivitas. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan diversifikasi produk marmalade berbasis kombinasi buah dan sayuran dengan karakteristik mutu fisikokimia dan sensori yang optimal.
KARAKTERISTIK SENSORI STIK KERUPUK BASAH PADA BERBAGAI JENIS IKAN Aktavia, Risti; Oke Anandika Lestari; Suko Priyono
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.102783

Abstract

Kerupuk basah merupakan pangan tradisional Kapuas Hulu yang memiliki masa simpan pendek. Untuk meningkatkan daya simpan dan nilai jualnya, produk ini dikembangkan menjadi stik kerupuk basah menggunakan empat jenis ikan, yaitu ikan toman, patin, nila, dan lele. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis ikan terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik stik kerupuk basah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (24 unit percobaan). Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, abu, lemak, protein, serta uji sensori. Data dianalisis menggunakan ANOVA, Kruskal–Wallis, dan indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata antarperlakuan. Stik kerupuk basah berbahan ikan toman memberikan hasil terbaik dengan kadar air rendah (2,81%), kadar abu 3,24%, lemak 15,68%, serta protein tertinggi (16,29%). Penilaian organoleptik juga menunjukkan bahwa stik berbahan ikan toman paling disukai. Berdasarkan indeks efektivitas, ikan toman menjadi jenis ikan terbaik untuk pembuatan stik kerupuk basah. ini membuktikan bahwa perbedaan karakteristik komposisi kimia tiap jenis ikan berpengaruh signifikan terhadap mutu akhir produk. Ikan toman memiliki tekstur daging yang lebih padat dan kandungan protein yang tinggi sehingga mampu membentuk struktur adonan lebih baik, menghasilkan kerenyahan dan cita rasa yang lebih kuat dibandingkan jenis ikan lainnya.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI PERMEN JELLY PADA BERBAGAI RASIO SARI KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) DAN SARI KASKARA Hasbullah, Hasbullah; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.105700

Abstract

Permen jelly merupakan permen lunak yang dibuat dengan menambahkan hidrokoloid dengan tujuan mengubah tekstur yang lebih kenyal agar disukai anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rasio sari kopi dan sari kaskara yang menghasilkan karakteritik fisikokimia dan sensori permen jelly. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor dan 5 perlakuan. Penelitian ini terdiri dari formulasi yang dibagi menjadi 5 perlakua berupa rasio sari kopi liberika dan sari kaskara dengan konsentrasi 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, 25%:75%, 0%:100%. Analisis data digunakan yaitu Analisis of Varian (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Kadar air, Gula Reduksi, Aktivitas Antioksidan, Warna dan Karakteristik sensori dengan kombinasi sari kopi dan sari kaskara pada penelitian ini memperoleh perlakuan terbaik pada kombinasi 50% sari kopi dan 50% sari kaskara dengan nilai kadar air 19,08%, gula reduksi 19,08%, antioksidan 59,40%, warna L* 36,88%, a*1,08%, b*1,28, dan nilai sensori warna hitam kecokelatan atau orange (3,80), memiliki aroma kopi (3,00), rasa manis (3,00), tekstur kenyal (3,20), penampakan mengkilat (3,13), dan kesukaan secara keseluruhan suka (3,43).
Co-Authors Agus Setiyono Agustina, Mulya Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih Aklisa, Seskia Amalia Nur Aktavia, Risti Ananda, Dzikri Maizan Anggraeni, Wanda Putri Apriani, Sri Devi Aprillia, Nelvy Regina Dwi Arif Hidayatullah Aruntari Junimdiyan Aurelia, Michelle Putri Billhaq, Sabila Meirizqina Boangmanalu, Tania Roitona Brigita Ratna Harsanti brigitta ersa pancarwani Candra Wasis Agun CHANDRA, DEFRI ORCHIO Dewi, Yohana Kusuma Dharmawan, Hanief Dharmawan Dhitasari, Rochmah Mira Didik Wahyudi Dwi Fatmawati, Dwi Dwi Gusmalawati Dwi Raharjo Dzul Fadly Emelda, Plaviana Erawati, Erawati Eva Mayasari Fabiola, Vonny Faiza, Arnida Nur Farahiyati, Lana Febrianti, Auliadini Feri Kusnandar Fitriani, Wini Dwi Gian Melinda Saputri Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti Hasbullah Hasbullah Hasbullah Ifwarisan Defri Komariyati Komariyati Komariyati Komariyati Kurniawan, Mikhael Ricky Leondro, Henny Lestari, Yessi Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maherawati Maherawati, Maherawati Mardiana Putri Maria Ulfa Marina, Aristawipana Marito, Yohanes Mastira, Susi Musa Alfius Nabilah, Uray Ulfah Nancy Dewi Yuliana Neli Muflihah Nopita Sari Nopita Sari Nur Endah Saputri Nurhasanah Nurhasanah Nurmainah Nurmainah Oktaviani, Sulha Rahmi Palupi, Nurheni Sri Peruwany, Gabriela Plaviana Emelda Prihandini, Peni Wahyu purwayanti, sulvi Putri, Audy Fadzilla PUTRI, MARDIANA Rudin, Iswandi Sapta Sahid, Emif Rezqia Sakapani, Patricia Dayu Salsabhilla, Keisya Aura Saputri, Gian Melinda Saputri, Nur Endah Sari, Diah Puspita Sari, Sandytia Permata Satrijo Saloko Situmorang, Ruth Karen Vania SKD, Yohana Sri Widowati Stephanie, Akuilla Suko Priyono Suko Priyono Surya Abi Alfariz Syafitri, Dhea Syarifah Nabila Taneasy, Ian Tanjung, Safrina Arsi Sekar Th. Candra Wasis Agung Sutignya Tri Rahayuni Utami, Dwi Vonny Fabiola Warong, Sepiana Debora Widadi Padmarsari Soetignya Widoyo, Nurman Alif Yohana S. Kusuma Dewi Yohana S.K. Dewi Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi Yohanes Marito Yuli Arif Tribudi Zukhruf, Syaqinah Az