Claim Missing Document
Check
Articles

PREFERENSI PELAJAR TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL KHAS KABUPATEN MEMPAWAH Febrianti, Auliadini; Maherawati, Maherawati; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.98933

Abstract

Indonesia memiliki keragaman pangan lokal yang melahirkan berbagai makanan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya dan kearifan lokal, salah satunya di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Kekayaan kuliner tradisional Mempawah tidak hanya mencerminkan potensi sumber daya alam, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi masyarakat multietnis. Namun, perilaku konsumsi makanan bersifat subjektif dan dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, maupun psikologis, khususnya pada kelompok remaja yang masih rentan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi pelajar terhadap makanan tradisional khas Kabupaten Mempawah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner online yang disebarkan kepada 90 responden pelajar sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patlau merupakan makanan tradisional yang paling disukai (54 tanggapan), diikuti bontong (26 tanggapan) dan udang sambal serai (21 tanggapan). Alasan utama pelajar memilih makanan tradisional adalah karena rasa yang khas (52 responden), diikuti alasan keterkaitan dengan budaya (16 responden), kemudahan diperoleh (10 responden), dan sebagian kecil tanpa alasan khusus. Kesimpulannya, rasa khas menjadi faktor dominan dalam membentuk preferensi pelajar terhadap makanan tradisional Mempawah. Penelitian ini bertujuan mengetahui preferensi pelajar terhadap jenis-jenis makanan tradisional khas kabupaten Mempawah.
PANGAN SETENGAH JADI BERBASIS IKAN SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PENURUNAN ANGKA STUNTING DAN PENINGKATAN ANGKA KECUKUPAN PROTEIN (AKP) TINGKAT RUMAH TANGGA Lestari, Oke Anandika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i3.115

Abstract

Terusan merupakan wilayah pesisir kecamatan Mempawah Hilir, Mempawah Kalimantan Barat. Bidang perikanan merupakan sektor unggulan di Mempawah, terutama budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA). Tingginya produksi atau hasil ikan ternyata tidak menjamin dapat mengatasi masalah stunting.Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya tingkat kesukaan konsumsi ikan karena cara pengolahan yang tidak praktis sehingga penyediaan di tingkat rumah tangga rendah dan kurang disukai anak karena terdapat duri pada ikan sehingga merasa sulit untuk dikonsumsi. Solusi dari masalah tersebut adalah memberikan teknik pengolahan pangan setengah jadi yaitu menjadi nugget dan kornet ikan dengan diperkaya rempah lokal. Solusi tersebut dapat memecahkan masalah mitra 1 yang merupakan kelompok KJA untuk meningkatkan nilai ekonomi ikan ketika harga ikan rendah, sekaligus permasalahan mitra 2 yang merupakan kelompok PKK Terusan untuk meningatkan penyediaan pangan berbahan baku ikan di tingkat rumah tangga. Kegiatan menunjukan keberhasilan yang ditunjukkan dengan terdapat 60% dari mitra 1 berhasil mengembangan produk olahan yang telah diberikan dan 50% dari yang mengembangkan telah menjadikannya sebagai sumber pendapatan tambahan dengan dijual, sedangkan 100% dari mitra 2 telah mengaplikasikan produk olahan sebagai hidangan di tingkat rumah tangga. Pengolahan ikan menjadi produk setengah jadi dapat meningkatkan kepraktisan dalam pengolahan selanjutnya dan umur simpan yang lebih panjang dengan cara pembekuan sehingga dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan konsumsi ikan terutama di tingkat rumah tangga. Harapan yang lebih besar dengan pengolahan ikan menjadi produk setengah jadi dapat meningkatkan minat konsumsi ikan terutama bagi anak hingga dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan angka kecukupan protein (AKP). Kata kunci: KJA, Kornet, Nila, Nugget, PKK
EFFECT OF RATIO OF YELLOW WATERMELON FLESH (CITRULLUS VULGARIS S.) AND SECANG WOOD EXTRACT (CAESALPINIA SAPPAN L.) ON THE QUALITY OF WATERMELON ALBEDO SHEET JAM Nabila, Syarifah; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2140

Abstract

Sheet jam is a semi-solid jam that is modified into a sheet shape according to the surface of the bread with an elastic and compact texture, one of which can be made from yellow watermelon albedo. Watermelon albedo, which is usually discarded, contains pectin which functions to form a gel. Sappan wood (Caesalpinia sappan L.) is used as a natural dye, producing yellow at acidic pH and red at neutral pH. Watermelon flesh can provide a natural fruit flavor (taste). This study aims to obtain the ratio of yellow watermelon flesh to sappan wood extract which has the best physicochemical and sensory characteristics of sheet jam. Randomized Block Design (RBD) with one factor, namely five ratios of watermelon flesh and sappan wood extract, 100%: 0%, 75%: 25%, 50%: 50%, 25%: 75%, and 0%: 100%, each repeated five times. The best results were obtained at the ratio of watermelon flesh: sappanwood extract 75%:25% with a water content of 11.87%, reducing sugar 42.96%, color L* 40.07, a* 4.03, b* 4.10, total acid 1.66%, and sensory taste sweet, chewy texture, yellow watermelon aroma, yellow color and overall preference more. The presence of sappanwood extract can reduce the use of fruit flesh.
PHYSICO-CHEMICAL AND SENSORY CHARACTERISTICS OF YOUNG COCONUT (Cocos nucifera L.) SHEET JAM WITH A COMBINATION OF TYPES OF SWEETENERS Sari, Nopita; Lestari, Oke Anandika; Saputri, Nur Endah
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2142

Abstract

Sheet jam is a modification of spreadable jam which has a sheet shape that fits the surface of the bread. This research aims to evaluate the effect of replacing granulated sugar with alternative sweeteners, fructose syrup, kelulut honey, and liquid palm sugar, on the physicochemical and sensory characteristics of young coconut meat sheet jam. This research used a Randomized Block Design (RAK) with four treatments (P0: granulated sugar, P1: liquid fructose syrup, P2: kelulut honey, P3: liquid palm sugar) and six replications, so there were 24 experiments. The data obtained will be analyzed using Analysis of Variant (ANOVA) then followed by the Honestly Significant Difference (BNJ) test at the 5% level. Meanwhile, the hedonic test data was tested using the Kruskal Wallis test. The results showed that the formulation with fructose syrup provided the best physicochemical characteristics for young coconut meat sheet jam, with a water content of 8.30%, reducing sugar 26.77%, color L 30.78%, color a 8.17%, and color b 11.52%. Sensorily, jam sweetened with fructose syrup obtained the best hedonic scores for taste (3.80: like), aroma (3.66: like), color (4.00: prefer), and texture (4.23: prefer like)
WATERMELON ALBEDO SHEET JAM (Citrullus vulgaris R.): STUDY OF THE RATIO OF RED WATERMELON FLESH WITH ROSELLA FLOWER EXTRACT (Hibiscus sabdariffa) Marito, Yohanes; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2139

Abstract

Albedo semangka merupakan bagian yang tidak dikonsumsi dan memiliki persentase yang besar dari total berat buah. Adanya pektin pada albedo semangka telah diteliti berpotensi diolah menjadi selai lembaran, akan tetapi tanpa penggunaan daging buah menghasilkan produk dengan kurang flavor dan warna alami buah semangka. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan rasio terbaik antara daging buah semangka merah dengan ekstrak bunga rosella yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori selai lembaran albedo semangka terbaik. Penelitian dirancang dengan satu faktor yaitu perbandingan konsentrasi daging buah semangka merah dan ekstrak bunga rosella yang terdiri dari lima perlakuan yaitu 4:0, 3:1, 1:1, 1:3, dan 0:4 yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah rasio 1:3 (daging semangka merah: ekstrak rosella) dengan kadar air 14,50%, gula reduksi 56,26%, total asam 14,48%, dan warna nilai L* 9,48, a* 2,32, dan b* 0,02. Perlakuan ini menghasilkan selai lembaran yang memiliki aroma buah, penampakan berkilau, dan warna merah yang menarik.
Isotonic Drink Formulation Based on Coconut Water and Starfruit Juice with a Sweetening Combination of Sucrose, Stevia, and Honey Taneasy, Ian; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Lestari, Oke Anandika
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 8, No 2 (2025): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v8i2.102649

Abstract

An isotonic drink is a formulation drink intended to rapidly replace liquids, carbohydrates, electrolytes and body minerals, so that it can be absorbed by the body after drinking. This study aims to find the types of sweetening formulations of sucrose, stevia and honey that produce the best physiochemical and sensory characteristics of coconut water isotonic drink lead. This research design uses a Group Randomization Plan (RAK) with 1 factor, namely variations in sweetener formulations (sucrose: honey: stevia) with a repeat count of 5 experimental units, resulting in a total of 25 samples consisting of 5 treatment standards. The observation results data were processed using Analysis of Variants (ANOVA). Determination of the best treatment using the efficacy index test. Physicochemical and sensory characteristics of coconut water isotonic drinks and from the best lead-twentieth are found in the formulation f2 having a treatment value (NP) of 0.61 with a pH of 3.07, a TPT value of 5.32 °Brix, a sodium content of 903.06 mg/kg, a level of 419.8 mg/kg, antioxidant activity of 20.81%, and a total acid value of 0.165%, respectively. It is also used in organoleptic testing with a 3.37 aroma, 3.97 flavor and a 3.77 overall favorite.
EFFECT OF RATIO OF YELLOW WATERMELON FLESH (CITRULLUS VULGARIS S.) AND SECANG WOOD EXTRACT (CAESALPINIA SAPPAN L.) ON THE QUALITY OF WATERMELON ALBEDO SHEET JAM Nabila, Syarifah; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2140

Abstract

Sheet jam is a semi-solid jam that is modified into a sheet shape according to the surface of the bread with an elastic and compact texture, one of which can be made from yellow watermelon albedo. Watermelon albedo, which is usually discarded, contains pectin which functions to form a gel. Sappan wood (Caesalpinia sappan L.) is used as a natural dye, producing yellow at acidic pH and red at neutral pH. Watermelon flesh can provide a natural fruit flavor (taste). This study aims to obtain the ratio of yellow watermelon flesh to sappan wood extract which has the best physicochemical and sensory characteristics of sheet jam. Randomized Block Design (RBD) with one factor, namely five ratios of watermelon flesh and sappan wood extract, 100%: 0%, 75%: 25%, 50%: 50%, 25%: 75%, and 0%: 100%, each repeated five times. The best results were obtained at the ratio of watermelon flesh: sappanwood extract 75%:25% with a water content of 11.87%, reducing sugar 42.96%, color L* 40.07, a* 4.03, b* 4.10, total acid 1.66%, and sensory taste sweet, chewy texture, yellow watermelon aroma, yellow color and overall preference more. The presence of sappanwood extract can reduce the use of fruit flesh.
PHYSICO-CHEMICAL AND SENSORY CHARACTERISTICS OF YOUNG COCONUT (Cocos nucifera L.) SHEET JAM WITH A COMBINATION OF TYPES OF SWEETENERS Sari, Nopita; Lestari, Oke Anandika; Saputri, Nur Endah
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2142

Abstract

Sheet jam is a modification of spreadable jam which has a sheet shape that fits the surface of the bread. This research aims to evaluate the effect of replacing granulated sugar with alternative sweeteners, fructose syrup, kelulut honey, and liquid palm sugar, on the physicochemical and sensory characteristics of young coconut meat sheet jam. This research used a Randomized Block Design (RAK) with four treatments (P0: granulated sugar, P1: liquid fructose syrup, P2: kelulut honey, P3: liquid palm sugar) and six replications, so there were 24 experiments. The data obtained will be analyzed using Analysis of Variant (ANOVA) then followed by the Honestly Significant Difference (BNJ) test at the 5% level. Meanwhile, the hedonic test data was tested using the Kruskal Wallis test. The results showed that the formulation with fructose syrup provided the best physicochemical characteristics for young coconut meat sheet jam, with a water content of 8.30%, reducing sugar 26.77%, color L 30.78%, color a 8.17%, and color b 11.52%. Sensorily, jam sweetened with fructose syrup obtained the best hedonic scores for taste (3.80: like), aroma (3.66: like), color (4.00: prefer), and texture (4.23: prefer like)
WATERMELON ALBEDO SHEET JAM (Citrullus vulgaris R.): STUDY OF THE RATIO OF RED WATERMELON FLESH WITH ROSELLA FLOWER EXTRACT (Hibiscus sabdariffa) Marito, Yohanes; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2139

Abstract

Albedo semangka merupakan bagian yang tidak dikonsumsi dan memiliki persentase yang besar dari total berat buah. Adanya pektin pada albedo semangka telah diteliti berpotensi diolah menjadi selai lembaran, akan tetapi tanpa penggunaan daging buah menghasilkan produk dengan kurang flavor dan warna alami buah semangka. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan rasio terbaik antara daging buah semangka merah dengan ekstrak bunga rosella yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori selai lembaran albedo semangka terbaik. Penelitian dirancang dengan satu faktor yaitu perbandingan konsentrasi daging buah semangka merah dan ekstrak bunga rosella yang terdiri dari lima perlakuan yaitu 4:0, 3:1, 1:1, 1:3, dan 0:4 yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah rasio 1:3 (daging semangka merah: ekstrak rosella) dengan kadar air 14,50%, gula reduksi 56,26%, total asam 14,48%, dan warna nilai L* 9,48, a* 2,32, dan b* 0,02. Perlakuan ini menghasilkan selai lembaran yang memiliki aroma buah, penampakan berkilau, dan warna merah yang menarik.
FORMULASI MASKING FLAVOR LEMON DAN KAYU MANIS PADA TEH HRBAL DAUN TAPAK DARA (Catharanthus roseus) Boangmanalu, Tania Roitona; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.103608

Abstract

Minuman daun tapak dara (Catharanthus roseus) sebagai teh herbal memiliki rasa pahit dan aroma yang kurang disukai akibat kandungan alkaloid dan flavonoid, meskipun memiliki potensi fungsional sebagai antioksidan dan antihiperglikemik. Oleh karena itu, diperlukan penambahan bahan penutup rasa (masking flavor) yang sesuai digunakan untuk memperbaiki karakteristik flavor dan meningkatkan penerimaan konsumen terhadap teh herbal. Penelitian ini bertujuan menentukan rasio optimal sari lemon dan seduhan kayu manis sebagai masking flavor yang menghasilkan karakteristik fisikokimia dan sensori terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan berupa rasio masking flavor (20% dari total formulasi) sari lemon:seduhan kayu manis, yaitu 20:0, 9:1, 4:1, 7:3, dan 3:2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi seduhan kayu manis disertai penurunan sari lemon efektif sebagai masking flavor, karena mampu meningkatkan penerimaan panelis melalui perbaikan aroma rempah, rasa rempah, dan keseimbangan rasa secara keseluruhan.
Co-Authors Agus Setiyono Agustina, Mulya Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih Aklisa, Seskia Amalia Nur Anggraeni, Wanda Putri Aprillia, Nelvy Regina Dwi Arif Hidayatullah Aurelia, Michelle Putri Billhaq, Sabila Meirizqina Boangmanalu, Tania Roitona Brigita Ratna Harsanti brigitta ersa pancarwani Candra Wasis Agun CHANDRA, DEFRI ORCHIO Dewi, Yohana Kusuma Dhitasari, Rochmah Mira Didik Wahyudi Dwi Fatmawati, Dwi Dwi Gusmalawati Dwi Raharjo Dzul Fadly Emelda, Plaviana Erawati, Erawati Eva Mayasari Fabiola, Vonny Faiza, Arnida Nur Farahiyati, Lana Febrianti, Auliadini Feri Kusnandar Fitriani, Wini Dwi Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti Hanief Dharmawan Dharmawan Hasbullah Hasbullah Ifwarisan Defri Komariyati Komariyati Komariyati Komariyati Kurniawan, Mikhael Ricky Leondro, Henny Lestari, Yessi Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maherawati Maherawati, Maherawati Maria Ulfa Marina, Aristawipana Marito, Yohanes Mastira, Susi Musa Alfius Nabila, Syarifah Nabilah, Uray Ulfah Nancy Dewi Yuliana Nopita Sari Nurmainah Nurmainah Oktaviani, Sulha Rahmi Palupi, Nurheni Sri Prihandini, Peni Wahyu purwayanti, sulvi Putri, Audy Fadzilla PUTRI, MARDIANA Rudin, Iswandi Sapta Sahid, Emif Rezqia Sakapani, Patricia Dayu Salsabhilla, Keisya Aura Sandytia Permata Sari Saputri, Gian Melinda Saputri, Nur Endah Sari, Diah Puspita Satrijo Saloko SKD, Yohana SRI DEVI APRIANI Sri Widowati Stephanie, Akuilla Suko Priyono Surya Abi Alfariz Syafitri, Dhea Taneasy, Ian Tanjung, Safrina Arsi Sekar Th. Candra Wasis Agung Sutignya Tri Rahayuni Utami, Dwi Warong, Sepiana Debora Widadi Padmarsari Soetignya Widoyo, Nurman Alif Yohana Kusuma Dewi Yohana S. Kusuma Dewi Yohana S.K. Dewi Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi Yuli Arif Tribudi Zukhruf, Syaqinah Az