Claim Missing Document
Check
Articles

Mitigasi Risiko Tsunami Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Pramudana, Dhimas Radithya Gading; Nabila, Salsa; Siahaan, Sri Astuti Chrisma; Putri, Sefti Amelia; Haerudin, Nandi; Hesti; Mulyasari, Rahmi
Jurnal Sains Geografi Vol 3 No 2 (2025): JURNAL SAINS GEOGRAFI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSG.v3i2.02

Abstract

Kabupaten Pesawaran, terletak di Provinsi Lampung antara 104,92°–105,34° BT dan 5,12°–5,84° LS, dicirikan oleh garis patahan lokal yang aktif dan zona pesisir yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda, sehingga sangat rentan terhadap gempa bumi dan tsunami. Sebagian besar garis pantainya terdiri dari tujuan wisata bahari terkemuka seperti Pulau Pahawang, Pulau Kelagian, dan Pantai Mutun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi bencana tsunami di Kabupaten Pesawaran dengan menerapkan indeks kerentanan spasial. Metodologi yang digunakan meliputi buffering untuk menggambarkan wilayah studi dan analisis overlay untuk menghasilkan peta komposit yang mengintegrasikan berbagai lapisan data spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecamatan Teluk Pandan, Punduh Pidada, Padang Cermin, dan Marga Punduh menunjukkan potensi tsunami tertinggi. Daerah-daerah ini secara umum termasuk dalam indeks kerentanan tinggi, meskipun risiko tsunami secara keseluruhan di seluruh kabupaten diklasifikasikan sebagai rendah hingga sedang, dengan hanya sebagian kecil yang dikategorikan sebagai risiko tinggi. Salah satu daerah yang teridentifikasi rawan tsunami adalah Desa Persiapan Dantar di Kecamatan Padang Cermin, seluas 349,42 hektar. Untuk mengurangi risiko tsunami, strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi penguatan ketahanan masyarakat dan pengembangan infrastruktur evakuasi yang memadai. Kata Kunci: Tsunami, Mitigasi Bencana, Sistem Informasi Geografis (SIG)
Mitigasi Risiko Tsunami Berbasis Kerentanan Wilayah dan Persebaran Shelter Evakuasi di Telukbetung Timur Andini Salsabila; Rahmi Mulyasari; Nissa, Selvi Hoirun; Putri, Priska Adelia; Lestari, Dwi Apriyanti
Jurnal Sains Geografi Vol 3 No 2 (2025): JURNAL SAINS GEOGRAFI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSG.v3i2.04

Abstract

East Telukbetung is one of the sub-districts in Bandar Lampung City with a high vulnerability to tsunamis due to the convergence of the Indo-Australian and Eurasian plates, as well as tectonic activity from Mount Krakatau and the Semangko Fault. These geological factors increase the potential for earthquakes and tsunamis in the region, as evidenced by major events in 1883 and 2018. As part of disaster mitigation efforts, tsunami evacuation routes were mapped using Geographic Information Systems (GIS) with a network analysis approach to determine the fastest routes to shelters. The study area is classified into three risk zones: very high (274.93 ha), high (153.54 ha), and safe (696.03 ha). The results identify four main evacuation routes leading to six shelters, most of which are located in mosques and prayer facilities situated in safer zones with higher elevation. Additional shelters in the form of schools were also analyzed but not designated as primary shelters due to structural limitations and functional concerns. The planned evacuation routes take into account topography, road accessibility, and shelter capacity to ensure a fast and safe evacuation process.
PELATIHAN OLIMPIADE KEBUMIAN BAGI GURU PEMBIMBING OLIMPIADE KEBUMIAN DI SMAN 2 KOTA BANDAR LAMPUNG Mulyasari, Rahmi; Hidayatika, Akroma; Karyanto, Karyanto; Sarkowi, Muh; Darmawan, I Gede Boy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.233

Abstract

Olimpiade Kebumian merupakan salah satu ajang kompetisi akademik yang di agendakan rutin tahunan. Kendala muncul dari para guru yang mengalami kesulitan dalam memberikan materi kepada peserta didik olimpiade kebumian dikarenakan latar belakang pendidikan para guru yang tidak spesifik di ilmu kebumian, sebagian berasal dari pendidikan geografi dan fisika. Melalui kegiatan Program Pengabdian Masyarakat, Fakultas Teknik dalam hal ini diwakili oleh tim dosen dari Program Studi Teknik Geofisika melakukan pelatihan untuk memudahkan pemahaman materi Olimpiade Sains Nasional bidang Kebumian. Selain itu dapat pula menumbuhkan motivasi dan daya saing untuk mengikuti kompetisi, khususnya kepada siswa SLTA di Kota Bandar Lampung. Kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 9 Juli 2020 di SMAN 2 Kota Bandar lampung dengan peserta pelatiahan merupakan guru-guru pelatih Olimpiade Kebumian se-Kota Bandar Lampung. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan guru pembimbing dalam mendalami materi olimpiade kebumian, memberikan pengetahuan dasar geologi sebagai bagian dari ilmu kebumian, memberikan kisi-kisi materi yang diujikan dalam olimpiade sains nasional kebumian, serta memberikan praktek identifikasi mineral dan batuan. Hasil dari kegiatan pengabdian tergambar dari kuisioner menunjukkan respon yang positif. Peserta pelatihan berharap untuk dilakukannya kegiatan pelatihan lanjutan dan pembuatan buku panduan terkait materi dan soal-soal olimpiade.
IDENTIFIKASI AKUIFER AIR TANAH UNTUK MEMBANTU PERENCANAAN, PEMANFAATAN DAN UPAYA KONSERVASI DI KOMPLEK PENDIDIKAN YAYASAN NURUL HUDA DESA PEMANGGILAN NATAR LAMPUNG SELATAN Mulyasari, Rahmi; Darmawan, I Gede Boy; Suharno, Suharno; Hidayatika, Akroma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.281

Abstract

Kondisi perkembangan pertumbuhan penduduk dan pembanguan di daerah sekitar Kota Bandar Lampung sangat pesat dan mulai padat, seperti yang terjadi di Kecamatan Natar Lampung Selatan, khususnya di Desa Pemanggilan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan sumber daya air bersih yang selaras dengan peningkatan eksploitasi air tanah. Keadaan ini dapat menimbulkan permasalahan yang serius dalam beberapa waktu ke depan, terlebih lagi jika tidak ada upaya pengendalian pemanfaatan sumber daya air tanah sesuai dengan kondisi dan karakteristik serta siklus hidrogeologi di wilayah tersebut. Namun, untuk merumuskan strategi konservasi dan pengendalian air tanah, diperlukan kegiatan pendahuluan yaitu pemetaan potensi air tanah melalui pemetaan akuifer serta lapisan batuan akuifer guna mengidentifikasi zona cekungan air tanah dan sumber recharge area-nya. Pemetaan batuan dan akuifer air tanah serta sistem geohidrologi di area Desa Pemangilan khususnya kawasan Komplek Pendidikan Yayasan Nurul Huda, menjadi penting untuk dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi sistem akuifer dan volume air yang berada di dalamnya. Informasi tersebut dapat menjawab atas permasalahan kebutuhan air bersih yang bersumber dari air tanah dan pemanfaatan yang tepat di masa mendatang terkait dengan upaya pengendalian yang dapat dilakukan untuk menjaga kesinambungan cadangan sumber daya air tanah.
IDENTIFIKASI AKUIFER AIR TANAH DAN EDUKASI KUALITAS AIR BERSIH DI KELURAHAN SUKADANAHAM BANDAR LAMPUNG Mulyasari, Rahmi; Yogi, Ida Bagus Suananda; Wijaya, Riki Chandra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i3.406

Abstract

Sukadanaham merupakan daerah bertopografi tinggian dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat berimplikasi terhadap ketersediaan air di daerah ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengoptimalisasi sumber air tanah dengan teknologi geolistrik sebagai solusi kekurangan air bersih di Kelurahan Sukadanaham. Metode yang digunakan adalah analisis kebutuhan, perancangan, serta pendampingan dan implementasi. Hasil dari kegiatan ditemukan gambaran bawah permukaan dan posisi rekomendasi kedalaman titik pemboran air tanah. Selain itu, peningkatan pemahaman mitra dalam edukasi hidrologi dan kualitas air yang tergambar dari hasil evaluasi dan diskusi yang menunjukkan respon yang positif. Mitra memperoleh solusi dari kegiatan PkM untuk permasalahan kekurangan air bersih.
An Analysis of Way Halim Community Preparedness Post-Flood Disaster Perspective on The Implementation Of Disaster Mitigation Management: 24 February 2024 Andien, Andien; Zahiya, Asda Arwa; Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v7i2.205

Abstract

Currently, the city of Bandar Lampung is facing a quite serious problem, namely the Flood Disaster which hit on February 24, 2024. Bandar Lampung has a diverse topography, ranging from lowlands, and beaches, to hilly areas with a height of 0-500 meters above sea level. Almost every year Bandar Lampung experiences the same problem, namely flooding in various sub-districts, one of which is the Way Halim sub-district. Floods are water that overflows and cannot be accommodated by rivers or absorbed by water catchment areas. Floods are also a disaster that can disrupt community activities. Bandar Lampung has a relatively high risk of flood disasters. Therefore, efforts need to be made to overcome the flood disaster. This research aims to analyze the preparedness of the community in the Way Halim subdistrict, Bandar Lampung after the flood disaster. This research uses an approach to community perceptions regarding preparedness in implementing disaster mitigation management. Preparedness in facing flood disasters can help communities plan actions that can be taken when floods strike. Community in Way Halim sub-district is moderately prepared for disasters. Lack of training andoutreach, results in a lack of focus during disasters. Proactive steps such as early warning systems, community education, and infrastructure development are crucial for enhancing preparedness in facing flood disasters.
Flood Mitigation Strategies in Rajabasa Subdistrict, Bandar Lampung and Analysis of On-Site Flood Conditions Dewi, Helen Selvia; Hesti, Hesti; Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Karyanto, Karyanto
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v7i2.222

Abstract

Flood disasters frequently occur in Rajabasa Village, Bandar Lampung, particularly during periods of intense rainfall. This study seeks to examine the primary causes of flooding and assess mitigation strategies that can be implemented using spatial planning and community engagement approaches. The research methods include spatial analysis, interviews with local residents, and hydrological modeling through HEC-RAS software. Findings reveal that the main causes of flooding are inadequate drainage infrastructure, land use change, and waste-induced waterway blockages. Therefore, enhancing drainage capacity, promoting riverbank vegetation, and fostering public awareness on environmental cleanliness are essential mitigation efforts.
Karakterisasi Sistem Panas Bumi Non-Vulkanik pada Manifestasi Air Panas Biatan Bapinang: Studi Pendahuluan Nanda Hanyfa Maulida; Octa Della Puspita; Akroma Hidayatika; Rahmi Mulyasari
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 6 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v6i2.p80-91

Abstract

The emergence of hot spring manifestations in Biatan Bapinang, East Kalimantan, is intriguing due to its location, far from active volcanic and tectonic regions. This study aims to investigate possible causes and characteristics of this geothermal system using geological analysis and Bouguer anomaly distribution. Regional geological data and a Digital Elevation Model (DEM) were used to examine rock formations and potential structures that could serve as pathways for hot fluid migration. Bouguer anomaly distribution provided insights into density variations associated with basement depth. Findings indicate that the Biatan Bapinang hot spring manifestation lies at the boundary between a sedimentary basin and a basement uplift. The fluid likely originates from the sedimentary basin, with basement uplift potentially enhancing heat flow that warms subsurface water. Lithological boundaries and possible subsurface structures create preferential pathways for hot fluids to reach the surface. This study suggests that the Biatan Bapinang geothermal system is a non-volcanic, intraplate basin-type system, with a probable heat source from terrestrial heat flow concentrated by the basement uplift and local geological configuration. This research opens opportunities for further studies on geothermal potential in non-volcanic regions, especially in the Biatan area.
Subsurface Identification Using Horizontal to Vertical Spectral Ratio and Inverse Velocity Modelling in Suoh Pull-apart Basin, Indonesia Mulyasari, Rahmi; Sarkowi, Muh; Haerudin, Nandi; Utama, Hari Wiki; Widiatama, Angga Jati; Darmawan, I Gede Boy; Kurniawan, Andri; Husni, Yayan Mi’rojul; Hesti, Hesti; Fatmawati, Nofita; Marlina, Serli
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Articles in Press
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.366

Abstract

Suoh is a pull-apart basin located along the Semangko segment of the Sumatra Fault Zone and filled by thick fluvio-volcanic and alluvial deposits that strongly amplify seismic waves and increase surface damage during earthquakes. This study aims to perform seismic micro-zonation of Suoh using the horizontal-to-vertical spectral ratio (HVSR) method combined with shallow shear-wave velocity (Vs) inversion to support hazard assessment and land-use planning in the Suoh aspiring geopark. Single station microtremor measurements were acquired at 30 sites and processed with Geopsy to obtain dominant frequency (f0), amplification factor (A0), and seismic vulnerability index (Kg). The HVSR curves were further inverted using the Dinver module to retrieve 1D Vs profiles, with initial models constrained by the global CRUST1.0 model and local geology. The results indicate strong lateral variability in site conditions, with low f0 and high A0 values concentrated in the central–western basin, producing high Kg and reflecting thick-soft sediments overlying deep engineering bedrock (Vs ≥ 800 m/s) at depths exceeding 80–100 m. These high-vulnerability zones spatially coincide with shallow seismicity associated with the Semangko Fault. Based on Kg, the study delineates low, moderate, and high seismic vulnerability zones, highlighting areas where seismic amplification and resonance effects are most pronounced. The combination of HVSR parameters with 2D Vs imaging provides a practical framework for identifying high-risk zones and guiding risk-informed land-use planning in tectono-volcanic basins such as Suoh.
Interpretasi Lapisan Bawah Permukaan Dengan Metode Reduksi ke Kutub dan Pseudogravitasi Berdasarkan Data Geomagnetik Pada Daerah Sesar Lampung-Panjang (Gunung Sulah dan Gunung Banten) Syamsurijal Rasimeng; Muhammad Saipuddin; Annisa Vidia Agustin; Rahmi Mulyasari; Ida Bagus Suananda Yogi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 13 No. 02 (2025): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v13i02.460

Abstract

Abstract. Faults are areas where earthquakes and potential mass movement disasters are prone to occur. Mount Sulah and Mount Banten are located in the Lampung-Panjang fault area, which has the potential for mass movement due to this fault. This study aims to determine the subsurface rock arrangement using the magnetic method. Data processing begins with making corrections to obtain the total magnetic anomaly. The total magnetic anomaly is then subjected to upward continuation filtering, separation of residual anomalies, reduce-to-pole transformation, pseudogravity transformation, and 2D modeling. The pseudogravity filter results show similarities with the results of pole reduction. The use of RTP (reduce to pole) method correlated with pseudogravity transformation in processing magnetic anomaly data can interpret the subsurface of a research area. Pseudogravity transformation can be utilized as a supportive factor in making cross-sections on the RTP contour map in the 2D modeling process. The research results indicate that the study area of Mount Sulah and Mount Banten has low magnetic anomaly values, by observing the regional geological map of the research area, including the QTl formation, which has low magnetic susceptibility values and the presence of faults impacting mineral distribution and rock composition, ultimately affecting the magnetic susceptibility value in that area. Based on the 2D modeling, there are three subsurface layers. The first layer consists of clay rock with a susceptibility value of 0.025 SI, estimated to be part of the QTl formation. The second layer is composed of schist rock with a susceptibility value of 0.05 SI, estimated to be part of the Pzg formation. Finally, the last layer is the basement layer of basalt lava with a susceptibility value of 0.43 SI, estimated to be part of the Qhvp formation. Keywords: Pseudogravity, magnetic, fault, RTP. Abstrak. Sesar merupakan daerah dimana rawan akan terjadi bencana kegempaan maupun potensi gerakan massa. Gunung Sulah dan Gunung Banten terletak pada daerah sesar Lampung-Panjang yang berpotensi terjadi gerakan massa akibat sesar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susunan batuan bawah permukaan dengan metode magnetik. Pengolahan data diawali dengan melakukan koreksi-koreksi untuk mendapatkan anomali magnetik total. Anomali magnetik total tersebut selanjutnya dilakukan filter upward continuation, pemisahan anomali residual, reduce to pole, transformasi pseudogravitasi, dan pemodelan 2D. Hasil filter pseudogravitasi memiliki kesamaan dengan hasil dari reduksi ke kutub, penggunaan metode RTP yang dikorelasikan dengan transformasi pseudogravitasi pada pengolahan data anomali magnetik dapat menginterpretasikan bawah permukaan suatu daerah penelitian. Transformasi pseudogravitasi dapat dimanfaatkan sebagai faktor pendukung dalam melakukan sayatan pada peta kontur RTP dalam proses pemodelan 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian Gunung Sulah dan Gunung Banten memiliki nilai anomali magnetik yang rendah, dengan mengamati peta geologi regional daerah penelitian termasuk dalam formasi QTl yang mana memiliki nilai suseptibilitas magnetik yang rendah serta adanya sesar berdampak pada distribusi mineral dan komposisi batuan, yang akhirnya mampu mempengaruhi nilai suseptibilitas magnetik di area tersebut. Berdasarkan pemodelan 2D terdapat 3 lapisan bawah permukaan, pada lapisan pertama merupakan batu lempung dengan nilai suseptibilitas 0,025 SI yang diperkirakan bagian dari formasi QTl, lapisan kedua merupakan batu sekis dengan nilai suseptibilitas 0,05 SI yang diperkirakan bagian dari formasi Pzg. Kemudian lapisan terakhir yaitu lapisan basement lava basalt dengan nilai suseptibilitas 0,43 SI yang diperkirakan bagian dari formasi Qhvp. Kata kunci: pseudogravitasi, magnetik, sesar, RTP.
Co-Authors adelia, Elsa Adelyra, Sabrina Agus Kuswanto Agustin, Erisa Akbari, Irgi Akroma Hidayatika Akroma Hidayatika Akroma Hidayatika Andien, Andien Andini Salsabila ANDRI KURNIAWAN Annisa Vidia Agustin Arianto, Khalila Wardah Arif P Prabowo Az Zahra Putri Sugiarto Bagus Sapto Mulyatno Bagus Sapto Mulyatno Berliana, Calista Rizky Budi Brahmantyo Chairunisa, Aina Wijdan Dani, Ilham Darmawan, I Gede Boy Dersan Surya Effendi Destawan, Ridho Dewi, Helen Selvia Dewi, Syeikha Puspita Djana, Miftahul Dwi Ratih Purwaningsih Dwiguna, Rezky Ariya Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Endro Prasetyo Wahono Erfani, Sandri Ermana, Rinda Fadillah, Muhammad Fatuha, Akmal Alfian Ghiffary, Aviv Irfan Wildan Gracia, Christas Hafizah Hafizah Hanif, Irfan Hantoro, Andriansyah Surya Hari Kaskoyo Hari Wiki Utama Harsyah, Ryan Putra Haryan, Nabilah Bintang Herlian, Faiza Attallah Hesti Hesti Hesti Hesti Hesti Hidayat, Dimas Setiawan Hidayatika, Akroma Husni, Yayan Mi’rojul I Gede Boy Darmawan I Gede Boy Darmawan I Gede Boy Darmawan Ida Bagus Suananda Yogi Ida Bagus Suananda Yogi Idabagus S Yogi Ikhsan Hidayat Ilham Dani Imam Setiadi Isti Nur Kumalasari Juliarka, Bella Restu Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kelvin Sihotang, Jeremia Kevin Bahy Taufiquds Kevin Bahy Taufiquds Kirana Helga Aimee Kuncoro Kuncoro, Kirana Helga Aimee Lestari, Dwi Apriyanti M. Aditya Makki M. Farhan Al Rasyid Mahli, Razki Alfatah Khairu Manullang, Paulina Beny Claudia Matondang, Pebriadi Halomoan Maulana Ramadhan Pratama Mauliza, Nadia Muh Sarkowi Muhammad Aditya Makki Muhammad Nurul Muhammad Reza Fahlefi Muhammad Reza Fahlefi Muhammad Saipuddin Nabila, Salsa Naimullah, Muhammad Najwa Aulia Izzati Nanda Hanyfa Maulida Nandi Haerudin Nissa, Selvi Hoirun Nofita Fatmawati Noviari, Salsabila Nurlaili, Jesica Octa Della Puspita Ordas Dewanto Pohan, Muhammad Arif Rizki Pramudana, Dhimas Radithya Gading Pranahayu Sekar Winahyu Putri, Priska Adelia Putri, Sefti Amelia Qalbu, Wan Fahayykal Azimah Rafi Rilo Pambudi Rambe, Sibgha Alfirdausi Rasimeng, Karyanto Rasimeng, Syamsurijal Raudhah, Amna Fithri Razki Alfatah Khairu Mahli Razki Alfattah Khairu Mahli Restu Ningsih Restu Wildanu Ahadi Rezky Ariya Dwiguna Rian Amukti Riduan Rifqi Muhammad Riftyani, Nur Rahma Riki Chandra Wijaya Riki Chandra Wijaya Rinda Ermana Rindiyani, Frans Siska Riza Rahardiawan Rizkiani, Deli Rizkiano, Aldika Rizky J. Sianturi Said, Yulia Morsa Saippudin, Muhammad Salfira, Ginanda Saputri, Ulva Saputro, Sugeng Purwo Serli Marlina Setyawan, Andika Septa Shella, Karina Pramay Siagian, Keisha Justina Siahaan, Sri Astuti Chrisma Sibgha Alfirdausi Rambe Simanjuntak, Anggun Cahyanti Sinambela, Rudy Zefrianto Siti Mahmudah Solihin, Hafiz Ibnu Sopan, Langnanda Ekakurnia Putri Soraya Tiana Dewi Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Suharno Suharno Suharno Sultan Al Ghifari Supartoyo Supartoyo Syahrani, Hanna Aulia Syamsurijal Rasimeng Tiara Tabitha Titin Yulianti Trada, Arkaan Faruq Trisya Septiana Unila, Hesti_9201 Voanda, Dinda Fitri Wibowo, Rahmat Catur Widiatama, Angga Jati Wijaya, Riki Chandra Winona Putri Prihadita Yadnya, Erlangga Rahardian Yogi, Ida Bagus Suananda Yuniza, Nani Zahiya, Asda Arwa