Claim Missing Document
Check
Articles

Motivasi Peserta Didik Lanjut Usia Pada Program Pelatihan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kabupaten Bekasi Anjani, Putry; Musa, Safuri; Hidayat, Dayat
Jendela PLS Vol 9, No 2 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i2.11791

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan orang dewasa dalam belajar. Motivasi belajar orang dewasa, khususnya peserta didik lanjut usia dalam mengikuti kegiatan pembelajaran atau pelatihan memiliki berbagai alasan yang mendasarinya. Salah satu bentuk kegiatan yang menarik perhatian adalah pelatihan pencak silat, seperti yang diadakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). PSHT merupakan salah satu organisasi pencak silat yang terkenal di Indonesia dan memiliki tujuan tidak hanya untuk mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis motivasi peserta didik lanjut usia dalam mengikuti program pelatihan pencak silat PSHT Kabupaten Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menitikberatkan pada prinsip-prinsip umum yang mendasari pemahaman tentang faktor-faktor yang memotivasi peserta didik yang berusia 40 tahun ke atas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelatih dan peserta didik lanjut usia yang aktif mengikuti pelatihan pencak silat PSHT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi motivasi peserta didik lanjut usia dalam mengikuti pelatihan pencak silat PSHT yaitu kesehatan fisik dan mental, dukungan sosial, serta aktualisasi diri. This research is motivated by the learning needs of adults. Adult learning motivation, particularly among elderly learners, in participating in educational or training activities is driven by various underlying reasons. One form of activity that attracts attention is pencak silat training, such as that organized by Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). PSHT is a well known pencak silat organization in Indonesia that aims not only to teach self defense skills but also to develop character, discipline, and physical fitness. This study aims to identify and analyze the motivation of elderly learners in participating in the PSHT pencak silat training program in Bekasi Regency. The research method used is qualitative, focusing on the general principles underlying the understanding of factors that motivate learners aged 40 and above. Data were collected through in-depth interviews with trainers and elderly learners actively participating in the PSHT pencak silat training.  The results of the study indicate that the main factors influencing the motivation of elderly learners to participate in the PSHT pencak silat training are physical and mental health, social support, and self-actualization.
Proses Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Sekoper Cinta untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga di Kabupaten Karawang Isrod, Aulia; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Jendela PLS Vol 9, No 2 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i2.8004

Abstract

Dalam suatu proses pembangunan, perempuan memiliki peranan penting untuk menciptakan generasi-generasi unggul. Namun pada kenyataannya masih banyak perempuan yang kurang berdaya dan tertinggal dalam hal pendidikan, sehingga perlu adanya program yang mampu memberdayakan perempuan. Penelitian ini membahas mengenai program Sekolah Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) yang bertujuan agar perempuan-perempuan Jawa Barat memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait etika dan etiket dalam kehidupan sehari-hari, terkait kesehatan keluarga serta mampu berpikir kritis dan mengemukakan pendapat. Hal ini tentunya mampu memberikan ketahanan terhadap keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian Studi Kasus, dan Teknik pengambilan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI PAUD PLAMBOYAN 3 KARAWANG Darmawan, Muhammad Reihan; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.19857

Abstract

Guru yang berkompeten dibidang pedagogik dan mampu mengaplikasikannya secara benar dalam proses pembelajaran di sekolah, maka secara tidak langsung akan membantu perkembangan anak secara optimal salah satunya perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan mengenai komptensi pendidik dalam mengembangkan gerak motorik halus usia 3-4 tahun di PAUD Plamboyan 3 Karawang. (2) Mendeskripsikan hasil pengembangan gerak motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main di kelompok usia 3-4 tahun di PAUD plamboyan 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 pengelola, 2 pendidik dan 2 orang tua peserta didik. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik pendidik dalam mengembangkan motorik halus dilihat dari pendidik sebagai sumber belajar, fasilitator, demonstrator, motivator dan evaluator sudah berjalan dengan cukup baik, karena kompetensi pedagogik yang dimiliki para pendidik sudah sesuai arahan sehingga secara keseluruhan peserta didik mampu mengembangkan motorik halusnya dengan tepat. (2) Hasil pengembangan kemampuan motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main adalah ada beberapa anak yang masih belum maksimal dalam 4 indikator tersebut, tetapi untuk keseluruhan anak umur 3-4 tahun telah mampu melakukan dengan baik sehingga pengembangan motorik halus anak dapat berkembangan sesuai harapan.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DIGITAL UNTUK PEMBERDAYAAN PEMUDA DI KARANG TARUNA DESA MARGASARI KABUPATEN KARAWANG Nurpauzi, Ahmad; Hidayat, Dayat; Meilya, Ika Rizqi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital Untuk Pemberdayaan Pemuda Di Karang taruna Desa Margasari Kabupaten Karawang. Bertujuan untuk mendeskripsikan proses, faktor pendukung, faktor penghambat pelatihan kewirausahaan berbasis digital pada Karang Taruna desa Margasari Kabupaten Karawang. Menurut Sudjana (2007) dilihat dari titik berat orientasi programnya, pelatihan dapat dibagi menjadi tiga kategori. “Pertama, pelatihan yang berorientasi kepada kepentingan lembaga penyelenggara pelatihan. Kedua, pelatihan yang dilaksanakan dengan orientasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan menjadi layanan suatu lembaga. Ketiga, pelatihan yang dilaksanakan dengan berorientasi untuk memenuhi kebutuhan individu, lembaga atau komunitas tertentu”. Pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian seorang ketua lembaga, instruktur, dan peserta pelatihan kewirausahaan berbasis digital yang diselenggarakan oleh Karang Taruna desa Margasari kabupaten Karawang. Analisa penelitian yang diperoleh yaitu mengenai proses pelaksanaan pelatihan kewirausahaan berbasis digital untuk pemberdayaan pemuda di Karang Taruna desa Margasari, faktor pendukung peserta mengikuti pelatihan kewirausahaan, faktor penghambat pelaksanaan dan peserta pelatihan kewirausahaan berbasis digital, serta hasil pelatihan kewirausahaan berbasis digital.
PROSES PELATIHAN LIFE SKILL MENJAHIT WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) ASSOLAHIYAH DESA PASIRJAYA KECAMATAN CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG Imamil, Denis; Hidayat, Dayat; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to obtain information about the process, results, as well as the inhibiting and motivating factors in the sewing life skills training program. The community education program implemented by PKBM Assolahiyah aims to empower coastal communities in the fields of education and entrepreneurship. PKBM Assolahiyah is a strategic and professional institution in managing and organizing sewing training courses in creating a professional workforce that has been given sewing skills and expertise. This research was conducted using a qualitative approach, the case study method, which involved one head of the institution, one educator/tutor, and one student/student. The data from this study were obtained from observations, interviews, and documentation. In qualitative research, the stages involved include the orientation stage, the exploration stage, and the member check stage. The results of this study indicate that the answers from the interviews about the sewing life skill training process including planning and implementation are carried out properly. Program planning is prepared by managers and also tutors/educators at the beginning of the academic year by adjusting the required training programs and given to students/learning residents in accordance with the equality education curriculum that must carry out empowerment. While the implementation of the program is in accordance with the aim of empowering the surrounding community. One of the main supporting factors in maximizing sewing life skill training programs. Human resources as learning citizens are an inhibiting factor in the implementation of these program activities due to their minimal participation. Keywords: Training, Learning Center for Community, Life Skills.
PENGELOLAAN PROGRAM PELATIHAN MENGOLAH SAMPAH DI BANK SAMPAH LATANZA DESA CIKAMPEK BARAT Hidayat, Abdilah Faturahman; Hidayat, Dayat; Muis, Abdul
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v8i2.23383

Abstract

Aktivitas masyarakat yang produktif mampu menciptakan sampah dengan jumlah yang cukup banyak. Hadirnya Bank Sampah Latanza di Desa Cikampek Barat dapat memberikan pandangan baru terhadap masyarakat di desa tersebut. Pengolahan sampah dilakukan Bank Sampah Latanza berkolaborasi bersama masyarakat Desa Cikampek Barat dengan sebuah program pelatihan mengolah sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan program pelatihan dan hasil program pelatihan mengolah sampah. Subjek penelitian yang menjadi narasumber dalam penelitian ini berjumlah empat orang. Adapun subjek penelitian tersebut diantaranya satu orang pengelola, satu orang tutor, dan dua peserta pelatihan. Untuk menentukan subjek penelitian dengan menggunakan teknik snowbal. Data penelitian diperoleh melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian ini terdapat tahap pra pra-lapangan, tahap kegiatan lapangan, tahap analisis data, tahap kesimpulan, dan tahap pelaporan. Teknik analisis data menggunakan koleksi data, redukasi data, display data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pengelolaan sudah dapat berjalan baik dikarenakan terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Tahap perencanaan berdasarkan latar belakang internal Bank Sampah Latanza dan kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan berlangsung pada hari sabtu pada pukul 13.00-16.00 WIB, dan penilaian yang dilakukan terhadap peserta dilakukan pada akhir pelatihan. Dan hasil program pelatihan mampu memberikan sebuah peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarkat Desa Cikampek Barat.
IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI SEJENIS (SPS) BUNDA KABUPATEN BEKASI Hida, Aisyah Nur; Hidayat, Dayat; Musa, Safuri
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v8i1.22375

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) Mendeskripsikan implementasi metode demonstrasi dalam mengembangkan minat belajar peserta didik di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Bunda Kabupaten Bekasi. (2) Mendeskripsikan pengembangan minat belajar peserta didik pada Satuan PAUD Sejenis (SPS) Bunda Kabupaten Bekasi. (3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi metode demonstrasi dalam mengembangkan minat belajar peserta didik di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Bunda Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode demonstrasi di PAUD SPS Bunda  dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama adalah persiapan pembelajaran, tahap kdua pelaksanaan pembelajaran dan tahap ketiga adalah evaluasi pembelajaran. Implementasi metode demonstrasi dapat mengembangkan minat belajar peserta didik yang diukur dari empat indikator yaitu perasaan senang, perhatian, ketertarikan dan keterlibatan serta dilihat dari tindakan saat belajar. Implementasi metode demonstrasi di PAUD SPS Bunda sudah baik karena guru telah memperagakan serangkaian tindakan berupa gerakan yang menggambarkan suatu cara kerja sehingga peserta didik antusias sehingga pembelajaran menjadi menarik. Faktor pendukung terdiri dari komunikasi yang efektif, komitmen dan kerjasama dan faktor penghambat terdiri dari latar belakang peserta didik, motivasi dan pola asuh orangtua. Diharapkan kepada tutor lembaga PAUD SPS Bunda dalam implementasi metode demonstrasi ditingkatkan kembali dengan cara yang kreatif dan inovatif agar terciptanya minat belajar peserta didik yang diharapkan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN MASYARAKAT DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TIM SUARA MASYARAKAT DAWUAN CIKAMPEK Afifah, Maulina Nur; Hidayat, Dayat; Musa, Safuri
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v8i1.22440

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) unsur-unsur masyarakat yang ikut berpartisipasi; (2) bentuk-bentuk partisipasi masyarakat; dan, (3) faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di PKBM Tim Suara Masyarakat Dawuan Cikampek. Subjek pada penelitian ini terdiri dari pengelola PKBM dan warga masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar PKBM. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) partisipasi masyarakat sudah cukup baik dilihat dengan adanya berbagai unsur masyarakat yang terlibat diantaranya: tokoh masyarakat yakni RT dan RW; komunitas LPI (Lingkaran Pemuda Irigasi); masyarakat yang berkontribusi dalam kegiatan pembelajaran menjadi peserta didik, dan sebagai tutor/ instruktur pelatihan untuk melakukan praktikum pada setiap program pelatihan (menjahit, las listrik, servis komputer, dan servis AC); dan masyarakat donatur tidak tetap; Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dari PT. Pupuk Kujang dan PLN; serta pemerintah baik pemerintah daerah (Pemda Kabupaten Karawang), maupun pemerintah pusat (Kemdikbud, Dirjen PAUD-Dikmas, dan Dirjen Kursus), berperan sebagai sumber dana PKBM.; (2) Bentuk partisipasi masarakat: Pemikiran (penyampaian ide, gagasan, saran, serta masukan secara langsung kepada pihak PKBM melalui diskusi); Harta (pemberian hibah untuk pendanaan kegiatan pelathan dari masyarakat donatur, Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan pemerintah); Tenaga (masyarakat berperan sebagai tutor, peserta didik, ikut serta dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, dan kegiatan pembangunan di PKBM); Sarana dan prasarana (membantu kegiatan pembangunan/ pemeliharaan bangunan PKBM serta pemanfaatan ketersediaan barang yang ada di masyarakat; Dukungan moral berupa sosialisasi, anjuran, saran; (3) Faktor pendukung partisipasi masyarakat karena tertarik terhadap program yang bermanfaat, khususnya program keterampilan. Faktor Penghambat partisipasi masyarakat terjadi karena: pertama, kesibukan masyarakat akan pekerjaannya; kedua, masyarakat memiliki karakteristik paradigma berpikir dan antusias belajar yang rendah karena masyarakat datang bukan murni untuk mencari ilmu/ menambah wawasan, melainkan sebatas untuk ‘mencari ijazah’ untuk penyetaraan pendidikan agar dapat bekerja dengan ijazah yang akan didapat dari PKBM; ketiga, terdapat asumsi negatif tentang PKBM; dan, keempat, belum adanya konsistensi pada ketertarikan masyarakat terhadap program di PKBM. Saran yang diajukan: 1) bagi pihak PKBM, disarankan untuk memberikan pemahaman mendalam terkait PKBM dan program-program yang dilaksanakan agar masyarakat tertarik untuk mengikuti program dan memberikan dukungan maksimal terhadap penyelenggaraan program. Menyesuaikan jadwal penyelenggaraan program yang memungkinkan masyarakat siap untuk ikut serta dalam penyelenggaraan program di PKBM. Dan, meningkatkan kerjasama dengan pihak-pihak yang berpotensi sebagai sumber dana untuk menunjang kelengkapan fasilitas, sarana prasarana demi kelancaran penyelenggaraan program. 2) bagi masyarakat disarankan untuk dapat membantu menyelenggarakan program yang ada di PKBM mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi agar penyelenggaraan program pendidikan masyarakat dapat berjalan secara lebih optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Masyarakat dapat menerapkan metode tutor sebaya (peer teaching) oleh masyarakat yang mengikuti kegiatan secara langsung bersama instruktur/ pelatih/ tutor, kepada masyarakat yang berhalangan hadir sehingga masyarakat bisa mengikuti program secara maksimal. 3) Bagi peneliti selanjutnya disarankan dapat melanjutkan penelitian ini dengan berfokus pada model-model dan strategi pengembangan partisipasi masyarakat, mengingat pentingnya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan program-program PKBM.
PENERAPAN EVALUASI MODEL CIPP PADA PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI PAUD AL- FATTAH JAKARTA Anindita, Dimiyati Dyas; Hidayat, Dayat; Musa, Safuri
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v8i1.22377

Abstract

Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan persentase Angka Partisipasi Kasar program Pendidikan Anak Usia Dini di DKI Jakarta 2021 cukup rendah yaitu sekitar 20,53 %. Sehubung hal tersebut, kuantitas dan kualitas pelayanan program Pendidikan Anak Usia Dini perlu ditingkatkan untuk mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program di PAUD Al- Fattah dengan menggunakan pendekatan CIPP, yang meliputi Context, Input, Process, and Product. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian tergolong penelitian evaluatif. Subjek penelitian meliputi pengelola, tutor, dan orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat digambarkan, sebagai berikut: (a) Context: Program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar anak usia dini. (b) Input:  Pengalaman dan latar belakang pendidikan tutor sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi Standar Nasional Pendidikan sehingga motivasi belajar peserta didik cukup baik yang diperlihatkan dari kehadiran dan keaktifan anak selama proses pembelajaran. Sarana dan prasarana, khususnya alat permainan edukatif memadai. Pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013 mengusung nilai islami. Pendanaan penyelenggaraan program berasal dari orang tua peserta didik dan pemerintah. (c) Process: pembelajaran berlangsung dengan kondusif sesuai rencana tutor. Metode belajar yang diterapkan mendorong partisipasi belajar. (d) Product: Ketercapaian tujuan program sesuai dengan pembelajaran anak usia dini berdasarkan kelompok usianya. Hasil yang diperoleh peserta didik yaitu anak memiliki keterampilan belajar untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang pendidikan dasar.
IMPLEMENTASI PROGRAM PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT BAGI WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM ASSHOLAHIYAH CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG Imam, Azis Maulana; Hidayat, Dayat; Dewi, Ratna Sari
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v8i1.22371

Abstract

Tujuan dari penelitian ini menjelaskan : (1) Implementasi program keterampilan menjahit bagi warga belajar paket C di PKBM Assholahiyah Kabupaten Karawang, (2) Hasil implementasi program keterampilan menjahit di PKBM Assholahiyah Kabupaten Karawang, (3) Faktor pendukung dan penghambat implementasi program keterampilan menjahit di PKBM Assholahiyah Kabupaten Karawang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi, dengan subyek penelitian 1 penyelenggara, 1 tutor dan 2 warga belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) Implementasi program pelatihan keterampilan menjahit bagi warga belajar paket C di PKBM Assholahiyah sudah terstruktur dan cukup baik dengan adanya metode tersendiri yang dapat membantu tutor dalam menyampaikan materi kepada warga belajar, (2) Hasil dari pelatihan yaitu pembuatan masker, pembuatan baju serta celana kolor, bagaimana cara menjahit baju atau celana yang robek dan mengetahui tentang perawatan mesin. (3) Faktor pendukung program pelatihan keterampilan menjahit yaitu adanya motivasi dari tutor dan diri warga belajar dan faktor penghambatnya adalah jarak PKBM yang jauh serta adanya faktor non teknis seperti mesin jahit yang tiba-tiba mati karena listrik padam.
Co-Authors Abdul Muis Afifah, Maulina Nur Ahmad Syahid Ahmad Syahid Al Habsyi, Jihan Fahira Ali, Faisal Anas Muthtar Anas Muthtar Anindita, Dimiyati Dyas Anisa Permata Zaeni Anjani, Putry Anugrah, Despiantini Ari Putra Asyipa, Gita Dadang Danugiri Danugiri, Dadang Danugiri, Dadang Darmawan, Muhammad Reihan Dennopa, Natalia Dewi, Ratna Sari Dini Kinati Fardah Dwi Ismawati Dwita Sulistiani Cahya Sulistiani Elwan Stiadi Evi Nuryanih Faturrahman Gita Putri Kurniawati Harahap, Farelsada Athaya Hardi, Mukhyar Hersagita Anissa Hayati Heryana, Nono Hida, Aisyah Nur Hidayat, Abdilah Faturahman Hoerniasih, Nia Iin Khurotul’aen Imam, Azis Maulana Imamil, Denis Intan Permatasari Isrod, Aulia Kohar, A.W. Labora, Elizabeth Lala Puji Rahayu, lalapujirahayu Lesi Oktiwanti Lubis, Tarisa Putri Amini Maulana, Syahrul Maulani, Silvia Fajar Meilya, Ika Rizqi Mita Dwi Alviani Mitsuru, Takahashi Montero Simbolon Muchtarom, Keysha Husna Muis, Abdul Musa, Safuri Musa, Safuri Musa, Safuri Musa, Saifuri Musa, Syafiri Mutaqin, Aip Zaenal Nina Prihartiwi Nining Yuningsih Novia Amaliyah Nurhafizh, Imam Nurhasanah, Lina Nurhayati Nurhayati Nurhidayah, Febriya Nurmala Ayu Agistia Nurpauzi, Ahmad Oktiwanti, Lesi Pahlevi, Muhammad Reza Palupi, Evangelista L W Pratiwi, Arofa Anggun Rafli Anshori Farhan Rini Setianingsih Robby, Hasbi Maulana S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sa'adah, Neneng Ulfah Safuri Musa Sahlan Mujtaba Salim, Robbi Dwi Saputra Salmah, Jinan Ummu Salmiah, Angel Intan Sancoko, Candra Santika, Tika Saputra, Dean Sasikirana, Raissa Ageng Solehudin Sri Mila Sari Suminar, Uum Sungkono, Sumiati Susanah Susanah Sutarjo Sutarjo Sutarjo Syifa Retno Gumilang Tias, Ika Nur Wahyuning Tika Istigfarin Tika Santika Ulan Sari Wienike Dinar Pratiwi Yanti Shantini, Yanti Yogi Setia Samsi Yousef ad Bani Ahmad Yulia Kusumawati