Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Enhancing the productivity of sales visit in b2b context and the company business process: a study at pt ala, distributor of fmcg product Adli Putra, Muhammad; Furinto, Asnan
The Indonesian Journal of Business Administration Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : The Indonesian Journal of Business Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - Product distribution is an essential part for any FMCG products as it’s a doorway that connect the products with their consumer. The problems arise during the research is that the sales productivity aren’t maximize and the business process is not efficient, resulting in lower number of effective call (EC) for wholesale compare to retail. The wider the distribution of a certain product, the easier it is for the consumer to access that said product. Nowadays, products are distributed into two markets; modern and traditional. The modern market consisted of hypermarket, supermarket and minimarket while the traditional market consist of retail and wholesale. This research used both quantitative and qualitative method. The quantitative method is through the analysis of salesman visit data during the month of August 2018 at the Leteng Agung Depot. While the qualitative is obtained through observation during the process of joint call and in the form of questionnaires and interview about their satisfaction towards the services provided by PT ALA. The macro-environment analysis is done by using PESTLE analysis, where the Politic, Economic, Social, Technological, Law and Environment factors were analyzed. Afterwards, the attractiveness of the industry is identified through Porter’s Five Forces where it looks how powerful are the customer and supplier bargaining power, the threat of substitute and new entrants into the industry and lastly the existing competitor. The proposed solution to the problem is to implement an application based system for the customer that have the functions of online order, delivery tracking, invoice, product return request and chat with salesman. The system will improve salesman productivity and improve business process efficiency. Keywords: B2B, distribution, development strategy, Online order, Porter’s Five Forces
Pola Konsumsi Pangan Hewani pada Rumahtangga di Propinsi Sumatera Barat (Penerapan Model Almost Ideal Demand System) A. P. Ermanda; Jafrinur Jafrinur; J. Hellyward
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.3.220-229.2019

Abstract

Strategi Pengembangan Agroindustri Gula Aren di Desa Buluh Awar Kecamatan Sibolangit Ruth Dameria Haloho; Lyndon Parulian Nainggolan; Robert Sinaga; Adli Putra Ermanda
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 19, No 36 (2022): Desember
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hasil pertanian yang dapat dipergunakan dalam industri pengolahan adalah dari tanaman Aren. Nira yang diperoleh dari tanaman aren tersebut dapat diolah menjadi Gula Aren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal yang mempengaruhi strategi pengembangan agroindustri gula aren dan menganalisis faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan agroindustri gula aren. Jumlah responden sebanyak 30 orang petani aren. Analisa data dengan menggunakan analisis SWOT.Hasil dari penelitian adalah Desa Buluh Awar memiliki kekuatan dan peluang. Kekuatan yang dimiliki adalah sumber daya alam, akses transportasi, lahan dan SDM. Peluang yang dimiliki adalah prospek pasar sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada dengan menggunakan kekuatan yang di miliki. Strategi pengembangan yang sesuai dengan posisi agroindustri gula aren di Desa Buluh Awar adalah strategi S-O. Pengembangan agroindustri berada pada posisi “sedang”, melalui beberapa strategi yang dapat di implementasikan yaitu: Strategi SO, memanfaatkan pohon aren yang ada untuk menarik investor sehingga menjadi sentra produksi yang semakin berkembang. Dan memanfaatkan dukungan pemerintah untuk perkembangan agroindustri gula aren di Desa Buluh Awar. Strategi WO, meningkatkan kerjasama antar pengrajin dalam perkembangan agroindustri gula aren. Dan meningkatnya industri makanan berbahan baku gula aren serta memaksimalkan promosi untuk menarik komsumen. Strategi ST, menjaga pohon aren untuk generasi pengrajin dalam berkembangnya industri gula aren di sekitarnya. Dan SDM (pengrajin) harus bisa trampil dalam membuat atau mencetak gula aren. Strategi WT, memperbaiki rantai pemasaran.  Posisi strategi pengembangan agroindustri gula aren di daerah penelitian berada pada kuadran I (pertama) pertumbuhan yang agresif.
IMPACT OF THE COVID-19 PANDEMIC ON POULTRY FEED DISTRIBUTION IN LIMA PULUH KOTA DISTRICT, WEST SUMATRA PROVINCE Adli Putra Ermanda; Ruth Dameria Haloho; Widya Satya Nugraha; Tulus Fernando Silitonga; Bunga Putri Febrina; Irmayanti Irmayanti; Nita Adilla Pratiwi; Agni Ayudha Mahanani
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 7, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v7i2.16290

Abstract

Since the outbreak of the COVID-19 pandemic in Indonesia, on March 31, 2020, the government of the Republic of Indonesia has adopted a new policy known as PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) commonly known as "lockdown". Fulfillment of animal feed ingredients in West Sumatra Province which is still met from outside the province causes disruption of animal feed distribution during the PSBB. This research was conducted by interviewing 50 farmers during the PSBB policy. The data was collected from observations on maintenance. feed ingredients availability, as well as feed ingredients prices. According to the findings of this survey, there was a change in each variable. For example, in the variable transportation of chicken feed materials, 74% of respondents stated that it was smooth during PSBB and reduced by 56% during PSBB. Meanwhile, for the variable availability of chicken feed ingredients, 92% of respondents stated that when the PSBB was adopted, respondents' answers were reduced to 78%, and for the last variable, 24% of respondents stated that feed prices had climbed and treatment. In Indonesia, 76% of respondents said there was no change in prices before and after the PSBB policy was implemented in Lima Puluh Kota Regency, Province of West Sumatera.
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene Agni Ayudha Mahanani; Andi Sukma Indah; Irmayanti Irmayanti; Ruth Dameria Haloho; Adli Putra Ermanda; Nita Adillah Pratiwi; Jisril Palayukan; Weny Dwi Ningtiyas; Khatifah Khatifah
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.463

Abstract

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan pengusulan pembetukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan pada tahun 2016 untuk dapat mengolah dan mengembangkan industri peternakan di wilayah Sulawesi Barat khususnya Kabupaten Majene yang sedang mengembangkan bibit Kambing Peranakan Etawa (PE). Kambing PE merupakan kambing hasil persilangan Kambing Etawa (kambing jenis unggul dari India) dengan Kambing Kacang (lokal) yang relatif lebih baik mampu beradaptasi dengan kondisi iklim Indonesia. Penelitian lapangan ini yang bertujuan untuk memberi informasi dan gambaran mengenai tata laksana manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di UPTD X. Metode pengumpulan data yang dilakukan untuk mengetahui tata laksana manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di UPTD X yaitu dengan cara mengikuti praktik secara langsung, melakukan pengumpulan data melalui wawancara, dan observasi langsung terkait data keadaan umum, sumber pakan, prosedur pemberian pakan, dan manajemen pemberian pakan kambing PE di UPTD X. UPTD X memiliki 24 ekor kambing PE yang dipelihara dengan sistem intensif. Pakan ternak yang diberikan di UPTD X terdiri dari hijauan segar, konsentrat dan mineral block. Namun, prosedur dan manajemen pakan belum sesuai dengan kebutuhan ternak, berdasarkan fase pertumbuhan dan produktifitas ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeliharaan di UPTD X terutama pada manajemen pemberian pakan kambing PE yang dilakukan belum cukup baik dan belum memenuhi kriteria pemberian pakan yang mengutamakan kuantitas dan kualitas yang dapat meningkatkan produksi, pertumbuhan juga mensejahterakan ternak.
PELATIHAN PEMBUATAN MINERAL BLOK SEBAGAI SUPLEMEN TERNAK RUMINANSIA DI UPTD PEMBIBITAN DAN PAKAN TERNAK DINAS PERTANIAN PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KAB. MAJENE Haloho, Ruth Dameria; haloho, ruth; yanti, irma; mahanani, Agni Ayudha; Indah, Andi Sukma; Ermanda, adli Putra; Ningtiyas, Weny Dwi; Pratiwi, Nita Adila; Palayukan, Jisril; -, Khatifah; nuraliah, siti
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v4i1.14456

Abstract

Pelatihan pembuatan mineral block sebagai suplemen ternak ruminansia di UPTD Pembibitan dan Pakan Ternak Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kab. Majene bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petugas tentang inovasi pengolahan pakan ruminansia dan transfer teknologi pembuatan mineral blok sebagai pakan suplemen. Metode  yang dilakukan meliputi tahapan Sosialisasi pembuatan mineral block sebagai suplemen ternak ruminansia, selanjutnya tahap diskusi dengan peserta dan pemecahan masalah-masalah yang dihadapi petugas di UPTD Pembibitan dan Pakan Ternak, dan terakhir  demonstrasi pembuatan mineral block. (daur ulang). Hasil kegiatan ini adalah peserta mengetahui pembuatan mineral block sebagai pakan suplemen ternak ruminasia. Pentingnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai inovasi dan teknologi pembuatan mineral block sebagai pakan suplemen ternak ruminansia.
PEMBUATAN PERMEN HERBAL PADA TERNAK KAMBING DI DESA BUKIT SAMANG Uli Fahrodi, Deka; Marsudi, Marsudi; Sukma Indah, Andi; Saidah Said, Nur; Dunialam Khaliq, Taufik; Putra Ermanda, Adli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 4 No. 01 (2024): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v4i01.314

Abstract

Bukit Samang, is one of the villages in Sendana District, Majene Regency, West Sulawesi. The livestock sector in this village is very developed, especially goat farming. Based on the results of observations in the field, the problem faced by the local community is the lack of veterinary medical personnel in the field, so goat health problems are not quickly resolved, causing farmers to experience losses. There is a lot of potential for plants that can be processed into traditional medicines to treat or prevent disease. The initial stage in mapping partner problems is to carry out a Focus Group Discussion (FGD), which aims to discover the issues Bukit Harapan Farmer Group partners face in Bukit Samang Village. The following are the problems partners face: First, Animal Health Problems. Sudden deaths often occur in goats due to late handling and treatment of sick livestock. Second: HR problems; Farmers' knowledge of plants that have potential as alternative/traditional medicines is still low. The solution offered is education on introducing diseases in goats and plants with potential as conventional medicines and training in making herbal medicines. It also produces new entrepreneurs who can create herbal medicine for livestock labeled "Batra Candy." Methods for implementing activities are initial survey preparation, determining partner targets, and implementing activity programs, namely participatory counseling, training, guidance, and mentoring. The training method is carried out with training in making herbal medicines; the final stage is monitoring and evaluation. From the analysis of questionnaires given to partners before and after service activities, there was an increase in the percentage of partners' knowledge regarding livestock health from 36% to 82%, breeders' knowledge regarding plants that have potential as alternative/traditional medicines also increased in percentage, namely before partner service activities. Did not know this potential (0%) then the rate increased to 92%. In general, implementing this activity informs livestock group members that several plants can be processed into livestock herbal candy, which has healing properties and prevents disease in livestock, to increase livestock production performance and breeder income.
Willingness to Pay Peternak terhadap Program Asuransi Usaha Ternak Sapi di Kabupaten Polewali Mandar Pratiwi, Nita Adillah; Ermanda, Adli
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v5i1.2975

Abstract

Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) merupakan inisiatif yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi dalam usaha peternakan sapi, seperti kecelakaan, kerugian, kematian karena proses beranak, dan dampak penyakit. AUTS ini didukung oleh pemerintah dan diselenggarakan oleh PT. Jasindo. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat kemauan peternak membayarkan premi terlepas dari subsidi yang diberikan oleh pemerintah dan hal-hal yang memengaruhi nilai WTP. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023 di Kabupaten Polewali Mandar di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Luyo, Kecamatan Campalagian dan Kecamatan Limboro. Populasi dalam penelitian ini 402 orang dengan sampel sebanyak 45 penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Contingent Valuation Method dan analisis regresi linear berganda. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa rataan tingkat kesiapan peternak untuk membayar untuk program AUTS adalah sebesar Rp.86.600 per ekor per tahun. Faktor yang paling signifikan dalam memengaruhi kesediaan untuk membayar willingness to pay (WTP) adalah tingkat pendidikan.
The Influence of Utilizing Regional Property and Assets Management BLUD Implementation on Regional Genuine Income and Its Implications for Security and Maintenance of Regional Property (Survey on the DKI Jakarta Provincial Asset Management Agency) Rahmayadi, Ade; Adli Adli
Dinasti International Journal of Digital Business Management Vol. 4 No. 3 (2023): Dinasti International Journal of Digital Business Management (April - Mei 2023)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/dijdbm.v4i3.1792

Abstract

The purpose of this research is to analyze and investigate the effect of the Utilization of Regional Property and the Implementation of Asset Management BLUD on Regional Original Revenue and the implications for the Security and Maintenance of Regional Property. The research method used is quantitative, survey, cross-sectional, and confirmative. Data were obtained through a survey by distributing 58 questionnaires to Echelon II, III, and IV officials and functional officials working at the DKI Jakarta Province Regional Asset Management Agency. A total of 55 respondents returned the questionnaire. SEM-PLS was used to analyze data. The study results show that the Utilization of Regional Property and the Implementation of BLUD Asset Management have a significant and positive effect on Regional Original Income; b) The implementation of the Asset Management BLUD has a significant and positive effect on Regional Original Income. Utilization of Regional Property and Implementation of BLUD Asset Management has a significant and positive effect on the Security and Maintenance of Regional Property. Moreover, Regional Original Income significantly and positively affects the Security and Maintenance of Regional Property.
Pembuatan Kosmetik Berbahan Dasar Kefir sebagai Potensi Usaha di Kelurahan Lembang Kabupaten Majene Sulawesi Barat Taufik Dunialam Khaliq; Nur Saidah Said; Adli Putra Ermanda; Marsudi Marsudi; Deka Uli Fahrodi; Andi Sukma Indah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i2.688

Abstract

Kefir merupakan suatu teknologi pengolahan hasil ternak yaitu susu yang diolah secara fermentasi dengan bantuan Bakteri Asam Laktat (BAL) dan yeast yang dapat diolah menjadi produk kecantikan seperti masker wajah, sabun, yang dapat dijual sehingga menambah penghasilan keluarga. Permasalahan yang dihadapi mitra ibu PKK Kelurahan Lembang yaitu Pertama: Permasalahan SDM; Terbatasnya pengetahuan dan keterampilan ibu PKK karena tidak maksimalnya kegiatan yang meningkatkan kreatifitas; Kedua: Permasalahan Ekonomi; Penurunan penghasilan yang signifikan akibat dampak dari pandemi. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan pengolahan kefir menjadi masker wajah kefir dan sabun kefir serta pelatihan membuat laporan keuangan dan business plan yang sederhana, manajemen kewirausahaan, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan partisipatif, pelatihan, pembimbingan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatnya persentase pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan kosmetik berbahan dasar kefir sebanyak 84-92%, persentase pengetahuan mengenai strategi pemasaran meningkat menjadi 89%. Secara umum pelaksanaan kegiatan ini memberikan informasi kepada anggota kelompok PKK bahwa produk hasil ternak khususnya susu bukan saja dapat diolah menjadi bahan makanan namun juga dapat diolah menjadi produk kosmetik seperti masker dan sabun sehingga menjadi peluang usaha untuk menambah penghasilan keluarga.