Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Superstructure Design of PCI Girder Bridge (Case Study: Bridge Project in Padang Pariaman, West Sumatera) Yudi, Ahmad; Ramadhan, Fadhilah; Kirtinanda P., Kirtinanda P.; Sitepu, Arif Rahman Hakim
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 3 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 3 July 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i3.7224

Abstract

This study was conducted in response to the damage of the Padang Pariaman Bridge, which had exceeded its service life, further worsened by a flood disaster in 2023 in Padang Pariaman, West Sumatra.  The bridge redesign in this study adopts a PCI Girder type with a span of 35 meters. Load calculations refer to SNI 1725:2016, and structural analysis was carried out using MIDAS Civil software. The bridge design follows the AASHTO LRFD 2007 standards, covering the determination of the number and layout of tendons, loss of prestress analysis, concrete stress evaluation, deflection checks, and shear capacity design. The design results in this study serve as a redesign of the damaged bridge in Padang Pariaman, with adjustments made to the load combinations and response spectrum parameters specific to the region. The analysis results indicate the use of PCI Girder type H-170 with 64 strands divided into 4 tendons. A total prestress loss of 17.94% or 333.77 MPa occurred at midspan. The concrete section stresses remain below the limits specified in the standards, ensuring the section is safe from cracking. Additionally, deflection caused by the combination of vehicle and service loads remains within permissible limits. The bridge design also requires shear reinforcement with D13-200 specifications.
Perencanaan Renovasi Rumah Tinggal Berbasis Building Information Modelling (BIM) Yudi, Ahmad; Casha, Ade Rahman; Ribowo, Anggarani Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2835

Abstract

Rumah atau hunian merupakan hal yang sangat dibutuhkan sebagai tempat tinggal masyarakat terutama di Indonesia tetapi tidak semua rumah atau tempat tinggal sesuai dengan keinginan pemiliknya terutama bagi pemilik rumah KPR sehingga memunculkan keinginan untuk melakukan perencanaan dan renovasi rumah bagi pemilik rumah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baik subsidi maupun non subsidi. Perencanaan ini bertujuan untuk merancang renovasi rumah tinggal terutama pemilik rumah KPR dengan memanfaatkan metode Building Information Modelling (BIM). BIM dipilih karena mampu memodelkan bangunan secara 3D (visualisasi), 5D (estimasi biaya), dan 4D (penjadwalan), serta dapat melakukan deteksi konflik desain dan meningkatkan efisiensi proses perencanaan. Studi kasus dilakukan pada rumah KPR non subsidi di Kota Bengkulu, dengan hasil akhir berupa Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan penjadwalan pekerjaan renovasi. Pengambilan data dilakukan secara langsung atau observasi di lapangan dengan melakukan pemotretan melalui kamera dan kemudian dilakukan pemodelan. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa penggunaan BIM lebih unggul dibanding metode konvensional karena menghasilkan proses perencanaan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi dengan menampilan hasil dari perencanaan yang dilakukan yaitu untuk hasil RAB yang lebih efisien pada segi harga dibandingkan dengan metode konvensional yaitu sebesar Rp. 707.007.816 untuk hasil dari BIM dan Rp. 700.436.729 untuk hasil dari perhitungan konvensional. Dan untuk hasil pembuatan penjadwalan yang lebih rinci dengan 123 hari hasil dari pemodelan BIM dan 18 minggu dari perhitungan konvensional atau kurva S. Perencanaan ini diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat dan mahasiswa dalam menerapkan BIM untuk perencanaan renovasi rumah tinggal.